PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 142 "Penyerahan Kado"


Sementara Lao Hu dan Zhao Yu bercerita, Tang Lian juga mendengarkan semuanya, namun dia membiarkan seraya berbaring dan memeluk Long Xia Shi.


Tidak lama setelah Tang Lian memeluk Long Xia Shi, kekasihnya itu tiba-tiba membalikkan badannya dan menatap matanya dengan tatapan sedih..


"Adik Shi, kamu baik-baik saja?.." Tanya Tang Lian dengan he.ran.


cara


"Aku baik-baik saja, tapi ada sesuatu yang terus saja menganggu pikiran ku.."


"Lalu mengapa kamu tidak bercerita padaku?.."


"A- aku hanya merasa sangat malu.." ujar Long Xia Shi seraya menunduk malu.


"Malu? Kepadaku? Mengapa?.." Tanya Tang Lian semakin penasaran.


Kemudian Long Xia Shi menghela nafas panjang lalu duduk. Setelah itu dia memberanikan dirinya mengeluarkan sebuah kotak dengan ukiran-ukiran indah di sekelilingnya lalu dia memberikannya kepada Tang Lian.


"Ini... Sebenarnya ini adalah kado dariku lima tahun yang lalu. Waktu itu tepat pada hari ulang tahunmu tetapi aku takut memberikannya padamu..." Ucap Long Xia Shi seraya perlahan dia menjelaskan Mengapa saat itu dia bersikap dingin dan terus menghindar dari Tang Lian.


Sebenarnya Tang Lian juga sudah mengetahui jika waktu itu Long Xia Shi sangat takut terhadap Yun Mei yang datang tiba-tiba dan menghajar Long Xia Shi begitu saja. Tetapi Tang Lian tidak tahu jika istri pertamanya itu pernah mengancam Long Xia Shi untuk menjauhi dirinya.


Namun meskipun, demikian Tang Lian memilih untuk melupakan masa lalu. Dia tidak ingin mengingat kembali masa lalu yang kelam dan dapat membangkitkan emosinya saat ini. Kemudian Tang Lian menerima kotak itu dengan senyuman yang lebar.


"Apakah ini kado ulang tahunku waktu itu?.."


"Eemm..." Jawab Long Xia Shi dan mengangguk malu-malu.


"Hmmm.... Lalu Apa isinya?.." Tanya Tang Lian kembali Seraya membolak-balikkan kotak itu dan memeriksa sekelilingnya.


"K-- kamu silakan buka saja.."


"Baiklah, karena kamu telah mengizinkan maka aku akan membukanya sekarang.."


Mendengar itu membuat Long Xia Shi menjadi deg-degan, dia merasa detak jantungnya berdetak sangat cepat karena dia malu dan takut jika kekasihnya itu tidak menyukai hadiah darinya. Tetapi juga dia sudah sangat lama menyimpan Hadiah itu dan tentunya dia tidak akan bisa menyimpannya selamanya.


Tang Lian menyadari ekspresi Long Xia Shi yang gelisah lalu dia bertanya, "Adik Shi Mengapa kamu terlihat sangat gelisah?.."


"Aku takut kamu tidak akan menyukainya.." Jawab Long Xia Shi jujur.


Mendengar itu Tang Lian hanya tersenyum saja lalu berkata, "Apapun itu jika dari kamu aku pasti akan menyukainya. aku sangat yakin bahwa ini bukanlah sesuatu yang jelek."


Setelah berkata demikian, Tang Lian membuka kotak itu dengan perlahan. Setelah kotak itu terbuka mata Tang Lian terbelalak sangat lebar.


"S- sangat indah!!..." Ucap Tang Lian seraya mengangkat sepasang baju yang sangat indah dari dalam kotak kado itu.


Mendengar kata-kata Tang Lian barusan membuat Long Xia Shi tersenyum sangat senang dan menghela nafas lega.


"Boleh aku mencobanya sekarang?.." Tanya Tang Lian yang terlihat seperti anak kecil yang kegirangan karena diberikan permen.


Melihat Tang Lian yang sangat semangat membuat Long Xia Shi semakin senang.


Setelah itu Long Xia Shi berdiri dan ingin pergi keluar tetapi Tang Lian menghentikannya.


"Kamu mau ke mana?."


"Kamu ingin mengganti pakaian tentunya aku harus keluar.."


