
Esensi yang melimpah diserap dengan gila-gilaan oleh Ye Chen dan yang lainnya. Meskipun memang tidak cukup untuk semua orang tapi perubahan mendasar dapat terlihat dengan jelas.
Ye Chen memang tidak bisa menerobos lagi tapi kultivasinya sudah sangat kokoh di tahap awal alam Dewa Kaisar, mungkin kalau dia tidak membiarkan Jing dan lainnya ikut menikmati esensi Qi ini, Ye Chen bisa menerobos ke tahap menengah. Meski begitu, jaraknya sangat tipis untuk menembus penghalang terakhir.
Terobosan lainnya hanya tinggal masalah waktu saja. Asalkan menemukan harta ajaib lainnya, Ye Chen pasti bisa melewati penghalang ini. Apalagi dalam half sumber daya, Ye Chen membutuhkan jauh lebih banyak daripada kultivator biasa.
Namun ini tidak berlaku pada Hong Shin. Saat ini, Hong Shin terlihat sangat serius. Oran-orang pun menatapnya dan tahu kalau dia akan menerobos di tingkat puncak.
Karena pondasi nya sendiri telah kokoh di puncak Surgawi, maka tidak mengherankan jika Hong Shin akan menerobos.
Bum!
Suara teredam dari di kepala Hong Shin terdengar, ini artinya dia secara resmi menjadi kultivator alam Dewa Kaisar tahap awal.
Jing pun berhasil memulihkan diri, meskipun tidak berada dalam kondisi puncaknya tapi auranya berada di alam Dewa Kaisar tahap menengah.
Lanlan serta pasukannya juga sudah terlihat lebih baik. Kultivasi Lanlan sama dengan Jing sedangkan pasukannya sama dengan Hong Shin.
Gabungan kelompok ini kalau keluar dari dimensi Perang Kuno pasti membuat gempar. Bukan hanya tingkat kultivasi yang tinggi tapi sebutan Mayat Iblis saja sudah cukup mengerikan.
Kalau pasukan Mayat Iblis ini diajari cara bekerja sama dengan baik maka tingkat Dewa Kaisar tahap menengah tidak akan bisa berbuat banyak.
Esensi Qi telah habis, yang tersisa sekaran hanyalah tungku yang sudah kehilangan cahayanya, terlihat seperti tungku biasa pada umumnya.
"Jing, aku tidak percaya tungku ini akan terisi esensi secara otomatis, apa kamu pernah mendengar metode yang digunakan atau apapun yang berhubungan dengannya?"
Ye Chen tidak kecewa dengan jawaban Jing, dari awal memang dia sudah tahu Jing akan mengatakan tidak tahu, kalau dia tahu, pasti sudah dari awal dia mengatakannya.
Pertanyaan ini lebih ke sikap putus asa atau tidak tahu lagi harus mencari dari mana. Ye Chen benar-benar bingung.
"Tuan, apa rencana anda dengan tungku ini?"
"Aku akan membawanya ke sekte Pengobatan Ilahi. Hanya saja benda ini tidak bisa dimasukkan dalam cincin penyimpanan."
Ye Chen benar-benar dilema kali ini, tungku ini bisa dibilang warisan dan harus dibawa kembali ke sana tapi caranya bagaimana, Ye Chen tidak tahu.
Bagaimana kalau menggali di sekitar tungku untuk mengetahui tepi tungku?
Ide ini tiba-tiba saja muncul di kepala Ye Chen. Benda apapun pasti bisa ke dalam cincin penyimpanan.
Mungkin alasan kenapa Ye Chen tidak bisa menyimpannya adalah karena tungku ini tertanam jauh di dalam tanah sehingga ide itu muncul begitu saja.
Dan dugaan Ye Chen memang benar, tungku itu mulai bergerak ketika dia, dibantu yang lain juga ikut menggali.
Akhirnya tungku pun menampakkan seluruh bagiannya kemudian Ye Chen sekali lagi membalik tungku sehingga mulut tungku yang awalnya di dalam tanah kini menghadap langit.
"Seharusnya sekarang sudah bisa disimpan." ucap Ye Chen dalam hati. "Eh? tunggu dulu, cahaya apa yang ada di dalam tunggu?"