Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
rahasia para wanita


sudah 7 hari setelah malam indah dari ke-dua Puteri kembar itu,,, kediaman Puteri kembali normal para tamu sudah di izinkan datang dan para pelayan pun sudah bekerja seperti biasa,,,


tiga orang duduk mengelilingi meja bundar kecil di sebuah taman.. mereka terlihat saling merindukan...


"ibu kenapa baru berkunjung??? kami sangat merindukan ibu" ucap Puteri shin.... sambil menggenggam tangan ibu nya yaitu ratu Alisa,,,


Puteri vhin memeluk ibunya dengan manja,,,


"kalian ini kenapa begitu manja? bagaimana malam bulan madu kalian? "ratu Alisa menanyai mereka seperti tidak sabar,,,


wajah keduanya menjadi memerah,,,


"anak manusia itu begitu pintar ibu," ucap Puteri shin


"iya dia sangat perkasa ibu tapi,, sepertinya ada yang tidak normal ibu" ucap Puteri vhin dengan mata yang sedikit menyipit,,,,


mata ratu Alisa juga ikut menyipit seperti ingin mencari tahu,,,


pintar???,,, perkasa???,, tidak normal??? ketiga ucapan Puteri nya membuatnya sedikit gugup......


"tidak normal ini,, apa anak manusia ini kasar jika di ranjang kepada Puteriku?? aku akan membunuhnya" batin ratu Alisa


"apa yang kalian berdua bicara kan cerita kan pada ibu,,, jangan ada yang ditutupi!!!!" ucap ratu Alisa


"iiihhh ibu kami malu,,," ucap Puteri shin... berbeda dengan Puteri vhin yang terlihat lebih terbuka,,,


"itu ibu,,, punya nya itu sangat besar,,, lebih dari ini,,," ucap Puteri vhin sambil memainkan pergelangan tangan nya,,,


"adiiiiikkkk,,, itu normal,,,, benarkan ibu???" Puteri shin balik bertanya pada ibu nya,,,


ratu menutup kedua wajah nya kesal melihat kepolosan kedua putrinya tentang masalah ranjang,,,


"apa benar sebesar itukah?" pikiran ratu Alisa jadi melayang.... tak terasa membuat nya tubuh nya panas,,,


"anak manusia itu sangat pintar,, membuat kami terangsang,,, kami bisa keluar sampai 8 kali,,, dan beberapa kali ngompol dalam semalam ibu,": ucap Puteri shin dengan wajah yang sudah di tutupi tangan karena malu...


Puteri vhin pun mengangguk


"he'eh iya ibu,, itu sangat nikmat ibu," ucap Puteri vhin dan memeluk ibunya menyembunyikan wajah nya yang merah....


ratu Alisa,,, sedikit lega,, kedua Puterinya begitu bahagia,,,, walaupun ada beberapa bagian dalam cerita nya tidak ia mengerti,,, karena pada pernikahan nya dulu dia hanya melakukan tugas nya memenuhi kebutuhan suaminya saja bahkan dirinya tidak merasa nikmat sekalipun...


"dimana anak manusia itu?" tanya ratu Alisa,,, matanya dari tadi tidak pernah berhenti mencari bayangan pemuda itu,,,


"anak manusia itu lagi di dapur dengan para pelayan,, dia bilang menyiapkan makanan khusus untuk ibu," ucap putri vhin


"khusus untuk ibu???" tanya ratu Alisa,, wajah nya sedikit gugup dan dadanya sedikit bergetar,,,


"iya ibu' ucap Puteri shin,,,,


ratu Alisa melangkah cepat menuju dapur,,, dan ingin bertemu menantu nya...


"ratu" ucap semua pelayan di dapur tak menyangka ratu Alisa akan masuk ke dalam dapur....


xiao Zhou hanya tersenyum dan membungkuk hormat kepada ratu Alisa,,,,


"kalian semua keluarlah,,, katakan pada kedua Puteriku,, aku akan membantu anak manusia ini memasak" ucap ratu Alisa


semua pelayan keluar,,, ratu mendekati xiao Zhou dan menatap mata pemuda itu...


"mata nya masih sama selalu membuat ku sedikit gugup.... " batin ratu Alisa....


"aku dengar kau ingin membuat makanan khusus buatku??" tanya ratu Alisa...


