Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
cerita Ratu Zhang


aku adalah putri seorang jendral di kekaisaran Wang,, namaku Zhang Rui, sekitar 25 tahun lalu aku saat aku berusia 14 tahun,, kaisar Wang Lee menjadikan aku selir nya,, aku pun menolak begitu juga dengan ayah ku,, yang merupakan jendral terkuat saat itu,,


entah apa yang terjadi ayahku setuju,, kaisar Wang Lee menjadikan aku permaisuri ke dua,,


sejak saat itu hidupku seperti di neraka,, hilang semua senyum di wajahku,,


kaisar Wang Lee,, tidak pernah menganggap ku istrinya,, aku hanya merupakan budak sek nya saja,,


dan dengan keji dan tuduhan palsu,, ayahku dipenjara dan semua keluargaku..


dan beberapa tahun terakhir aku bertemu dengan Wang jiazhen,, adik tiri kaisar Wang Lee,, pembawaan nya sangat ambisius dan sangat arogan,, Wang jiazhen sering menatap tubuh ku dengan tatapan liar,, aku sangat jijik padanya,,


tapi aku yang sudah tidak tahan, perlakuan kaisar Wang Lee, aku mendekati nya dan mencoba memanfaatkan Wang jiazhen.. tidak sulit bagiku dengan tubuhku Wang jiazhen dapat aku peralat,, dan kami bersepakat untuk melakukan pemberontakan,,


yah,,, aku adalah dalang pemberontak semalam,,


aku hanya ingin membunuh kaisar Wang Lee saja,, tapi Wang jiazhen begitu bengis,, dia sudah keluar dari rencana awal dengan membantai semua keluarga kaisar dan selir-selir nya,,, dan juga dia mengirim pasukan untuk membunuh ku" ucap ratu Zhang, mengakhiri cerita nya,,


xiao Zhou hanya mengangguk,, mencoba mencerna perkataan Ratu Zhang,,


"bagaimana dengan pusaka dewa yang diinginkan jendral Guo"? tanya xiao zhou,,,


ratu Zhang menganggukan kepala,,


"tanpa pedang pusaka dewa,, pemberontakan Wang jiazhen akan sia-sia,, karena dalam 3 hari pasukan kaisar Wang akan kembali,,


pasukan itu terdiri dari 10 jendral terkuat,, dan hanya tunduk pada pedang pusaka dewa yang aku bawa saat ini,,


begitu pasukan itu datang,, pasukan pemberontak Wang jiazhen akan di sapu bersih tanpa sisa,, jadi setelah Wang jiazhen hancur aku akan ke istana dan mengambil alih kekuasaan dengan pedang pusaka dewa....


itu adalah rencana ku,," ucap Ratu Zhang,,


xiao Zhou mengerutkan keningnya,,


"seperti nya anda akan berhasil Ratu,, dan saat ini aku akan kembali ke kekaisaran ku, aku mohon diri" ucap xiao zhou, menyatukan tinju nya memberi hormat,,


Ratu Zhang terkejut dengan ucapan xiao Zhou..


"tunggu bocah, aku ini bukan seorang kultivator,, tolong lindungi aku sementara,, aku akan memberikan imbalan yang cukup untuk mu,, bahkan lebih,," ucap Ratu Zhang....


"apa Ratu ingin memanfaatkan aku saat ini???" tanya xiao zhou,,


Ratu Zhang tertawa di balik cadar nya,,,


"kau tidak usah khawatir bocah,, kau tidak bernasib sama dengan Wang jiazhen,, lagipula aku terlalu tua untuk menggodamu dengan tubuh ku" ucap Ratu Zhang dan melanjutkan bicaranya lagi..


aku sudah terbuka dengan mu...


kau mendapatkan imbalan,, dan kau bertugas menjagaku selama 10 hari saja,, dan imbalan akan aku berikan sekarang,," ucap Ratu Zhang sambil mengeluarkan puluhan ribu koin emas di hadapan xiao Zhou,,


xiao Zhou menyipitkan mata nya,, menatap koin emas itu,, ,"ini cukup banyak, bahkan terlalu banyak untuk pekerjaan 10 hari"


"baiklah ratu aku terima pekerjaan ini,, tapi dengan syarat,,


kau tidak bisa menyuruhku untuk membunuh orang,, jadi aku akan melindungi mu saja, apa kita sepakat? tanya xiao zhou...


ratu Zhang pun menganggukan kepala,,


" hari ini aku begitu senang kaisar kejam itu telah tewas,, selera makanku lagi bagus,, bisakah kau mencarikan aku makanan,,?" tanya Ratu Zhang....


xiao Zhou pun keluar gubuk dan melihat situasi sekitar,, begitu banyak pasukan berpatroli,, aku tidak bisa berkeliaran" batin xiao Zhou.. dan kembali ke gubuk itu



ilustrasi gubuk xiao Zhou...


xiao Zhou mulai mengeluarkan peralatan memasak nya,, dan mulai masak di dapur,, dalam beberapa waktu masakan sudah siap tersaji di atas meja,,,


Ratu Zhang begitu senang,,


hemm sangat harum, kau sangat pandai memasak,, sebaiknya kita makan selagi hangat" ucap Ratu Zhang membuka caping bercadar nya....



xiao Zhou menatap wajah Ratu Zhang,, tanpa berkedip,, tidak menyangka Ratu Zhang begitu cantik,,


Ratu Zhang yang menyadari di perhatikan seperti itu hanya tersenyum...


