PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 118 "Tang Lian VS Lang Jien II"


Ketika orang-orang melihat petir merah itu mengelilingi Tang Lian, seketika orang sadar jika pemuda yang mengacaukan hari pernikahan itu adalah seseorang dari alam atas, dan orang-orang tau jika latar belakang pemuda itu sangat menakutkan.


Bahkan disisi Lang Jien juga dia merasa merinding ketika mengetahui kenyataan ini, terlebih lagi dia baru sadar jika ternyata armor perang yang dipakai oleh Tang Shuan itu terlukis gambar petir merah didadanya.


Namun meskipun sudah mengetahui ini, sudah terlambat baginya untuk mundur sekarang, karena dia telah mengungkapkan identitasnya yang berhubungan dengan iblis, sedangkan keluarga sang penguasa Tang Lin mereka terkenal dengan permusuhannya dengan iblis.


"Pantas saja anjing kecil sepertimu sangat berani melawanku, ternyata kau bukan orang biasa..." Ujar Lang Jien.


"Siapapun aku, sudah terlambat bagimu untuk mundur..." Tang Lian berkata kemudian tiba-tiba menghilang dari tempatnya berdiri.


Sedangkan disisi Lang Jien, dia dapat dengan jelas melihat Tang Lian yang bergerak sangat cepat kearahnya. Tidak ingin menunggu hingga Tang Lian sampai dan menyerang duluan, Lang Jien kemudian melesat juga dari tempatnya menuju Tang Lian.


Dimata semua orang yang melihat, mereka tidak dapat melihat dengan jelas gerakan kedua orang itu, mereka hanya bisa melihat sinar merah dan hitam bergerak sangat cepat sampai saat keduanya berbenturan.


"BOOOOMMMM....!!!"


Benturan antara Tang Lian dan Lang Jien yang beradu kekuatan sangat keras hingga menciptakan gelombang hembusan angin yang kuat.


"Ibu, apa adik akan baik-baik saja?." Tang Yui tidak bisa menahan rasa khawatirnya dan bertanya pada ibunya.


"Yui'er, ibu tau kamu khawatir dan ibu juga sama, tapi kamu tidak usah khawatir karena jika terjadi sesuatu maka ibu akan bergerak sendiri..." Ujar Ling Yuan menenangkan putrinya.


Sedangkan disisi Tang Yua, dia menggenggam kedua tangannya dan meletakkannya di dadanya, menandakan dia juga sangat khawatir.


Disisi Long Xia Shi, dia menatap Tang Lian dengan mata yang berair, sedari tadi dia sangat ingin berlari dan memeluk Tang Lian namun dia harus menahannya karena Tang Lian sedang bertarung.


Long Tian melihat kekhawatiran putrinya lalu dia menepuk kepala putrinya seraya berkata, "Shi'er tenang saja, kakak Lian yang kamu cintai itu sangat kuat, dia pasti akan baik-baik saja..."


Melihat ayahnya yang berusaha menenangkannya, kemudian Long Xia Shi mengangguk, namun meskipun begitu tetap saja perasaan rindu dan khawatir itu tidak dapat dia singkirkan.


Pertarungan Tang Lian dan juga Lang Jien terus berlanjut dan belum ada yang menunjukkan kelemahannya sedikitpun. Terlihat keduanya bertarung dengan sangat sengit, berusaha untuk lebih mendominasi lawannya.


Setiap Tang Lian dan Lang Jien berbenturan dan beradu kekuatan, maka ledakan dan gelombang angin tercipta diiringi dengan suara yang sangat keras. Perlahan-lahan dan kemudian Tang Lian dan Lang Jien bertarung diatas langit.


Satu jam pertarungan, keduanya belum juga ada yang berhasil mendaratkan pukulan satu sama lain, hingga pertarungan keduanya sampai pada angka dua jam dan akhirnya mulai terlihat jika Lang Jien lebih mendominasi pertarungan.


"Ada apa anjing kecil? Apa kekuatanmu melemah? Atau waktu penggunaan tehnikmu itu telah hampir habis? Hahaha... kau terlihat sangat menyedihkan ketika hanya bisa bertahan!." Ujar Lang Jien seraya terus menyerang dan memandang remeh Tang Lian.


Tang Lian tidak terpancing emosi dengan kata-kata Lang Jien, lalu berkata, "Iblis tua! Sebaiknya kurangi banyak bicara dan teruslah bertarung sampai salah satu diantara kita mati!." Ujar Tang Lian seraya terus bertahan.


Kemudian tiga puluh menit lagi berlalu dan...


"BOMM....!"


Sebuah pukulan keras dari Lang Jien berhasil mendarat di perut Tang Lian dan membuatnya terhempas kebawah hingga menabrak tanah dan membentuk cekungan kecil.


Melihat itu semua orang sangat mengkhawatirkan keadaan Tang Lian, namun segera mereka menghela nafas lega ketika mereka melihat Tang Lian akhirnya berdiri lagi.


"Ughkk!!.."