"iya ratu,, aku sedang memasak untuk mu ratu" ucap xiao zhou dengan wajah tenang,,,


"apa boleh aku bantu??" tanya ratu Alisa sambil berkeliling dapur,,,


"bisakah ratu potongkan daun ketumbar merah itu menjadi kecil-kecil" ucap xiao zhou sedikit berteriak,,,


ratu sedikit senang dengan kegiatan ini,,, baiklah sambil memotong daun ketumbar merah itu,,,


xiao Zhou mendekati ratu


"apa yang kau lakukan ratu,,, lakukan seperti ini." ucap xiao Zhou memegang tangan ratu Alisa, dan membantu cara memegang daun ketumbar,,, dan juga memegang tangan ratu yang memegang pisau,,, sehingga terlihat xiao Zhou seperti sedang memeluk tubuh ratu dari belakang,,, dan mengajari memotong daun ketumbar merah,,, xiao Zhou melepas tangan ratu,,, dan kembali ke arah tungku api..


dada ratu Alisa berdetak begitu kencang walaupun jantung nya masih di aula istana,,, dan tanpa sengaja mengiris jari nya,,,


"aahhhkkkk " suara keluar dari bibir ratu.... pisau nya terjatuh,,, jari nya mengeluarkan darah,,,


xiao Zhou mendekati ratu Alisa dan xiao Zhou memegang jari ratu yang berdarah dan menarik nya kearah ruangan lain,,,


ratu hanya bisa mengikuti langkah xiao Zhou karena tangannya di pegang xiao Zhou,,,, dan mendudukkan nya di sebuah bangku,,


xiao Zhou membersihkan luka nya dan memberi obat luka serta membalut nya,,,


"maaf ratu seperti nya masakan kita gagal" ucap xiao zhou yang mencium bau hangus dari dapur,,


ratu hanya tersenyum,,,


"tidak apa-apa anak manusia lain kali kita buat lagi' ucap ratu Alisa... berdiri dan meninggalkan tempat itu


...... ..... .....


"kenapa kami tidak bisa ikut suami"??


tanya kedua istrinya....


"perjalanan ku kali ini tidak langsung pulang,,, tapi kalian percaya padaku bukan? aku akan menjemput kalian berdua,,, dan membawa kalian pulang kerumah kita" ucap xiao zhou...


mereka berpelukan dan malam itu mereka untuk pertama kalinya melakukan bertiga,,, mereka bertiga seperti tidak lelah sama sekali,,, dan sampai malam mendekati pagi akhirnya mereka tumbang dan tertidur,,,


..... ......


seorang wanita dewasa duduk diatas batu,,, masih menunggu seseorang,,,


"kau tidak datang juga, malam ini hari terakhir mu di kerajaan ku,, batin nya ,,, dada nya terasa begitu sakit memikirkan wajah pemuda itu..... dia adalah ratu Alisa



ilustrasi Ratu Alisa


"terimakasih telah membantu kerajaan kami anak manusia,, dan juga termakasih telah menyelamatkan kan ke hormatan ku" dan teringat akan peristiwa mengerikan yang hampir menghancurkan kehidupan nya melebihi kematian itu sendiri,,,


dan terimakasih telah mencintai dan memberikan kebahagiaan kepada kedua Puteriku,,, batin ratu Alisa.....


"untuk pertama kalinya aku tertidur begitu lelap,, tenang,, dan merasa terlindungi,,, dan melepaskan beban ku begitu berat selama menjadi ratu,, adalah di dadamu anak manusia,,, hanya dalam dirimu aku menemukan sosok yang bisa melindungi aku,, anakku,, bahkan kerajaan ku,,, air mata nya menetes,,, sambil mengelus jari nya yang masih di balut kain akibat luka memasak,,, tidak pernah dirinya lepas,,,


sayangnya kita tidak bisa bersama" batin ratu Alisa malam itu, di atas batu berbentuk ranjang


......... ..... .........


pagi itu xiao zhou,,, meninggalkan kerajaan oak hijau,,


"berhati-hatilah suamiku" ucap Puteri vhin sambil memeluk dan menciumi suami nya,,,


"ingat jemput kami" ucap Puteri shin dan juga memeluk dan menciumi suaminya,,,.


xiao Zhou pun berangkat melesat kearah ibukota kekaisaran zarzantium,,, dengan peta pemberian dari kerajaan oak hijau


..............