Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
pejabat Bao


Han Yui melangkah mendekati Xiao Zhou dengan kesal, karena tidak mempedulikan nya sedari tadi, dan melempar barang yang di genggam nya tadi ke wajah Xiao Zhou.


"pakai itu, dan ikut dengan ku" ucap Han Yui dan masuk ke kamar dan berganti pakaian yang lebih sopan, tanpa menutup pintu, sehingga Xiao Zhou dapat melihat tubuh indah Han Yui yang hanya mengenakan pakaian dalam kecil saja dari luar ruangan.


"hehe... mata bocah pelayan itu tidak berpindah sedikit pun dari tubuh ku ini, aku harus sedikit berlama-lama, dan memberi sedikit pertunjukan yang tidak bisa dilupakan untuk nya" batin Han Yui


bibir nya sedikit tersungging, rambut nya di sibakan kedepan menutupi sebagian wajahnya, dan duduk di atas ranjang sambil melebarkan pahanya dan menaikkan satu kakinya seolah-olah sedang memijat nya, sehingga memperlihatkan bentuk milik nya dengan begitu jelas tercetak.


"ayolah bocah... kau tidak sebodoh itu bukan? kau bisa memaksaku sedikit, dan kita akan bersenang-senang sampai malam" batin Han Yui dari balik rambut nya yang menutupi setengah wajah nya


Xiao Zhou menelan ludah nya, dan segera masuk ke kamar nya dan memakai pakaian yang di lempar ke wajah nya tadi.


"dasar bocah pengecut, seperti nya aku yang harus memulai lebih dulu" guman Han Yui sambil mengeretakan giginya, dan memakai pakaian nya, dan keluar kamar nya saat seorang remaja sudah menunggu nya di luar.


mata Han Yui terbelalak untuk beberapa saat, melihat penampilan Xiao Zhou yang sudah memakai pakaian milik Huang Lang, tubuh nya terlihat begitu serasi dengan pakaian itu.


"kau tidak tahu betapa mempesonanya dirimu bocah, dengan wajah itu, aku bahkan yang sudah bersuami ini bisa jatuh cinta padamu hanya dengan sekali melihat mu saja" batin Han Yui dan menggelengkan kepalanya sambil mengambil kesadaran nya lagi.


****


siang itu di keramaian kota huangdong.


mereka berdua memasuki sebuah toko pakaian mewah di kota huangdong, Han Yui membeli beberapa pakaian terbaik di toko itu, dan beberapa saat mereka memasuki sebuah gedung megah tempat wanita untuk membeli perhiasan, dan riasan wajah.


"nyonya besar Huang anda datang begitu mendadak, anda bisa menyuruh ku datang kekediaman anda dan membawa barang-barang terbaru dan terbaik kami" ucap seorang pria yang berpakaian seperti wanita, dengan dandanan begitu mencolok.


"hehe... nona Bing ini sedikit mendadak, bisakah kau membantu keponakan ku agar terlihat tampan, dia dari desa sebelah" ucap Han Yui sambil menarik tangan Xiao Zhou.


"demi gulali.... keponakan nyonya sudah sangat tampan dan tinggi, tapi baiklah nyonya besar Huang aku tidak akan mengecewakan mu" ucap pria itu, bukan pria tapi setengah pria itu, sambil menarik lengan Xiao Zhou manja, dan masuk kesebuah ruangan.


Han Yui duduk dan menatap ke jendela, dan menyilang kan kaki kanannya di atas kaki kiri nya, sambil menikmati teh yang di sediakan oleh pelayan wanita di tempat itu.


terlihat orang-orang sedang melakukan aktivitas mereka dengan begitu bersemangat, sampai tiba-tiba di kejutkan oleh seorang pemuda yang keluar dari ruangan tadi.


bibir Han Yui terbuka, dan matanya tidak berkedip menatap remaja tinggi dan tampan di depan nya.



ilustrasi Xiao Zhou.


"bagaimana nyonya besar Huang, apa kau menyukai nya" ucap nona Bing.


