PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 199 "Langkahi Dulu Mayatku!"


Ketika Tang Lian telah menyelesaikan segel tangannya, ia pun merentangkan kedua tangannya, dan seketika dari semua jari-jari tangannya mengalir darah keluar dan berkumpul di depan dadanya perlahan membentuk sebuah bola kecil.


"Aaaaahhhhh!!!.." Tang Lian menjerit kesakitan melakukan itu.


"Pangeran! Hentikan itu!.." Teriak Lao Hu panik, dan ia pun menerjang ke depan ingin menghentikan Tang Lian secara paksa.


Namun Wang Long tiba-tiba menghadangnya dan menendangnya sangat keras dengan kaki panjang indahnya.


"Bang!.."


Lao Hu tersentak kaget bukan main dengan aksi Wang Long.


"Wang Long! Apa yang kau lakukan!.." Teriak Lao Hu marah.


Meskipun Lao Hu berteriak marah dengan ekspresi memusuhi, Wang Long tidak takut sedikitpun. Dan justru ia menjawab dengan lantang, membalas tatapan tajam Lao Hu dengan niat membunuh.


"Apa kurang jelas apa yang kulakukan? Aku sedang melindungi tuanku! Jika kau ingin menghentikan tuanku maka lewati dulu aku!.." Ujarnya menantang.


Lao Hu terbelalak tidak percaya dengan Wang Long yang tiba-tiba menantangnya.


"Bodoh! Apa kau ingin pangeran mati atau kembali menjadi sampah hah!?.." Teriak Lao Hu semakin marah dan menghentakkan kakinya, seketika gelombang energi tercipta dan membuat gempa yang dahsyat.


Karena itu, sekte elang besi seketika gempar dan kacau. Semua murid dan para guru menatap ke arah asal ledakan itu.


Ketika mereka menemukan asalnya dari kediaman Tang Lian, mereka menjadi sangat khawatir, mereka langsung berbondong bondong menuju kediaman Tang Lian yang mereka kenal sebagai Sang Penghakim. Mereka takut sesuatu yang buruk sedang terjadi dan membuat Tang Lian murka, itulah yang mereka khawatir kan. Jika Tang Lian murka maka sekte ini dapat dipastikan akan rata dengan tanah, tentu saja mereka tidak ingin hal tersebut terjadi.


"Apapun yang dilakukan oleh tuanku, aku percaya padanya!.." Ujar Wang Long bersikukuh pada pendiriannya.


Lao Hu berdecak kesal dan semakin marah, "Kau sangat keras kepala! Baiklah!.. Jangan salahkan aku yang bertidak kejam padamu!!.."


Lao Hu menerjang ke depan dan menyerang Wang Long, di sertai dengan ruangan yang keras!.


Wang Long yang melihat itu, tidak ada ketakutan sedikitpun diwajahnya. Ia justru mengangkat tangannya hingga berada didepan wajahnya seraya berkata, "Kau jangan lupa! Kita sedang berada di alam bawah, bahkan jika kau sudah hidup ratusan ribu tahun dan lebih kuat dari aku, tetap saja di alam rendah ini kekuatan kita setara!!.."


Bersamaan dengan kata-kata nya, Wang Long pun menyelesaikan segel tangannya dan berteriak, "Domain Raja Naga Tirani!!.."


Aura disekitar langsung berubah drastis, angin bertiup panas, tidak tau apa yang terjadi, semua orang didalam ruangan itu merasakan mereka sedang ditekan oleh sebuah kekuatan tak kasat mata! Mereka seolah-olah tidak dapat bergerak bahkan sedikitpun.


Angin panas yang bertiup, membuat keringat semua orang bercucuran deras!


Lao Hu juga bahkan tiba-tiba berhenti ditempatnya, ia tidak bisa menggerakkan tubuhnya sedikitpun.


Lao Hu kembali berdecak kesal, "Baiklah Wang Long! Kau yang memaksaku!!.." Teriaknya.


"Raungan kaisar harimau!!." Teriaknya lagi.


"Rrroooaaarrr!!!.."


Raungan Lao Hu yang keras, seketika menghancurkan Domain Wang Long.


Wang Long tersentak dan memuntahkan seteguk darah, ia mundur terpaksa beberapa langkah kebelakang.


Lao Hu tidak menyia-nyiakan kesempatan, ia kembali menerjang ke depan dan ingin menerkam Wang Long.


Namun sebelum ia sempat menggapai Wang Long, sebuah kilatan cahaya emas turun dengan kecepatan tinggi dari langit. Kilatan emas itu bahkan menghancurkan kediaman Tang Lian menjadi puing-puing tak berguna.


