
"Berhenti!!.."
Satu Senti meter lagi pisau beracun itu akan menusuk Long Xia Shi, namun tiba-tiba dia mendengar suara berat itu menghentikannya. Suara berat itu terdapat perintah mutlak didalam kata-katanya, Long Xia Shi berhenti bukan karena dia ingin namun karena suara itu adalah perintah mutlak, tubuh Long Xia Shi tidak mengikuti keinginannya melainkan keinginan suara yang terdengar berat itu.
"Simpan pisau!!.."
Suara berat itu memberikan perintah lagi, lalu tangan Long Xia Shi bergerak sendiri dan menyimpan pisau itu dibalik lengan bajunya.
"Dengar!! Ikuti saja pernikahannya atau aku akan kecewa!!..." Suara berat itu berkata lagi kemudian menghilang sepenuhnya.
"Si-siapa itu tadi?." Long Xia Shi bergumam dengan tubuh gemetar.
"Suara itu terdengar sangat familiar, tapi siapa?." Long Xia Shi bergumam bingung lagi. Dia merasa mengenal suara itu tapi dia tidak bisa mengingat siapa itu.
Ditengah-tengah kebingungan Long Xia Shi, tiba-tiba ibunya datang dan membuka pintu.
"Shi'er, calon suamimu sudah datang, ayo.."
"Ah... B-baik..." Secara tidak sadar Long Xia Shi menjawab demikian dan mengikuti ibunya.
Sedangkan di alam atas, Tang Lin menggelengkan kepalanya seraya bergumam, "Haih.... hampir saja gadis bodoh itu melakukan hal yang konyol. Jika bukan karena putraku juga mencintainya maka aku tidak akan melakukan ini. Ya... itulah cinta, dulu aku juga sangat tergila-gila akan wanita, dan sekarang malah berbanding terbalik dengan putraku, gadis bodoh itu malah lebih tergila-gila.. hehehe, ini mengingatkanku akan masa lalu..." Tang Lin terkekeh sendiri ketika dia memikirkan itu.
Disisi Long Xia Shi, kini dia telah berada diatas panggung pernikahan bersama ibunya, lalu kemudian ibunya pergi duduk disamping ayahnya. Ketika orang-orang melihat tampilan Long Xia Shi, meskipun kain merah menutupi wajahnya, orang-orang masih bisa merasakan kecantikannya.
"Wah!! tuan putri terlihat sangat cantik! dan juga calon suaminya itu sangat tampan!."
"Andaikan aku yang berada diposisi Lang Xiao itu...."
"Cuih!! Mimpi!!.."
Begitulah orang-orang berbisik-bisik, ada yang iri dan ada juga memberikan dukungan. Sedangkan disisi Tang Lian dan Zhao Yu, mereka dengan jubah hitamnya menutupi seluruh tubuhnya dan topi jerami yang menutupi kepala dan menyembunyikan wajahnya. Ketika Tang Lian melihat dan itu dan mendengar orang-orang bergumam, dia menggenggam erat tangannya.
"Orang-orang ini!! Aku ingin sekali menendangi pantat mereka!!.." Tang Lian berbisik kesal.
"Sabar kakak, tunggu momen..." Zhao Yu juga berusaha menenangkan Tang Lian.
Disisi Lang Xiao, ketika dia melihat tubuh Long Xia Shi yang ramping persis seperti idaman para pria, dia merasa sangat beruntung. Air liurnya menetes keluar dan tidak sabar ingin pergi kekamar pengantin. Melihat itu membuat Tang Lian semakin kesal, dia merasa jijik dengan Lang Xiao.
Setelah itu acara pernikahan pun dimulai dan kasim juga mulai bertanya.
"Apakah kalian berdua saling mencintai dan tidak ada paksaan untuk menikah?.".
"Aku mencintainya!!.." Lang Xiao menjawab dengan cepat dan tanpa beban sama sekali.
"Aku....." Long Xia Shi sebelum menyelesaikan perkataannya, dia mengingat kata-kata dari suara yang terdengar berat sebelumnya.
"Aku mencintainya..." Dengan sangat terpaksa Long Xia Shi menjawab demikian.
Mendengar jawaban itu, Tang Lian merasa dia sudah tidak punya harapan lagi, sebelumnya dia berpikir jika Long Xia Shi akan mengatakan kebalikannya.
Long Xia Shi dan Lang Xiao, menghadap kepada orang tua Lang Xiao terlebih dahulu dan memberikan penghormatan, kemudian menghadap lagi kepada orang tua Long Xia Shi dan memberikan penghormatan juga.
