Pendekar Sadis

Pendekar Sadis
Bertemu Yue Kembali


Dalam lautan jiwa Ye Chen saat ini, kabut hitam mulai nampak jelas dan di antara kabut itu bisa terlihat kilatan-kilatan petir kecil. Mula-mula hanya sedikit, lalu, hampir semua kabut hitam di atas lautan jiwa Ye Chen berderak karena mengandung petir.


Ini pemahaman baru tentang hukum petir dan warisan ini akan menuntunnya untuk menguasai pemahaman baru ini.


Ye Chen tenggelam dalam pemahaman baru ini, sebuah tablet informasi mengenai cara teknik ini.


Ada tiga tahapan dalam teknik ini.


Pertama adalah merasakan aura petir, lalu kedua adalah mengambil aura petir dan yang ketiga adalah melempar aura petir.


Masing-masing tahapan ini masih terbagi lagi menjadi beberapa tingkat kesulitan lagi namun umumnya Ye Chen bisa menguasainya.


Ini karena keberadaan aura petir itu sendiri sudah berada di dalam kedalaman jiwanya. Ye Chen hanya cukup melatihnya saja, tidak akan sesulit jika harus mempelajarinya di luar.


Yang paling penting adalah poin utama dari teknik ini, merasakan, mengambil dan melempar.


Hanya dalam waktu lima hari, poin dari ketiga teknik petir ini sudah Ye Chen kuasai, lalu satu bulan kemudian, dia juga sudah cukup mahir menggunakan teknik Serangan Jiwa Tanpa Batas dan teknik Pembekuan Jiwa.


"Aku akan keluar sekarang, mungkin para tawanan itu sudah ada yang menjemput." batin Ye Chen.


Giro tidak pernah pergi dari batas kabut awan, hanya sesekali Ia akan pergi melihat tawanan itu saja. Ketika Ye Chen keluar, dia masih dan di sana dan bersama-sama pergi menemui para tawanan itu.


Tujuan nya satu, ingin bertemu wakil tiga alam yang menjemput tawanan. Sayangnya hanya wakil dadi alam Phoenix saja yang ada, dua lainnya sudah pergi.


"Tuan Ye, aku Yunma, dari alam Phoenix. Tuan Giro sudah mengatakan semuanya tapi sayangnya aku tidak punya hak untuk mengambil keputusan."


"Bagaimana kalau anda ikut dengan kami?"


Yunma melanjutkan ucapannya lagi. Masalah yang disebutkan di sini adalah Ye Chen ingin meminta informasi tentang Ushop dan lainnya. Sebelumnya Ye Chen dan Giro menemukan informasi di kapal Ushop tentang sebuah rencana besarnya di beberapa alam.


Ye Chen bisa mengabaikan yang lain tapi tidak dengan Yue, bagaimana kalau ternyata Ushop menyerang kediaman Yue? kalau memang seperti itu maka Ye Chen harus membantu.


Masalahnya Yunma tidak bisa memberitahu siapa Yue dan apa posisinya. Yue adalah putri Tianmeng, sang kepala keluarga yang statusnya di alam Phoenix sama dengan dengan seorang penguasa mutlak. Tidak mungkin memberitahukan identitasnya kepada orang lain, meskipun orang itu adalah Ye Chen yang telah menyelamatkan orang-orang dari alam Phoenix.


"Baik, kalau begitu aku akan ikut."


Ye Chen juga tidak berpikir lagi, Ia yakin Yue ada di sana.


Dua hari kemudian.


"Tuan Ye, selamat datang di alam Phoenix."


Yunma berkata ramah, dia telah mengkonfirmasi hubungan Ye Chen dan Yue di kapal. Setelah mengurus tawanan, Yunma baru melaporkan kedatangan Ye Chen dan Giro.


Tak lama setelah itu, Yunma membawa Ye Chen dan Giro ke kediaman utama keluarga Tianmeng.


"Kakak Chen!"


Belum saja Ye Chen masuk aula utama, Yue yang memang sudah lama tida ketemu Ye Chen memanggilnya.


"Adik Yue." ucap Ye Chen pelan sambil mengangguk dan tersenyum.


"Yue, jangan tidak sopan."


"Maaf..."


Tianmeng melotot melihat tingkah Yue, di aula saat ini hadir juga penatua-penatua dan kepala keluarga lain yang merupakan orang penting di alam Phoenix.