
bommmmm......
benturan keras terjadi,,, debu dan serpihan salju bertebaran di udara,,,
wanita yang menyamar itu sangat kaget,, tidak menyangka akan ada orang yang mampu membuat Li Quan Tien terlempar seperti itu,,
"sebenarnya siapa bocah ini hanya beberapa orang saja yang ada sanggup berhadapan dengan naga emas utara???" batin wanita itu...
uhukkkkk,,, darah keluar dari bibir Li Quan Tien,, huffff...
"aku terlalu meremehkan mu bocah,, baiklah sudah lama aku tidak bertarung serius,, kalian beruntung sebelum ajal, kalian bisa melihat kekuatan ku yang sesungguhnya,, ucap Li Quan Tien,,,
tiba-tiba... mata Li Quan Tien menghitam,, rambut nya menjadi putih kekuningan,,, dua jari nya merapat dan membuat gerakan dia udara kosong,,, dan tiba-tiba pedang nya melesat kearah xiao Zhou dan menyerang sesuai arahan dua jari merapat dari Li Quan Tien,,,
xiao Zhou menangkis semua serangan pedang itu dengan tarian pedang kematian nya,,,
pedang ini seperti memiliki pikiran sendiri,, dan bisa membaca serangan ku juga,,, batin xiao Zhou...
xiao Zhou melompat kebelakang,,, menggunakan lingkaran pedang kematian,,,
Li Quan Tien menyerang,,, pedang nya sudah kembali di tangan nya dan melesat kearah xiao Zhou,,
"gelombang naga emas,",,. teriak Li Quan Tien....
xiao Zhou juga menyerang,, dan melesat kearah Li Quan Tien,,,
" Phoenix api,," teriak xiao Zhou,,, tebasan pedang xiao Zhou berubah menjadi burung Phoenix api,,, dan berbenturan dengan naga emas Li Quan Tien....
bommmmm.....
.
kembali terjadi benturan,,, keduanya melepaskan tebasan mematikan saat benturan tadi... kedua nya mendarat di tanah dan saling membelakangi,,,
Li Quan Tien,,, mendarat dengan posisi berdiri tubuh nya penuh luka,,, darah keluar dari luka-luka itu,, sedangkan
xiao zhou mendarat dengan posisi setengah berjongkok,, dan bertumpu pada pedang panjang nya untuk menjaga keseimbangan nya,, nafas nya terengah-engah,, darah keluar dari bibir nya,,,
dan tiba-tiba wanita yang menyamar itu datang menaiki kuda,, dan menghampiri xiao Zhou,, "cepat naik bocah" ucap wanita itu,, hanya dengan satu gerakan indah xiao Zhou sudah duduk dibelakang wanita itu dan pergi dengan kuda itu,,,
Li Quan Tien,, tidak mengejar mereka,, uhukkkkk... darah dari hidung dan bibir nya menyembur,,, "ini tidak baik" guman nya pergi dan melayang keudara,,,
.............
di sebuah penginapan di kota Guandong,,
"bagaimana keadaan mu anak muda? tanya wanita itu??
"aku sudah baikan,", ucap xiao zhou menatap wanita itu...
"namaku Wang Jia Li aku adalah putri kaisar Wang,, terimakasih sudah menyelamatkan ku" ucap Wang Jia Li
xiao Zhou hanya mengangguk,,
"tapi kenapa nona berpakaian seperti pria???"tanya xiao zhou,,
"itu,,, baiklah karena kau sudah menyelamatkan hidupku,, aku akan ceritakan semua" ucap Wang Jia Li, dan mulai bercerita
" apa kau pernah dengar ramalan sebuah pedang yang di takdirkan??" tanya Wang Jia Li,
xiao Zhou hanya mengeleng,,,
wang Jia Li melanjutkan ceritanya
"ramalan itu berasal dari seorang biksu suci ribuan tahun silam,,
bahwa akan muncul pewaris pedang yang ditakdirkan,, dan setiap musim salju pedang itu akan muncul di sebuah pulau kecil di tengah danau di kota ini,,
"dan setiap tahun akan datang begitu banyak kultivator,, untuk mencoba mengambil pedang yang ditakdirkan itu,,, tapi sampai saat ini belum ada yang mampu mengambil nya,," ucap Wang Jia Li menggakhiri cerita nya...
xiao Zhou menggelengkan kepalanya,,
apa hubungan antara ramalan itu dengan cara berpakaian mu?? tanya xiao zhou tidak mengerti,,
Wang Jia Li tersenyum,,
"setelah aku lahir ayahku begitu gembira,, dan mengundang banyak tamu penting,, salah satu nya biksu suci peramal itu,, dan biksu itu meramalkan bahwa,, aku akan menjadi istri dari pewaris pedang yang ditakdirkan,,, dan setelah aku dewasa,, aku memutuskan untuk menutup diriku untuk pria lain,, dan memakai pakaian pria,," ucap Wang Jia Li,, serta cepat-cepat memalingkan wajah nya agar tidak dilihat xiao Zhou karena malu,
lebih dari tiga hari xiao Zhou di penginapan itu, memulihkan tubuh nya,, dan lebih dari 20 hari di dalam alam himxui,, untuk membuat pil penyembuhan nya,,
hari ke empat di penginapan itu xiao zhou sudah terlihat segar dan sehat,,
.......
