
"Kau bilang ini sepuluh persen kekuatanmu? Cih! Sangat lemah! Aku bahkan hanya menggunakan satu persen kekuatanku untuk menahannya!!." Tang Lian berkata mengejek.
Mendengar ejekan itu membuat Lang Jien merasa kemarahannya memuncak.
"Anjing kecil!! Awalnya aku ingin kau menjadi hidangan penutup tetapi justru kau tidak sabaran untuk mati, jika begitu akan aku penuhi keinginanmu!!."
Kemudian Lang Jien menambah kekuatan dilengannya dan juga aura hitamnya sekarang telah mengelilingi seluruh tubuhnya, Lang Jien berusaha menekan Tang Lian dan akan langsung membunuhnya.
Disisi Tang Lian, dia juga melakukan hal yang sama, dia juga menambah kekuatan di kedua lengannya dan berusaha menekan Lang Jien.
Aura merah dan hitam itu, seperti bertemu dengan musuh bebuyutannya, tidak tau mengapa aura merah dan hitam itu ketika berusaha saling mendominasi tiba-tiba warnanya menjadi lebih pekat.
Untuk sesaat Tang Lian dan Lang Jien merasa aneh dengan ini, namun akhirnya mereka mengabaikannya dan fokus kepada lawannya sekarang.
Setelah dua menit beradu, akhirnya kedua aura hitam dan merah itu meledak dan membuat Tang Lian dan Lang Jien terhempas masing-masing tiga langkah kebelakang.
"Ini aneh, mengapa aku tidak bisa melihat ranahnya sedari tadi? Seharusnya tidak ada yang bisa menyembunyikan ranahnya dariku terkecuali...... Tapi tidak mungkin! ini adalah alam bawah, ranah tertinggi adalah saint tingkat puncak dan aku berdiri ditingkat itu. Apa dia menggunakan sesuatu semacam artefak?."
Tang Lian membatin bingung dan bertanya-tanya dalam batinnya. Begitu juga dengan Lang Jien yang membatin.
"Bocah ini masih sangat muda tetapi kekuatannya sangat mengesankan, mencapai ranah saint tingkat puncak dengan usia yang sangat muda, dia adalah orang pertama yang bisa melakukannya, siapa sebenarnya dia?."
"Anjing kecil, dengan usia yang masih sangat muda kau telah mencapai ranah saint tingkat puncak, kau adalah orang pertama yang bisa mencapainya.."
"Benarkah? Kalau begitu, terima kasih atas pujiannya..." Tang Lian berkata seraya mengupil.
Melihat tindakan Tang Lian itu, membuat Lang Jien semakin marah.
"Anjing kecil!! Sepertinya kau benar-benar harus dibunuh!!.." Lang Jien bergumam kemudian melesat dengan cepat dan kembali menyerang Tang Lian.
"Jika kau punya kemampuan kemarilah!!."
Kemudian Tang Lian juga sama-sama menyerang, suara pertarungan keduanya terdengar sangat keras menandakan mereka berdua semakin serius dalam pertarungannya.
"*BOM.... BOM.... BOM...."
"SRING.... SRING.... SRING...."
"TRANK.... TRANK.... TRANK*..."
Semakin lama pertarungan keduanya juga semakin sengit hingga saat ini mereka berdua tanpa sadar telah bertarung diluar istana. Mata semua orang sungguh terbuka lebar melihat ini, ada yang merasa merinding ketika melihat pertarungan ini dan ada juga yang merasa kagum.
Tiga puluh menit telah berlalu sejak dimulainya pertarungan Tang Lian dan Lang Jien, namun sampai sekarang masih belum menunjukkan siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Nafas keduanya juga masih terlihat baik-baik saja.
"BOM....!"
Tiba-tiba Tang Lian dan Lang Jien sekali lagi terhempas secara bersamaan.
"Anjing kecil! Aku akan melupakan semua yang terjadi jika kamu mau bergabung dengan sekteku bagaimana?." Lang Jien memberikan tawaran karena dia tidak bisa mengalahkan Tang Lian jika dalam posisinya sekarang, dia memiliki kekuatan tersembunyi jadi dia tidak ingin mengungkapkannya sekarang namun jika tidak memiliki pilihan lain maka dengan terpaksa Lang Jien akan menggunakannya.
Mendengar itu Tang Lian hanya tersenyum lalu berkata, "Aku juga akan melupakan ini jika kau mau menjadi budakku bagaimana?."
"Anjing kecil yang tidak tau diri! aku akan membunuhmu!!.." Lang Jien tidak tahan lagi kemudian menggunakan kekuatan penuh dan menyerang Tang Lian dengan gerakan yang sangat cepat.
Tang Lian tau jika serangan Lang Jien ini kuat, namun yang mengejutkan adalah Tang Lian tidak menghindar, tapi justru ingin menguji seluruh kekuatannya disituasi hidup dan mati.
Tang Lian menatap tajam Lang Jien yang semakin mendekat, dan bersiap untuk menahannya, dan detik berikutnya...
"SIUUU....BOOOM.....!."
