PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 210 "Rencana Berkelana Seorang Diri"


"Tunggu!..."


Tang Lian pun berhenti, menunggu apakah Wang Long akan menjelaskan alasannya?


"Biarkan aku membantu.." Ucap Wang Long dan meraih tangan kiri Tang Lian lalu membopongnya.


Sementara di dalam hati Tang Lian kecewa, ternyata naga betina itu tidak berniat mengatakan alasannya sedikitpun.


"Bukankah sudah kukatakan? Kau bebas sekarang, kau sudah tidak terikat denganku..." Ujar Tang Lian dingin dan melepaskan diri dari Wang Long.


Wang Long menghela nafas, "Baiklah, tuan ingin tahu apa alasanku kan? Sederhana, ini adalah pilihanku, aku nyaman menjadi bawahanmu. Dulu, maupun sekarang, entah itu tuan lemah atau kuat, miskin atau kaya, tampan atau jelek.. Aku bersumpah tidak akan pernah mengkhianatimu!.."


Ucap Wang Long tiba-tiba bersumpah, dan yang mengejutkan adalah langit yang menerima sumpah itu! Kelak jika Wang Long melanggar sumpahnya, ia akan mati tersiksa tanpa kata dari Tang Lian pun.


Tang Lian memejamkan matanya dan menghela nafas berat, ia sangat ingin mengetahui alasan Wang Long, bisa saja ia juga memiliki misi yang sama seperti Lao Hu kan? Yaitu perlahan merayunya untuk kembali kesisi keluarganya?


Namun bagaimana sekarang? Apa yang harus ia lakukan? Naga betina itu sudah bersumpah, dan langit pun menggelegar menyetujui sumpah itu.


"Baiklah, terserah padamu saja.." Akhirnya Tang Lian memilih untuk percaya.


Bagaimana pun juga, disisi lain, Tang Lian membutuhkan orang sekuat Wang Long untuk melindungi orang-orangnya. Itu adalah salah satu alasan Tang Lian mempercayainya. Untuk alasannya, Tang Lian tahu jika Wang Long tidak ingin mengatakannya, tapi biarkan saja. Cepat atau lambat ia pasti akan tahu.


Setelah beristirahat selama satu jam, kemudian Tang Lian melanjutkan perjalanannya kembali. Ia yang masih merasa sedikit lelah, memilih untuk beristirahat di kepala Wang Long. Sementara naga emas itu terbang diatas awan.


Di samping kanan Tang Lian, ada Yun Mei, di samping kirinya ada Jia Li dan dibelakangnya adalah para kekasihnya, dan dibelakangnya lagi adalah Zhao Yu dan Wu Min.


Tang Lian menoleh kebelakang, ia melihat Long Xia Shi yang cemberut, Tang Lian bingung, ada apa dengan Long Xia Shi? Tapi setelah dipikir-pikir sudah lama ia tidak memanjakan kekasihnya sedari kecil itu. Sudah pasti itu alasannya cemberut.


"Shi'er bisakah kamu kemari sebentar? Panggil Tang Lian lembut.


"Ya!.." Jawab Long Xia Shi dengan wajah cemberutnya.


Setelah Long Xia Shi sampai di depan Tang Lian, ia langsung memeluknya erat, meletakkan kepala gadis itu di dada nya dan mengelusnya lembut.


"Biarkan aku memelukmu, sudah lama sejak terakhir kali aku memelukmu..." Ucap Tang Lian lembut lalu mencium pucuk kepalanya dan membuat Long Xia Shi tertegun.


Beberapa detik kemudian, Long Xia Shi tersenyum manis dan membalas pelukan itu. Ia merasa bahagia, rupanya Tang Lian lumayan peka juga.


"Apa yang kamu katakan? Aku tidak butuh dirimu yang sempurna, aku hanya butuh cintamu padaku, itu saja sudah cukup.." Balas Long Xia Shi, ia benar-benar tidak peduli dengan Tang Lian yang sudah tidak sempurna.


"Benarkah hanya itu yang kamu inginkan?.." Tanya Tang Lian sekali lagi.


"Ya, meskipun kamu memiliki banyak istri dan kekasih aku tidak lagi masalah dengan itu. Aku benar-benar hanya butuh cintamu, cintai aku sebagaimana aku yang mencintaimu sepenuh hatiku..." Kata Long Xia Shi sekali lagi tanpa melepaskan pelukannya.


