
Sedangkan disisi Lao Hu dia baru saja terbangun karena suara kebisingan dan begitu juga dengan Tang Lian dan yang lainnya.
"Mengapa sangat berisik?." Lao Hu berkata dengan malas karena baru bangun seraya mencakar-cakar sebuah pohon untuk merenggangkan badan.
"Perampok kah?." Zhao Yu bergumam dengan pelan namun dapat dengan jelas didengar oleh Lao Hu.
"Terserah mereka perampok atau bukan yang penting sekarang aku juga ingin berolah raga..." Lao Hu berkata kemudian melompat dan bergabung ketengah pertarungan.
"Rrroooaaaarrrr..."
Lao Hu mengaum dengan lumayan keras dan mengejutkan semua orang.
"Sial! Itu adalah harimau putih... Aku tidak akan sanggup melawannya, lebih baik aku kabur..." Pemimpin perampok itu berkata dari atas pepohonan dan ingin kabur namun...
"Jangan harap bisa Kabur dari kami..." Zhao Yu tiba-tiba muncul didepan pemimpin perampok itu seraya memainkan tombaknya.
"Sangat cepat!!..." Pemimpin perampok itu membatin.
"Anak muda, apa yang kamu katakan? Aku hanya sekedar lewat dari sini, aku tidak ada hubungannya dengan para perampok itu..." Pimpinan perampok itu mencoba mengelak.
"Oh... Benarkah? Lalu mengapa pakaianmu sama dengan mereka?." Zhao Yu bertanya dengan penuh selidik.
"Itu...... Bukan urusanmu!!!." Pimpinan perampok itu awalnya ragu untuk menjawab, namun ditengah itu semua dia tiba-tiba melemparkan belati yang dilapisi energi qi yang tebal kearah Zhao Yu.
"Trik rendahan!!." Zhao Yu berkata dengan keras, kemudian menangkis belati itu dengan santai menggunakan tombaknya.
"Benarkah?.. Hehehe..." Pemimpin perampok itu menyeringai.
"Hm?." Zhao Yu menyeritkan keningnya ketika melihat senyuman pimpinan perampok itu kemudian dia melihat kearah belati yang dia tangkis sebelumnya.
"Apa!?... Gawat, ini beracun!!!." Zhao Yu berkata seraya menutup mulut dan hidungnya karena belati itu tiba-tiba mengeluarkan asap hitam dan beracun.
"Hahahaha.... Tidak ada yang pernah lolos dari racun laba-laba hitamku!." Pimpinan perampok itu berkata dan menggunakan kesempatan ini untuk kabur dan kemudian menghilang dengan cepat.
Karena mau bagaimana pun juga dia tahu tidak akan sanggup melawan kelompok Tang Lian ini, jadi hanya bis menggunakan kesempatan ini dan lari. Nyawa lebih penting dari apapun, itulah yang dipikirkan oleh pemimpin perampok itu.
"Sial!! Racunnya masuk melalui pori-pori kulitku!?." Zhao Yu bergumam seraya menahan sakit disekitar sarafnya karena racun laba-laba hitam itu.
Disisi Tang Lian dia hanya memperhatikan sedari tadi karena dia berpikir akan membiarkan para bawahannya bersenang-senang kali ini, karena jika Tang Lian yang bergerak maka dalam waktu kurang dari satu menit semua perampok akan berbaring tanpa kepala yang utuh.
Kemudian Tang Lian melihat jika Zhao Yu sekarang dalam kesulitan karena racun yang lumayan merepotkan, melihat itu Tang Lian tidak bisa tinggal diam kemudian menghampiri Zhao Yu.
"Zhao Yu, bagaimana kamu bisa tertipu dengan mudah..." Tang Lian berkata kemudian mengayunkan tangannya dan semua asap hitam yang mengandung racun seketika menghilang.
Setelah itu Tang Lian kemudian menotok diberbagai tubuh Zhao Yu, tepatnya di pembuluh darah dan nadi agar racun yang telah masuk ke tubuh Zhao Yu tidak menyebar. Setelah itu Tang Lian pun mengalirkan energi qi yang cukup besar kepada Zhao Yu untuk membantunya membersihkan racun yang sudah sempat masuk kedalam tubuhnya.
"Tuan, maafkan aku karena kecerobohanku dan membiarkan musuh lolos..." Zhao Yu meminta maaf setelah racun didalam tubuhnya sudah bersih.
