Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Ujian Berlanjut


Seratus talenta muda dari seluruh wilayah sekte Pengobatan Ilahi berkumpul di di dalam arena besar, mereka mewakili 36 kota yang akan merebut sepuluh tempat teratas untuk kemudian menjadi murid tetua sekte. Namun, siapa tetua yang akan melatih ini masih menjadi misteri, pun begitu dengan tujuan sekte mengumpulkan mereka, semua masih menjadi misteri dan sepertinya sekte juga tidak akan memberitahukannya.


"Semuanya, harap tenang!"


Ucap seorang pria paruh baya yang muncul di dalam arena, tekanan yang dibawanya sangat kuat.


"Kalian pasti sudah tau, jadi aku tidak akan berbicara terlalu banyak," kata tetua ini dengan tenang namun penuh tekanan, baginya, jika para peserta ini tidak kuat menghadapi tekanan yang dia berikan, maka mereka tidak layak. Seleksi telah dimulai sejak Ia berdiri di tengah arena.


Dan ini memang terbukti, dari seratus peserta, dua puluh di antaranya sudah jatuh tak berdaya.


"Nah sekarang hanya ada delapan puluh," ucap nya lagi. Sama sekali tidak peduli dengan keadaan peserta yang jatuh. "Hanya ada sepuluh tempat yang tersisa. Peserta yang bisa meracik pil, harap memisahkan diri."


Tetua ini memberikan arahan lagi, dan ternyata alkemis dalam kelompok ini cukup banyak, lima puluh di antaranya adalah alkemis. Ye Chen sendiri tidak masuk dalam kelompok alkemis, dia lebih memilih kelompok yang bukan alkemis.


"Kakak Chen, kita berpisah disini." ucap Qin Zhu, yang memilih masuk kelompok alkemis ini. Ye Chen hanya mengangguk, mengiyakan.


Sekte Pengobatan Ilahi, seperti namanya, sekte ini jelas berkultivasi khusus di bidang peracikan pil tapi bukan berarti tidak memiliki petarung kuat. Sekte memiliki tetua petarung dan murid-muridnya sendiri.


Itulah kenapa sekte ini sangat besar dan menjadi salah satu sekte kuat yang menguasai wilayah sendiri, para petarung di sekte ini tidak pernah kekurangan pil untuk kultivasi.


Sekte sendiri sebetulnya tidak membatasi muridnya, tapi akan lebih bagus jika para peracik pil juga bisa berkultivasi sehingga menambah daya saing setiap murid namun tetap saja ini sangat sulit untuk dilakukan, jalan alkimia bukanlah jalan yang mudah yang bisa dilakukan bersamaan dengan jalur kultivasi lain. Itulah kenapa sangat sedikit ahli beladiri sekaligus juga seorang ahli alkimia.


Alasan sebenarnya memisahkan para peserta ini adalah untuk memberikan alkemis perhatian lebih, jadi jika alkemis ini tidak lolos masuk ke sepuluh besar maka mereka tetap akan direkrut langsung tapi bukan sebagai yang terpilih. Nanti nya mereka akan di arahkan untuk memilih salah satu jalur kultivasi sesuai bakat masing-masing.


Tetua ini sedikit tersenyum melihat banyak nya calon alkemis yang juga kuat dalam kultivasi beladiri, setelah memberikan tanda kepada mereka, dia melanjutkan kembali ucapannya, "Di puncak gunung di atas sana ada empat puluh gulungan, tugas kalian cukup mudah, kalian harus mengambil gulungan itu untuk lolol ke babak selanjutnya. Nah pergilah.!"


Empat puluh gulungan, berarti akan ada setengah peserta lagi yang akan tersingkir di babak ini. Tampaknya sekte Pengobatan Ilahi juga tidak main-main dalam perekrutan kali ini.


Untuk bisa sampai ke puncak, semua peserta harus melewati jalur yang sudah ditentukan.


"Cih pantas saja dia tidak mengatakan tidak boleh terbang atau menggunakan jimat di sini, ternyata disini ada formasi yang menekan Qi sehingga tidak bisa digunakan."


"Ini murni menggunakan kekuatan fisik."


