PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 240 "Berkibarnya Bendera Perang!"


Sementara itu, disebuah tempat yang tanahnya tandus! langitnya berwarna merah menyeramkan! Tengkorak dan tulang belulang berserakan dimana! Tempat itu terlihat tidak memiliki kehidupan sama sekali!.


Selamat datang kembali di alam iblis! Ini adalah alam yang kejam dan menjijikkan! Aura kematian yang pekat dan lagi menjijikkan memenuhi tempat itu.


Ditempat itu pula, tiba-tiba banyak portal terbuka! Mengeluarkan satu persatu kapal perang raksasa, hingga yang terakhir keluar adalah kapal super raksasa. Jika dihitung, total semua kapal perang itu berjumlah lima puluh buah!


Tidak perlu dipertanyakan siapa pemilik semua kapal perang itu. Karena bisa terlihat jelas bendera merah dengan lambang Naga yang melilit ditubuh harimau dan berlukiskan dibawahnya...


"KEKAISARAN TANG!"


"Yang Mulia, kita sudah sampai di alam iblis!"


Ujar seseorang melapor pada Tang Lin yang sedang duduk diatas kursi kebesarannya.


"Bagus! Terus melaju kedepan dan hancurkan apa saja yang menghalangi! Kita akan memulai serangan dari tempat iblis mana saja pun yang kita temui!" Ujar Tang Lin memberikan perintah selanjutnya.


"Laksanakan Yang Mulia!"


Orang yang melapor itu pun langsung undur diri dan menjalankan perintah. Lima puluh kapal perang raksasa yang sempat berhenti, kini kembali bergerak kedepan.


Tiga hari kemudian, seseorang kembali melapor pada Tang Lin, "Lapor Yang Mulia! Dua ribu kilo meter didepan, kami merasakan adanya sebuah kota besar! Jika kita terus melesat kekota didepan, dalam waktu dua belas jam akan tiba!"


"Teruslah bergerak kedepan, kita akan menghancurkan kota itu sebagai tanda berkibarnya bendera perang!"


"Laksanakan Yang Mulia!" Orang yang melapor itu kemudian kembali pergi.


Sebelas jam kemudian, orang sebelumnya kembali melapor, "Lapor Yang Mulia, dalam waktu satu jam lagi kita akan sampai di kota yang ditargetkan! Para Jendral sedang menunggu perintahmu yang mulia!"


"Baiklah kalau begitu, katakan pada Jendral Kapal divisi senjata untuk mengeluarkan mortar pemusnah, dan berikan pada divisi kapal penyerang untuk membuka serangan dari jarak jauh! Kita akan menghancurkan kota itu dengan mortar pemusnah!" Titah Tang Lin tegas.


"Laksanakan Yang Mulia!"


Orang itu kemudian kembali pergi dan menjalankan perintah.


Sementara Tang Shuan dan Tang Shui yang ada disampingnya berpikir, 'Yang Mulia benar-benar kejam tanpa ampun! Bahkan hanya sebuah kota juga ingin dihancurkan dengan mortar pemusnah!'


Sedangkan di dalam kota yang akan diserang oleh Tang Lin...


Dikediaman pemimpin kota, seorang iblis bersayap seperti seekor kelelawar, menerobos masuk kedalam ruangan pemimpin kota.


"Brak!"


"Bajingan! Beraninya kau memasuki ruanganku tanpa izin!" Bentak pemimpin kota yang bertubuh gemuk dan mirip babi hutan.


"L-lapor pemimpin! Keadaan sangat genting!" Ucap iblis yang melapor itu dengan gemetar ketakutan.


Mendengar itu, pemimpin kota gendut itu kemudian berkata, "Katakan!"


"S-serangan! Kota kita akan diserang!"


Mata pemimpin kota itu membulat sempurna karena sangat terkejut. Siapa yang begitu berani membuat masalah dikotanya?.


"Kumpulkan semua pasukan--"


Belum sempat dia menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba kota nya bergetar kuat! Seolah-olah sedang dilanda gempa yang dahsyat. Dan tiba-tiba...


"DUAARR!"


Suara ledakan keras mengguncang kota iblis itu.


"Sialan! Kumpulkan semua iblis dan bersiap menyambut serangan!" Titahnya dengan amarah yang membara.


"Baik pemimpin!" Iblis kelelawar itu kemudian langsung melesat menjalankan perintah, tak lama setelah itu terdengarlah suara lonceng diseluruh kota. Yang menandakan jika ada serangan.


Para iblis yang ada dikota itu berhamburan keluar, berlarian menuju arah serangan berasal. Pemimpin kota sendiri, kini telah tiba diatas benteng kotanya. Ia menatap kedepan, tempat dimana ia melihat lima puluh kapal perang raksasa.


"Astaga! Kapal perang macam apa itu? Kenapa sangat besar!" Pemimpin kota iblis itu terbelalak tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


Belum selesai keterkejutannya, kini tiba-tiba terdengar suara dentuman keras!