Darah yang Tang Lian muntahkan itu menyentuh pedang merahnya, dan tanpa Tang Lian sadari, pedangnya itu menyerap darahnya yang dia muntahkan.


"Hahahaha.... Sudah lama aku tidak melihat darahku sendiri!!." Tang Lian justru tertawa senang dengan kondisinya sekarang, tidak terlihat ketakutan sedikitpun di wajahnya.


"Anjing kecil, jangan hanya terus bicara dan bertarunglah lagi jika kamu masih mampu!!."


Mendengar perkataan Lang Jien yang terdengar meremehkannya, Tang Lian kemudian melesat lagi kertas langit, mengarahkan serangannya pada Lang Jien. Dan kali ini kekuatan serangan Tang Lian jauh lebih kuat dari pada sebelumnya.


Namun meskipun demikian, perbedaan kekuatan yang berjarak dua tingkat, itu tetap saja Lang Jien bisa menahan serangan Tang Lian, terlebih lagi sekarang Tang Lian terlihat mulai melemah. Meskipun kekuatan serangannya bertambah, tapi kecepatannya berkurang derastis. Hal itu membuat Lang Jien mulai mempermainkan Tang Lian dalam pertarungan dan senyuman mengejek terpampang diwajahnya yang terlihat sangat jelek.


"Hahaha... orang-orang dari kekaisaran Tang ternyata tidak semenakutkan yang terdengar. Orang-orang dari kekaisaran ternyata hanya kumpulan sampah!!." Lang Jien berteriak menghina dan kembali mendaratkan pukulan didada Tang Lian dan membuatnya kembali terhempas ketanah.


"Yang Mulia Ratu, biarkan aku membantu pangeran!!." Tang Shuan yang tidak tahan melihat pemandangan dimana Tang Lian dipukuli menggertakkan giginya dan menggenggam tinjunya dengan erat.


"Jendral, kau harus paham jika ini menyangkut harga diri lelaki, meskipun aku mengizinkanmu tapi putraku akan tetap marah!." Ujar Ling Yuan dengan ekspresi wajah yang mulai jelek.


Tang Lian adalah putranya, dia lah yang melahirkannya, lalu bagaimana bisa dia melihat putra kesayangannya itu dipukuli didepan matanya? Sedangkan Sang Penguasa saja yang ingin menghukum anaknya itu tidak diizinkan oleh Ling Yuan.


Kejadian yang sama dimana Tang Lian terpukul dan kembali terhempas ketanah terus terjadi hingga beberapa kali, Tang Lian terlihat seperti bulan-bulanan Lang Jien. Terhempas dengan keras, lalu bangkit lagi dan kembali menyerang itulah yang terus dilakukan Tang Lian.


Meskipun dia terus terhempas, tapi Tang Lian tidak terlihat jejak ketakutan atau kekecewaan dimatanya, justru yang terlihat adalah senyuman yang lebar. Disisi Tang Shuan, Ling Yuan, dan ketiga putrinya nafas mereka mulai terlihat sangat berat, menandakan mereka sangat marah dan tidak terima jika Tang Lian menjadi bulan-bulanan.


Hingga pada akhirnya Tang Shuan sudah tidak tahan lagi, kemudian dia tidak meminta persetujuan Ling Yuan dan ingin maju mengambil alih pertarungan, namun tiba-tiba seseorang berteriak keras.


"Kakak! Apa yang kamu lakukan? Cepat keluarkan kekuatan penuhmu dan bunuh iblis tua itu!!." Zhao Yu tidak tahan lagi dan berteriak pada Tang Lian.


"Bodoh!! Apa kau tidak lihat aku sudah mencoba yang terbaik!?.." Tang Lian kembali berteriak keras pada Zhao Yu.


"Mencoba apanya? Kakak, kamu bahkan belum menggunakan kekuatan tahtamu!!."


Mendengar kata-kata Zhao Yu, kemudian Tang Lian baru saja teringat jika dia memiliki tahta dewa penghakim, kemudian tanpa menunda lagi Tang Lian sedikit menjauh dari pertarungan.


"Anjing kecil! kau tidak bisa lari!!." Lang Jien berkata dan tidak ingin memberikan Tang Lian kesempatan karena dia juga mendengar teriakan Zhao Yu.


"Sial!!." Tang Lian bergumam kesal lalu dia membelah diri menjadi dua. Dia menggunakan bayangannya untuk menahan Lang Jien.


Kekuatan bayangan Tang Lian memiliki kekuatan setara dengan tujuh puluh lima persen kekuatan aslinya. Kemudia tanpa basa-basi lagi Tang Lian yang asli lalu membentuk segel tangan lalu berteriak.


"Tahta dewa penghakim!!!." Setelah itu kemudian sekali lagi langit berubah hitam, dan sebuah kursi tahta dewa berwarna emas turun dari atas langit diiringi dengan sinar emas yang menyinari khusus tahta itu, tidak lama setelah itu, kemudian BERSAMBUNG.


Kasih like, komen, dan votenya dong kak, bang, om, tante, atau apalah itu 😣😣😣