"hemm... kau melihat ku sampai seperti itu,, apa aku masih terlihat menggoda??? dasar bocah dalam masa puber,, hehehe...." ucap Ratu Zhang tertawa,,


xiao Zhou hanya mengangguk,,


" aahh maafkan aku ratu" ucap xiao zhou,,


dan mereka pun mulai makan di iringi badai salju yang tak kunjung reda,, mereka tidak menyadari kalau ada beberapa prajurit pemberontak yang sedang memperhatikan gubuk mereka.....


keesokan harinya....


seorang pria berusia sekitar 50 tahun berdiri di depan gubuk itu di kawal seorang pengawal setingkat pendekar legenda.....


"kekasihku keluar lah aku sangat merindukan mu" ucap pria itu


wajah Ratu Zhang yang mengenal suara itu,, berubah menjadi pucat,,


"itu suara Wang jiazhen" guman Ratu Zhang menatap wajah xiao Zhou....


bagaimana ini,?? tanya Ratu Zhang lagi...


"tenanglah ratu kau sudah menyewaku jadi kau akan selalu aku lindungi, aku tahu kemampuan orang yang di luar itu" ucap xiao zhou


Ratu Zhang menatap mata xiao Zhou,, "aku percaya padamu bocah" guman Ratu Zhang tersenyum.... dan melangkah percaya diri keluar gubuk, dan di ikuti oleh xiao Zhou...


"hahaha,, berani sekali kau menghianatiku pangeran Wang jiazhen" kau ingin melenyapkanku bukan?? ucap Ratu Zhang, menatap tajam kearah Wang jiazhen


wajah Wang jiazhen tetap tenang,, "maafkan aku,, waktu itu aku hanya terbawa suasana,, bagaimana kalau kita lupakan kejadian kecil itu,, dan sekarang kita akan menjadi pasangan yang menguasai kekaisaran ini" bujuk Wang jiazhen....


"lagipula saat ini aku tidak melihat pelindung mu ada di sini, jadi sepertinya kau tidak punya pilihan lain saat ini selain menjadi selimut ranjangku...." ucap Wang jiazhen yang melihat sekeliling tidak ada pendekar berkemampuan tinggi,, hanya ada xiao Zhou yang kultivasi nya di tingkat raja awal....


cih,, aku tidak Sudi dari awal aku hanya memanfaatkan mu, dan juga asal kau tahu kemampuan mu di ranjang sangat mengecewakan,, jauh dari kakak mu" ucap Ratu Zhang memprovokasi pangeran Wang....


para pengawal Wang jiazhen pun ikut tersenyum mendengar ucapan Ratu Zhang....


lagipula sekarang aku sudah punya kekasih yang jauh lebih tampan dan lebih perkasa di ranjang dari mu... ucap Ratu Zhang menatap xiao Zhou...


wajah pangeran Wang jiazhen merah padam, karena marah dan secepat kilat mencabut pedang dan mengarahkan ke leher Ratu Zhang...


traannnngggg...


pedang panjang xiao Zhou sudah menahan pedang dari pangeran Wang jiazhen,,


"bocah berani sekali kau merebut kekasihku, panggil orang yang membunuh naga hijau keluar aku akan menghabisi nya sekalian" ucap Wang jiazhen yang tidak mengetahui bahwa xiao Zhou lah yang sudah membunuh jendral Guo Chu Jung atau naga hijau..


tidak usah repot-repot memanggil orang lain,, aku akan meladeni mu pangeran lemah di ranjang" ucap xiao zhou...


dan keduanya pun mulai bertarung... tarian pedang kematian mulai di buka,, serangan Wang jiazhen yang masih di ranah pendekar legenda dan juga pengawal nya tidak bisa menyetuh nya,,


"lingkaran kematian" guman xiao Zhou dan berputar di udara seperti jarum jam,,


ketiga nya bertarung di dalam lingkaran kematian yang di buat xiao Zhou....


Wang jiazhen dan pengawal nya sudah mengeluarkan jurus andalan masing-masing....


"nyanyian kematian"ucap xiao zhou dan selendang pedang berwarna hitam muncul dari punggung xiao Zhou, dan melesat kearah kedua lawan xiao zhou, dan menerobos kedua tubuh pria malang itu.....


keduanya seakan membeku,,,


"suara ini sangat indah" ucap Wang jiazhen,, matanya mencari arah suara tetapi....


wajah keduanya terlihat pucat melihat jantung mereka sudah tergeletak di tanah... masing-masing dada dari kedua orang itu sudah berlubang sehingga,, orang bisa melihat pemandangan di balik tubuh mereka dari lubang itu,,


presssssssstttttttt... darah menyemprot dari bibir dan dada mereka,, keduanya pun roboh dan tewas....


......