
Sejujurnya para pejabat kekaisaran juga tidak menyukai Tang Lian karena Tang Lian adalah tunangan Long Xia Shi, para pejabat kekaisaran berharap putranya yang akan menjadi tunangan Long Xia Shi.
Tapi semenjak Tang Lian di adopsi oleh Long Tian itu membuat para pejabat kekaisaran menjadi iri, dengki dan benci sehingga sering kali para pejabat menyuruh putranya untuk menindas Tang Lian.
Peraturan yang telah dibuat oleh leluhur mereka kini menguntungkan bagi para pejabat. Namun walaupun begitu, para pejabat tidak akan berani membunuh Tang Lian baik itu melalui putranya juga, karena apabila Tang Lian sampai terbunuh maka itu akan beda lagi ceritanya.
Tetapi lain lagi jika mereka menggunakan jasa pembunuh bayaran, pembunuh bayaran terkenal dengan mereka tidak pernah melepaskan target dan tidak akan membocorkan identitas tentang siapa yang membayar.
Long Tian tentu saja tidak tau tentang semua ini, Long Tian berfikir jika para pejabatnya adalah orang-orang yang setia, Long Tian hanya berfikir jika ini semua hanyalah masalah anak-anak saja.
(Author: Ini adalah titik awal dari kisah yang akan berbau bawang untuk beberapa episode kedepan)
Pada saat ini didalam sebuah kantin akademi kekaisaran terlihat bahwa Tang Lian dan Long Xia Shi sedang makan bersama dan duduk berhadap-hadapan. Mereka makan dengan tenang dan damai, namun kedamaian itu hancur seketika ketika putra kedua dari salah satu pejabat kekaisaran datang menghampiri.
Ketika seorang murid yang telah selesai makan, memilih untuk keluar dari kantin, tepat ketika murid itu ingin membuka pintu murid itu ditendang bersamaan dengan pintu.
"BAAM"
"Menyingkir dari jalan tuan muda kami dasar orang-orang yang hina" Begitulah salah satu pemuda berkata, pemuda itu adalah pengikut seorang putra dari salah satu pejabat kekaisaran.
Yang dimaksud oleh tuan muda namanya adalah Chen Lau dari keluarga Chen. Ayah Chen Lau adalah seorang kepala klan dari klan Chen dan juga dia adalah salah satu pejabat kekaisaran ayah Chen Lau bernama Chen Lu.
Kembali ke topik utama...
Setelah salah satu pengikut Chen lau berkata dan menendangi orang-orang dengan sombongnya. Tetapi tidak ada yang berani melawan karena identitasnya dari klan Chen.
Chen lau yang tersenyum dengan sombongnya tanpa sengaja melihat Tang Lian dan Long Xia Shi sedang bersama, seketika perasaannya dipenuhi dengan emosi dan benci, detik berikutnya Chen lau langsung menghampirinya.
sembari berjalan Chen lau kemudian berkata..."Wah....tenyata ada tuan putri disini, boleh kah aku duduk disebelah mu tuan putri?"
Chen lau berkata dengan maksud menggoda tanpa memperhatikan bahwa ada Tang Lian disana juga.
"Bukankah kau terlalu lancang Karena menggoda wanitaku?" Tang Lian berkata dengan nada suara yang tidak senang.
"Oh? Bukankah ini adalah anak pungut sampah itu? Atau harus ku sebut tunangan sampah?"
Chen lau berkata dengan nada mengejek, dan membuat Tang Lian kesal.
"Chen lau kau hanya satu ranah di atasku jadi jangan terlalu sombong di hadapanku atau kelak kau akan menyesal"ucap Tang Lian.
Mendengar perkataan Tang Lian membuat Chen lau tertawa dan kembali menghina Tang Lian.
"Hahahaha....memangnya kenapa jika aku sombong? Aku sombong karena aku pantas untuk sombong, tidak seperti dirimu yang sampah itu, dengar kau hanya seorang anak pungut sampah"Chen lau berkata dengan nada membanggakan dirinya.
"Cih kau hanya menggunakan latar belakangmu saja apa yang bisa dibanggakan dengan itu"
"Memangnya kenapa? kau iri denganku?"
"Iri kepada kau yang bajingan itu hanya akan melukai harga diriku"
"Oh benarkah? Namun ya...kau harus tau bahwa setidaknya aku memiliki ayah dan ibu kandung, tidak sepertimu yang sampah itu dipungut entah dari mana, kurasa mungkin ibumu sudah sadar kau hanya sampah jadi dia membuangmu, atau mungkin saja dia pelacur?"
Ketika Tang Lian mendengar itu ia sangat marah dia merasa harus membunuh anak ini bahkan jika dirinya sendiri juga akan mati dia tidak akan menyesal, setidaknya Tang Lian sudah berusaha untuk membela ibunya..
begitulah pikirannya.
"Bagus...bagus sekali sekarang kau menguji kesabaran ku, kau telah menghina ibuku jadi kau harus mati hari ini"
"Ingin bertarung? Kemarilah sampah!!"
Kemudian keduanya mulai mengeluarkan energi dan mengelilingi tubuh masing-masing, namun sebelum Tang Lian dan Chen lau mulai bertarung Long Xia Shi menghentikan mereka.
"Sudah cukup hentikan semua ini" Seketika mereka menghentikan gerakan energi mereka berdua.
Long Xia Shi datang ketengah mereka dan menghalangi mereka berdua. Kemudian Long Xia Shi melanjutkan lagi perkataannya..
"Chen lau kau sudah terlalu berlebihan dan lancang didepanku hari ini, terlebih lagi Tang Lian adalah tunanganku, menurutmu apa aku hanya diam saja melihat ini?"