"Itu tidak masalah Zhao Yu, lagi pula kita sudah memiliki tawanan..." Tang Lian berkata dan menunjuk kearah Lao Hu dan Wang Long yang telah selesai bertarung dan menangkap semua para perampok tanpa ada yang mati sama sekali.
"Ayolah tuan, izinkan kami bermain sebentar lagi.." Lao Hu berkata dengan nada memohon.
Lao Hu berkata seperti itu karena memang Tang Lian yang menghentikannya ketika Lao Hu sedang mempermainkan para perampok yang ketakutan, jika saja Tang Lian tidak menghentikannya mungkin para perampok itu akan mengalami gangguan jiwa sekarang.
"Tidak... Kamu dan Wang Long bermain sangat mengerikan..." Tang Lian berkata seperti itu karena memang jika dari sudut pandang para perampok itu Wang Long dan Lao Hu terlihat mengerikan.
"Tuan, mengapa aku juga ikut? Aku hanya berdiam diri dan menatapnya sambil membuka mulutku sesekali..." Wang Long berkata protes sambil menatap pemuda yang dia ingin makan sebelumnya.
Sedangkan pemuda yang ditunjuk oleh Wang Long membatin 'Gila!!! Kelompok ini sudah gila!! Mereka bilang yang tadi itu hanya bermain? Yang benar saja!! Aku hampir dimakan olehnya!!' Perampok yang masih muda itu membatin dengan ketakutan dan ketidak percayaan.
"Apakah kalian tahu cara bermain kalian itu bisa membuat orang yang sakit jantung mati seketika..!." Tang Lian berkata seraya menggelengkan kepala.
"Tidak..!." Wang Long dan Lao Hu berkata serempak.
Mendengar jawaban kedua binatang legendaris itu Tang Lian hanya bisa memijat keningnya seraya menggelengkan kepalanya.
"Aku jadi ingin tahu siapa yang mengajarkan kalian cara bermain seperti itu.." Tang Lian bertanya lagi.
"Itu tuan besar.." Wang Long dan Lao Hu berkata lagi dengan serempak. Dan yang mereka maksud adalah Tang Lin.
"Haisss... Apa yang sebenarnya ayah ajarkan kepada kedua hewan ini.." Tang Lian membatin tidak berdaya.
Sedangkan dialam atas, Tang Lin tiba-tiba bersin.
"Hhhaaaacccchhhhuuu.... Sepertinya ada yang sedang membicarakanku.." Tang Lin berkata seraya menggosok hidungnya.
Disisi Tang Lian dia kemudian hanya bisa menghela nafas berat.
"Huufffttt... Sudahlah, itu tidak penting lagi sekarang, dan karena hari juga sudah pagi maka kita akan melanjutkan perjalanan." Tang Lian berkata bersamaan dengan sinar matahari yang perlahan menerangi wajahnya.
"Lalu bagaimana dengan kesembilan belas tahanan ini tuan?." Lao Hu bertanya.
"Terserah kalian mau berbuat apa, namun jangan dibunuh karena kita masih membutuhkan informasi dari mereka.." Tang Lian menjawab.
"Baik tuan.." Lao Hu dan Wang Long berkata serempak.
Setelah itu Tang Lian dan orang-orangnya kemudian memberesi barang-barangnya lalu melanjutkan lagi perjalannya dengan tawanan sembilan belas orang yang berjalan seperti kuda dengan Lao Hu dan Wang Long diatasnya.
Disisi Tang Lian dia hanya berpikir 'Ah sudahlah, selama mereka berdua tidak membunuhnya maka itu sudah cukup'.
Kemudian Tang Lian membiarkan para bawahannya bersenang-senang dengan para tahanan yang merasa tersiksa.
Sedangkan pemimpin perampok ini sebelumnya, dia terus melompat dari pohon kepohon dan terkadang dia lari dengan cepat menuju kota.
"Sial! Sial! Sial! Ini adalah hari sialku!!... Aku tidak menyangka yang ingin aku rampok ternyata semuanya sangat kuat! Terlebih lagi mereka semuanya masih sangat muda.. Sepetinya aku harus melaporkan ini kepada tuan muda... Cih... ini merepotkan, tapi ya mau bagaimana lagi, hanya ini satu-satunya cara agar aku dapat menyelamatkan anak buahku..." Pemimpin perampok sebelumnya bergumam dan berpikir sepertinya tidak ada cara lain selain mengadu pada tuan mudanya walaupun sebenarnya dia merasa tuan mudanya itu cukup merepotkan.
***BERSAMBUNG***