
Sedangkan Wang Long semakin bingung dengan apa yang dikatakan oleh Lao Hu, ia seolah-olah penasaran dengan apa yang selanjutnya terjadi.
"Lao Hu! Apa maksudmu sebenarnya? Apakah memang benar alam rendah ini pernah terjatuh kedalam masa-masa kehancuran?.." Tanya Wang Long yang ingin tau.
Pertanyaan Wang Long barusan, telah mewakili pertanyaan semua orang yang ada di ruangan itu. Oleh karena itu, di dalam ruangan itu yang berbicara hanyalah Lao Hu dan Wang Long.
"Apa maksudku? Wang Long! Apakah Shen Long tidak pernah mengajarimu sejarah? Heh!... Sepertinya aku harus mewakili ayahmu untuk mengajarimu sejarah!.." Ujar Lao Hu.
Kata-kata Lao Hu barusan, jelas sangat mengejutkan bagi Wang Long. Ditambah lagi Tang Lian dan semua orang, mereka bertanya-tanya siapa lagi itu Shen Long?
"K-kau!... Bagaimana kau bisa mengenal ayahku!? Siapa kau sebenarnya!?.." Tanya Wang Long dengan gagap karena sangat terkejut.
Mendengar itu, Lao Hu kemudian menyunggingkan senyumnya lalu berkata, "Siapa aku? Gadis kecil, akan kuberi tau kau.. Aku telah hidup sangat lama dan berjalan bersama Yang Mulia Tang Lin selama ratusan ribu tahun! Sedari Yang Mulia Tang Lin kecil, aku sudah menemaninya. Sedangkan ayahmu? Ia mengikuti Yang Mulia beberapa tahun kemudian, jadi meski ayahmu ada disini dia juga harus memanggilku senior! Dan kamu gadis kecil, seharusnya memanggilku paman!.." Ujar Lao Hu seraya menatap Wang Long dengan tatapan tajam.
Wang Long sangat terkejut mendengar itu, sampai-sampai ia tidak tau harus berkata apa lagi. Ia percaya dengan kata-kata Lao Hu, karena tidak mungkin harimau itu membawa nama Tang Lin dalam kebohongan.
Melihat Wang Long yang terdiam dengan mulut yang menganga, kemudian Lao Hu kembali berkata, "Lambang Naga yang melilit ditubuh seekor harimau, apakah kau kira itu hanya sekedar lambang biasa? Asal kau tau saja gadis kecil, harimau dilambang itu adalah aku dan naga itu adalah ayahmu! Jadi kau harusnya memanggilku dengan sopan mulai sekarang!.."
Sejujurnya Lao Hu lumayan kesal ketika Wang Long menyebutnya harimau bodoh, oleh karena itulah ia mengatakan semua ini.
"Apa kau mengerti sekarang gadis kecil!?.." Ucap Lao Hu lagi. Ia sedikit meninggikan suaranya, itu menandakan ia sangat serius dengan semua perkataannya.
"A-aku... Mengerti... P-paman!..."Jawab Wang Long tergagap. Semua ini terlalu mengejutkan bagi Wang Long, dan kini mau tidak mau ia harus menurut pada Lao Hu.
Harimau putih pemalas yang selalu menyamar sebagai kucing hitam yang pemalas, ternyata memiliki identitas yang sangat mengerikan dari pada yang terlihat! Begitulah semua orang diruangan itu berpikir.
"Ehem!... Lalu... Bukankah pembicaraan kita sudah sedikit menyimpang?.." Ucap Tang Lian dan menyadarkan semua orang dari keterkejutannya.
Kini Wang Long tidak lagi memiliki alasan untuk menahan Lao Hu menceritakan semua apa yang mereka rahasiakan. Karena setelah ia pikirkan kembali, berhak atau tidaknya Lao Hu menceritakan segalanya, keamanan alam rendah itu lebih penting.
Alasan mengapa Lao Hu ingin menceritakan semuanya adalah, karena ia rasa sudah waktunya untuk membawa Tang Lian ke istana Penghakim. Di istana Penghakim itu, terdapat patung Tang Lin yang sangat besar dan terlihat sangat berwibawa. Dan ketika Tang Lian melihat itu maka ia pasti akan mengenali jika itu adalah patung ayahnya.
