Reinkarnasi Dewa Kematian

Reinkarnasi Dewa Kematian
alam Qin Sui


pedang tetua Zhifu melesat dan tepat menancap di bayangkan Shinobi itu, tapi sayang nya Shinobi itu sudah menghilang bersamaan dengan Xiao Zhou dan Jung Min Ha.


"katakan dengan jelas apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Yun Li Wei menatap tetua Zhifu dengan tatapan tajam.


tetua Zhifu hanya mengangguk, dan terduduk di sebuah batu pinggiran istana Xiao Zhou,


"baiklah... orang tadi sudah mengambil dua penguasa sebelum nya, dan tidak pernah kembali, jika dalam waktu 10 tahun penguasa kami tidak menginjakan kaki nya di alam tengah, maka pulau ini akan menghilang lagi, dan hanya menyisakan aku di pulau ini."


"baiklah... katakan kemana orang itu membawa suami kami," ucap Liu fenghua dan mengeluarkan pedang nya.


"jika aku tahu, aku akan melanggar sumpah ku, dan pergi dari pulau ini untuk mencari nya" ucap tetua Zhifu yang sudah bersumpah tidak akan keluar dari pulau keseimbangan tanpa perintah dari penguasa nya.


pedang Liu fenghua terjatuh, air mata nya mulai keluar,


"jika saja tetua Zhifu tidak mengetahui nya, tidak akan ada yang tahu tempat itu" batin Liu fenghua


****


Xiao Zhou dan Jung Min Ha sudah berdiri di depan sebuah gerbang, terlihat di hadapan mereka sebuah gunung dengan hutan yang terlihat sudah sangat tua.


"selamat datang di alam Qin Sui, hanya orang terpilih yang dapat datang ke tempat ini, dan hanya ada satu jalan keluar dari tempat ini, gerbang itu ada di atas gunung itu" ucap Shinobi bermata merah itu.


"katakan kenapa kau membawa ku kemari? dan pikirkan baik-baik sebelum menjawab" ucap Xiao Zhou yang mulai memegang gagang pedang kematian nya.


"aku tidak bisa menjawab pertanyaan mu, karena itu bukan aku yang menjawab nya, aku hanya bertugas membawa mu ke tempat ini dan membunuh mu di wilayah ku" ucap Shinobi itu dan beberapa Shinobi dengan penampilan yang sama melesat kehadapan Xiao Zhou.



ilustrasi Shinobi.


Xiao Zhou mengangguk, dan memasang segel pada Jung Min Ha, dan melesat ke udara menyerang para Shinobi itu.


slaaassshhhh....


tebasan Xiao Zhou tidak mengenai para Shinobi itu, dan hanya membelah udara kosong saja.


sreettttsssss.....


pakaian Xiao Zhou mulai sobek karena serangan para Shinobi itu dengan berbagai senjata yang berbeda-beda.


"aku rasa kau orang yang terlemah yang terpilih datang ke tempat ini" ucap salah seorang Shinobi yang menggunakan senjata berupa rantai yang di ujung nya terdapat senjata menyerupai sabit.


"teruslah mengoceh, itu akan membuat ku sedikit terhibur" ucap Xiao Zhou yang kini sudah mengeluarkan tehnik menapak Mega, nya, kecepatan bertambah dengan, rambut dan pakaian nya sudah melambai-lambai.


para Shinobi itu pun bergerak semakin cepat, dan dari kejauhan hanya tampak seperti bayangan tidak utuh yang melesat dari berbagai arah, menyerang tubuh Xiao Zhou.


"mereka begitu banyak dan sangat cepat," batin Xiao Zhou, dan memejamkan matanya dan mengalirkan qi ke kaki nya,


para Shinobi itu melihat kesempatan saat Xiao Zhou berhenti bergerak dan menyerangnya bersamaan.


"hahaha... kau bahkan belum mencapai pintu pertama" ucap Shinobi dengan senjata rantai itu.


praaannnkkkk.... Xiao Zhou menghilang dari tempat nya membuat para Shinobi itu membelalakkan matanya.


sreettttsssss.....


beberapa kepala dari Shinobi itu terputus, tanpa tahu arah dari penyerang nya.


