Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
keluarga baru


di sebuah penginapan zhania,, sedang berbaring dan memikirkan,, bagaimana xiao Zhou bisa menggeser tuas di makam kaisar zarzantium itu,,


"siapa bocah itu sebenarnya??"batin nya,, apa maksud dari kata " penerus" di makam itu... banyak pertanyaan dalam otak nya tentang bocah itu,,,


"apa yang sedang bocah itu lakukan sekarang??" batin zhania sambil tersenyum geli,, dan mulai terlelap dalam mimpi,,


..... ....


sebuah gunung di atas kekaisaran langit,, seekor burung suci gelisah,, burung suci itu sebenarnya adalah Dewi xhuwuan,,


"sudah saatnya aku pergi..."ucap Dewi xhuwuan,, berubah jadi debu berwana biru dan merah,,, dan menghilang,,,....


.....


di pinggiran desa seorang wanita melayang,, mendekati seorang remaja yang dadanya tertembus sebuah pedang panjang,,,


"tenanglah bocah,, kau akan selamat,, tusukan pedang ini meleset dari jantung mu,,," ucap seorang wanita melayang seperti seorang Dewi,, tubuh Dewi itu dikelilingi debu melayang berwarna biru,,, aku adalah Phoenix abadi wujudku berupa dua orang Dewi,, dan di seluruh alam hanya kau yang dapat menyerap darahku,, jadi kaulah satu-satunya penerus kami,, ucap Dewi itu....


Dewi itu melambaikan tangan nya,, sekarang tubuh xiao Zhou juga melayang,, dan di lapisi debu berwarna biru,,


pedang kematian yang masih menembus dada nya perlahan mengecil dan menghilang,,


"aku tidak boleh merawat mu bocah manusia,, aku hanya bisa mengobati luka yang bisa membuat mu mati,, sekarang luka fatal mu itu sudah sembuh,, kau tinggal merawat luka-luka dalam mu saja,, ucap Dewi itu,, dan masuk ke dalam tubuh xiao Zhou,,,


..... .....


beberapa hari kemudian


xiao Zhou mendapat kesadaran nya lagi,, matanya mengamati sekitar nya,, "dimana aku?" batin nya,, xiao zhou bangkit dan seorang pria tua masuk keruangan itu,,


"aahhh anak muda kau sudah bangun rupanya,, ucap pria itu,, dan duduk di sebelah xiao zhou


"dimana aku?? dan anda siapa sesepuh?" tanya xiao zhou,,,


"kau ada di desa sungai jernih,, dan aku lu yuan kepala desa ini kau bisa memanggilku paman lu,, Puteriku mengenal mu jadi kami membawamu kerumahku,,, "ucap pria tua itu menjelaskan,


xiao Zhou menganggukan kepala,, "siapa nama Puteri anda paman?" tanya xiao zhou lagi..


dan seorang gadis masuk kedalam kamar itu,, gadis itu adalah wanita yang malam saat dirinya menonton badut di desa itu,,,


"kakak apa kau sudah baikan?" tanya gadis itu


xiao Zhou hanya mengangguk,, dan mengenali gadis itu


"aku sudah baikan nona,, terimakasih sudah mau membantu ku" ucap xiao zhou tersenyum kearah gadis itu...


.... ....


beberapa hari xiao Zhou sudah di desa itu,, luka dalam nya sudah mulai sembuh,, racun di tubuh nya sudah mulai berkurang,,,


"aahhh... aku sangat segar" guman xiao Zhou,, dan melompat ke sungai yang airnya sangat jernih,,, dan beberapa pinggiran sungai itu sudah mulai membeku,, xiao Zhou melempar beberapa ikan besar dari dalam sungai... "kakak xiao aku rasa ini sudah cukup" ucap lu jianying yang merupakan Puteri dari kepala desa...



ilustrasi lu jianying...


mereka berdua pulang kerumah kepala desa,, dan memasak ikan hasil tangkapan itu,, ibu dari lu jianying sangat pintar memasak ikan,, xiao Zhou belajar begitu giat,, berharap bisa memasak seenaknya ibu nya lu jianying,,,


malam nya mereka bersantap bersama....


malam itu xiao Zhou duduk di ranjang kayu di halaman rumah kepala desa dan mengeluarkan guci kesayangan nya dan meneguk nya,, sampai tiba-tiba seseorang menghampiri nya,,, seorang pemuda berusia sekitar 22 tahun,,


