
Sudah pukul 5 sore Karel berpamitan untuk pulang pada om dan tante juga razeeta,
"jangan lupa minum obat,jangan telat makan dan istirahat yang cukup okee" ucap Karel seraya mengelus kepala razeeta
"siap bosku" jawab razeeta dengan patuh
setelah Karel meninggalkan rumah razeeta , razeeta bergegas naik ke kamar mama,
"maaa, 3 bulan lagi wisuda bukan?kapan kita belanja perlengkapan wisuda maaa" rengek razeeta pada mamanya saat ini dia merasa dirinya sudah baikan
"apakah nona muda ku sudah sembuh umm?tiba tiba merengek mau shoping" jawab mama dengan gemes
"tentu saja sudah masaaa,besok kan minggu gimana kalau besok maa?" ajak razeeta pada mamanya
mama mengangguk setuju, kemudian razeeta masuk ke kamar nya dan membuka handphone nya , saat membuka dia heran ada pesan dari nomor yang tidak dia ketahui mengirim pesan "lekas sembuh manis" baca razeeta pelan, tak mikir lama dia langsung membalas
"ini siapa" send ,disebrang sana Karel tertawa kecil ternyata razeeta belum mengetahui nomor nya, tentu saja belum sudah 2 bulan mereka dekat tetapi belum pernah sempat bertukar nomor, karna hampir 1 harian mereka habiskan waktu bersama,
"ini aku Karel" send
mata razeeta melebar dari mana dia tauu nomor ku? gumamnya dalam hati
"ahh kauuu, aku sudah membaik ,terimakasih doa dan perhatian nya" send , jawab razeeta dengan senyum mengambang
kringgggg kringgggg kringggggg
dering hp razeeta berbunyi, dia melihat "dari Karel?" tanyanya heran pada diri nya sendiri , langsung dia menekan tombol hijau,
"hallo kecillkuuuu" sapa orang itu di sebrang sana
"hallo Karel bantut" jawabnya
"razeeta?" panggil Karel dari kejauhan di hp
"ya? ada apa Karel" jawab razeeta, dia bingung mengapa nada suara Karel menjadi sangat serius
"kau tau?aku menyukai mu dari masa kita SMP, hari ini waktu mempertemukan kita kembali, aku menyayangimu razeeta, aku sangat nyaman saat bersamamu" jelas Karel pada razeeta melalui hp
sementara razeeta malu malu di kamarnya dia bahagia ternyata Karel juga memiliki perasaan yang sama padanya
"yaa terimakasih untuk perasaan mu Karel karna aku juga merasakan hal yang sama dengan mu" jawab razeeta dengan malu malu
"mau jadi pacarku?". tanya Karel dengan spontan membuat darah razeeta di sebrang sana seperti beku dia kaku, tapi bahagia,
dia ingin meminta waktu oleh Karel tapi ia takut Karel merubah pikiran nya
dengan perlahan dia mengangguk "iya aku mau Karel" jawabnya dengan malu pipinya memerah dia bahagia bahagia sekali,
sementara Karel disana lebih bahagia dia menari kesana kemari dia akhirnya mendapat kan cinta lamanya ,
"terimakasih sayang" ucap Karel dengan menggoda
"karellllllllllll" jawab razeeta dengan kesal tapi malu, secepat itu dia memanggil sayang pada razeeta
"yauda istirahat sana ,biar lekas sembuhnya " suruh Karel dari sebrang hp sana
"iya okey kamu juga ya,daaa Karel" ucap razeeta
"iya daaa good night sayang" ucap Karel langsung mematikan hp takut razeeta menjerit lagi padanya
razeeta malu dengan ucapan sayang Karel padanya, dia merebahkan badannya memikirkan kebahagian yang baru saja dia dapatkan tak menunggu lama razeeta langsung tertidur pulas di ranjang nya