PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 241 "Menyerang Kerajaan Iblis"


Semua iblis yang ada digerbang kota itu, seketika berhamburan melarikan diri, karena melihat pemimpin kota akan meledakkan diri!


Hal itu juga membuat formasi pertahanan menjadi kacau, karena para iblis yang bertugas mengendalikan formasi itu juga ikutan berlari. Hingga akhirnya formasi itu hancur seketika dan peluru mortar pun menghujani kota, bersamaan dengan meledaknya tubuh pemimpin kota.


"DDUAARR!"


Ledakan dahsyat terjadi, dalam sekejap meratakan kota iblis hingga yang tersisa hanyalah puingnya. Bahkan getaran yang dihasilkan oleh ledakan itu mengakibatkan tanah berguncang sampai ribuan kilo meter jauhnya!


Tang Lin hanya menatap datar pemandangan didepannya. Dimasa lalu, ia bahkan sudah pernah menyaksikan ledakan yang jauh lebih dahsyat lagi. Artinya ledakan semacam ini, bukanlah sesuatu yang dapat membanggakannya.


"Tang Shuan, perintahkan prajurit divisi pendukung untuk memeriksa puing-puing kota itu. Carilah sebuah peta atau apapun yang berharga seperti peta alam iblis ini. Dan pastikan tidak ada iblis yang selamat! Jika masih ada yang hidup, maka bunuh ditempat!" Ujar Tang Lin kemudian.


"Laksanakan Yang Mulia!" Jawab Tang Shuan kemudian langsung pergi dari sana.


Tiga puluh menit kemudian, Tang Shuan pun kembali dengan sebuah gulungan kertas besar ditangannya.


"Lapor Yang Mulia! Kota iblis telah selesai di periksa, prajurit divisi pendukung tidak menemukan apa-apa karena sebagian besar telah hangus terbakar. Hanya sebuah peta saja yang ditemukan Yang Mulia, Itupun sudah hampir hangus setengahnya.." Ujarnya memberikan laporan yang detail.


"Berikan padaku peta itu, aku akan memeriksanya. Kemungkinan itu adalah peta wilayah alam iblis ini." Ucapnya seakan ia sudah tahu.


Tang Shuan pun langsung menyerahkan gulungan itu dengan hormat.


Tidak lama kemudian setelah Tang Lin membuka dan memperhatikan gulungan itu, ia pun kembali bersuara,


"Benar saja jika ini adalah peta alam iblis. Namun ini tidak lengkap, tapi itu tidak masalah. Sekarang perintahkan semua pasukan untuk bergerak kearah selatan dengan kecepatan sedang. Kita akan menghancurkan sebuah kerajaan disana." Ujarnya seraya masih tetap memperhatikan gulungan peta ditangannya.


"Laksanakan Yang Mulia"


Tak lama setelah Tang Shuan pergi, rombongan kapal pasukan Tang Lin pun kembali bergerak.


Sementara itu, utusan yang dikirim oleh pemimpin kota iblis sebelumnya telah sampai dan kini sedang menghadap pada seorang Raja iblis yang mirip seperti manusia kalajengking.


"Lapor Yang Mulia Raja! Kota iblis timur tiba-tiba diserang beberapa hari yang lalu, dan tidak tahu bagaimana kabarnya sekarang! Saya di utus oleh pemimpin kota untuk meminta bantuan yang mulia!" Ujarnya langsung pada intinya.


"Apakah kau tahu siapa yang menyerang?" Tanya raja iblis itu penasaran.


Pasalnya ia bingung dan penasaran, siapa yang begitu berani menyerang kerajaannya. Sementara jika dia ingat-ingat, ia tidak pernah menyinggung siapapun di alam iblis ini.


"Kami tidak tahu yang mulia, yang aku tahu musuh yang menyerang sepertinya sangat kuat! Mereka bahkan membawa sekitar lima puluh kapal perang raksasa." Ujarnya lagi memberikan laporan.


"Kalau begitu--"


Belum sempat Raja iblis itu menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba seseorang kembali menerobos masuk keruangannya.


"Lapor Yang Mulia! Kota iblis timur telah dihancurkan!"


Mata Raja iblis dan utusan pemimpin kota selatan melebar sempurna. Tidak ia sangka musuh yang menyerang tiba-tiba bisa menghancurkan kota iblis timur dengan cepat! Belum sempat Raja iblis keluar dari keterkejutannya, utusan itu kembali berkata,


"Dan tampaknya musuh sedang menuju kemari!"


"BRAAAK!"


Raja iblis itu membanting meja dihadapannya lalu berteriak marah, "Kumpulkan semua iblis di kerajaan ini, kita akan menyambut mereka!"


Beberapa hari kemudian, Tang Lian dan seluruh pasukannya telah sampai di kerajaan yang mereka tuju. Kali ini, Tang Lin tidak ingin menghancurkan begitu saja kerajaan iblis itu.


