PACARKU DOSEN

PACARKU DOSEN
116. Gosip


Sekelompok mahasiswa yang sedang berkumpul di ujung koridor, tepatnya di tiang dekat parkiran pun saling sahut memanggil-manggil Cyra, mengucapkan sederet kata-kata yang tidak begitu Cyra perdulikan.


“Waah… udah mulai terang-terangan kayaknya, nih. Mentang-mentang udah tunangan nih yeeee…” celetuk Rere sambil merangkul bahu Cyra. “Tega lo nggak ngasih tau gue kalo udah tunangan. Gue kan temen lo, berbagi kebahagiaan ngapa.”


“Hah? Tunangan? Siapa yang tunangan?” Cyra bertanya dengan dahi bertaut.


“Halaaah… pura-pura nggak tau lagi. Ya elo-lah sama Pak Zaki,” balas teman lainnya.


“Beruntung banget lo dapet pak Zaki, udah ganteng, pinter, dosen lagi,” sahut lainnya.


“Ini gosip dari mana, sih? Jangan ngawur, gue belum tunangan sama Pak Zaki. Gue sama pak Zaki kan tetanggan, rumah kami depan-depanan. Masak sih hanya karena gue numpang tetangga ke kampus trus kalian langsung ngejudge gue udah tunangan sama Pak Zaki?” bantah Cyra.


“Nggak usah ngeles. Ini buktinya, cintah!” Rere membuka instagram dan menunjukkan sebuah postingan bergambar cincin berlian yang cahayanya mengkilap, ada wajah Cyra dan Zaki di dekat cincin yang tergeletak di meja toko. Memang foto tersebut lebih mendominasi ke arah gelang, karena gelang yang dipegangi sebuah tanganlah yang terlihat sedang dipotret. Hanya saja, cincin berlian yang dipegangi Cyra serta wajah gadis itu terlihat jelas di sana, ada Zaki yang menemani di sisi Cyra.


Di postingan tersebut, tertulis caption manis. ‘Investasi emas. Eh, ngomong-ngomong di belakang itu kayak kenal? Bisa kasih tau mereka sedang apa? Beli cincin tunangan?’


Cyra tertegun menatap si pengunggah foto tersebut. Nama akunnya @irama_santimom.


Astaga, itu kan Bu Santi. Cyra garuk-garuk kepala.


“Cieeee…. Cieee… Makin anget nih ama Pak Zaki.” Rere berlari menjauh setelah mengucapkan kalimat itu, takut hidung peseknya kena ketok. Dua teman lainnya tersenyum menatap muka Cyra yang tegang.


Dalam sekejap, rumor itu benar-benar beredar di seantero kampus. Cyra mesti menebalkan muka saat bertemu dengan teman-temannya, sebab mereka langsung mengucapkan kata selamat padanya, intinya selamat atas hari pertunangannya. Memang benar apa kata orang, nitip omongan pasti bertambah. Tapi nitip duit bisa jadi berkurang. Wk wk… Padahal di sosial media, Bu Santi tidak mengatakan kalau Cyra dan Zaki bertunangan, tapi dengan gencar anak-anak langsung menarik kesimpulan kalau Zaki dan Cyra sudah bertunangan hanya dengan foto yang seakan-akan tidak sengaja terambil oleh kamera ponsel Bu Santi.


Yang lebih mengejutkan, ada junior yang berani-beraninya memanggilnya Nyonya Zaki secara langsung. Tentu saja muka Cyra langsung memanas. Satu lagi kejadian yang lebih parah, saat ia melenggang di koridor area dosen, salah seorang dosen bisa-bisa bertanya begini, “Ada apa, Cyra? Cari Pak Zaki?”


Wah, parah. Bu Santi alias si biang gossip benar-benar telah menyebarkan isu itu dengan sempurna. Menjelang jam ujian dimulai, pikiran Cyra malah dikejar-kejar oleh gossip itu. Sial.


Kini langkah Cyra jadi sedikit gemetar saat hendak memasuki ruangan Zaki untuk menyetor tugas. Ya ampun, saat menjelang ujian begini pun masih harus disibukkan dnegan lembaran tugas. Cyra memasuki ruangan Zaki. Di sana sudah ada dua orang teman sekelasnya yang juga tengah menyerahkan tugas. Kedua pria itu tampak kikuk dan kebingungan saat Zaki memarahi mereka karena tugas tidak sesuai dengan kemauan Zaki.


Duh Zaki, galak bener jadi dosen. Awas aja kalau kamu marah sama aku gara-gara tugasku hasilnya berantakan. Cyra bergumam dalam hati. Ia meletakkan tugas ke meja pria yang sedang mengomel itu.


“Tunggu, Cyra!” seru Zaki dengan nada tegas berwibawa.


TBC


Sambil nunggu update, boleh baca ceritaku lainnya yg bakal naik cetak ke versi buku dan beredar di toko buku, yaitu kisah antara Ayub dan Salwa.


judulnya CAHAYA CINTA DARI SURGA.


Bulan Januari Insyaa Allah udah terbit.


Ini penampakan covernya, silahkan dicari di kolom pencarian atau klik aja profilku dan pilih judul itu.



Siap-siap kepincut pria kayak Ayub. wkwk