xiao Zhou didalam kamar nya dan mencari tahu tentang pedang yang ditakdirkan dalam kitab pengetahuan nya,,,
pedang yang ditakdirkan di tempa sendiri oleh dewa naga,, dan hanya orang yang memiliki tulang naga hitam yang akan menjadi tuan nya,, itu tertulis dalam kitab itu,,
Xiao Zhou mengerutkan keningnya,, sampai seseorang menggedor pintunya,, "bocah apa kau di dalam??" ucap suara itu yang tak lain adalah suara Wang Jia Li,,
xiao Zhou membuka pintu dan,, tiba-tiba tangan nya di tarik,,
"ayo kita ke danau,, pedang itu sudah muncul" ucap Wang Jia Li...
dan tak begitu lama berselang,, mereka pun sudah di pinggiran sebuah danau yang sudah mulai membeku,,
...... .....
di sebuah gubuk indah di tepi hutan,, kekaisaran zarzantium,, dan seorang dewa sepuh, sudah berdiri di halaman gubuk indah tersebut,, jenggot panjang nya sampai menyentuh perut buncit nya,, seorang wanita memberi salam hormat pada dewa itu,,,
"selamat datang ayah" ucap wanita itu yang tak lain adalah nona nimui,,
ilustrasi Nimui
"aahhh putriku kau tampak sangat cantik dengan wajah itu,, tugas mu di bumi sudah usai,, sudah saat nya kau kembali ke langit Puteriku,, " ucap dewa sepuh itu dengan wajah ceria,,
"tapi ayah,, aku".... Nimui tidak menyelesaikan ucapannya,,
Puteriku aku tahu kegundahan hatimu tentang pemuda itu,, tapi kau adalah Dewi Li Mei yin kau adalah murid dari dewa obat,, kau akan melanjutkan tugas gurumu" ucap dewa sepuh itu sambil mengangguk dan mengelus kepala putri nya,,
"kau juga tahu bagaimana jika kau melawan perintah langit bukan?" ucap dewa itu lagi
dengan mata yang berkaca-kaca nona Nimui pun ikut mengangguk,,
"kau benar ayah aku tidak dapat melalaikan tugas ku" ucap nona Nimui,, dan melambaikan tangan nya...
seketika gubuk itu hancur tak berbekas,, bahkan semua tanaman obat nya juga lenyap.... dan juga nona Nimui sudah berubah,,, menjadi sesosok wanita dengan pakaian begitu mewah melayang di udara dan perlahan kaki indah nya menyentuh tanah.... wajah nya begitu sendu menghangatkan,, bola mata keunguan,, membuat nya tampak begitu anggun,, dibalut kulit halus nan lembut yang seputih salju,, lengkap dengan mahkota emas nya,,,
ilustrasi Dewi Li Mei yin
dewa sepuh itu mengangguk senang putrinya kembali ke wujud semula,,
"bagus Puteriku,, sebaiknya kita berangkat sekarang" ucap dewa sepuh itu
"baik ayah,," ucap Dewi Li Mei yin...
dan tubuhnya mulai melayang keudara... mata Dewi Li Mei yin terpejam,, tiba-tiba wajah remaja buta itu terbayang di pikirkan Dewi Li Mei yin,, dan bayangan saat mereka bersama terbayang dalam benak Dewi Li Mei yin
""
aku terlalu menyayangimu nona nimui aku akan merasa sangat bersalah jika meninggalkan mu setelah melakukan itu,,, tunggulah saat semua nya selesai aku akan datang dan membawamu pulang" ucap xiao zhou menghapus air mata di wajah nimui,,, aku akan selalu menunggu mu,,, aku juga sudah tahu tempat asal mu,, mungkin aku akan datang padamu,, apakah istri mu mengizinkan aku datang??? "'''
aku tidak bisa melupakan nya,,,
aku juga terlalu menyayangi mu bocah,, ucap Dewi Li Mei yin,, air mata nya mengalir dan menyentuh tanah,,
derrrrr...
bumi seperti terguncang,,
dewa sepuh itu berhenti,, dan memejamkan mata nya pelan,,, dan menarik nafas dalam-dalam
"Puteriku aku harap kau tidak menyesali ini" ucap dewa sepuh itu...
"aku tidak akan pernah menyesal ayah" ucap Dewi Li Mei yin dan bersujud dan memberi hormat padanya,,
"aku merestui hubungan kalian putriku,, semoga kalian bahagia" ucap dewa sepuh itu dan perlahan menghilang,,