"ini tidak bagus" ucap Shinobi dengan senjata rantai itu dan melesat kearah dahan pohon, dan menatap sekeliling mencari keberadaan Xiao Zhou.


"seperti nya kau sudah lelah?" terdengar suara di belakang Shinobi itu dan membelah tubuh nya.


"aahhhhkkkkkk...." teriak para Shinobi itu yang sekarang seperti sedang di kejar oleh mahluk tidak terlihat, dan membantai mereka.


mayat para Shinobi itu semakin lama semakin banyak, Xiao Zhou seperti tidak mengenal lelah dan terus mengejar nya.


"cukupppp.... hentikan...." teriak Jung Min Ha yang menatap Xiao Zhou semakin menggila.


Xiao Zhou berhenti, dan mendarat di depan Jung Min Ha,


"apa kau juga ingin mati gadis busuk" ucap Xiao Zhou dengan seringai mengerikan di wajah nya dan tatapan begitu buas dari sepasang mata berwarna merah kegelapan, senyum lebar nya begitu menakutkan.


"iblis kecil, aku bilang berhenti" ucap Jung Min Ha dengan tatapan tajam, dan bola mata nya menjadi gelap, dan perlahan Jung Min Ha terjatuh seperti kelelahan.


sebuah pintu gerbang tampak terbuka di kejauhan,


Xiao Zhou mendapatkan kesadaran nya kembali, dengan nafas kembali normal, angin berhembus lembut membelai wajah Xiao Zhou,


Xiao Zhou menggendong Jung Min Ha di punggung nya, dan langkah nya mulai memasuki pintu itu.


tampak di depan nya terdapat rumah kecil dengan halaman luas, beberapa Shinobi sedang berdiri di atas bangunan itu, dan menatap Xiao Zhou dengan tatapan marah, dan ketakutan dalam waktu bersamaan.


seorang pria berambut putih, dengan potongan rambut pendek, dan bola mata berwarna putih, melangkah mendekati Xiao Zhou, di pinggang nya terdapat pedang tidak terlalu panjang dengan posisi mendatar.


"selamat datang di wilayah ku, kau orang yang di pilih oleh pemimpin kami, seperti biasa aku akan bertanya, kau ingin lewat apa tinggal?" tanya orang berambut putih itu.


"ini sangat membosankan" ucap Xiao Zhou sambil menaikkan bola matanya beberapa saat, karena kesal dengan pertanyaan orang di depan nya.


Xiao Zhou menurunkan Jung Min Ha dan membaringkan nya di sebuah balai kecil di depan bangunan kecil itu. dan Xiao Zhou duduk sambil menaikkan satu kakinya ke atas balai lain nya


"baiklah orang aneh... jelaskan padaku, tanpa bertele-tele" ucap Xiao Zhou sambil mengeluarkan guci kesayangan nya, dan meneguk isi nya.


orang berambut putih itu mengangguk,


"jika kau ingin tinggal, aku akan memberikan tempat ini padamu, dan aku akan ke gerbang selanjutnya, dan di sana aku akan mendapatkan pertanyaan yang sama dan begitu seterusnya sampai gerbang ke tujuh" ucap pria berambut putih itu.


"bagaimana jika aku memilih lewat?" tanya Xiao Zhou.


"hanya ada satu cara untuk itu" ucap pemuda berambut putih itu dan tangan nya sudah mencabut pedang dari pinggang nya, dan menghancurkan balai tempat duduk Xiao Zhou.


"bagaimana dengan gadis itu?" tanya Xiao Zhou yang kini sudah beradu pedang dengan pemuda berambut putih itu.


