
Di sisi lain tepatnya di Medan perang sebelumnya, beberapa hari setelah kepergian Lao Hu, muncullah bayangan hitam yang entah dari mana. Bayangan hitam itu tampak seperti sedang mengambil abu mayat yang terbakar.
Setelah mengambil abu mayat di beberapa tempat yang berbeda, kemudian bayangan hitam itu menghilang lagi entah kemana, seolah-olah dia tidak pernah ada disana.
Sementara Wang Long, ia masih tidak sadar jika ia menggunakan wujud seorang gadis yang sangat cantik! Ia melayang di udara tampak seperti bidadari dari surga.
Kini Wang Long telah sampai di depan gerbang sekte elang besi, dengan santainya ia terus melayang kearah gerbang.
Dua murid penjaga gerbang yang seharusnya menghentikan orang yang tidak dikenal masuk, melongo seperti patung ketika melihat kecantikan Wang Long.
Wang Long semakin mendekat, jantung kedua murid itu kian berdetak semakin kencang. Mereka kira apakah bidadari itu datang untuk mereka?.
Namun khayalan mereka itu sirna ketika Wang Long melewatinya. Kedua murid itu juga tidak menghentikannya karena terlalu terpana dengan kecantikan Wang Long dan membuat mereka tidak sadar jika bidadari itu telah melewati gerbang.
Hal yang sama terus terjadi ketika Wang Long melewati setiap murid ataupun tetua. Hingga tibalah Wang Long di kediaman tuannya. Menggunakan persepsinya, ia mencari aura tuannya dan langsung mendatanginya ketika sudah ditemukan.
Tang Lian yang sedang memanjakan Yun Mei, dikejutkan dengan terbukanya pintu ruangan secara perlahan. Terbukanya pintu itu sudah ditunggu-tunggu oleh Tang Lian selama hampir seminggu.
Tang Lian tau jika yang membuka pintu itu pasti adalah Wang Long, karena itu ia ingin berteriak marah namun seketika ia melongo dengan mata terbuka lebar dan mulut ternganga karena ia melihat seorang gadis yang sangat cantik memasuki ruangan itu.
Dengan anggunnya Wang Long melayang diudara dan memasuki ruangan itu, ia terlihat benar-benar seperti bidadari surga!
Begitu pula dengan semua wanita Tang Lian, mereka tertegun karena kecantikan itu. Namun karena mereka adalah sesama wanita jadi para wanita itu sadar terlebih dahulu.
"Siapa kau!?.." Ujar Long Xia Shi dengan waspada dan menghentikan Wang Long yang sedang melayang beberapa inci dari lantai.
"Ha!? Apa kalian tidak mengenalku!?.." Ujar Wang Long heran.
"Tuan, apa kalian sedang bercanda?.." Sambungnya lagi dan berkata pada Tang Lian.
Long Xia Shi yang dari awal terbakar cemburu, kini menatap Tang Lian dengan tatapan tajam dan berkata, "Tuan!? Kakak Lian, kau mengenal gadis ini!?.." Nada suaranya jelas sangat cemburu.
Dan ketika Long Xia Shi menyebut kata gadis, Disanalah Wang Long baru sadar jika ia menggunakan wujud manusianya. Kemudian ia ingin lari dan kembali lagi setelah mengubah wujudnya kembali ke seekor naga atau ular putih. Namun Tang Lian menghentikannya.
"Berhentilah Wang Long! Kau tidak bisa lagi menyembunyikan identitasmu sebagai naga betina!.." Ujar Tang Lian diiringi dengan senyuman misterius.
Seketika semua terdiam dalam kebingungan, mereka rasanya tidak percaya jika gadis itu adalah Wang Long yang selama ini mereka kenal!
"K-kau adalah Wang Long!?.."
"T-tidak mungkin kau adalah guruku kan!?.."
Semua orang di ruangan itu berseru kaget dan bersahut-sahutan ketika berbicara.
Wang Long tidak tau harus berkata apa untuk menjawab semua orang itu, ia hanya terdiam dan menunduk malu. Ingin lari pun sekarang sudah terlambat karena semua orang sudah tau jika ia adalah Wang Long. Mengutuk dirinya yang bodoh karena tidak menyadari wujudnya sendiri, hanya itu yang bisa dilakukan oleh Wang Long.