"Tidak bisa!! Kamu bahkan sudah pernah memegang anuku!! Jadi kamu tidak boleh pergi ke mana pun..."


Long Xia Shi menjadi sangat malu karena kata-kata Tang Lian barusan membuatnya mengingat kejadian itu.


Long Xia Shi juga hanya menurut saja, lalu dia pergi ke sudut tenda. Tapi sebelum itu dia menggumam kan sesuatu yang membuat Tang Lian terkekeh.


"M--- Dasar pria cabul!!..."


"Hahaha..." Tawa Tang Lian Seraya menatap ekspresi kekasihnya itu yang lucu dan juga menggemaskan.


Setelah itu 5 menit telah berlalu dan Tang Lian menyuruh Long Xia Shi berbalik dan melihat dirinya yang telah berganti pakaian.


"Bagaimana? Aku terlihat tampan kan?." Ucap Tang Lian dengan penuh percaya diri.


Long Xia Shi melihat dari ujung kaki hingga ujung rambut Tang Lian sangat Tampan, tetapi ada yang kurang juga yaitu tangan kirinya yang telah putus.


Tampilan Tang Lian saat ini, dia memakai pakaian hitam dengan garis-garis emas yang menghiasi di sekeliling pakaian itu. Tidak lupa juga Tang Lian memakai jubah yang tersedia di kotak kado itu. Long Xia Shi menatap itu dengan mata yang tidak bisa berkedip, karena dia melihat kekasihnya yang sangat tampan dan rasanya Dia tidak ingin berhenti untuk terus menatap wajah Tampan itu.


Tampilan Tang Lian saat ini, Dia memakai pakaian hitam yang dihiasi dengan garis-garis emas di sekelilingnya dan berbagai corak yang memanjakan mata. tidak lupa pula Dia memakai jubahnya yang telah disediakan di dalam kotak kado itu. jubah yang dipakai seolah menutupi kekurangannya yang telah tidak memiliki tangan kirinya, saat ini dia masih terlihat sangat tampan dan gagah itulah yang ada di mataLong Xia Shi.


Sementara itu, sebuah bola meteor melesat dengan cepat dan jatuh tepat di tempat Tang Lian beristirahat.


Zhao Yu dan Lao Hu seketika melihat keatas karena merasakan bahaya yang sangat besar dari atas mereka. Dan apa yang mereka lihat adalah meteor yang dilapisi dengan api jatuh dengan cepat ke arah mereka.


"Bahaya! cepat menyingkir!!!.." Teriak Lao Hu dan dengan panik dia mendorong Zhao Yu menjauh dengan keras. Dan dengan cepat dia berubah ke tubuh aslinya dan menahan bola meteor itu seorang diri.


"BOMMM..."


Suara benturan antara bola meteor itu dengan Lao Hu yang membentuk perisai dengan energinya dan melindungi di sekitar tempat mereka beristirahat sekarang. Dalam jarak radius 20 KM sekarang telah rata dengan tanah yang membara karena bola meteor yang jatuh.


"Hahaha!!!" Tawa seorang pria dari atas langit Seraya memandang tempat dimana bola Meteor yang dia jatuhkan meledak.


"Hm?!... Tawa ini adalah..." Lao Hu berujar seolah dia mengenal suara tawa yang sombong dan mengerikan itu.


"Tang Lin!! Keluar kau!!.." Teriak orang itu lagi Seraya melayang di udara.


Dengan perlahan asap yang mengepul menghilang. Dan terlihatlah tang Lian yang melindungi Long Xia Shi di bawahnya, wajahnya terlihat sangat merah kerana menahan Serangan yang tiba-tiba itu dengan tubuhnya langsung, tapi untungnya ada Lao Hu yang telah mengurangi kekuatan serangan itu sehingga Tang Lian hanya terkena sisa-sisa apinya saja.


"Kakak Lian apakah kamu tidak apa-apa?.." Tanya Long Xia Shi dengan sangat khawatir.


"Aku baik-baik saja.." Ucap Tang Lian pelan, tetapi terlihat sangat jelas jika dia sedang menahan rasa sakit akibat luka bakar.


Kemudian Tang Lian menatap tajam keatas seraya bertanya dengan keras, "Sebutkan namamu karena aku tidak membunuh orang tanpa mengetahui siapa namanya..."Yun Mei