PACARKU DOSEN

PACARKU DOSEN
146. Viral


Ups, ternyata Zaki tidak sedang berbalas pesan dengan Bu Raini, Zaki tadi menonton video viral yang memberitakan tentang dosen yang dianiaya dan dikurung di dalam sebuah gedung tua, pelaku penganiayaan tak lain adalah mahasiswanya sendiri, dan si penolong yang digadang-gadang sebagai malaikat penyelamat sang dosen tak lain adalah Faiz, mahasiswa yang didrop out dari kampus akibat kelakuannya yang begajulan.


Akibat bolak-balik menjadi saksi di peridangan, Faiz jadi naik daun. Zaki juga sempat beberapa kali muncul di layar televisi dan bahkan diundang dalam acara talk show, berdua dengan Faiz.


Dalam acara talk show itu, Zaki menyatakan kalau Faiz adalah sosok yang berani. Berkat jasanya tersebut, Zaki berjanji akan melayangkan permohonan pada dekan untuk menarik manusia berhati baik itu kembali kuliah di kampus. Jasa Faiz yang viral diberitakan di media masa, bahkan kasus penganiayaan itu juga sempat diwawancarai di salah satu stasiun televisi, membuat semua orang tahu bahwa Faiz layak untuk menerima ganjaran yang baik pula. Tak pelak, dekan pun menerima kembali Faiz menuntut ilmu di kampusnya saat beliau diajak mengobrol oleh pembawa acara di acara talk show melalui via telepon. Namun Faiz harus mengulang kembali semester yang tertinggal.


Cyra melirik Zaki dengan rona muka merah semu.


“Baru aja kusebut nama Bu Raini, kamu udah sewot gitu, Ra.” Zaki balas melirik Cyra dengan senyum ledekannya.


“Kenapa sih mesti bohong pake bilang lagi sms-an sama Bu Raini segala?” Cyra menonjok lengan keras Zaki dengan keplaan tangannya.


“Aku pengen ngeliat kamu cemburu. Kamu kalau cemburu manis banget.”


“Iiih... Zaki ngeselin.”


“He hee...”


“Tunggu dulu, tapi kok aku nggak tahu berita tentang kamu dan Faiz yang heboh gini di TV ya?”


“Kamu pasti sibuk banget ngurusin skripsi, kurang perduli sama televisi, sosial media, ataupun dunia internet yang memberitakan kasus itu. tapi ya udahlah, kalau kamu mau tahu gimana viralnya berita itu, kamu bisa cek di youtube, atau internet-lah.”


“Tapi kan udah lewat.” Cyra manyun.


“Talk show-nya baru tayang seminggu yang lalu, kok. Masih anget-angetnya buat diliat.”


“Sayang banget aku nggak nonton live. Kok, kamu nggak bilang sama aku kalau kamu diundang di acara talk show, sih? Kan aku bisa nemenin, duduk di kursi penonton. Atau minimal nonton di rumah pas live.”


“Kamu mau ngebantuin aku, kan? Ya udah ayo kita mulai.”


Zaki mengangguk. “Aku jmain skripisimu akan cepet kelar.”


“O ya?”


“Tentu.”


“Thanks.” Cyra bangkit berdiri setelah melempar senyum ke arah Zaki. Ia kemudian menoleh menatap Zaki yang amsih duduk dan tak beranjak dari kursi. “Ayo!”


Zaki seperti tersadar dari pikirannya kemudian bangkit berdiri meninggalkan kursinya, ia tadi mendadak terpaku menatap senyuman Cyra. Senyuman manis yang tidak baik untuk jantungnya. Bikin deg-degan.


***


TBC


Kenapa ya, yang membaca PACARKU DOSEN tuh ratusan ribu tapi yang ngasih ucapan Cuma dua ratusan doang, sedih aku tuh. 😭😭😭😭


Dukung cerita ini dengan klik detil cerita PACARKU DOSEN. Liat contoh gambar di bawah ini, klik aja gambar yang kuksaih panah dan ucapin selamat tahun baru di sana :



Ingat, ngucapin selamat tahun barunya bukan di kolom komentar cerita ini, yah. Tapi di gambar yang kutunjuk pake panah itu. Makasih yang udah pada ngucapin.