PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 220 "Iblis Wanita Ular"


Sementara seratus prajurit dan dua jendral nya sedang berpencar kesegala penjuru Kekaisaran Yu, Tang Lin justru berkeliaran seorang diri. Dengan tatapan penuh dendam dan benci, Tang Lin mencari keberadaan iblis itu. Ia sangat yakin jika iblis itu pasti bersembunyi disini. Selama ini Tang Lin tidak pernah salah dengan firasat nya, dan kali ini juga ia yakin dengan firasatnya.


"Yang Mulia! Aku menemukan nya!.. " Ujar salah satu jendral nya mengirim pesan padanya melalui batinnya.


"Tangkap mereka hidup-hidup untukku!.. " Balas Tang Lin seraya melaju dengan cepat ketempat jendral nya berada. Sementara jendral itu pun melaksanakan perintah.


"Benar saja! Firasat ku tidak pernah salah, Kaisar Yu entah apa yang ditawarkan oleh iblis ini padamu untuk mengkhianati ku.." Gumamnya seraya melesat dengan cepat kearah jendral nya.


Lima menit kemudian, Tang Lin telah sampai ditempat jendral nya menangkap iblis yang ia maksud. Disana Tang Lin melihat jika iblis itu sedang diikat di sebuah tiang, iblis itu juga sudah babak belur karena dipukuli duluan oleh jendral Tang Lin. Namun Tang Lin menyeritkan keningnya, ia bertanya-tanya mengapa hanya ada satu iblis?


Tang Lin turun dari atas udara dan mendarat tepat di hadapan iblis yang sedang menyamar menjadi manusia itu. "Dimana rekan-rekanmu yang lain?.. " Tanya Tang Lin langsung dengan dinginnya.


Sementara itu sudah banyak warga dan kultivator lepas lainnya yang mengerumuni tempat itu. Mereka penasaran mengapa orang-orang Kekaisaran Tang ada disini? Bahkan kaisar Tang sendiri disini? Dan lagi mengapa orang itu diikat sendirian di tiang?


"Rekan apa maksudmu? Aku tidak tahu apapun dan langsung dihajar begitu saja dan diikat disini!. " Jawab iblis yang menyamar itu mencoba untuk mengelak.


"Jangan berpura-pura, aku sedang tidak ingin banyak basa-basi. Aku yakin kau mengenalku iblis busuk! Katakan dimana sisa-sisa rekanmu atau mati dengan mengenaskan!.. " Ancam Tang Lin seraya mengeluarkan sebuah pisau pendek dari cincin penyimpanan nya.


Iblis itu menelan ludah kasar, tentu saja ia dapat mengenali Tang Lin. Tidak ada iblis yang tidak mengenalnya, dan seluruh iblis mencapnya menjadi musuh terbesar mereka.


Melihat pisau tajam yang sedang di elus-elus oleh Tang Lin, membuat iblis yang menyamar itu hampir mati ketakutan. Namun pada saat yang bersamaan, seseorang melemparkan telur busuk pada Tang Lin. Telur itu telak mengenai kepalanya, bau busuk yang menyengat langsung menyeruak memasuki hidungnya.


"Kaisar Tang! Apa yang kau lakukan di Kekaisaran kami! Kau memasuki wilayah kami dan menyiksa warga Kekaisaran kami!.. "


"Kaisar Tang! Ternyata kau orang yang begitu tidak tahu malu!.. "


"Ya benar! Memanfaatkan gelar Sang Penguasanya untuk menindas kita yang lemah!.. "


"Mentang-mentang Kekaisaran Tang adalah Kekaisaran yang terkuat, kau seenaknya saja menindas Kekaisaran lemah seperti kami!.. "


"Cih! Pergi kau kaisar Tang!."


"Tinggalkan Kekaisaran kami!.. "


Para rakyat Kekaisaran Yu meneriaki Tang Lin dan menghinanya disertai dengan lemparan telur busuk dan berbagai macam barang busuk lainnya.


Ini adalah motif tersembunyi dari iblis itu, menarik simpati dari rakyat Kekaisaran Yu. Dengan begini kemungkinan dia lepas dari keadaan saat ini akan bisa ada.


