PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 55"Pertarungan Zhao Yu"


Sebenarnya alasan Tang Lian langsung membunuh Chao Peng adalah karena dia merasakan ada aura menjijikkan dari Chao Peng itu sendiri, dan benar saja ketika Tang Lian menebas lehernya dan jatuh ditanah kemudian disaat yang bersamaan juga sebuah pil berwarna merah pekat dengan aura hitam dan menjijikkan dikelilingnya.


Kemudian Tang Lian langsung mengambil pil merah itu kemudian menyimpannya, Tang Lian yakin ini akan berguna dalam waktu dekat walaupun pil itu menjijikkan.


Setelah itu Tang Lian kembali membantu para bawahannya untuk membunuh semua prajurit Chao Peng sebelumnya. Dan kurang dari sepuluh menit semua prajurit itu telah mati dengan mengenaskan, dan Tang Lian hanya menyisakan satu prajurit saja karena Tang Lian berniat menggali informasi dari prajurit itu.


Sedangkan orang-orang yang menonton itu sebelumnya sekarang hanya bisa menjatuhkan rahang mereka sambil membelalakkan matanya.


"Ini... Ternyata kelompok pemuda pemuda itu sangat kuat..."


"Para anak muda itu menyembunyikan kekuatannya sangat dalam, siapa sebenarnya dan dari mana mereka berasal?."


"Para pemuda itu membantai dan membunuh pemimpin kota dengan mudah, ini terlalu mengerikan..."


Begitulah orang-orang berbicara satu sama lain, ada yang merasa penasaran tentang Tang Lian dan kelompoknya dan banyak juga yang memuji tidakan berani Tang Lian dan para bawahannya.


Para warga kota singa api itu sekarang merasa bahagia dan terbebas dari neraka karena pemimpin kota yang selalu menindas dan memeras mereka kemudian mengambil anak gadis mereka telah mati. Namun itu hanya sesaat sebelum tempat itu kedatangan seseorang yang lebih kuat lagi.


"Siapa yang telah berani membunuh muridku?" Seorang pria yang terlihat berusia lima puluh tahun berteriak dengan marah.


Kemudian Tang Lian dan para bawahannya yang ingin melangkah kembali kedalam penginapan itu seketika menghentikan langkahnya ketika mendengar teriakan pria paruh baya itu.


"Apakah muridmu yang itu?" Tang Lian berkata dan menunjuk kearah kepala Chao Peng yang masih terletak dijalan.


"Iya..." Pria paruh baya itu menjawab.


"Itu aku yang membunuhnya.." Tang Lian mengaku dengan santainya.


"Dasar bajingan, aku akan membuatmu hidup segan mati tak mau!!!" Pria paruh baya itu seketika marah dan mengamuk dan menyerang Tang Lian.


"Hanya seorang jendral emas puncak? Kau tidak pantas untuk membuat tuanku berkeringat... " Zhao Yu menahan serangan pria paruh baya itu dengan tombaknya.


"Kamu anak kemaren sore jangan terlalu sombong dihadapanku atau kamu akan menyesal!!" Pria paruh baya itu berkata sambil beradu pedang dan tombak dengan Zhao Yu.


"Hmph!! Aku ingin lihat bagaimana seekor anjing sepertimu terus menggonggong.." Zhao Yu berkata dan mengejek dengan ekspresi wajah dinginnya.


Pria paruh baya itu seketika menjadi lebih marah lagi ketika dia mendengar Zhao Yu mengatainya dengan anjing, kemudian meningkatkan serangannya lagi. Sedangkan disisi Zhao Yu dia hanya terus menangkis serangan pria paruh baya itu dengan santai seolah-olah dia sedang senam pagi.


"Tring...tring...tring..."


Suara pedang dan tombak antara Zhao Yu dan pria paruh baya itu terus beradu hingga sepuluh menit lamanya. Namun Zhao Yu masih terlihat baik-baik saja, berbeda dengan pria paruh baya itu yang sudah kelelahan dan nafas tersengal-sengal. Sedangkan Tang Lian, Yun Mei, dan para bawahannya yang lain hanya tersenyum seraya terus menonton Zhao Yu yang terus bertarung tetapi hanya bermain-main saja.


