
Tak pernah sekalipun Azka melewatkan harinya tanpa Salsa, sepulang sekolah ia tak bergabung dengan teman-temannya. Azka langsung kerumah sakit untuk menemi sang pacar.
Sangat di sayangkan ginjal yang ia punya tak cocok untuk Salsa, atau sudah lama ia memberikan punyanya. Tak terasa sudah seminggu Salsa terbaring di rumah sakit, membuat Azka begitu sedih.
Tidak ada Azka yang rapi apa lagi tampan, lingkaran hitam di kantung mata juga kurus, itulah kondisi Azka sekarang dunianya hanya untuk Salsa.
"Sayang, lo dengar gue ngomong apa, kan? Bangun ya, gue kangen kecerewetan lo. Gue nggak makan, bahkan sering bolos. Lo harus tau kalau gue ngerokok untuk nenangin dari karena nggak ada lo. Bangun dan omelin gue karena bandel Sal!" Azka menghujani wajah Salsa ciuman bertubi-tubi.
"Gue pernah berpikir hidup tanpa lo akan baik-baik aja, tapi gue salah Sal. Gue nggak bisa tanpa lo. Maaf udah berlaku kasar dan bentak lo selama ini. Gue tahu perbuatan gue nggak pantas untuk di maafkan."
Pungung tangan Salsa basah akan air mata. "Setidaknya lo bangun Sal, gue nggak papa kalau lo nggak mau ngomong sama gue."
Azka langsung menghapus air matanya saat Mama Reni datang membawa makan malam untuknya. Ia berdiri lalu menunduk menyambut kedatangan Mama Reni.
"Makan dulu Nak!"
"Makasih Tante."
Azka tak beranjak untuk makan, ia masih setia duduk di samping brangkar memperhatikan Salsa. Tak ada tanda-tanda pacarnya akan bangun.
***
Tidak terasa sudah sebulan lamanya Salsa koma, dan Azka hampir gila karena itu. Hari ini adalah kabar terbahagia yang pernah Azka dengar. Mendengar kabar Salsa terbangun dari tidurnya panjangnya, membuat Azka begitu bahagia. Namun, ia tidak ikut berkunjung bersama teman-temanya yang lain.
"Kuy Ka, kita jenguk ibu ketua!" Ajak Rayhan dengan wajah bahagia, ikut senang mendengar Salsa terbangun dari tidur panjangnya.
"Duluan aja gua ada urusan," jawab Azka mencangklong tas punggugnya.
"Gaya banget lo Ka, padahal kemarin-kemarin nggak ada untuk yang lain," tegur Keenan, yang kembali bergabung dengan Avegas setelah insiden penculikan.
Rio juga dikeluarkan dari Wiltar dengan alasan penghianatan, sekarang Rio baik-baik saja karena Leo masih terbaring di rumah sakit, entah setelah itu.
"Yang penting dia udah sadar, kan?" dingin Azka berlalu pergi.
Azka sadar diri, bahkan untuk menampakkan diri di hadapan Salsa sudah tidak pantas. Disaat semua teman-temanya yang lain berkunjung, Azka hanya bisa mengintip lewat jendela, itupun hanya sebentar untuk memastikan kabar bahagia itu benar adanya.
Malu bertanya tetapi penasaran dengan kondisi Salsa, Azka berjalan menyusuri koridor rumah sakit, menuju ruang keamanan.
"Apa yang kau lakukan disini anak muda?" tanya seorang pria paruh baya.
"Boleh saya melihat CCTV ruangan VVIP 3? Pacar saya sedang dirawat disana, dan saya tidak bisa masuk pak," izin Azka sopan.
"Maaf anak muda, CCTV adalah privasi, apa lagi di ruangan VVIP," tolak penjaga.
"Hanya ruangan itu Pak, izinkan saya untuk menggunkannya," mohon Azka.
"Tapi anak muda ...."
"Saya Farel Azka Afrizal Wijaya, silahkan meminta izin pada atasan anda pak," ucap Azka, lagi dan lagi menggunakan kekuasaan untuk hal seperti ini.
Lama Azka menunggu hingga pak penjaga selesai menelpon. "Maaf Tuan, saya tidak tahu sebelumnya." Pak penjaga menunduk.
"Tidak apa-apa pak, saya hanya ingin memantau satu CCTV, berikan saya wewenang untuk itu!"
Pak penjaga dengan sigap memindahkan satu komputer ke ruangan lebih kecil untuk Azka. Duduk seorang diri sembari memandangi CCTV itulah yang dilakukan Azka.
Senyumnya mengembang saat melihat betapa cantik pacanya saat tersenyum. "Gue lega lo bangun Sal. Maafin gue Sal," lirih Azka.
Senyuman Azka tak henti-hentinya mengembang melihat keseruan para sahabatnya dengan Salsa.
Azka bersukur Salsa masih bisa bangun, walau selang infus dan oksigen masih menempel di tubuhnya. Itu sudah lebih dari cukup untuknya tersenyum. Siapapun yang rela mendonorkan ginjal untuk Salsa, Azka dengan rela akan bersujud di depan orang itu sebagai tanda terimakasih.
...****************...
Jangan lupa meninggalkan jejak, dan terimakasih untuk dukungan kalian😘