Disisi Tang Lian, harapannya sudah benar-benar pupus karena mendengar Long Xia Shi berkata dia mencintai Lang Xiao, jadi dia ketika mendengar perkataan Kasim yang menyuruh Long Xia Shi dan Lang Xiao menghadap orang tua, Tang Lian sudah berbalik dan berjalan dengan perlahan ingin meninggalkan acara pernikahan itu.
"Zhao Yu, ayo... Kita pulang...." Tang Lian berkata dan terdapat ketidak relaan didalam kata-katanya.
"Kakak?." Zhao Yu bergumam bingung. Zhao Yu berpikir apa yang sebenarnya ada dipikiran kakaknya itu.
"Sudah tidak ada harapan lagi bagiku sekarang, kau sudah dengarkan? Dia berkata dia mencintai Lang Xiao..." Tang Lian berkata kemudian melanjutkan langkahnya dengan perlahan dan melewati kerumunan orang-orang.
Mendengar itu kemudian Zhao Yu menggelengkan kepalanya lalu menyusul dari belakang.
Sedangkan dialam atas, Tang Lin kesal sendiri karena mendengar kata-kata putranya.
"Dasar anak bodoh!! Aku sudah menghentikannya agar tidak bunuh diri, tapi anak bodoh ini justru tidak menghargai usahaku! dasar anak bodoh.... dasar anak bodoh...!" Begitulah Tang Lin berkata dasar anak bodoh berulang kali seraya memukuli meja dihadapannya.
Disisi Kasim, selanjutnya dia berkata lagi, "Hormat kepada langit dan bumi!!!."
Ketika mendengar ini, Tang Lian berhenti, pikirannya dipenuhi dengan kekacauan, 'Ayolah Tang Lian, bergerak sekarang dan hentikan pernikahan ini atau kau akan menyesal selamanya. Tapi dia berkata dia mencintai Lang Xiao, jika aku menghentikannya bukankah dia akan membenciku?.' Tang Lian bentrok dengan pikirannya sendiri.
Disisi Tang Lin, dia melihat putranya yang berhenti tiba-tiba, kemudian dia berkata sendiri lagi, "Bagus! ayo berbalik anak bodoh dan hentikan pernikahan itu!".
Disisi Long Xia Shi, dengan tubuh gemetar dan dengan perlahan dia memaksakan tubuhnya agar menunduk pada langit dan bumi. Long Xia Shi sekarang benar-benar putus asa, setelah ini dia berpikir akan membunuh dirinya sendiri ketika pernikahan sudah selesai, jadi dia memaksakan tubuhnya dan menunduk dengan perlahan.
Disisi Zhao Yu, dia melihat Tang Lian yang berhenti, jelas sekali jika Tang Lian tidak ingin melepaskan Long Xia Shi. Jadi Zhao Yu lalu ingin bertindak sendiri dan menghentikan pernikahan ini, dia ingin mengeluarkan tombaknya, namun sebelum itu tiba-tiba....
"Sial!! Sial!! Sial!! Sial!! Sial!!.." Tang Lian berteriak keras berulang kali.
Mendengar itu kemudian Long Xia Shi dan Lang Xiao yang hampir menunduk sepenuhnya, secara otomatis mereka berhenti dan mengarahkan pandangannya kearah suara yang berteriak keras itu. Dan semua orang juga sama mengarahkan pandangannya pada suara itu.
Setelah mereka mengarahkan pandangannya, mereka melihat orang yang berjubah hitam itu berteriak lagi, "BAJINGAN!!! DIA ADALAH WANITAKU!! TIDAK ADA YANG BISA MENIKAHINYA SELAIN AKU!!!."
Tang Lian berteriak keras sekali lagi seraya melesat dengan cepat dan mengarahkan tinjunya pada Lang Xiao.
"BAM...!."
Tinju Tang Lian itu tepat mengenai pipi Lang Xiao dan membuatnya terhempas dan menabrak dinding hingga retak.
Long Xia Shi sangat familiar dengan suara ini, jadi dia tidak peduli lagi dengan acara pernikahan ini dan dia membuang lain merah yang menutupi wajahnya, ketika itu dia melihat Tang Lian juga membuka topi jerami dan seluruh jubah hitamnya.
Long Xia Shi melihat wajah yang sangat dia rindukan, wajah tampan yang tidak bisa dia lupakan, wajah itu selalu terngiang-ngiang dipikirannya selama empat tahun ini. Mata Long Xia Shi berubah menjadi merah menandakan air matanya akan menetes.
"Kakak Lian!!!!.." Long Xia Shi berteriak keras dan BERSAMBUNG
Kasih like, komen, dan votenya dong kak, bang, om, tante, atau apalah itu😣😣😣