"Oh? Memangnya sebesar apa cintamu padaku?.." Tanya Tang Lian lagi. Tang Lian bertanya bukan karena ia ragu, namun justru sebaliknya, tapi dengan ia bertanya dengan lembut dan mesra, itu akan membuat Long Xia Shi bahagia.


"Besar! Sangat besar! Cintaku untuk mu itu tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Mungkin aku sudah terlalu mencintaimu, bahkan aku rela melakukan apapun untuk mendapatkan cintamu. Meskipun taruhannya adalah nyawaku.." Jawab Long Xia Shi seraya mengeratkan pelukannya, seolah-olah ia takut kehilangan Tang Lian.


Tang Lian kembali mencium pucuk kepala Long Xia Shi dan berkata, "Gadis bodoh, kamu tidak perlu sampai mengorbankan nyawamu, aku tidak akan pernah membiarkannya. Lebih baik aku saja yang berkorban.."


"Ah... Entahlah, aku terlalu takut untuk berpisah lagi denganmu. Kisah cinta kita yang pernah tertunda selama beberapa tahun, itu membuatku semakin takut!.." Ucap Long Xia Shi jujur. Sampai-sampai ia tidak lagi rela melepaskan pelukannya saat ini.


Mengingat itu membuat Tang Lian kembali merasa bersalah. Bagaimana ini? Dia sudah menyusun rencana, ia ingin berkelana seorang diri untuk mendapatkan kembali kekuatannya, tapi melihat Long Xia Shi saat ini, rasa ia tidak tega. Sungguh ia di landa kebingungan.


Sudahlah, nanti saja itu dibicarakan ketika sampai di istana. Pikir Tang Lian.


Tang Lian sudah mendapatkan darahnya, bahkan itu lebih dari yang ia harapkan, jadi untuk apa dia tetap kembali ke istana kekaisaran Long? Simpel saja, dia akan meninggalkan semua istri dan kekasihnya disana. Karena disanalah yang menurutnya paling aman dan orang-orang disana sangat bisa dipercaya.


Alasan kenapa ia akan berkelana seorang diri, adalah jika semua istri dan kekasihnya ikut, itu hanya akan menghambat perkembangannya. Dia tidak punya pilihan lain, memang ini sangat beresiko karena Tang Lian yang akan pergi seorang diri pasti akan melalui banyak rintangan yang berbahaya, dan bahkan bisa mengancam nyawa. Tapi akan lebih berbahaya lagi jika para wanita itu ikut, dengan dia yang telah kehilangan kekuatannya, ia tidak akan sanggup melindungi mereka semua.


Memang ada Wang Long yang sangat kuat disisinya, dan ada pula Yun Mei yang tidak pernah menunjukkan kekuatannya. Tapi Tang Lian tidak ingin bergantung pada dua putri dewa itu.


Seorang pria berlindung dibawah ketiak seorang wanita, betapa memalukannya itu? Tang Lian tidak mau jadi bahan tertawaan bagi banyak orang.


Empat hari berlalu, Tang Lian dan orang-orangnya telah sampai di istana kekaisaran Long. Long Tian dan Shu Zhu sangat terkejut dengan kedatangan mereka, apa yang membuat mereka kembali tiba-tiba?


Awalnya Long Tian dan Shu Zhu tidak mengenali Tang Lian karena perubahannya, terlebih lagi kekuatannya yang tiba-tiba turun derastis.


Long Tian dan Shu Zhu mengira jika putrinya mengkhianati Tang Lian untuk pria tampan lainnya, sehingga ia menatap tajam ke arahnya. Namun setelah diberikan penjelasan, kaisar dan ratu itu akhirnya menghela nafas lega. Syukurlah, ternyata semua yang ia pikirkan tidak benar.


Sementara Tang Lian yang masih bingung, bagaimana cara menjelaskan rencana agar para wanita itu menyetujuinya? Tang Lian yakin seratus persen, semua wanita itu tidak akan mau membiarkannya berkelana seorang diri, terlebih lagi Long Xia Shi yang sudah cinta mati padanya. Gadis itu pasti merengek untuk ikut.