Ayah Wang Long yang tak lain adalah Shen Long, tidak menghiraukan panggilan putrinya, tetapi ia menatap Lao Hu tajam. Seandainya tatapan itu bisa membunuh, Lao Hu rasanya akan mati ribuan kali.


"Lao Hu! Lama tidak bertemu, dan sekali bertemu kau justru menyakiti putriku! Betapa Lancangnya kau!!." Teriak Shen Long marah.


"Maafkan aku saudaraku, tapi kau harus melihat kebelakangmu terlebih dahulu.." Ucap Lao Hu setelah ia menjaga jarak dengan Shen Long.


Ketika Shen Long menatap ke belakangnya, betapa terkejutnya dia karena Tang Lian berteriak sangat keras.


"Ini masih belum cukup!!.. Hyaaaaaahhh!!.."


Teriakan itu adalah tanda jika Tang Lian semakin kesakitan, dan itu terasa sangat mengiris hati bagi para istri dan kekasih Tang Lian. Mereka ingin menghentikannya tetapi sudah terlambat.


Mereka hanya bisa merutuki diri sendiri mengapa tidak mengerti apa maksud Tang Lian sebelumnya, dan sekarang mereka telah berderai air mata melihat Tang Lian sangat kesakitan.


Yun Mei, bahkan hanya dapat diam ditempat. Ia masih berpegang teguh pada janji Tang Lian yang mengatakan tidak akan menyakiti diri sendiri. Tapi meskipun demikian ia tetap juga tidak dapat menahan air matanya yang terus mengalir bagaikan air sungai.


Wu Min dan Zhao Yu, mereka menggenggam tangannya sampai berdarah, mereka sungguh tidak tega melihat Tang Lian seperti ini. Tapi mereka hanya diam dan berusaha meyakinkan diri sendiri jika Tang Lian pasti baik-baik saja, karena ingin menghentikan pun mereka tidak akan bisa.


Selain Shen Long dan Wang Long yang menghalangi, apapun yang ingin mereka lakukan sungguh tidak berguna sekarang.


Shen Long, menatap Tang Lian dengan tatapan datar dan biasa saja, seolah-olah tidak ada yang perlu di khawatirkan.


Lao Hu yang melihat semua orang terdiam, ingin mengambil kesempatan untuk menghentikan Tang Lian. Bahkan jika Tang Lian terluka sangat parah, itu lebih baik dari pada ia membuang darahnya.


Kembali menerjang ke depan, Lao Hu mengayunkan cakarnya yang tajam.


Tapi Shen Long menyadari itu, ia segera menoleh ke arah Lao Hu dan langsung bergerak seperti kilat, ia menendang kepala Lao Hu.


Lao Hu yang tidak memiliki waktu untuk menghindar, langsung terhempas kembali kebelakang hingga menabrak satu satunya tiang yang masih berdiri dengan cukup keras.


Tiang itupun langsung hancur seketika.


Lao Hu berdiri dengan sempoyongan, ia merasakan sangat sakit dan oyong di kepalanya.


Sungguh ia tidak menyangka jika saudara seperjuangannya yang sangat akrab dan bahkan tidak pernah memukulnya, kini menendang kepalanya sangat keras.


"Jika ingin menghentikannya secara paksa, langkahi dulu mayat ku!!.." Ujar Shen Long sangat serius dan memandang Lao Hu dengan tatapan membunuh yang sangat tajam, bahkan ia juga sudah mengeluarkan aura membunuhnya, dan itu tidak kalah dengan aura membunuh milik Lao Hu.


"Shen Long... Kau serius ingin bertarung sampai mati denganku? Apa kau tidak takut jika Yang Mulia akan murka padamu!?.." Ujarnya dengan kepala yang masih oyong ia rasakan.


Namun sebelum Shen Long menjawab, kilatan emas lainnya muncul tepat di samping Shen Long.


Dengan mahkota emas yang dihiasi berbagai macam permata yang indah, seseorang membelai janggutnya yang panjang dan meletakkan satu tangannya di belakang jubah emasnya.


"Ingin menghentikan menantuku? Ayo lihat apa kau cukup kuat untuk membunuhku!!.."


Ketika suara serak dan berat itu terdengar, Yun Mei langsung terbelalak dan tubuhnya gemetar, tanpa sadar Yun Mei kembali meneteskan air matanya seraya berkata...


"A-ayah...!!." Suara panggilan Yun Mei sangat gemetaran memanggil orang itu ayah.


Benar, dia adalah Yun Zhang! Pemimpin dari para dewa! Ayah kandung dari Yun Mei! Mertuanya Tang Lian, ia adalah orang yang memberikan kekuatan menakutkan dan memberikan gelar Penghakim pada Tang Lian.


Sekali lagi, ia adalah YUN ZHANG! PEMIMPIN DARI SELURUH DEWA!