"Ini bagaimana mungkin dia masih terlihat penuh dengan energi? Dan lagi dia menahan semua seranganku dengan mudah? Siapa sebenarnya mereka? Apakah aku telah menyinggung orang yang salah? Sial!!!"


"Zhao Yu apa kamu belum cukup puas bermainnya? Cepat bereskan saja anjing gila itu.." Tang Lian yang sudah mulai bosan berkata kepada Zhao Yu.


"Baik tuan.."


Zhao Yu yang mendengar perkataan Tang Lian kemudian mulai menyerang dengan sedikit serius.


"Tuanku sudah mulai bosan jadi bersiaplah menerima kematianmu." Zhao Yu berkata dengan ekspresi wajah dinginnya lalu yang dari tadi Zhao Yu hanya bertahan saja kemudian mulai menyerang.


Kemudian setelah Zhao Yu mulai menyerang, hanya dengan satu gerakan saja pria paruh baya yang mengaku sebagai guru Chao Peng itu terlempar dengan keras dan menabrak salah satu rumah warga hingga hancur.


"Hanya dengan satu jurus kamu hampir mati, terlalu lemah.." Zhao Yu berkata dengan kecewa.


"Sial!! Sial!! Sial!!.." Pria paruh baya itu bergumam dalam batinnya kemudian bangkit dan memuntahkan seteguk darah.


"Anak muda, kamu yang memaksaku!!" Pria paruh baya itu berkata seraya mengeluarkan satu butir pil merah yang sama seperti Tang Lian ambil sebelumnya kemudian pria paruh baya itu memakannya.


"Wush..."


Setelah pria paruh baya itu memakannya aura didalam tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi sangat menjijikkan dan dikepalanya juga tumbuh dua tanduk lalu matanya berubah menjadi merah. Setelah itu diapun mulai menyerang lagi.


Karena auranya sudah berubah tentu saja kekuatannya juga meningkat meningkat derastis, namun kekuatan itu hanyalah kekuatan pinjaman yang bersifat sementara dan memiliki konsekuensi yang buruk.


"Kau memakan pil iblis tingkat dua?" Zhao Yu bertanya seraya menahan serangan pria paruh baya itu.


"Jika iya memangnya kenapa? Apakah kamu takut sekarang? Hahaha... sudah terlambat!!" Pria paruh baya itu tertawa dan berkata seraya terus menyerang.


"Cih...bahkan jika aku hanya diam saja kamu akan berubah menjadi sampah, jadi mengapa harus takut?" Zhao Yu membalas lagi dengan seringai mengejek.


"Bahkan jika aku mati, kamu dan tuanmu itu juga harus ikut denganku!!" Pria paruh baya itu berkata dengan semakin marah karena dari tadi tidak ada satu serangan pun yang berhasil mengenai Zhao Yu.


"Tidak usah banyak bicara anjing gila, cepat keluarkan saja seluruh kemampuanmu.." Zhao Yu berkata demikian karena sudah merasa malas mendengar ocehan pria paruh baya itu.


Kemudian lima menit setelahnya pria paruh baya itu pun kembali tersungkur ditanah sambil memegang tangan kanannya yang sudah putus dan waktu penggunaan pil iblis juga sudah habis, dan ketika itu juga pria paruh baya itu berubah menjadi sampah tanpa kultivasi.


"Ja...jangan mendekat...kamu tidak bisa membunuhku atau sekte teratai hitam akan memburumu sampai keujung dunia sekalipun!!!" Pria paruh baya itu berkata karena ketakutan dan mundur secara perlahan.


Namun Zhao Yu seakan-akan tidak peduli dan terus berjalan sambil menyeret tombaknya dengan perlahan.


"Ap...apa kamu tidak mendengarku? Sekte teratai hitam akan memburumu karena aku adalah tetua luar sekte itu!!" Pria paruh baya itu terus berkata dan mengancam Zhao Yu berharap Zhao Yu akan berhenti karena takut.


"Aku tidak peduli!!" Zhao Yu berkata dan menusuk kepala pria paruh baya itu dengan tombaknya dan akhirnya mati seketika.