Sebuah bola energi raksasa berwarna merah melambung tinggi ke udara, lalu ketika akan terjatuh kekota iblis, bola energi itu tiba-tiba terpecah menjadi ratusan!


"Sialan! Bentuk formasi pertahanan!" Titah pemimpin iblis babi gendut itu dengan panik.


Pasukan iblis dikota itu juga ikutan panik dan menjalankan perintah dengan cepat!


Perisai transparan berwarna ungu segera membentuk lingkaran dan melindungi seluruh kota iblis tersebut.


"BOM!... BOM!... BOM!"


Serangan mortar yang diluncurkan oleh kapal perang Tang Lin kemudian menghujani kota iblis itu dengan ganas, ledakan-ledakan besar terjadi ketika ratusan bola energi itu menyentuh formasi pertahanan kota iblis. Sampai-sampai kota itu kembali berguncang dengan hebat! Seolah-olah formasi pertahanan mereka bisa hancur kapan saja.


Melihat formasi pertahanan mereka yang tampaknya tidak akan bertahan lama, pemimpin kota iblis itu pun menggertakkan giginya marah!


"Cepat kirim seseorang menuju kerajaan dan minta bantuan!" Titah pemimpin kota itu pada akhirnya.


Sementara disisi Tang Lin, kini ia telah berdiri di sisi paling depan kapalnya. Ia melihat dan memperhatikan bagaimana serangan dilancarkan namun belum berhasil menghancurkan kota itu.


"Heh! Tampaknya Ras iblis sudah semakin pintar dalam membuat formasi.." Gumam Tang Lin seolah memuji, namun sebenarnya dia tersenyum meremehkan.


"Tambahkan serangan menjadi lima mortar pemusnah! Aku ingin lihat bagaimana mereka akan menghadapinya!" Titah Tang Lin lagi.


Tak lama kemudian, lima mortar sudah dipasang berdampingan sejajar dibagian depan kapal divisi penyerang.


"Lapor kapten! pengisian energi mortar pemusnah telah selesai dan siap ditembakkan!" Ujar seseorang dari divisi yang bertugas mengisi energi kelima mortar.


"Bagus! bidik sasaran dan tembak!!" Teriak kapten divisi itu.


"Duar!...Duar!... Duar!...Duar!... Duar!"


Kelima mortar itu ditembakkan secara bergantian. Lima bola energi besar pun kini melambung tinggi kelangit.


Wajah semua iblis dikota itu seketika berubah pucat! Sebelumnya saja, kota itu berguncang sangat hebat hanya dengan satu serangan mortar pemusnah. Kini yang harus dihadapi adalah lima! Tidak tahu apa yang akan terjadi jika semua peluru mortar itu menghujani kota iblis.


"Cih!! Bahkan jika kota iblisku hancur! Aku akan membawa kalian bersamaku!" Kesal pemimpin kota iblis itu.


Pemimpin kota iblis itu langsung melompat keluar dari formasi pertahanan, ia melesat terbang dengan cepat kearah Kapal perang Tang Lin.


"Peledakan diri!!" Teriak iblis itu menggunakan tehniknya.


Seraya melesat terus kedepan dengan kecepatan tinggi, tubuhnya yang gendut Perlahan-lahan menjadi tambah besar. Tampak seperti balon yang bisa meledak kapan saja.


Tapi dihadapan Sang Penguasa dan pasukannya, kecepatan pemimpin kota iblis itu tidak lebih cepat dari siput.


"Kapten, seorang iblis bergerak kemari. Sepertinya dia ingin meledakkan diri." Lapor seorang prajurit yang bertugas mengintai dari ketinggian.


"Hmph! Biarkan aku lihat, seperti apa kekuatan iblis itu!" Ujar sang kapten dengan sombongnya.


"Swhosh!"


Kapten itu segera melompat dari kapal dan pergi terbang kearah pemimpin iblis dengan kecepatan kilat! Hanya dalam waktu sekejap, ia telah sampai dihadapan pemimpin kota iblis.


"Meledaklah dikotamu sendiri bodoh!" Teriak sang kapten menghina seraya melayangkan tinju ke wajah pemimpin kota iblis itu.


"Apa!?"


Pemimpin kota iblis itu sangat terkejut ketika seorang manusia tiba-tiba muncul didepannya yang entah dari mana datangnya ia sendiri tidak tahu.


"BAAAMM!"


Tinju sang kapten pun menghantam wajah iblis itu sangat keras dan mengirimnya kembali terbang kekotanya.


Kecepatan pemimpin iblis yang dikirim kembali terbang dengan pukulan, bahkan melebihi kecepatan peluru kelima mortar, hingga ketika pemimpin iblis itu menabrak formasi pertahanan, itu bersamaan dengan kelima peluru mortar yang telah membelah menjadi ratusan dan menghujani kota iblis.


BERSAMBUNG...