"Tuan putri aku tidak tau apa yang tuan putri harapkan darinya yang hanya seorang sampah itu,bmenurutku sebaiknya tuan putri membatalkan pertunangan itu dan bertunangan denganku saja,nmasa depan lebih terjamin" Chen lau berkata seperti tidak takut dengan ancaman Long Xia Shi.
"Cih....aku tidak Sudi, ayo kakak Lian kita pergi saja, tidak usah pedulikan dia"
Kemudian Long Xia Shi menggenggam tangan Tang Lian dan menariknya pergi.
"Karena adik shi telah berkata seperti itu maka aku akan melepaskanmu hari ini, tetapi ingatlah Chen lau, aku akan mengingat ini dan suatu saat nanti kau pasti akan menyesal!!" Tang Lian berkata dengan suara yang masih sangat marah tetapi karena ada Long Xia Shi jadi Tang Lian menahannya, Tang Lian tidak ingin membuat Long Xia Shi khawatir.
Tetapi sebenarnya Long Xia Shi sangat khawatir, Long Xia Shi tentu saja tau bahwa Tang Lian pasti akan kalah jadi Long Xia Shi menghentikan pertarungan itu sebelum terjadi, Long Xia Shi tidak ingin Tang Lian terluka dan membahayakan dirinya
Selanjutnya Chen lau masih menyambut perkataan Tang Lian...
"Hanya seorang sampah yang berlindung dibawah ketiak seorang wanita apa yang perlu aku takutkan, aku juga ingin lihat bagaimana kau akan membuat aku menyesal..hahahahaha."
Chen lau terus memprovokasi tetapi Tang Lian hanya terus berjalan mengikuti Long Xia Shi yang sedang menggenggam tangannya, seolah Tang Lian tidak memperdulikan perkataan Chen lau, tetapi didalam hatinya dia masih sangat marah.
Sesampainya ditempat yang lumayan sepi di akademi kekaisaran tiba-tiba Tang Lian bertanya...
"Adik Shi mengapa menghentikan ku?"
Long Xia Shi langsung berhenti dan perlahan melepaskan genggaman tangannya dan berbalik menatap tajam ke arah Tang Lian.
"Apa kakak Lian ingin mati hah!?"Long Xia Shi bertanya dengan nada suara yang marah.
"Adik, Chen lau sudah menghina ibuku jadi aku harus menghukumnya, dia mengatakan ibuku adalah pelacur jadi bahkan jika aku mati dia juga harus diberi pelajaran" Tang Lian juga berkata dengan nada suara yang terdengar masih marah.
"Kakak,Chen lau bukan tandinganmu kakak, dia terlalu kuat untukmu, kakak bisa terluka parah jika bertarung"
"Bahkan jika aku mati juga tidak akan menyes-..."
Sebelum Tang Lian menyelesaikan perkataannya Tang Lian melihat Long Xia Shi menangis menjatuhkan air mata dan seketika dia berhenti bicara.
"Kakak mengapa kamu sangat keras kepala.. hiks...hiks..hiks, kamu tau...aku sangat menghawatirkan dirimu, aku hanya tidak ingin kamu terluka,.kakak terlalu penting untukku hiks...hiks....hiks .."
Tang Lian melihat bahwa Long Xia menghawatirkannya, kemudian Tang Lian mengingat Long Xia Shi sedari tadi tangannya memang gemetar mulai dari mereka didalam kantin..
Kemudian Tang Lian pun melunak dan bertanya lembut.
"Adik, mengapa sampai begitunya menghawatirkan aku?"
"Karena aku mencintaimu"
Mendengar itu Tang Lian membelalakkan matanya detik berikutnya Tang Lian kembali berkata..
"Tapi...tapi Chen lau memang benar, aku hanya seorang sampah, aku tidak pantas untukmu adik Shi, aku tidak akan bisa melindungimu"
"Aku yang akan melindungi dirimu!!"
(Pertengkaran kecil antara kekasih sedang berlangsung)
"Itu tidak adil untukku karena aku seorang laki-laki, adik shi jika orang tuaku tau aku hanya seorang sampah juga mungkin dia akan membuang ku, mungkin juga karena itu dia tidak datang sampai sekarang untuk menjemput ku"
"Itu tidak berlaku untukku kakak, aku mencintaimu apa adanya, aku mencintaimu bukan karena aku melihat siapa orang tuamu kakak, aku mencintaimu karena aku memang benar-benar mencintaimu"
"Tapi adik shi...." Belum sempat Tang Lian menyelesaikan kata-katanya langsung dipotong oleh Long Xia Shi..
"Kakak..mengapa kamu sangat keras kepala, aku hanya ingin bersamamu selamanya karena aku mencintaimu, apakah aku salah? Ataukah kakak tidak tertarik denganku? Hiks... hiks...hiks .."
Long Xia Shi berkata dengan sedikit berteriak juga menangis, Tang Lian yang melihat itu hatinya tersentuh dan langsung memeluk Long Xia Shi erat bahkan sangat erat..
"Adik shi, aku sangat mencintaimu bahkan melebihi nyawaku juga..."
"Maka kamu harus berjanji kakak"
Long Xia Shi berkata dan juga membalas pelukan Tang Lian sangat erat seakan tidak ingin lepas.
"Baiklah adik, aku berjanji akan bersamamu, berjalan disampingmu, mencintaimu, dan menyayangi dirimu sampai akhir hayatku."
***BERSAMBUNG*****
Halo para pembaca yang Budiman, terimakasih telah mampir di novel ini jangan lupa klik tombol like dan terus dukung author juga dengan kasi vote novel author terima kasih.....
tunggu ada yang bilang hadiah?author mau dong 😁
****SAMPAI JUMPA**********