Para peserta tampaknya mulai menyadari keadaan ini, meski begitu ada saja peserta yang segera membentuk sebuah tim yang akan bekerja sama karena bukan saja Qi yang tidak bisa digunakan tapi juga ada formasi yang membuat gravitasi sepuluh kali lebih berat dari biasanya.


"Kakak Chen, apa kamu tidak ingin membentuk tim?" Qin Zhu mendekati Ye Chen yang berjalan sendiri.


"Tidak perlu, aku baik-baik saja, sahut Ye Chen. "Kamu sendiri kenapa tidak mencari tim sendiri?"


"Aku sudah melakukannya."


Qin Zhu tersenyum, bukan tidak mau bergabung dengan orang lain tapi dirinya enggan bersama dengan orang yang tidak dikenalnya. Dengan berjalan bersama Ye Chen, artinya dia sudah membentuk tim nya sendiri, bersama Ye Chen.


Biarpun Ye Chen bukan master formasi tingkat tinggi tapi samar-samar dia bisa mengenali formasi penekan Qi ini dan setelah mencoba beberapa kali, dia bisa menggunakan sedikit kekuatan nya.


Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.


Sayangnya, bukan hanya Ye Chen yang bisa mengenal formasi, ada juga peserta lain yang bisa melakukannya.


Tak terasa tiga jam sudah berlalu, beberapa peserta sudah setengah jalan namun ada juga yang tertinggal, sementara Ye Chen dan Qin Zhu sudah jauh meninggalkan yang lainnya. Ye Chen menarik tangan Qin Zhu dan berlari cepat.


Dua jam berikutnya Ye Chen dan Qin Zhu sudah berhasil sampai di puncak gunung, Ye Chen membiarkan Qin Zhu mengatur nafasnya sebentar sebelum mengajaknya turun dari puncak, tentu saja dental membawa masing-masing satu gulungan. Mereka adalah orang pertama yang mencapai puncak.


"Tidak buruk, anak ini mungkin bisa diandalkan." Tuan Tang berdiri di depan sebuah platform besar, di sini, semua yang terjadi di dalam pegunungan itu bisa terlihat jelas.


Ujian ini adalah untuk melihat kekuatan fisik para peserta.


Jangan menganggap ini hanya ujian fisik saja, jumlah gulungan sebagai tanda kelulusan yang hanya ada empat puluh pasti akan membuat masalah, pertarungan antar peserta tidak akan terhindarkan. Meskipun sebelum nya ada larangan untuk membunuh tapi cedera serius hampir taki bisa dihindari.


"Berhenti!"


Suara bentakan keras diikuti munculnya dua peserta lain dari balik pohon menghadang Ye Chen dan Qin Zhu yang menuruni puncak.


"Serahkan gulungan itu atau kalian harus merangkak kembali."


Ucap salah satu peserta, "Kau cukup cepat juga, aku akui itu, sayangnya kalian hanya orang bodoh yang tidak tau apa-apa hehe."


Menurut mereka, daripada berlari naik ke puncak dan menghabiskan stamina, lebih baik menunggu seseorang dan merebut gulungan. Ini jauh lebih praktis.


Di tempat ini keunggulan tingkat kultivasi tidak menjamin apa-apa. Ye Chen pun hanya menatap dua orang di depannya dengan tenang sementara Qin Zhu sedikit mulai takut, meskipun tidak takut tapi kekuatan fisiknya tidak lebih baik dari mereka.


"Biar aku saja, sampah ini kalau belum di hajar, pasti tidak akan memberikan gulungannya."


Salah satu peserta itu berkata lalu melompat keep depan Ye Chen.


Brak!


Tanah berguncang ringan ketika kedua kakinya mendarat dan tanpa menunggu Ye Chen bergerak, dia segera melayangkan tinjunya.


"Asal kau tau, formasi ini tidak bisa menekanku." ucapnya sombong. Dia sangat yakin karena bisa menggunakan kekuatan nya saat ini.


Tap!


Tapi senyumnya seketika menghilang tatkala tinjunya yang membawa angin yang mengiris itu ditangkap oleh Ye Chen, seolah-olah itu hanya lah kepalan tinju biasa.