
Setelah melalui beberapa tahap ujian disekolah akhirnya razeeta dan teman teman tiba di hari wisuda hari dimana mereka berkumpul dari beda kelas menjadi 1 gedung
kini mama papa dan razeeta sudah siap dengan penampilan mereka masing-masing tetapi tetap senada warna abu-abu, mereka langsung menuju gedung wisuda, menggunakan mobil
sementara tak beda dengan keluarga besar Budianto abrham , pak budi dan buk rita ikut serta dalam pelepasan siswa smk disekolah putra ke 2 nya, tak semua hadir hanya mama, papa, amira, dan Karel karna Fadlan dan ka rifli ada kerjaan masing-masing, mereka juga memakai pakaian dengan warna senada yaitu warna silver, mereka juga berangkat ke gedung menggunakan mobil
kebetulan mereka sampai bareng di gedung , dua nyonya besar nyonya abraham dan nyonya laksmana dengan akrab cepika cepiki mereka mengambil 1 meja untuk 2 keluarga ini, tuan besar hanya mengikuti keinginan nyonya saja begitu juga dengan anak anak mereka ,
"kayanya ga perlu repot repot ni ngambil restu tante" goda Karel pelan ditelinga razeeta
"heii kita harus lanjut study dulu oke, baru mikiri yang begituan". jawab razeeta sambil menyubit pinggang Karel
saat acara mulai semua tamu mengikuti acara dengan baiik sampai selesai,
setelah sesi foto perkelas selesai mereka kembali ke meja orangtua mereka,
"om ,tante kita pose rame rame juga boleh ya om, tante" ajak Karel langsung disambut senyum setuju oleh mama, papa razeeta dan orgtua Karel sendiri
yahhh, mereka berdiri rapi 6 foto ter ambil bagus , stelah itu mereka mengambil foto berdua menggunakan hp Karel cekrik cekrik 4 foto terambil sangat bagus
sebelum pulang tuan besar abraham mengajak makan siang di restaurant, tentu saja mama dan papa razeeta setuju, karna sebelumnya perusahaan mereka sudah bekerja sama dengan baik,
mereka naik mobil masing masing menuju restaurant tuan besar abraham yang letaknya tak jauh dari gedung begitu sampai mereka langsung disambut oleh staf restaurant dan di bawa ke ruang VVIP yang sudah di siapkan staf nya karna mereka tau pemiliknya sudah mengabari terlebih dahulu, setelah duduk mereka mesan makanan
" semua perusahaan saya yang di dalam atau di luar negri akan saya serahkan pada anak saya satu satunya setelah dia lulus kuliah".
ujar papa razeeta membuat papa Karel dengan takjub bangga menatap kearah razeeta, razeeta hanya tersenyum kepada papa Karel
"itu bagus siapa lagi pewaris mu kalau bukan razeeta" sambung papa Karel
"kalau Karel akan saya serahkan semua perusahaan luar negri untuknya karna yang di dalam sudah saya wariskan untuk abang dan adiknya, tetapi amira masih berusia 3 tahun, jadi saya sempat memesan kan bahwa jatah warisan amira dituntut kepada Karel" jelas papa Karel , membuat semua tersenyum dan tertawa kecil
kemudian makanan pun sampai mereka makan dengan tenang, tanpa suara sedikit pun sampai selesai
"kontrak yang akan kita setujui, bagaimana kalau anak anak kita aja, yang kita ajarkan dan mulai usia dini kita ajarkan mereka berbisnis" ajak papa Karel pada tuan laksmana
tuan laksmana setuju, dan akan menyiapkan putrinya untuk pertemuan itu,
razeeta dan Karel hanya saling menatap,mereka sama sama tak ingin mengecewakan orang tua
_____________________________________________
#haii para pembaca setia, jangan lupa like and komen ya biar author makin semangat buat update eps nya ๐