
Semua orang yang tadinya bertempur sekarang telah berhenti karena kedatangan SANG PENGUASA disana, badai yang tadinya sangat mengerikan sekarang telah terhenti, langit yang tadinya hitam sekarang telah kembali cerah dan cahaya matahari pun kembali menyinari alam rendah.
Semua orang dari alam rendah merasa bahwa itu adalah pengampunan dari dewa, namun sayangnya itu adalah awal dari kehancuran alam rendah ini.
Kembali ke posisi Long Tian saat ini, ketika Long Tian melihat bendera kekaisaran bertuliskan TANG dan pakaian mereka yang berwarna merah seketika Long Tian langsung tau bahwa itu adalah keluarga Tang Lian yang datang mencarinya.
Semua orang membelalakkan matanya dan membuka mulutnya lebar-lebar karena terkejut, kemudian mereka semakin terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Long Tian.
"Yang mulia Tang Lin yang rendah ini memberi hormat kepada SANG PENGUASA..."Long Tian memberikan hormat dengan menundukkan kepalanya ketanah sekarang.
Melihat itu orang-orang yang membunuh Tang Lian sebelumnya ketakutan setengah mati, terlebih lagi dengan Chen Lau dan ayahnya Chen lu mereka berdua kencing di celana sekarang.
Tang Lin tidak memperdulikan penghormatan Long Tian sedikitpun,Tang Lin hanya menatap tubuh putranya yang dipeluk oleh seorang wanita yang sedang menangis di sana.
Melihat itu kemarahan Tang Lin kembali memuncak dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat pekat, orang-orang sekarang tidak berani bergerak sedikitpun saat ini, mereka merasa jika mereka bergerak pasti akan mati saat ini. Bahkan Long Tian juga tidak berani mengangkat kepalanya sedikitpun, hanya Long Xia Shi yang terus menangis sambil memeluk tubuh Tang Lian tanpa memperdulikan sekelilingnya.
Sedangkan Shu Zhu sendiri terus saja berusaha menenangkan putrinya walaupun Shu Zhu sendiri merasa ketakutan sekarang tetapi dia tetap berusaha tenang.
Ditengah ketakutan semua orang tiba-tiba Tang Lin memberikan perintah kepada kedua jendralnya.
"Tang Shuan, Tang shui, tangkap mereka semua dan bawa kehadapanku sekarang, jika ada yang melawan maka bunuh ditempat.."
"Baik yang mulia.."
Kedua jendral itu walaupun sedang terluka tetap saja dengan mudah melumpuhkan orang-orang disana karena ini hanyalah alam rendah.
Kemudian sambil menunggu kedua jendral itu menyelesaikan tugas Tang Lin kembali menatap tubuh putranya lagi kemudian perlahan turun dari langit menuju Tang Lian.
"Menyingkir dari tubuh putraku manusia rendahan..."Tang Lin tiba-tiba berbicara dingin kepada Long Xia Shi.
"Tidak....tidak akan.."Long Xia Shi justru tidak ingin melepaskan tubuh Tang Lian saat ini, Long Xia Shi hanya ingin mati sekarang untuk menyusul Tang Lian.
Tang Yue yang melihat Long Xia Shi tidak mau menyingirkan tubuhnya dari Tang Lian menjadi kesal.
"Ayah bilang menyingkir dari tubuh adikku atau aku akan membunuhmu.."
Mendengar itu Long Xia Shi bukannya takut justru semakin mengeratkan pelukannya.
"Bunuh...bunuh saja aku tidak apa-apa, agar aku bisa menyusul kakak Lian.."
Shu Zhu yang mendengar perkataan putrinya seketika langsung menundukkan kepalanya ketanah sembari berkata...
"Tolong,ambil saja nyawaku dan ampuni putriku aku mohon.."
Tang Yue yang melihat itu sedikit melunak hatinya tetapi Tang Yue tetap memandangi mereka dengan tatapan sinis dan benci.
"Aku sedang tidak ingin mengotori tanganku dengan manusia rendahan seperti kalian, jadi serahkan saja tubuh adikku maka aku akan mengampuni kalian berdua.."
"Terima kasih atas kemurahan hati tuan putri, aku akan menyuruh putriku untuk menyerahkan Jasad pangeran sekarang.."
Long Xia Shi yang mendengar itu tetap saja tidak ingin melepaskan tubuh Tang Lian bahkan semakin mengeratkan pelukannya sekarang kemudian mencium keningnya dengan lembut.
