
kematian Wang jiazhen terdengar oleh semua pasukan pemberontak, dan mereka mulai menghilang perlahan,,
Ratu Zhang kembali ke istana,,
di tangan nya menggenggam pedang pusaka dewa yang sangat indah....
semua orang menunduk dan memberikan hormat,,
10 jendral pemimpin pasukan kaisar Wang Lee pun tiba,, mereka mendengar tentang tewas nya kaisar Wang Lee, dan sekarang pedang itu di tangan Ratu Zhang...
ke 10 jendral itu menekuk lutut nya memberi hormat,,
"hormat yang mulia kaisar Zhang Rui." ucap ke 10 jendral itu kompak....
pertama kali nya di kekaisaran Wang memiliki kaisar wanita....
ayah Zhang Rui pun dibebaskan, tapi dalam kondisi yang lemah,, tabib yang istana memeriksa tubuh Zhang gong ayah dari Zhang Rui,,,
"ayah yang mulia kondisi nya buruk,, tekanan jantung nya sangat cepat,, dan pembuluh darahnya sudah kaku,, jadi sebaiknya yang mulia tidak membawa berita yang bisa mengagetkan ayah yang mulia," ucap tabib itu dan memberikan beberapa pil..
xiao Zhou sedang makan di ruangan khusus untuk pengawal kaisar Zhang,, pintu terbuka Zhang Rui datang dan duduk di sebelah nya,,
xiao Zhou yang melihat tidak ada siapa-siapa hanya mengangguk saja tanpa memberi hormat,, dan tetap makan...
Zhang Rui ikut makan dengan xiao Zhou,,
" aku tidak suka makan sendiri" ucap Zhang Rui dan meminta daging yang ada di mangkuk xiao Zhou,,
"itu berikan padaku,, aku suka bagian yang itu" ucap Zhang Rui dengan bibir penuh makanan....
tiba-tiba seorang pria sepuh dari tadi mengawasi mereka,,
Zhang Rui kaget melihat ayah nya sudah ada di samping mereka,,
"ayah" ucap Zhang Rui,, berdiri begitu juga dengan xiao Zhou.. xiao zhou sedikit kaget baru menyadari kalau tinngi tubuh Zhang Rui, hampir sama dengan nya....
Zhang Rui memang memiliki tinggi hampir seperti pria, dengan kaki yang panjang dan indah...
"duduklah kalian berdua,, kalian begitu mesra apa pria ini suami mu,, ini bagus sekali,, kalian sangat serasi hahaha aku sangat senang,,," ucap Zhang gong...
xiao Zhou kaget mendengar ucapan Zhang gong...
"namaku xiao Zhou paman dan aku,,,"
dia suamiku ayah" ucap Zhang Rui memotong ucapan xiao Zhou...
Zhang Rui menggenggam tangan xiao Zhou dan menatap dengan tatapan memohon....
"suami bibir mu sebaiknya di isi makanan lagi" ucap Zhang Rui dan menyuapi xiao Zhou,,
xiao Zhou hanya mengangguk...
suami dimana sopan santun mu tuangkan teh untuk ayah mertua mu,, ucap Zhang Rui dengan mata melebar..
"oh ya... maafkan aku ayah mertua" ucap xiao zhou dan menuangkan teh ke cawan , dan memberikan nya pada Zhang gong sedikit gugup....
"hahaha aku sangat bahagia,, putriku mendapatkan suami sebaik dirimu,, andai saja ibunya masih hidup,, aahh sayang sekali" ucap Zhang gong dan meminum teh pemberian xiao Zhou,,
"kau zhou'er sebaiknya kau cepat buat istri mu ini hamil, aku sudah tua dan sangat ingin melihat cucu ku walaupun untuk sekali saja" ucap Zhang gong memegang tangan xiao Zhou...
hampir sama aja xiao Zhou muntah darah mendengar ucapan Zhang gong... xiao Zhou menatap Zhang Rui,, dan Zhang Rui menganggukan kepalanya,,
"baik ayah mertua akan aku lakukan" ucap xiao zhou...
mereka pun berbincang,, Zhang gong begitu senang bicara dengan xiao Zhou,, sampai melupakan kalau putri nya ada di samping nya,,
"kalian pria lebih suka membicarakan kultivator aku sudah ngantuk ayah" ucap Zhang Rui...
"aahh aku hampir lupa,, putriku minum pil ini dulu sebelum tidur,, ibumu dulu selalu minum ini saat awal-awal menikah" ucap Zhang gong...
xiao Zhou dan Zhang Rui saling bertatapan,, wajah keduanya jadi gugup dan sedikit memerah,,
"iya ayah nanti aku akan minum di kamar" ucap Zhang Rui menerima pil dari ayahnya,, mereka pun bertiga menuju kamar masing-masing,,
"masuklah kekamar kalian berdua" ucap Zhang gong...