"apa kau pemuda yang di selamatkan kepala desa?" tanya pemuda itu menatap xiao Zhou dalam-dalam,,


xiao zhou mengangguk,,


" iya benar" ucap xiao zhou dan mempersilahkan tamu nya duduk di meja kayu itu,,


'kakak Huang seperti nya anda menyukai nona lu?" tanya xiao zhou sambil tersenyum,,,


"itu benar kami berteman sudah lama,, tapi aku belum berani menyatakan perasaan pada nona lu," ucap Huang Bai,,


dan tiba-tiba seorang gadis sudah duduk di hadapan mereka tanpa mereka sadari,,,


"jadi kau menyukai ku?" tanya lu jianying menatap mata Huang Bai,,


Huang Bai tertunduk dan hanya mengangguk,,


"kakak Huang Bai sebaiknya aku kedalam saja" nona lu aku permisi,, ucap xiao zhou pergi dan membiarkan mereka berbincang berdua saja,,


.... ....


pagi itu Huang Bai sudah menunggu xiao Zhou di depan rumah kepala desa,,,


xiao Zhou yang melihat Huang Bai dan menghampiri nya,,


"apa kakak mau bertemu nona lu?" tanya xiao zhou,,,


Huang Bai menggelengkan kepalanya,, "tidak ,, aku ingin bertemu dengan mu,, aku ingin mengucapkan terima kasih,, berkat kau dan minuman tadi malam itu,, aku bisa mengatakan perasaan ku pada nona lu,, ucap Huang Bai tersenyum,, dan mengajak xiao Zhou kepasar terdekat,, dan mentraktir nya makan,,, karena mereka Huang Bai dan lu jianying sudah menjadi sepasang kekasih saat ini....


.....


malam itu xiao zhou masuk kedalam alam himxui,, mulai berkultivasi dan berlatih jurus nyanyian kematian....


25 hari sudah berlalu di alam himxui,,


"aashhhhh... aku sudah berada di ranah pendekar suci tingkat tujuh, dan jurus nyanyian kematian sudah aku kuasai 70 persen untuk tiga tingkatan dari bawah,,, jika tiga tingkatan itu bisa kau kuasai sempurna aku akan bisa,, mempelajari " tingkat ke empat pedang tanpa tuan... yang merupakan jurus tertinggi dari semua tehnik pedang "batin xiao Zhou,, senang atas pencapaian nya,,


xiao Zhou memutuskan tidak meningkatkan kemampuan otak nya sebelum menguasai tiga tingkatan terbawah nyanyian kematian... menghindari kesalahan seperti waktu lalu...


.....


setelah beberapa hari...


mereka semua berkumpul di rumah kepala desa,, " terima kasih paman lu kalian semua begitu baik kepada ku" walaupun kalian tidak mengetahui siapa aku,,"ucap xiao zhou dan memeluk satu persatu orang di rumah itu,,


xiao zhou memberikan beberapa kitab pedang dan pedang pusaka kepada paman lu dan juga berbagai macam pil ,,


"terimalah paman dan lindungi keluarga ini" ucap xiao zhou,, lu yuan sangat senang akan pemberian xiao Zhou,,


ini untuk bibi lu,, ucap xiao zhou,, dan memberikan sebuah cincin penyimpanan yang berisi koin emas yang cukup banyak,, bibi lu menangis dan sangat bahagia,,


"berhati-hatilah bibi uang yang banyak sering menarik para penjahat" bisik xiao zhou


bibi lu menganggukan kepala,, dan mata nya mulai waspada,,


"bibi akan selalu berhati-hati zhou'er" ucap bibi lu


"dan kau juga berhati-hatilah di luar sana,, jangan sampai terluka lagi" ucap paman lu yang kini sudah memeluknya,,


lu jianying juga memeluk xiao zhou,, kakak xiao sering-seringlah pulang kesini kami akan selalu merindukan mu" ucap lu jianying...


xiao Zhou menganggukan kepalanya.. dan mengusap kepala lu jianying...


mereka pun semua berpisah....


dan tak lupa Huang Bai juga mengucapkan selamat jalan kepada xiao Zhou...


........


seorang wanita menggenggam sebuah cincin bermata batu sapir merah,, dan ada noda darah di cincin itu yang tidak bisa hilang,,, wanita itu menggeretakan gigi nya,,,


" rasa sakit ,, dan darah ini akan aku balas" ucap wanita itu dengan air mata yang tertahan,,,