"A-anu.... Aku minta maaf jika selama ini aku tidak bercerita kepada kalian, tapi aku juga tidak pernah berkata jika aku adalah naga jantan hehehe..." Ujar Wang Long dan tertawa cengengesan.
"Heh! Menyembunyikan identitasmu dari tuanmu sendiri, menurutmu bukankah seharusnya kau dihukum?.." Tanya Tang Lian dengan senyuman aneh diwajahnya.
Ketika melihat itu, semua wanita dan bawahannya tau jika lelaki mesum itu pasti sedang merencanakan sesuatu. Oleh karena itu, semua wanitanya cemberut terkecuali Yun Mei dan Jia Li.
"Sekali lagi maafkan aku tuan, tapi aku memiliki alasan untuk itu.." Ujar Wang Long seraya menangkupkan kedua tangan indahnya dengan hormat.
Memang benar, Wang Long memiliki alasan yang nyata untuk itu, namun saat ini ia tidak ingin menceritakannya. Jika diperhatikan dengan benar, mungkinkah sesuatu juga terjadi padanya di masa lalu?.
Tetapi apapun alasannya, Tang Lian terlihat tidak peduli, dan justru berkata, "Ikatan antara aku denganmu itu sudah sangat dalam, dan seharusnya apapun alasanmu aku juga berhak mengetahuinya, ingat jika aku adalah tuanmu sekarang!.. Atau kau ingin membantahku!?.." Tang Lian mengancam.
"Aku tidak bermaksud seperti itu tuan, tapi..." Wang Long berhenti berbicara karena Tang Lian tiba-tiba memotongnya.
"Sudahlah, lupakan saja itu untuk saat ini. Aku punya pertanyaan yang lebih penting dari pada itu. Dan tanpa bertanya seharusnya kau sudah bisa menjelaskannya kan?.." Tanya Tang Lian lagi dengan sorot mata yang tajam ke arah Wang Long.
Semua orang memahami apa maksud dari Tang Lian, dan seketika semua orang berubah menjadi sangat serius. Lupakan tentang apa yang barusan terjadi, karena ada yang jauh lebih penting dari itu.
"Pertanyaan pertama, apa kau tau dimana Lao Hu!?.." Tang Lian menekan kata-katanya, karena ketika menyebut nama itu ia sangat kesal.
Wang Long yang tidak tau kemana perginya harimau itu, kemudian menggelengkan kepalanya, "Aku tidak tau tuan.."
Tang Lian menatap dalam-dalam mata Wang Long, dan ia langsung tau jika Wang Long berkata jujur.
Menghela nafas panjang, Tang Lian rasa tidak ada gunanya terus menerus mencari keberadaan kaisar harimau itu, mungkin ia sudah berubah pikiran dan kembali ke sisi ayahnya. Begitulah Tang Lian berpikir.
Tepat ketika Tang Lian ingin bertanya tentang hal lain, Wang Long tiba-tiba memasuki ruangan. Ia tidak tau jika ia baru saja dibicarakan.
"Mengapa kau kembali lagi? Aku tidak menerima pengkhianat disisiku!.." Ujar Tang Lian marah.
Ada dua faktor yang menyebabkan Tang Lian marah, yaitu adalah : pertama, harimau itu pergi tanpa memberitahukan siapapun. Tang Lian pikir bagaimana jika terjadi sesuatu kepada orang-orang tercintanya pada saat ia sedang berlatih waktu itu? Dan pada saat yang bersamaan Lao Hu juga tidak ada, bukankah para wanitanya itu akan dalam masalah besar?
Kedua : Tang Lian pikir Lao Hu pergi menemui ayahnya. Dikarenakan ia telah membenci ayahnya, jelas Tang Lian tidak ingin orang-orangnya memiliki hubungan juga dengan ayahnya. Oleh karena itulah ia menyebut Lao Hu sebagai penghianat.
Lao Hu yang baru saja datang tentu sangat terkejut mendengar itu. Dengan rasa kebingungan yang sangat besar Lao Hu kemudian bertanya, "Apa yang anda bicarakan tuan? Aku tidak mungkin menghianati anda!?.."