
tidak jauh dari tempat xiao Zhou berada,, dua orang pendekar surgawi tingkat 5,, dan 8 pendekar suci sedang berkumpul,,
"mereka masih di sekitar sini,, ini adalah tanda yang di tinggal kan mata-mata kita,", ucap seorang pendekar surgawi itu,,
kedua pendekar surgawi itu adalah Zhang tong mu,, dan Zhang yelu mereka merupakan, dua jendral kembar dari istana iblis yang ditugaskan membunuh xiao Zhou oleh pangeran mereka,,
........
ini apa? ucap xiao zhou,, dan menarik tuas itu,,, tiba-tiba makam itu bergerak,, dan terlihat tangga menuju kebawah dan diujung tangga itu terdapat pintu besar
" ada ruangan di bawah makam," ucap Wei fang yin yang sudah mendekat keraha xiao Zhou,,,
xiao Zhou menuruni tangga itu dan membuka pintu itu,,,
kraaakkkk.... pintu itu terbuka mereka bertiga masuk kedalam ruangan itu,,, kristal di tangan Wei fang yin menerangi seluruh tempat itu,,, terlihat ruangan itu sangat luas,,, lautan emas terlihat di hadapan mereka,,,
"ini harta yang begitu banyak," ucap xiao zhou,,,
zhania mengamati harta itu untuk mencari benda yang di inginkan nya,, mata nya berbinar begitu melihat benda itu,,
"aku menemukan nya" ucap zhania dan mengambil tungku seperti kepunyaan xiao Zhou namun beda ukuran,, tungku ini berukuran sekitar 1 meter dan terbuat dari logam, dan bukan batu seperti tungku milik xiao Zhou,,,
xiao Zhou melihat tungku yang di cari zhania,,
"apa kelebihan benda ini?? tanya xiao zhou,,
"benda ini bisa memasak dengan sendirinya" ucap zhania senang,, senyum nya tidak pernah hilang dari bibirnya
"kauuu,,, kauuu,, hanya mencari tungku masak ke tempat seperti ini??? tanya xiao zhou,, mata nya melotot karena kesal,,,
"aahhhh sudahlah" ucap xiao zhou mengingat mereka hampir terbunuh hanya ingin mencari tungku itu,,,,
'baiklah tungku kau buatkan aku masakan paling enak" teriak xiao Zhou kesal dan melupakan luka dalam nya,,
uhukkkkk... darah keluar lagi dari bibir xiao zhou,,
"sebaiknya kita cepat-cepat,, kita akan mencari tabib dan menyembuhkan mu" ucap zhania menatap xiao Zhou,,
"bocah kau boleh mengambil semua harta ini,, aku tidak menginginkan nya," ucap zhania,,,
xiao Zhou menggelengkan kepala kau saja yang mengambil nona zhania,, aku juga tidak menginginkan nya,, ucap xiao zhou,, dan menatap ke arah Wei fang yin,,
"atau nyonya boleh mengambil beberapa pun yang nyonya mau,, mungkin bisa menggunakan untuk usaha berdagang mu lagi" ucap xiao zhou
Wei fang yin hanya menggelengkan kepalanya,, "untuk kalian saja,, kalian lah yang berhak dengan harta itu" ucap Wei fang yin
"baiklah harta ini akan kita bagi tiga,," ucap xiao zhou,, ingin menghentikan perdebatan tak berujung,, dan menatap kesebuah rak di tempat kumpulan seperti pusaka,, suara xiao Zhou terputus,, dan melangkah ke arah benda itu,,, benda itu seperti batu yang berbentuk telapak kaki,,, kedua wanita itu menatap benda yang menarik perhatian xiao Zhou,,
"itu benda apa???" tanya kedua wanita itu...
aku tidak yakin,, tapi aku menginginkan nya,, apa kalian keberatan? tanya xiao zhou yang pandangan nya tidak berpindah dari benda itu,,, " tidak" ucap kedua wanita itu kompak,,
tentu saja tuan muda,, ucap penjaga itu 1 kamar 10 koin perak semalam sudah termasuk biaya makanan tuan,, ucap penjaga penginapan ramah,, baiklah aku minta tiga kamar untuk dua hari paman" ucap xiao zhou dan menyerahkan 60 koin perak,, penjaga itu begitu senang dan,, mengantarkan ketiga tamu nya kelantai 2 yang merupakan tempat kamar penginapan nya,,
.....
