Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
rahasia yang terbongkar


Sudah dua hari berlalu, Xia Xhialun sangat jarang keluar rumah, Xia Xhialun terlalu malu untuk bertemu Xiao Zhou, mengingat dirinya begitu berani duduk di pangkuan pemuda yang seharusnya menjadi putera itu.


"aahh apa yang terjadi padaku? seumur hidup belum pernah aku melakukan tindakan nakal seperti itu, aku wanita tidak tahu malu," batin Xia Xhialun.


"tapi bocah itu begitu tulus, bahkan dia begitu menjaga ku," guman Xia Xhialun memegang liontin berwarna biru pemberian Xiao Zhou, sambil tersenyum.


liontin ini? ucap Xia Xhialun tersadar,


"sudah dua hari aku tidak menyapa nya, aku ini bodoh, aku bahkan tidak memasak untuk nya, begitu banyak pikiran di kepalaku, tapi saat ini aku sangat merindukan nya." ucap Xia Xhialun,


Xia Xhialun mendengar langkah memasuki pekarangan gubuk nya, tanpa berpikir lagi wanita itu berlari keluar ingin memeluk Xiao Zhou.


tiba-tiba saja langkah nya berhenti dan tubuh nya terasa membeku, melihat seorang pria yang sangat dia kenal sedang berdiri di halaman gubuk itu.


Pria itu tidak lain adalah Song Quon suami nya.


"istriku apa kau baik-baik saja? aku sudah membawakan mu kereta kuda, sebaik nya sekarang kita pulang," ucap Song Quon, begitu lembut dan menguasai keadaan.


Xia Xhialun begitu kaget, mata nya nanar air mata nya mengalir tapi tidak untuk suami nya, tetapi air mata pahit yang menyadarkan nya , bahwa dirinya milik pria di depan nya itu,


kenyataan pahit bahwa dirinya tidak akan bisa bersama Xiao Zhou lagi, ini membuat nya sangat sedih, dan putus asa.


"jangan menangis lagi istriku, sekarang saatnya kita berangkat." ucap Song Quon.


***


kereta kuda berangkat menuju ibukota kekaisaran Song, pikiran Xia Xhialun selalu teringat gubuk indah nya tempat melewati hari-hari bahagia dengan Xiao Zhou.


"itu rumahku, aku baru merasakan rumah yang sesungguhnya," batin nya.


tiga hari perjalanan Xia Xhialun tidak pernah keluar kereta.


Xiao Zhou hanya mengikuti berjalan di belakang bersama para pengawal, sampai ibukota Xiao Zhou ingin ke penginapan.


"aku mohon diri pangeran," ucap Xiao Zhou saat akan berpisah di ibukota.


"ahhh baiklah anak muda terima kasih atas bantuan mu kepada istriku." ucap Song Quon.


Mereka berpisah di ibukota dan Xiao Zhou mencari penginapan yang mau menerima uang koin emas Kekaisaran Ming, dan ada sebuah penginapan milik pengusaha dari kekaisaran Ming yang menerima nya,


Xiao Zhou pun beristirahat mengembalikan tenaga.


"hemmm sudah dua hari ini, aku istirahat besok aku akan berangkat ke kekaisaran Ming," batin Xiao Zhou


tetiba seseorang menggedor pintu tempat Xiao zhou.


Xiao Zhou mengerutkan keningnya, dan tidak merasakan hawa pembunuh di udara, dan membuka pintu.


Xiao Zhou kaget dan melihat Xia Xhialun berdiri di depan pintu nya, saat tengah malam.


"nyonya?" ucap Xiao Zhou tidak menduga yang Xia Xhialun mendatangi nya.


"ada apa nyonya? ucap nya lagi sambil melihat ke semua arah memastikan hanya Xia Xhialun datang sendiri.


"sebaik nya kita bicara di dalam," ucap Xia Xhialun masuk tanpa di persilakan Xiao Zhou.


"aku sudah melakukan dengan suamiku," ucap Xia Xhialun.


Xiao Zhou hanya diam, tidak ada kata yang keluar dari bibir nya.


"maaf aku mengatakan yang seharus nya tidak aku katakan, tapi hanya dengan mu aku bisa mengungkapkan semua," ucap xia xhialun berhambur dan memeluk tubuh Xiao Zhou dan menumpahkan semua tangis nya dan kekesalan di dada remaja itu.