"tidak akan ada yang menyentuh nya, kami di sini mempunyai aturan, hanya kau yang kami incar, gadis itu tidak akan ada yang mengganggu nya jadi kau bisa fokus dengan pertarungan mu" ucap pemuda berambut putih itu.


bola mata putih pemuda itu mulai bersinar, tubuh nya begitu lincah bergerak, dan kecepatan mampu mengikuti Xiao Zhou tadi.


kecepatan mu cukup mengesankan untuk bawahan ku, tapi tidak dengan ku" ucap pria berambut putih itu, dan mengikat ujung gagang pedang nya dengan rantai, dan melesat kan kearah Xiao Zhou.


trankkkkkkk......


traaangggg........


Xiao Zhou mulai menghindar, pria berambut putih itu seperti di atas angin karena jangkauan serangan nya lebih jauh dari Xiao Zhou dengan bantuan dari rantai itu.


Xiao Zhou mengeluarkan selendang pedang nya, dan menembus tubuh pria berambut putih itu,


brussss.... tubuh pria berambut putih itu berubah menjadi sepotong kayu, dan begitu seterusnya.


"ilusi orang ini mampu memperdayai selendang pedang ku, bahkan Yang Tian pun tidak bisa melakukan ini" batin Xiao Zhou dan mencoba mencari keberadaan pria berambut putih itu sebenarnya.


Xiao Zhou melayang di udara dan menutup mata nya, dan menggunakan udara yang berhembus untuk melihat, dan pemuda berambut putih itu terlihat bergerak begitu cepat,


"ini bukan ilusi, pemuda itu lah yang bergerak begitu cepat, dan mengganti tubuh nya dengan kayu saat serangan ku mencapai nya, Xiao Zhou mengeluarkan semua kemampuan tehnik menapak Mega nya dan sekarang sudah menguasai jurus itu setengah dari keseluruhan tehnik ini, dan rambut panjang kini sudah bergerak keatas dan jubahnya sudah melayang, tubuh nya begitu ringan.


"kau tidak akan bisa lari lagi" ucap Xiao Zhou yang kini sudah menancap kan pedang nya di tubuh pemuda itu dan berubah menjadi potongan kayu lagi.


"hahaha... tidak semudah itu bocah" ucap pria berambut putih itu.


pemuda itu melesat meninggalkan Xiao Zhou yang sedang menusuk potongan kayu, tetapi gerakan nya harus berhenti saat sebuah pedang lain sudah tepat berada di lehernya.


"ini mustahil, bagaimana kau bisa bergerak secepat itu, pedang kalian juga berbeda, jadi orang yang menusuk kayu tadi bukan ilusi mu" ucap pria berambut putih itu


"itu bukan, kau mengganti dirimu dengan potongan kayu, agar aku terhambat untuk mengejar mu bukan, jadi aku melepaskan pedang ku dan mengganti dengan pedang yang lain dan tetap bisa mengejar mu, kau hanya menggunakan trik murahan semacam itu" ucap Xiao Zhou.


pria berambut putih itu mendarat dan berlutut di hadapan Xiao Zhou, dan diikuti oleh semua Shinobi lain nya yang sekarang sudah memenuhi halaman yang sangat luas itu.


"kau boleh lewat" ucap pemuda berambut putih itu


Xiao Zhou hanya mengangguk, dan menggendong Jung Min Ha dan melewati gerbang dan memasuki sebuah hutan tua, yang terlihat sudah tidak berdaun dan penuh hawa beracun.


langkah Xiao Zhou berhenti,


"gadis ini tidak akan bertahan dengan hawa racun ini" ucap Xiao Zhou, dan melihat beberapa kerangka Shinobi berserakan di berbagai tempat, terlihat dari beberapa pakaian mereka yang masih utuh.


"sesuatu membunuh mereka dan membawa nya ke sini dan memakan nya di tempat ini, racun ini tidak akan membunuh para Shinobi itu, lagipula mereka pasti tahu udara di sini beracun, ini adalah sarang dari mahluk itu" batin Xiao Zhou dan benar saja ribuan kerangka manusia berserakan di bawah kaki Xiao Zhou berpijak tanpa di sadari nya, dan tidak ada daging sedikit pun menempel dari kerangka manusia itu.