PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 43 "Tingkah Ayah Dan Anak"


"Untuk Lao Hu dan Wang Long mereka ada didalam perutmu" Tang Lin berbicara tiba-tiba dan mengejutkan Tang Lian.


"Ha? tapi segel telah dibuka ayah, bagaimana bisa mereka ada didalam perutku?" Tang Lian bertanya dengan bingung.


"Tentu saja bisa, karena sebelumnya aku menyegelnya disana jadi secara tidak langsung sebuah dunia kecil sudah ayah buatkan untukmu" Tang Lin berkata dengan santainya dan membuat Tang Lian terkejut.


"Sebuah dunia? lalu apakah setiap segel juga akan membentuk sebuah dunia?" Tang Lian kembali bertanya karena semakin bingung.


"Segel yang ayah gunakan itu berbeda nak, segel yang ayah gunakan itu jauh lebih kuat dan spesial dari pada yang lain" Tang Lin menjelaskan secara perlahan agar Tang Lian mengerti.


"Wah... sehebat itukah?" Tang Lian berkata dengan terkejut dan juga terkagum-kagum.


"Memangnya kenapa? Apakah kamu tidak percaya?"


"Hmmm....benar juga, rasanya ayah tidak sehebat itu..." Tang Lian berkata seolah-olah dia tidak percaya dan meremehkan ayahnya dan itu membuat Tang Lin kesal.


"Oh? jadi kamu mengatakan ayahmu ini lemah begitu?" Tang Lin berkata dengan kesal.


"Ayolah ayah, aku tidak mengatakan itu tetapi jika dipikir-pikir hal sehebat itu tidak mungkin dilakukan oleh seorang pria tua..." Tang Lian berkata dengan maksud mengerjai ayahnya.


Karena sebentar lagi Tang Lian akan berpisah dengan ayahnya jadi dia memutuskan untuk bersenang-senang dengan ayahnya sekarang, dan Tang Lin yang tidak paham akan maksud dari Tang Lian menjadi semakin kesal.


"Anak nakal!!! Apa yang kamu katakan barusan!!!" Tang Lin tiba-tiba bangkit dari duduknya dan menarik telinga putranya dengan kuat.


"Aduh....aduh...aduh...iya...iya..iya ayah, aku percaya...aku percaya..." Tang Lian berkata dengan cepat karena merasakan sakit ditelinganya, sebelumnya Tang Lian berniat untuk kabur setelah menyebut ayahnya pria tua namun tidak sempat.


"Bukan itu yang aku maksudkan dasar anak nakal, aku tidak peduli lagi jika kamu percaya atau tidak!!! Yang ingin aku dengar adalah kamu sebut apa aku sebelumnya!!!" Tang Lin berkata sambil menguatkan tarikannya dari telinga Tang Lian.


"Memangnya apa yang aku katakan? Aku kan mengatakan ayah tampan, mengapa jadi marah tiba-tiba?" Tang Lian berkata sambil memegang tangan ayahnya yang sedang menarik telinganya.


"Masih tidak mau jujur?"Mendengar perkataan putranya yang bohong Tang Lin semakin kuat menarik telinga Tang Lian karena semakin kesal.


"Aduh...aduh...aduh...ayah itu sakit sekali!!!"


Tang Lin tidak memperdulikan perkataan Tang Lian, dan justru Tang Lin semakin menguatkan tarikannya lagi tanpa berkata apapun hingga Tang Lian mengakui kesalahannya.


"Iya...iya...iya, ayah aku salah, aku minta maaf karena telah menyebut ayah pria tua." Tang Lian akhirnya menyerah dan meminta maaf dengan cepat.


Kemudian setelah Tang Lian meminta maaf akhirnya Tang Lin melepaskan telinganya dan kembali duduk dikursinya sembari berkata "Bagus". Namun sebelum Tang Lin duduk, Tang Lian kembali mengejek ayahnya dan kabur dari sana.


"Dasar pria tua yang jelek dan kejam!!!" Tang Lian berkata demikian lalu kabur. Sedangkan Tang Lin yang mendengar itu dia kembali kesal dan mengejar Tang Lian yang telah kabur cukup jauh.


Disisi lain Zhao Yu yang melihat itu kemudian menyusul juga tetapi berjalan pelan-pelan, padahal seorang ayah dan anak sedang main kejar-kejaran tetapi Zhao Yu malah mengikuti dengan santai.


Untuk sesaat Ayah dan anak itu bermain kejar-kejaran di seluruh istana seperti anak kecil dan itu membuat semua orang yang melihat itu menjadi heran karena tingkah ayah dan anak itu seperti anak kecil dan konyol.


"Hahahaha....ayolah pria tua, kejar aku jika kamu bisa hahahaha..." Tang Lian terus mengejek ayahnya sambil berlari dengan cepat.