"Yang Mulia! Izinkan aku untuk membantai orang-orang ini!.. " Teriak salah satu jendral nya yang sangat membenci dan terpancing amarah karena perlakuan orang-orang itu pada Tang Lin. Namun Tang Lin mengangkat tangannya tidak mengizinkan.


"Hehehe... Kau lihat itu kaisar Tang? Reputasi mu sebagai Kaisar Tang sudah ternoda! Dan bila kau membunuhku disini, aku yakin seluruh dunia bahkan bisa menjadi musuhmu! Jadi sebaiknya kau lepaskan aku, mungkin aku masih bisa mengembalikan nama baikmu dengan menjelaskan pada mereka jika ini hanya salah paham saja, bagaimana?.. " Tawar iblis itu namun terkesan mengancam. Tak lupa ekspresi penuh kemenangan terpampang diwajah iblis itu.


"Hufft... " Tang Lin menghela nafas seraya memejamkan matanya, perlakuan orang-orang seperti ini, sudah biasa ia dapatkan sewaktu dia masih belum menjadi Sang Penguasa.


"Aku adalah Sang Penguasa! Bahkan para dewa saja akan berlutut ketika melihat ku! Dan kau kira ancaman rendahan itu bisa menakutiku? Heh! Mimpi disiang bolong!.. "


"Sraaak!.. "


"Arrrggghhh! "


Tang Lin menggores wajah iblis itu dengan pisaunya dan membuat iblis itu menjerit kesakitan. Darah segar langsung merembes keluar, namun darah itu tidak berwarna merah tapi berwarna ungu.


Darah ungu itu membuat semua orang sadar jika orang yang di ikat ditiang itu bukan manusia tetapi iblis!


"A-apa!?.. "


"D-dia bukan manusia! Dia iblis!.. "


"Pantas saja kaisar Tang menyandera nya!.. "


"Astaga! Kita telah melempari kaisar Tang dengan telur busuk, kita akan mati..!"


"Tidak! Aku tidak mau mati! Sebaiknya aku lari selagi masih bisa!.. "


Warga Kekaisaran Yu ketakutan sekarang, mereka berlarian kesegala arah karena takut dengan pembalasan Tang Lin. Tang Lin yang terkenal dengan kekejamannya dan pendendam, membuat orang-orang itu pucat setengah mati.


Namun kemanapun mereka ingin melarikan diri, mereka tidak akan bisa. Ada seratus prajurit terbaik dan dua jendral pilihan Tang Lin berdiri menunggu perintah disana!


"Pasang formasi dan jangan biarkan satupun orang-orang ini kabur!.. " Perintah Tang Lin dengan santainya.


"Baik Yang Mulia!.. "


Seratus prajurit dan dua jendral itu yang memang telah geram dengan orang-orang Kekaisaran Yu ini, langsung melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Tang Lin.


Formasi raksasa berbentuk kubus langsung menutupi ratusan orang. Kini tidak ada satu orang pun yang bisa melakukan apa-apa. Satu-satunya hal yang bisa mereka lakukan adalah pasrah dan berharap Tang Lin akan berbelas kasih.


Tapi Tang Lin bukanlah orang sebaik itu, terlebih lagi ia sedang diselimuti kemarahan sekarang, ia marah karena awal mengapa ia harus memutuskan hubungan ayah dan anak dengan Tang Lian adalah para iblis ini. Dan orang-orang Kekaisaran Yu justru melindungi mereka? Lelucon macam apa ini? Mereka harus mendapatkan pembalasan yang serupa!


Tang Lin kembali fokus pada iblis didepannya "Ini ksempatan terakhir mu, katakan dimana para iblis yang tersisa atau kau akan merasakan bagaimana kejamnya aku!.. " Ancam Tang Lin sangat serius.


Namun karena terlalu ketakutan, iblis itu tidak tahu untuk menjawab apa. Bahkan untuk bersuara saja ia terlalu takut. Itu membuat Tang Lin semakin geram, ia yang sedang tidak ingin bermain-main dengan musuhnya langsung mencongkel salah satu mata iblis itu keluar.


"Aarrgghh!.. " Jerit nya kesakitan. Matanya yang di congkel keluar membuatnya kembali kebentuk aslinya, yaitu seekor iblis wanita ular.