
Ye Chen melangkah pelan menyusuri sabana, kondisinya sudah jauh lebih baik setelah beristirahat dan membiasakan diri nya dengan keadaan di dunia itu.
Tujuannya adalah pemukiman penduduk, paling bagus adalah sebuah kota agar dia bisa mencari sumber daya untuk memulihkan pondasinya yang terluka.
Dua hari berikutnya Ye Chen melihat tembok yang menjulang tinggi, dia mempercepat langkahnya.
"Lima puluh kristal roh."
Kata seorang penjaga, Ye Chen tersenyum dan memberikan jumlah yang diminta.
"Apa ini? kristal roh tingkat tinggi." kata penjaga itu lagi ketika menerima kristal roh tingkat menengah dari Ye Chen.
Untung saja Ye Chen masih punya cukup banyak di cincinnya, saat berada di lorong Ye Chen tidak menggunakannya karena terlalu berbahaya jika harus membagi konsentrasi untuk menyerap sekaligus mengontrol perisai diri.
"Senior, orang ini agak mencurigakan, apakah kita harus melapor pada tuan kota?"
"Tidak perlu, suruh orang mengikutinya saja. Kalau ada yang aneh langsung laporkan."
Penjaga itu kemudian pergi. Ye Chen yang berada di tingkat Suci dan dengan mudah nya mengeluarkan Kristal roh tingkat tinggi memang cukup mengesankan di mata para penjaga dan pengawas di sana.
Asal tau saja, tingkatan suci di kota ini biasanya di miliki oleh para jenius dari keluarga-keluarga teratas. Usia Ye Chen yang masih terbilang muda bisa dibilang termasuk kelompok para jenius ini masalahnya, tak ada seorang dari mereka yang pernah melihat Ye Chen sebelumnya.
Sementara itu Ye Chen yang sudah masuk ke dalam kota juga memperhatikan keadaan ini. para penjaga di gerbang ada di tingkat Langit sedangkan pengawasnya di tingkat Suci, sama seperti diri nya saat ini. Bahkan samar-samar Ye Chen dapat merasakan ada tingkat dewa yang juga mengawasinya.
Ye Chen juga membandingkan orang-orang ini dengan tempat lain sebelumnya, biarpun sama-sama berada di tingkatan yang sama tapi dia sangat yakin kalau kualitas dan kekuatannya berbeda jauh.
"Hei kamu! bisakah kamu mengantarku mencari sebuah hotel?"
"Bi-bisa tuan."
"Apa nama kota ini?" tanya Ye Chen pada pemandu itu.
"Kota Siang tuan."
"Oh, lalu seperti apa kota ini? apakah ada penguasa atau semacamnya?"
Kota Siang memang di perintah oleh seorang tuan kota dan berada langsung di wilayah sebuah sekte. Tidak ada sistem kerajaan atau kekaisaran di alam ini.
Satu sekte besar menguasai wilayah yang sangat luas. Contohnya kota Siang, selain kota ini masih ada sekitar 36 kota lainnya. Dan di kota-kota ini juga ada keluarga-keluarga besar. Lalu ada sekte-sekte kecil yang banyak tersebar di berbagai wilayah kota.
Melalui informasi ini, Ye Chen akhirnya tau kalau sekte yang berkuasa di sini adalah sekte Pengobatan Ilahi.
"Berapa biaya jasamu?"
"Satu kristal roh tuan."
"Ok sekarang antar aku ke toko sumber daya, aku perlu membeli beberapa pil."
Tak lama kemudian Ye Chen tiba di sebuah gedung berlantai tiga. Gedung ini terlihat sangat besar dan mewah. Tertulis di depannya adalah Paviliun Ilahi.
"Tuan, paviliun ini berada langsung di bawah sekte Pengobatan Ilahi. Semua yang anda butuhkan ada di sini jangan khawatir."
Anak itu tampak bangga ketika menjelaskan semua tentang kota nya. Terakhir, Ye Chen meminta nya mengantar ke hotel yang cukup besar di sana dan memberikan tip sepuluh kristal roh pada anak itu meskipun dia tau pemilik hotel pasti akan memberikan tip juga karena membawa tamu.
"Hmm, dia masih mengikutiku ternyata." Ye Chen melirik sebentar ke arah meja tempat penjaga yang sebelumnya melapor.
Tatapan Ye Chen yang dingin membuatnya dan segera pergi dari sana. Setidaknya dia sudah tau dimana Ye Chen bermalam jadi tidak masalah kalau harus pergi.