PUTRA SANG PENGUASA

PUTRA SANG PENGUASA
Episode 137 "Ketahuan!"


Begitu Ling Yuan sampai dengan cepat dihadapan Tang Lian, kemudian dia menangkap kerah bajunya lalu mengendus tubuh putranya itu.


'Hm? Ini aneh! mengapa di tubuh putraku ada bau ketiga putriku? Apa jangan-jangan...' Ujar Ling Yuan membatin seraya mengendus tubuh putranya itu.


"T-tidak mungkin!.." Gumam Ling Yuan tiba-tiba dan melepaskan tubuh putranya.


Sedangkan disisi Tang Lian dan ketiga putri kembar, mereka merasa hancurlah sudah dan sekarang tinggal menunggu mereka semua di marahi. Sedangkan Long Xia Shi, dia hanya diam dan memandang Ling Yuan dengan heran seraya membatin 'Apa yang dilakukan olehnya?'


"I-ibu..." Gumam Tang Lian memanggil dan semakin gemetar.


Mendengar itu seketika Ling Yuan tersadar, "Ah... Dapat!!.."


"A-apa yang ibu dapat?."


"Lihat, kamu menyembunyikan kupu-kupu dibalik bajumu.." Kata Ling Yuan berbohong, padahal dia sudah tau apa yang sebenarnya disembunyikan oleh putranya.


Nyatanya Ling Yuan marah dengan apa yang disembunyikan oleh putra dan ketiga putrinya, tetapi karena dia juga baru saja berbaikan dengan ketiga putrinya ditambah lagi dia tidak pernah mengajari Tang Lian secara langsung tentang hal itu. Dan bukan hanya hal itu, tetapi dalam segala hal dia tidak pernah mengajarkan apapun pada putranya itu dan itu memaksanya untuk tidak bisa mengungkapkan kemarahannya.


Sedangkan Tang Lian dan ketiga kakaknya sekarang telah bisa bernafas lega dan tenang, namun itu hanya sementara ketika sebuah portal tiba-tiba terbuka lalu Tang Lin keluar dari dalam portal itu.


'Oh tidak! Apakah suamiku telah mengetahui ini!?' Ling Yuan membatin panik.


Begitu juga dengan Tang Lian dan ketiga kakaknya, mereka memandang Tang Lin dengan sangat terkejut. Mereka yang sudah bisa bernafas lega sebelumya kini jantung mereka kembali berdetak sangat kencang.


"Hm? Kalian memandangku seperti sedang memandang hantu saja.." Ucap Tang Lin heran seraya berjalan mendekat kearah putrinya.


Tujuan utamanya datang ke alam rendah ini adalah untuk meminta maaf pada putrinya, jadi ketika dia melihat semuanya telah berkumpul maka yang pertama dia lakukan adalah mendekat kearah ketiga putri kembarnya, namun segera Tang Lin menyeritkan keningnya karena ketiga putrinya itu berlari dan bersembunyi dibalik punggung ibunya.


Memikirkan itu Tang Lin itu merasa wajar, karena sebelumnya dia hampir membunuh putrinya sendiri jadi tentunya ketika putri kembar itu akan takut begitu melihatnya.


"Tenanglah putriku, ayah kemari hanya karena ingin meminta maaf dengan tulus." Ucap Tang Lin seraya terus berjalan.


Namun ketiga putri kembar itu hanya terdiam dan terus bersembunyi dibalik punggung ibunya. Ling Yuan dapat merasakan bagaimana tubuh ketiga putrinya itu bergetar ketakutan. Melihat itu Ling Yuan kemudian menggelengkan kepalanya lalu memandang tajam Tang Lin.


"Berhenti disana! Kamu membuat putriku takut!."


Tang Lin yang melihat tatapan tajam dan keseriusan dalam kata-kata Ling Yuan seketika dia menghentikan langkahnya. Tang Lin memandang sedih kearah ketiga putri kembarnya itu.


"Putriku, ayah bersalah jadi ayah minta maaf dengan sungguh-sungguh. Jadi tolong maafkan ayah, kalian tau jika ayah kalian ini orang yang sangat mudah marah tapi juga ayah punya alasan untuk itu..."


Mendengar perkataan ayahnya dan sebagai seorang anak yang paling tua kemudian Tang Yua memberanikan diri berbicara.


"A-alasan? Hahaha... lucu sekali ayah, alasan apa yang ayah punya hingga tega menyakiti anak sendiri bahkan hampir membunuhnya!." Tang Yue berkata demikian seraya terus menyembunyikan diri dibalik punggung ibunya.