"Anak nakal!!! Tunggu saja sampai aku menangkapmu maka aku akan menelanjangimu dan mengikatmu ditiang!!!" Tang Lin berkata dengan semakin kesal dan terus mengejar Tang Lian.


"Waaah ternya pria tua sepertimu juga mesum pada seorang pria, terlebih lagi pada anakmu sendiri...ih aku jijik...tolong ada pria tua yang mesum mengejarku!!!" Tang Lian terus berlari dan mengejek ayahnya kemudian berteriak minta tolong.


"Anak nakal!!! Aku akan potong burungmu dan akan aku berikan kepada bebek!!!" Tang Lin berkata dengan sangat kesal sekarang karena tingkah Tang Lian membuat seolah-olah ayahnya menindasnya.


Orang-orang yang mendengar teriakan Tang Lian seketika berkumpul karena mereka pikir telah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, namun apa yang mereka lihat sekarang membuat mereka bingung sejenak dan kemudian tertawa terbahak-bahak. Bahkan ketiga kakaknya Tang Lian juga ada disana lalu ikut tertawa juga.


Long Tian yang juga ada disana hanya bisa menggelengkan kepalanya dan ikut tertawa juga, sedangkan Yun Mei yang mendengar teriakan Tang Lian dia langsung bangun dari tidurnya dan berlari kearah suara minta tolong itu, setelah Yun Mei sampai disana dia melihat seorang ayah dan anak sedang main kejar-kejaran.


"Hais...suamiku terlalu kekanak-kanakan..." Yun Mei membatin sambil menggelengkan kepalanya dan menepuk jidatnya.


"Anak nakal kemari kau!!! Jangan terus berlari!!!"


"Tidak, aku tidak mau, nanti ayah akan menyiksaku jika berhenti!!!"


Mendengar itu membuat orang-orang yang sedang menonton menjadi tambah tertawa. Mereka tertawa bukan karena mereka memandang rendah ayah dan anak itu, namun karena mereka memikirkan ternyata keluarga sang penguasa juga sama seperti manusia biasa pada umumnya yang bertingkah konyol.


Pada saat mereka sedang tertawa tiba-tiba Zhao Yu lewat dengan berjalan perlahan kemudian bertanya dengan santai.


"Kearah mana tuanku berlari?" Zhao Yu bertanya dengan santainya dan membuat orang-orang terdiam tiba-tiba. Kemudian orang-orang menunjuk kearah yang sama dengan serentak. Setelah itu Zhao Yu pun kembali berjalan kearah yang ditunjuk oleh orang-orang.


"Saudara, apakah pemuda itu ikut bermain kejar-kejaran juga?" Seorang prajurit bertanya kepada prajurit lainnya juga.


"Jangan tanya aku..." Prajurit itu menjawab dengan singkat.


Tang Lian terus bermain kejar-kejaran bersama ayahnya hingga satu jam, ayah dan anak itu hampir mengelilingi seluruh istana hingga pada akhirnya Tang Lian sudah merasa puas mengerjai ayahnya kemudian berlari kearah kamar Ling Yuan dan berniat mengakhirinya, dan setelah sampai dikamar Ling Yuan tanpa mengetuk ataupun permisi Tang Lian langsung mendobrak pintu itu dan membuat Ling Yuan terkejut.


"Brak...." (Suara pintu didobrak)


"Huwaaa..." Ling Yuan berteriak kaget karena pintu kamarnya didobrak dan membuat Ling Yuan yang sedang menjahit sebuah kain menjadi salah jahit.


"Ibu...tolong aku ibu..." Tang Lian berkata dan bersembunyi dibalik punggung ibunya.


"Lian'er kamu mengejutkan ibu, cepat katakan siapa lagi yang berani menindasmu..." Ling Yuan berkata dengan kesal karena kain yang dijahitnya salah jahit jadinya karena terkejut.


"Itu seorang pria tua ibu..." Tang Lian berkata dan terus bersembunyi dibalik punggung ibunya seolah-olah dia sangat takut.


"Seorang pria tua?" Ling Yuan bertanya dengan penasaran.


"Anak nakal!!! Kemari kau jangan bersembunyi!!!" Tang Lin berteriak keras dan kemudian masuk juga kekamar yang dimasuki oleh Tang Lian.


Tepat ketika Ling Yuan ingin bertanya Tang Lin tiba-tiba masuk juga sambil berteriak keras karena kesal dan membuat Ling Yuan menggelengkan kepalanya dan menepuk jidatnya. Ling Yuan sudah menebak ini pasti putranya yang berulah.


***BERSAMBUNG***


Halo para pembaca yang Budiman, terimakasih telah mampir di novel ini jangan lupa klik tombol like dan terus dukung author juga dengan kasi vote novel author terima kasih.....


tunggu ada yang bilang hadiah? Author mau dong 😁


**********SAMPAI JUMPA***************