"sempurna," kata-kata itu keluar begitu saja dari bibir Han Yui tanpa di sadari nya, saat melihat penampilan Xiao Zhou,


"ehemmm.... sebaiknya kita pulang keponakan ku," ucap Han Yui saat dirinya sudah dapat mengendalikan perasaan nya lagi dan berdiri melangkah keluar bangunan itu.


jalan Han Yui sedikit berbeda, karena menahan sesuatu yang terasa sangat gatal di antara kedua kakinya.


siang itu keduanya kembali ke kediaman Huang Lang, semua orang tertunduk tidak ada yang mengenali Xiao Zhou dengan penampilan baru nya.


"nyonya besar, apa aku sudah bisa berganti pakaian?" tanya Xiao Zhou matanya menatap kearah ruang baca Huang Lang.


"panggil aku bibi Yui saja, saat ini kau bukan pelayan lagi, pergilah ke ruang arak, dan bawakan aku minuman terbaik dan dua cawan" ucap Han Yui dan masuk ke kamar nya dan mengganti pakaian dengan pakaian yang di sangat berbeda dari sebelumnya, tentunya sangat menggoda untuk pria, dan tidak lupa berdandan sehingga terlihat begitu cantik.


mereka berdua menikmati minuman di ruang tamu di kediaman Huang Lang, pengaruh minuman keras, sudah membuat Han Yui sedikit mabuk, wajah nya bersemu merah dan kata-kata nya sudah ngelantur.


"bocah kecil apa punya mu memang sebesar itu? hehe... kau tahu aku begitu menggilai nya" ucap Han Yui, tangannya memegang tangan kiri Xiao Zhou dan membawa nya ke arah gunung nya.


"apa kau menyukai ini? dari tadi kau selalu memperhatikan ini," ucap Han Yui.


Xiao Zhou hanya mengangguk, dan mulai mengelus permukaan kulit dari Han Yui, dengan lembut.


mata Han Yui terpejam menikmati sentuhan lembut jari-jari Xiao Zhou yang mulai nakal mempermainkan pucuk gunung nya.


"aahhhhsss... tangan nya membuat milik ku menjadi begitu sensitif, teruslah remas dan tolong jangan berhenti!" batin Han Yui.


tangan kanan Xiao Zhou mulai bergerak mengelus paha dalam Han Yui, dan sedikit demi sedikit mulai keatas, masuk ke pakaian bawah Han Yui yang memang sangat pendek, dan lentur, tetapi belum sampai ke benda milik Han Yui.


"aahhhhsss... bocah tangan mu sangat nakal, lakukan terus lebih ke atas lagi" ucap Han Yui sambil melebarkan pahanya tidak sabaran.


tangan Han Yui bergerak dengan cepat dan membebaskan milik Xiao Zhou, dan memainkan lidah nya di benda itu, tangan Xiao Zhou juga sudah menyingkapkan sedikit lapisan terakhir milik Han Yui, dan jarinya bermain ke tempat itu.


Han Yui menyudahi bermain dengan benda Xiao Zhou, kedua saling bertatapan penuh kerinduan, dan birahi.


"bibi Yui kau sangat cantik" ucap Xiao Zhou sambil menatap mata Han Yui dengan tulus.


jantung Han Yui berdebar kencang, wajah nya sedikit menunduk malu, seperti gadis belasan tahun yang sedang merasakan cinta pertama.


"apa ini?? perasaan ku seperti berbunga-bunga hanya mendengar pujian kecil darinya, tapi terasa begitu tulus, ini tidak mungkin, aku tidak mungkin jatuh cinta pada pemuda ini yang seharusnya menjadi anakku" batin Han Yui


bibir Han Yui terbuka lidah nya keluar, dan dengan ganas menyambar bibir milik Xiao Zhou, dan mereka saling membelitkan lidah mereka.


"emmmsss.... " suara bibir mereka, dan Han Yui melepaskan ciumannya, tatapan matanya sudah begitu sayu.