"aku belum sembuh, aku tidak bisa melakukan dengan suami ku aku bahkan sangat jijik pada nya, aku sudah tidak tahan lagi, aku begitu berdosa, apa yang harus ku lakukan zhou'er?" tangis Xia Xhialun semakin menjadi, dan kembali bercerita,


"saat itu aku tidak dapat menikmati nya aku merasa sangat kesakitan, dan begitu perih," ucap xia xhialun...


"tenanglah nyonya, anda masih memiliki trauma terhadap laki-laki, jangan terlalu di paksakan, bersabarlah nyonya sambil mengusap air mata Xia Xhialun dengan kedua jempol nya,


"sebaik nya kita kebawah untuk makan, apakah nyonya lapar?" tanya Xiao Zhou.


Xia Xhialun menganggukan kepala nya,


"iya aku lapar... sangat lapar." ucap Xia Xhialun tersenyum.


mereka duduk di rumah makan dan memesan makan, mereka sangat menikmati makanan mereka,


"kapan kau akan ke kaisaran mu?" tanya Xia Xhialun


"besok nyonya," jawab Xiao Zhou


"menginap lah sehari di kediamanku, kau adalah teman Puteri Ming Mei, tidak akan ada yang berpikiran buruk kepada mu, aku mohon," ucap Xia Xhialun.


"baiklah nyonya," ucap Xiao Zhou.


****


di kediaman Xia Xhialun.


"aku sudah bosan menunggu, cepat panggil istri pelacur mu, aku ingin menikmati nya saat ini juga, atau kau kubunuh," ucap Wang Qibo.


"jaga ucapan mu ini rumah ku kau tidak bisa memerintah ku." ucap Song Quon sengit


"apaa? kau berani melawanku? bahkan kakak mu Kaisar Song, tidak berani kepada ku, kau adalah pecundang, bukan kah kau dulu menjual istrimu kepada kami? kau sudah sering melakukan nya, kenapa tidak kau lakukan lagi kali ini? aku akan membayar lebih, apalagi istrimu tidak akan hidup lebih lama lagi, bagaimana'?" ucap Wang Qibo


"baiklah kau boleh menikmati istriku lagi, setidak nya bayar lebih untuk kali ini." ucap Song Quon tersenyum.


"kaliannn benar-benar binatang," ucap seorang wanita yang tak lain adalah Xia Xhialun.


"aahhh akhir nya kau datang juga?" ucap Wang Qibo dengan senyum binatang liar.


"kali ini kau akan aku nikmati seharian, hahaha..." ucap nya lagi.


Song Quon hanya tersenyum.


"kau sebaik nya layani tuan wang" ucap Song Quon....


Xia Xhialun menggelengkan kepalanya menatap Song Quon,


"kau.. song Quon aku menganggap mu suamiku, tapi selama ini kau menjual ku pada teman-teman mu, apa kau tahu? mereka memperkosaku seperti binatang, dan kau juga memasukan hewan iblis kedalam tubuh ku, aku hampir tidak percaya kau adalah suami ku, kau begitu kejam, hari ini aku akan membunuh kalian berdua," teriak Xia Xhialun.


"hahaha... temanku Song Quon, semua kejahatan mu sudah di ketahui istri mu, dan kau nyonya Xia sebaiknya kau menjadi selir ku saja, aku akan memuaskan mu setiap hari." ucap Wang Qibo.


"cih.... lebih baik aku mati daripada jadi budak ***** binatang mu itu," ucap Xia Xhialun penuh kemarahan.


"kau sudah mengetahui kejahatan ku sebaik nya aku membunuh mu agar tidak tercium ke Kekaisaran Ming," ucap song Quon.


"hahaha... sekarang kau ingin membunuh ku, kau memang pengecut aku begitu malu pernah mengakui mu sebagai suami ku," ucap Xia Xhialun


"dan kalian dengarkan aku baik-baik, asal kalian tahu, kalian yang mengaku jantan kalian sama sekali tidak bisa memuaskan aku di ranjang, kalian laki-laki payah yang hanya bisa memberi rasa sakit pada perempuan, istri kalian pasti sangat menderita." ucap Xia Xhialun dengan nada menghina.


"kau pelacur berani sekali kau berkata seperti itu" ucap Wang Qibo merasa bahwa selama ini merasa sangat hebat di ranjang telah di permalukan dengan sangat oleh Xia Xhialun.


"hari ini kau akan merasakan bagaimana menjadi budak ku selama nya," ucap Wang Qibo,


ceklekkkkkk......


suara pintu ruangan itu di kunci, tidak ada jalan untuk keluar dari ruangan itu.