Zhang Rui memeluk lengan panjang xiao Zhou dan menarik nya ke kamar Zhang Rui...
Zhang Rui merebahkan tubuh nya di ranjang,,
"andai saja bocah ini benar-benar suamiku??,, hah?? apa yang aku pikirkan??" batin Zhang Rui sambil menutup bibirnya dengan jari-jari indah nya....
"apa kita akan tidur seranjang?" tanya xiao zhou menatap wajah Zhang Rui
hihihi,, bocah kau dalam masa puber,, aku tidak berani mengambil resiko" ucap Zhang Rui,, sambil tersenyum...
"mungkin kalau 20 tahun yang lalu aku bakalan senang berbagi ranjang dengan mu,, tapi sekarang seperti nya aku akan mengecewakan keinginan mu,, kau tidur di tempat duduk itu" ucap Zhang Rui sambil tersenyum menggoda,
"aku sudah terlalu kotor buat mu bocah,, aku bahkan tidur dengan pria bukan suami ku hanya untuk memanfaatkan nya" ucap Zhang Rui dengan mata berkaca-kaca...
xiao Zhou hanya mengangguk dan menuju bangku pajang...
"hemm... untung nya bangku ini cukup empuk dan nyaman" guman xiao Zhou dan tertidur......
..... ..... .....
beberapa hari kemudian....
seorang utusan dari istana iblis datang, berlutut menghadap di hadapan kaisar Zhang Rui....
" yang mulia kaisar aku di utus oleh Puteri Wang Jia Li..
puteri ingin yang mulia hadir dalam pernikahan nya dengan pangeran Long Fei.. yang berlangsung tiga bulan lagi" ucap utusan itu
Zhang Rui yang sudah mendengar cerita itu dari xiao Zhou hanya mengangguk...
"baiklah sampaikan pada putri Wang jia Li aku akan datang,,' ucap Zhang Rui
dan utusan itupun meninggalkan istana kekaisaran Wang....
"kau akan mengawal ku ke istana itu bukan?" tanya Zhang Rui, mata nya menatap xiao Zhou dengan dalam,, terpancar keinginan sangat agar xiao Zhou mau menemani nya,,
tiba-tiba seorang pengawal masuk ke aula kaisar,,
"maaf yang mulia tuan Zhang gong tiba-tiba terjatuh," ucap pengawal itu
Zhang Rui begitu terkejut dan berdiri,,
"tunjukan dimana ayah ku" teriak Zhang Rui kepada pengawal itu dan mereka pun bergegas mengikuti pengawal itu..
Zhang gong memegang dada nya dan terbaring di atas rumput kebun istana,,
Zhang Rui menghampiri nya,,
"pengawal cepat panggil tabib istana" teriak Zhang Rui dengan wajah panik...
xiao Zhou juga mendekat dan berlutut,,
tok... tok.... beberapa totokan di arahkan ke bagian jantung Zhang gong...
xiao Zhou mendudukkan Zhang gong dan mengalirkan qi nya kedalam tubuh Zhang gong... dalam beberapa saat darah menyembur dari bibir Zhang gong....
mata Zhang Rui membelalak,,
"apa yang kau lakukan bocah?" tanya Zhang Rui dan mendorong tubuh xiao Zhou menjauhi tubuh ayah nya,,
Zhang Rui memeluk ayah nya,, nafas Zhang gong mulai teratur,, xiao Zhou pergi tanpa bicara,,
dan tabib pun datang sambil berlari dan duduk di samping Zhang gong dan memeriksa denyut nadi nya,,,
"aahhh untung saja tidak apa-apa" ucap tabib istana itu...
Zhang Rui tampak lega,,
"bagaimana keadaan ayahku tabib?" tanya Zhang Rui...
"ayah yang mulia sudah kembali normal,, tapi siapa yang menolong nya??, totokan di dadanya menyelamatkan hidup ayahmu, dan mengeluarkan darah yang tersumbat, yang tidak stabil dalam tubuh ayah yang mulia,, ini sangat mustahil dilakukan,, kami para tabib biasa tidak akan bisa melakukan nya" ucap tabib itu...
mereka membawa Zhang gong ke kamar nya,, dan memberikan pil, Zhang gong kini tertidur lelap......
....
malam itu xiao zhou duduk di balkon kamarnya, sambil menikmati guci kesayangan nya itu, dan seorang wanita cantik dan tinggi,, dengan gaun tidur sutra tipis, masuk kekamar nya dan mengunci kamar xiao Zhou dari dalam,,
wanita cantik itu mendekati xiao Zhou....