'Laki-laki bodoh ini bagaimana dia bisa berbicara begitu santai dan begitu berani membicarakan itu!' Batin Ling Yuan kesal dan juga malu.


"Putriku, jika aku bukan ayah kalian bagaimana mungkin selama ini membiarkan kalian dengan bebas melakukan apapun di istana kekaisaran kita? Bagaimana mungkin aku membiarkan kalian menyandang gelar tuan putri? Lalu bagaimana mungkin kalian semua memiliki aura yang sama persis sepertiku? Dan juga, tidak mungkin aku langsung datang sendiri ke alam rendah ini hanya untuk meminta maaf. Aku bisa saja menunggu kalian kembali dan membicarakannya ketika itu, tetapi aku tidak bisa. Aku merasa sangat bersalah karena telah melakukan itu, dan juga aku menyadari semua kesalahanku selama ini.."


Mendengar penjelasan ayahnya, Tang Yue dan kedua adiknya itu berpikir itu sangat benar, dan oleh karena kemudian mereka memberanikan diri untuk menunjukkan diri tetapi hanya kepalanya saja.


Sedangkan Tang Lian yang melihat itu kemudian membatin, 'Pemandangan yang lucu. Hahaha... lihatlah seorang anak yang ketakutan ketika melihat ayahnya sendiri.'


Tang Lin yang melihat ketiga putrinya itu kemudian sekali lagi menggelengkan kepalanya lalu dia melangkahkan kakinya dan mendekat dengan perlahan seraya berkata, "Sebagai permintaan ayah kalian yang bodoh ini kalian bisa meminta apapun yang kalian inginkan, ayah berjanji akan memenuhinya.."


Tang Lin berkata dan memasang wajah yang meyakinkan seraya tersenyum. Tapi senyumnya itu seketika berubah dan kini keningnya mengerut begitu dia melewati Tang Lian.


'Aroma ketiga putriku, mengapa ada ditubuh Lian'er?.' Seraya membatin Tang Lin menghentikan langkahnya dan mengalihkan pandangannya pada Tang Lian.


'G-gawat! Apakah ayah sudah mengetahuinya!? Sial! Jarak kami terlalu dekat, pasti ayah sudah menyadarinya!!.' Tang Lian mengumpat kesal dalam batinnya.


Setelah itu Tang Lin kembali memandang ketiga putrinya dan memeriksa tubuhnya hanya dengan pandangan matanya saja. Dan seketika Tang Lin berubah menjadi sangat marah ketika dia melihat ketiga putrinya sudah kehilangan kesucian.


"Tang Lian!!." Teriak marah Tang Lin dan dengan cepat dia menangkap leher putranya itu dan mencekiknya lalu membantingnya ketanah beberapa kali.


Sedangkan Tang Lian yang tidak siap akan hal itu terjadi, dia hanya bisa menerima dan menerima. Disisi Ling Yuan, ketiga putri kembar dan Long Xia Shi, mereka semua sangat terkejut dengan apa yang terjadi tiba-tiba.


"Hentikan!!.." Teriak Long Xia Shi sangat khawatir.


"Menyingkir! Ini tidak ada urusannya denganmu!!." Ucap Tang Lin semakin marah dan meledakkan energi dan membuat Long Xia Shi terhempas.


Kemudian setelah itu Tang Lin melemparkan Tang Lian hingga menabrak dinding bangunan dan menghancurkannya. Hal seperti itu terus terjadi hingga menghancur beberapa bangunan.


Sedangkan Ling Yuan memandang itu sudah tidak tahan lagi, matanya memerah dan kemarahannya juga memuncak.


"Sudah cukup!!.." Teriak Ling Yuan keras dan menangkap tangan Tang Lin yang hendak memukul Tang Lian yang sudah babak belur dan lemah.


Namun Tang Lin bukannya berhenti tapi justru dia menghilang dari tempatnya dan kembali muncul dihadapan Tang Lian.


"Tang Lian!! Kau benar-benar membuatku malu!!!." Teriak Tang Lin semakin marah dan menendang insang putranya itu dengan keras.


"Aaaahhhhkkkkkk!!!.." Tang Lian menjerit kesakitan dan kembali terhempas kebelakang dan menghantam tanah beberapa kali.


Disisi Tang Lin dia kembali mendekat, namun sangat disayangkan karena ketika dia ingin menghajar anak kurang ajar itu lagi seketika dia berhenti karena mendengar sebuah teriakan marah dari seseorang.


"Woy bangsat!! Kenapa tiba-tiba bersambung lagi!!.." Teriak orang itu yang ternyata adalah para pembaca😭😭😭.