"Satu tetes saja darah pangeran jatuh maka kau akan tau bagaimana kata mati ditulis bersanding dengan namamu!!." Tang Shuan muncul tiba-tiba dan menghentikan serangan Lang Jien.
Sedangkan disisi Lang Jien sekarang, dia terhempas hingga menabrak sebuah dinding.
"Hehehe.... Satu lagi anjing kecilnya bertambah!!." Lang Jien tertawa namun didalam hatinya dia sangat marah. Lang Jien kemudian berusaha berdiri dengan perlahan.
"Oh? Lalat berisik sepertimu juga berani menghinaku?..... Mati!!.." Tang Shuan berkata lalu tiba-tiba menghilang dan muncul lagi dihadapan Lang Jien.
"Sial!!." Lang Jien bergumam panik karena pedang Tang Shuan yang telah meluncur tidak sempat lagi untuk dia hadang, namun....
"Trank...!!!"
Sebuah kilatan cahaya merah melesat secepat kilat dan menghadang pedang Tang Shuan.
Melihat itu tentunya Tang Shuan tau siapa yang melakukannya, kemudian dia menatap kearah Tang Lian dan bergumam bingung.
"Pangeran?."
"Jangan menghalangi pertarungan ku jendral.." Tang Lian berkata dengan dingin.
"Tapi pangeran, dia lebih tinggi dua tingkat darimu aku takut kamu akan...."
"Apa aku pernah meminta bantuanmu!?.."
"Tapi..."
"Menyingkirlah!!.." Tang Lian mulai berteriak keras.
Meskipun begitu, dengan keras kepalanya Tang Shuan, dia tetap tidak menyingkir, dan hanya menggelengkan kepalanya lalu berbalik dan menatap Lang Jien.
"Menyingkirlah!!!.." Tang Lian kemudian berteriak lebih keras lagi.
"Sudahlah Tang Shuan, ikuti saja apa yang dia mau!." Suara seseorang yang terdengar sangat akrab ditelinga Tang Lian terdengar, dia adalah Ling Yuan. Dia baru saja keluar dari portal teleportasi bersama ketiga putrinya.
"Baiklah yang mulia ratu..." Karena Ling Yuan telah berkata demikian, maka dengan enggan Tang Shuan harus menyingkir.
Tang Lian juga tau jika itu adalah ibunya, namun dia tidak langsung berubah menjadi senang karena dia benar-benar fokus pada Lang Jien. Terlebih lagi fakta yang sebenarnya mengejutkan bagi Tang Lian adalah, Lang Jien berada dua tingkat diatasnya.
Hal itu membuat Tang Lian bertanya-tanya bagaimana bisa itu terjadi? Bukankah ranah tertinggi di alam rendah ini adalah saint tingkat puncak?. Oleh karena itu, Tang Lian semakin ingin melawannya satu lawan satu.
"Namamu Lang Jien kan?. Aku tidak tau bagaimana kau bisa berada dua tingkat diatasku, tapi aku pikir kau menggunakan sebuah tehnik terlarang atau semacam artefak suci.." Tang Lian bergumam seraya berjalan kearah Lang Jien dengan perlahan.
"Hehehe... Kau cukup pintar, tapi kau juga bodoh karena telah mengetahui kenyataan dan masih berani melawanku... Kali ini aku akan mengeluarkan seluruh kekuatanku, bersiaplah!!." Kemudian Lang Jien berteriak keras lalu tiba-tiba dia bertransformasi menjadi seorang yang menyeramkan, dia tiba-tiba memiliki tanduk dan ekor yang panjang dan runcing seperti ujung anak panah, matanya juga berubah menjadi hitam seluruhnya.
"Hiyaaaaahhhh!!!!!!.." Lang Jien sekali lagi berteriak keras dan ledakan energi yang besar terjadi dan seketika aura menjijikkan puluhan kali lebih tebal terasa oleh Tang Lian.
Melihat itu, Tang Lian kemudian tersenyum dan paham apa yang membuat Lang Jien seperti itu.
"Jadi begitu, hehehe... kau menyembunyikan aura iblismu sangat dalam sebelumnya..."
"Hahaha... semua orang memiliki rahasianya masing-masing dan aku yakin kau juga memiliki rahasia benarkan?." Lang Jien tertawa keras dan bertanya.
"Kau benar....." Tang Lian berkata dan memejamkan matanya.
"Segel darah! Terbukalah!!!.." Tang Lian berteriak keras.
Setelah itu, tiba-tiba langit berubah menjadi gelap, angin berhembus kencang, petir merah menyambar-nyambar. Lalu tubuh Tang Lian juga mengalami perubahan besar, rambut panjangnya terurai dan berkibar, matanya berubah menjadi merah seperti darah, kemudian seluruh tubuhnya juga dikelilingi oleh petir merah.
"Hiyaaaaaaa!!!!!..." Tang Lian sekali lagi berteriak keras dan ledakan energi yang besar terjadi ditubuhnya. setelah itu BERSAMBUNG
Halo semuanya, maaf karena baru bisa update, karena saya baru aja sembuh, kemaren saya harus pergi ke rumah sakit untuk periksa, dan mohon maaf atas terlambatnya saya update.