"Tidak...aku tidak akan melepaskan tubuh kakak Lian, aku hanya ingin mati dan menyusulnya sekarang, jadi jika ingin tubuh kakak Lian aku lepaskan maka bunuh aku.."
"Aku telah cukup bersabar atas sikapmu dari tadi dan memberikan pilihan padamu, namun kau memilih untuk mati maka aku akan mengabulkannya sekarang.."
Tang Yue berkata dengan sangat marah saat ini karena Long Xia Shi begitu keras kepala. Kemudian Tang Yue menarik pedang dari pinggangnya dan melapisinya dengan petir merah, namun saat Tang Yue ingin melesat untuk membunuh Long Xia Shi dia dihentikan oleh ibunya Ling Yuan.
"Hentikan Yue'er...."
Terkejut dengan apa yang dilakukan ibunya, Tang Yue tidak bisa untuk tidak bertanya.
"Mengapa ibu?.."
Ling Yuan tidak memperdulikan pertanyaan putrinya dan hanya berjalan perlahan menuju Long Xia Shi yang sedang menangis memeluk Tang Lian.
"Ibu...apa yang....."
"Sudahlah Yue'er...serahkan saja kepada ibumu..."
"Tetapi mengapa ayah..?"
"Ini masalah perasaan wanita, makanya ayah juga diam dan hanya melihat dari tadi..."
"Perasaan? Jadi menurut ayah wanita itu mencintai adikku begitu?..."
"Itu sudah sangat jelas kakak,gadis itu mencintai adik kita..." Kata Tang Yui tiba-tiba menyambut omongan kakaknya.
Mendengar itu Tang Yue mendecih tidak senang.
"Cih...dia tidak pantas, dia hanya akan mengotori garis darah keluarga kita..."
"Kakak, aku paham bahwa seharusnya hanya kita bertiga yang akan menjadi istri adik kita..tapi...."
"Tapi apa? Ha? ..."
Nelihat pertengkaran di antara kedua putrinya Tang Lin kemudian mendesah sebelum berteriak memarahi mereka.
"Cukup.....!!!"
Melihat ayahnya marah mereka kemudian diam sebentar dan Tang Yue kembali menjawab ayahnya.
"Tapi ayah..."
"Ibumu juga tidak berasal dari garis darah yang sama paham!!!?"Setelah Tang Lin mengatakan itu barulah Tang Yue terdiam.
Disisi lain Ling Yuan terus berjalan dan telah sampai didepan Long Xia Shi saat ini kemudian Ling Yuan berkata lembut.
"Nak...siapa namamu?"
"Long Xia Shi bibi..."
"Baiklah shi'er,bisakah kamu melepaskan putraku? Aku juga ingin memeluknya untuk terakhir kalinya.."Walaupun Ling Yuan telah berkata lembut dan memanggilnya dengan sebutan shi'er Long Xia Shi tetap tidak ingin melepaskannya.
Hal itu membuat Tang Yua yang sedari tadi diam menahan rasa marahnya menjadi lepas kendali.
"Bajingan..!! Bahkan tidak menghormati ibuku...!!"
Kemudian Tang Yua menarik pedang dari pinggangnya dan melesat dengan cepat ingin menebas Long Xia Shi saat ini, namun terhenti ketika pedang itu hampir menebas leher Long Xia Shi.
"Ja...jangan...menyakitinya...ka...kak di..dia...istri...ku.."Tang Lian tiba-tiba bangun dan pingsan lagi setelah mengatakan sesuatu yang mengejutkan semua orang.
Walaupun Tang Lian telah bangkit dari kematiannya tetap saja dia masih merasakan sakit di sekujur tubuhnya karena luka-lukanya sebelumnya.
Dalam sekejap tempat itu hening, hanya terdengar suara pertarungan Tang Shuan dan Tang Shui yang menangkap pembunuh Tang Lian. Long Xia Shi bahkan sangat terkejut namun juga sangat bahagia.
"Ka..kakak...kamu masih hidup... terimakasih dewa...terima kasih.."
Begitu juga dengan keluarganya Tang Lian sangat senang saat ini hingga mereka mengerumuni Tang Lian saat ini.
Namun sesat kemudian mereka dikejutkan dengan tubuh Tang Lian yang tiba-tiba dibungkus oleh energi Qi kemudian lepas dari pelukan Long Xia Shi dan kemudian mengarah ke Tang Lin.
"Putraku masih terluka jadi aku harus menyembuhkannya terlebih dahulu"
Melihat itu semua orang paham bahwa Tang Lian masih terluka dan membutuhkan perawatan.
***BERSAMBUNG****
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,DAN VOTE YA....JANJI CRAZY UP***...