"aku sudah tidak tahan lagi, sekarang lakukan bocah, aku sangat menginginkan milik mu sepenuhnya" ucap Han Yui dan melepaskan lapisan kecil yang sudah basah kuyup, dan melemparnya secara asal kesembarang tempat.


Han Yui merangkak di bangku panjang dan menatap mata Xiao Zhou penuh birahi,


"lakukan dari belakang bocah" ucap Han Yui,


Xiao Zhou berdiri di belakang Han Yui, dan mulai memegang bokong indah milik nya.


nafas Han Yui seperti berhenti saat tangan nya mulai membimbing benda Xiao Zhou menuju tempat nya seharusnya, mata Han Yui memejam, dan menggigit bibir bawahnya, begitu ingin menikmati saat-saat paling mendebarkan dalam hidup nya.


"aasssss...." desahan Han Yui terdengar saat benda itu menyentuh permukaan kulit di bagian paling sensitif nya.


"bibi Yui aku akan memasukkan nya" ucap Xiao Zhou


"iyaaahh... masuk lah kedalam tubuh ku" ucap Han Yui suaranya terputus-putus, karena gejolak birahi.


Han Yui mendorong tubuhnya kebelakang seakan sudah tidak sabar menyambut benda besar itu.


"dugggg... duugggg... duuuggg"


suara gedoran pintu di ruangan mereka membuyarkan kegiatan disaat yang begitu menegangkan, dan di inginkan oleh Han Yui.


" nyonya besar pejabat tinggi dari kekaisaran ingin bertemu" ucap penjaga depan,


teriakan penjaga itu membuat Xiao Zhou tidak jadi menekan benda miliknya masuk.


"aaahhhkkkk... tidaaaaakkkkkk..... apa ini lagi????" teriak Han Yui sangat marah.


"kenapa harus saat ini? aku sudah menunggu ini seumur hidup, aku bahkan tidak pernah merasa nikmat seperti ini sebelumnya" batin Han Yui


"aku akan membunuh penjaga itu, dan juga pejabat kekaisaran itu jika tidak ada yang penting di sampaikan nya" ucap Han Yui dan merapikan pakaian nya sekedar nya, begitu pun dengan Xiao Zhou.


seorang pria paruh baya masuk, tubuh nya gemuk dan sedikit pendek, sambil tersenyum.


senyum nya menghilang saat melihat pakaian pendek yang di gunakan Han Yui, terdengar suara ludah tertelan, dan matanya tidak berkedip sedikit pun.


"nyonya Huang kali ini aku datang, menyampaikan hal seperti biasa, beberapa hari lagi akan ada pendaftaran untuk calon pejabat militer, aku harap orang-orang dari sekte nyonya sudah siap" ucap pejabat itu


"hemm... tentu saja pejabat Bao, mereka selalu siap" ucap Han Yui tenang.


"dan seperti biasa nyonya, aku minta sekarang" ucap pejabat itu sambil tersenyum licik.


Han Yui menarik nafas dalam-dalam dan penghembuskan nya kencang karena kesal.


"baiklah... maafkan aku keponakan ku, kau sebaiknya masuk ke kamar mu, dan jangan masuk ke ruangan ini, sebelum bibi Yui panggil" ucap Han Yui dengan wajah begitu merasa bersalah menatap Xiao Zhou.


"baik bibi Yui, aku akan masuk" ucap Xiao Zhou sambil membungkuk ke hadapan pejabat Bao, memberi hormat.


"hahaha... anak baik, pergilah cepat" ucap pejabat Bao yang seperti tidak sabaran.


Xiao Zhou meninggalkan Han Yui dan pejabat Bao di ruangan itu berdua.


"baiklah, pejabat Bao lakukan keinginan mu dengan cepat, aku ingin istirahat" ucap Han Yui kesal dan membuka pahanya lebar-lebar.


*****


oke Genk, ke depannya mungkin ga ada scene detail kaya gini lagi, ini udh seperti cerita panas dan kaya nya udah keluar jauh dari jalur, hehe.... thanks untuk like dan komeng nya, masih salam satu imajinasi, dan tetap sehat... Izzyl