mereka bertiga masuk ke kamar masing-masing,, xiao Zhou membersihkan diri nya berendam di bak mandi nya,,, dan menggunakan qi nya untuk mengeluarkan racun dari tubuh nya,,,darah keluar dari hidung dan telinga nya,, dan seteguk darah hitam keluar dari bibir nya,,,
"aaahhhh... racun ini terhirup dan masuk kedalam otakku,, aku butuh waktu lebih lama lagi untuk pulih,,," batin xiao Zhou,, xiao Zhou bangkit dan berbaring di ranjang nya dan tertidur kelelahan,,,
.....
pagi itu xiao Zhou sudah membersihkan diri dan, mengunakan pakaian bersih, wajah nya masih terlihat sedikit pucat,,, xiao Zhou melangkah ke arah kamar zhania dan melihat Wei fang yin juga ke arah kamar zhania,, pintu kamar zhania terbuka dan xiao zhou menemukan selembar kertas,,, setelah yakin itu tulisan zhania,, xiao zhou hanya tersenyum,,, wanita ini,, selalu saja seperti itu,, guman nya dan keluar untuk sarapan di lantai satu... Wei fang yin pun mengikuti nya dan mereka berdua duduk di sebuah meja,,, pelayan membawakan mereka makanan dan di hidangkan di meja mereka,,,
"aahhh aku lapar" ucap xiao zhou dan mulai makan,, "nyonya silakan makan",, ucap xiao zhou,, Wei fang yin seperti tidak suka berada di dekat xiao zhou,, wajah yang selalu menatap kearah lain,, dan mengacuhkan xiao Zhou,,
xioa zhou yang melihat wajah Wei fang yin seperti itu hanya mengangguk,, dan cepat-cepat menghabiskan makanan di mangkok nya saja,, tanpa berani mengambil makanan lain lagi,,
"aahh aku sudah kenyang nyonya aku mohon diri,,," ucap xiao zhou dan segera keluar dari rumah makan itu,,, Wei fang yin hanya mengangguk,,
xiao Zhou berjalan-jalan di sekitar kota sampai di sebuah taman,, xiao Zhou melesat dan masuk kedalam hutan dekat taman itu,,, dua orang pendekar surgawi mengejar nya dan di susul oleh 8 orang pendekar suci,, aahh sialan bocah itu berhasil kabur,,,
blarrrrrrrr
sebuah serangan menerjang mereka... dua pendekar surgawi melesat kearah yang berlawanan,, sedangkan dua pendekar suci naas harus sama-sama kehilangan lengan kiri mereka,,
xioa zhou berdiri dan di kelilingi oleh para pendekar suci dan surgawi itu,, ke 6 pendekar suci itu begitu marah, karena dua teman mereka terluka parah dan menyerang xiao zhou,, tarian pedang kematian begitu sempurna di tangan xiao Zhou memukau setiap orang,,,
traaangggg.....
zrerbbbbbb....
jantung salah satu pendekar suci itu,, tertembus pedang kematian dari arah punggung tembus sampai dada,,, dan tewas seketika,,, xiao Zhou melesat kebelakang,,,
Wei fang yin,, menyaksikan dari jauh,,, jurus bocah itu begitu indah,, dan tak tertembus,,, mungkin ini yang di maksud "keindahan dalam membunuh"
xiao Zhou terengah-engah,, seteguk darah keluar dari bibirnya lagi,,,
ujung pedang nya membuat garis setengah lingkaran...
"lingkaran pedang kematian" guman xiao Zhou,, dan mulai menggiring ke enam pendekar suci itu menuju dalam lingkaran kematian nya,,,
bodoh,, keenam pendekar suci itu akan segera tewas,, tak bisa ku biarkan,, ucap Wei fang yin,, dan melesat dan berpura-pura membantu xiao Zhou,,,
nyonya ,, kau??? mengapa disini? ucap xiao zhou,, mata nya terpejam,, seakan harus menerima kenyataan pahit,,,
"aku ingin membantu mu bocah" ucap xiao zhou
benar saja,, baru beberapa menit saja pakaian atas xiao Zhou sudah,, terkoyak,, karena konsentrasi nya pecah,, mengawasi Wei fang yin yang berhadapan melawan dua pendekar suci,,,,
.........