Dan pada akhirnya, Tang Lian akan tetap mengetahui apa yang sebenarnya juga. Awalnya Lao Hu ingin memberitahukan Tang Lian secara perlahan, namun karena para iblis telah berani bergerak maka ia memilih untuk mengatakannya lebih awal.
Keamanan alam rendah dari invasi alam iblis, adalah sepenuhnya tanggung jawab istana Penghakim. Itu telah ditetapkan sejak Tang Lin membangun istana itu di masa lalu. Tang Lin membangun istana itu, juga karena kebenciannya kepada bangsa iblis. Kekejaman iblis dimasa lalu, ia tidak ingin itu terjadi lagi!.
"Sudah bisakah kalian mengatakan yang sebenarnya padaku!?.." Ujar Tang Lian kembali.
"Tuan, aku akan menceritakan semua yang aku tau..." Ujar Lao Hu kemudian menarik nafas panjang.
"Membalas dendam? Mengapa baru sekarang mereka melakukannya? Dan juga kau bilang itu lima ratus ribu tahun yang lalu? Apakah ayahku memang telah hidup selama itu!?.." Ujar Yang Lian dan membanjiri Lao Hu dengan rentetan pertanyaan.
Lao Hu tau jika tuannya itu sangat tidak sabaran untuk mengetahui semuanya. Oleh karena itu Lao Hu hanya bisa menghela nafas panjang kemudian berkata lagi...
"Tidak semudah itu bagi mereka untuk membalas dendam. Dahulu mereka dibunuh oleh Yang Mulia dengan cara yang sangat kejam. Tentunya...." Belum sempat Lao Hu melanjutkan kata-katanya, tiba-tiba Yang Lian memotongnya.
"Tunggu dulu!.. Kau bilang dibunuh?.."
"Benar tuan..."
"Lalu bagaimana mereka masih hidup sekarang!?.. Apa kau sedang mengarang cerita!?.." Ujar Tang Lian tidak percaya.
"Apa yang aku katakan adalah benar tuan. Aku tidak berani sedikitpun untuk mengarang cerita.." Ujar Lao Hu jujur.
"Lalu apakah mungkin mereka dihidupkan kembali?.." Ujar Tang Lian seraya berpikir.
"Itulah yang sedang aku pikirkan tuan. Sebanyak apapun aku beepikir, aku tidak bisa menemukan jawaban yang masuk akal selain mereka dihidupkan kembali.." Ucap Lao Hu dan ikut berpikir.
Sementara para wanita Tang Lian, Wang Long dan Zhao Yu, mereka tidak tau harus berkata apapun lagi. Apa yang di ucapkan oleh Lao Hu sebelumnya itu sangat mengejutkan mereka.
Mereka pikir apa yang di katakan oleh Lao Hu itu sangat tidak masuk akal! Bagaimana mungkin seseorang yang sudah mati dapat dihidupkan kembali?
Jika memang benar para iblis yang telah mati itu dihidupkan kembali, bukankah alam rendah ini benar-benar dalam bahaya tingkat tinggi!? Atau bahkan seluruh alam semesta ini sedang dalam bahaya!?
"Tapi bukankah itu semakin tidak masuk akal?.. Rasanya itu tidak mungkin!!.." Ujar Tang Lian yang masih sulit untuk percaya.
"Tuan, semakin tidak mungkin itu terjadi maka semakin besar peluang untuk itu terjadi, begitulah cara kerjanya dunia ini.."
Semua orang terdiam, ruangan itu benar-benar hening. Semua orang itu sedang tenggelam dalam pikirannya masing-masing karena perkataan Lao Hu barusan.
"Semakin tidak mungkin itu terjadi, maka semakin besar pula kemungkinan itu terjadi!.."
Kata-kata itu, apa maksudnya? Apa artinya? Semua orang di ruangan itu bertanya-tanya dalam hatinya masing-masing.
Namun sekeras apapun mereka memikirkan jawabannya, mereka tetap tidak bisa menemukan arti dari kata-kata itu.