Karena Tang Lin tahu, bahwa dikerajaan itu banyak ras manusia yang terpenjara dan sedang disiksa. Sebelumnya, dia menghancurkan kota iblis timur karena tidak ada manusia disana.


Lantas, Tang Lin dan seluruh pasukannya memberhentikan kapalnya tak jauh dari gerbang wilayah kota kerajaan. Semua pintu kapal pun terbuka, pasukan Tang Lin berjalan keluar dengan teratur.


Raja iblis sangat terkejut melihat itu, keringat dingin langsung membasahi seluruh tubuhnya. Pasalnya, ia melihat pasukan manusia yang sangat banyak! Setidaknya ada sekitar lima ratus ribu pasukan. Dan lagi, apa yang membuatnya sangat terkekut adalah semua pasukan itu adalah ras manusia yang berasal dari kekaisaran Tang!


Itu adalah kekaisaran yang sangat ditakuti oleh semua iblis, dan juga kekaisaran Tang adalah musuh utama mereka! Oleh karena itu, Raja iblis pun tahu jika dia tidak akan sanggup melawan pasukan didepannya. Jadi pantas saja, kota iblis timur bisa dihancurkan dengan mudah.


Jadi mau tidak mau, satu-satunya pilihan yang harus di ambil oleh Raja iblis itu adalah meminta bantuan kekaisaran dan bertahan selama mungkin sampai bala bantuan tiba.


"Pasang formasi pertahanan sekuat mungkin! Dan pasang juga meriam yang dikirim oleh kekaisaran beberapa hari yang lalu. Kita harus bertahan apapun yang terjadi!" Titah Raja iblis itu. Detik berikutnya, pasukan Raja iblis pun sibuk melakukan perintah.


Sementara disisi Tang Lin, kini ia berdiri dihadapan seluruh pasukannya.


"Pasukanku yang gagah, berani, dan perkasa! Ini adalah titik awal bagaimana kita akan membalaskan dendam seluruh ras manusia! Dimasa lalu, kitalah yang menderita oleh penjajahan ras iblis! Dan kini, kita akan memberikan penderitaan yang lebih menyakitkan pada mereka!" Teriak Tang Lin berpidato.


""Hidup ras manusia!..""


""Hidup Kekaisaran Tang!.."


""Hidup ras manusia!..""


""Hidup Kekaisaran Tang!..""


Seluruh pasukan Tang Lin menyambut pidatonya dengan menggebu-gebu.


Jiwa Ras iblis seakan bergetar ketakutan mendengar semua itu, apa lagi teriakan keras yang menggebu-gebu pasukan Tang Lin. Membuat moral dan semangat juang mereka menurun.


Raja iblis yang mengetahui itu, kemudian angkat bicara untuk menaikkan kembali moral dan semangat juang pasukannya, meskipun sebenarnya jiwanya juga ketakutan.


"Umat iblisku semuanya! Apapun yang terjadi, kita harus mempertahankan kerajaan iblis kita! Dewa iblis pasti akan melihat kita! Dewa iblis yang Agung pasti akan membantu kita! Dewa iblis tidak akan membiarkan perjuangan kita sia-sia!"


Dengan mengatas namakan dewa iblis, para pasukan raja iblis itupun yakin kembali bahwa mereka pasti bisa bertahan dari serangan musuhnya.


Berbeda dengan Tang Lin dan pasukannya. Mereka tersenyum sinis dan meremehkan. Pasalnya Raja iblis membawa-bawa nama Dewa iblis untuk meningkatkan moral pasukannya. Padahal, dewa iblis sendiri sedang tersegel dan pastinya tidak akan bisa membantu mereka.


Betapa lucunya Raja iblis itu, bahkan jika Dewa iblis ada disana, juga tidak akan menjamin keselamatan mereka. Pasalnya, orang yang menyegelnya adalah pemimpin langsung perang ini!


"Pasukanku semuanya, didalam kerajaan iblis dihadapan kita saat ini, banyak saudara-saudara umat manusia kita yang dipenjarakan dan disiksa. Bahkan ada banyak yang telah mati dan diminum darahnya oleh ras iblis yang hina itu! Jadi prioritas kita saat ini adalah menyelamatkan semua umat manusia yang masih hidup! Bagaimana pun keadaannya, selagi mereka masih hidup maka harus diselamatkan!" Tambah Tang Lin lagi.


Darah seluruh pasukan Tang Lin terasa mendidih ketika mendengar itu, bagaimana mereka bisa menahan amarah ketika darah saudaranya seumat sedang disiksa dan dibunuh dengan keji.


Hanya ada satu jalan untuk menenangkan amarah mereka yaitu.....


PEMBANTAIAN!!


BERSAMBUNG....