Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Dayan Xiobai Mati


Bab 82 Dayan Xiobai Mati


Kata yang di lontarkan Long Fai sangat tenang bahkan seperti menyepelekan.


Tentu saja Dayan Xiobai setelah mendengarkan apa yang di katakan oleh Long Fai masih saja menghina. Bahkan dia tertawa lantang: "Hahahaha kamu masih arogan seperti sebelumnya tapi, apakah kamu buta aku adalah orang yang sudah memasuki ranah Megatron di lapisan terakhir. Bahkan selain aku tidak ada."


"Kamu benar, kamu adalah dewa di dunia Tongtian tapi kamu tidak bisa melawan aku yang tak tertandingi apakah kamu paham." Long Fai masih membalas ke Dayan Xiobai sambil tersenyum.


"Sial kamu bocah keparat, kamu sengat percaya diri... maka terimalah serangan aku ini." Dayan Xiobai mengeram dan di antara tubuhnya tiba-tiba di selimuti kabut merah.


Pada saat itu....


"Swoshhh!"


Dayan Xiobai menghampiri Long Fai sangat cepat dan meninju kepala Long Fai. Tapi tiba-tiba Long Fai meninju balik menggunakan kekuatan dan tanpa jurus langsung menghantam kepalan Dayan Xiobai.


"Bang!"


Karena akibat kekuatan tinju yang menakutkan yang di keluarkan Long Fai, akibatnya Dayan Xiobai terpental ribuan mil tanpa berhenti.


"Bom!"


"Bom!"


"Engah!"


Dayan Xiobai meludahkan darah dari mulutnya karena benturan terus menerus yang mengenai punggung. Bahkan tangan Dayan Xiobai langsung bengkok.


"Tidak mungkin kekuatan macam apa itu..! Hanya ranah fondasi awal tapi energinya menakutkan." Dayan Xiobai ngeri bahkan dia ada rasa sakit pada tanganya.


Setelah itu, tangan Dayan Xiobai yang mengalami bengkok cedera, tiba-tiba ada energi asap merah yang menyelimuti tangan. Setelah di selimuti asap merah, tangan yang cedera langsung sembuh terlihat oleh mata telanjang.


Dayan Xiobai terbang secepat kilat lagi dia mencoba memukul Long Fai menggunkan kekuatan penuh, namun hasilnya masih sama.


"Plak!"


Long Fai menampar hingga gigi Dayan Xiobai ada yang terlepas dan terjatuh menukik kebawah.


Long Fai mendekati Dayan Xiobai lalu turun dari pedang terbangnya, Long Fai berjalan sangat tenang sambil berkata: "Apakah kamu sudah tahu kesenjanganya kamu dan aku? Kamu di mata aku masih tetaplah karung pasir, karung pasir tidak bisa menjadi abadi."


"Ini mustahil aku kalah! Aku tidak akan kalah ahhhh!" Dayan Xiobai mengaum seluruh tubuhnya di selimuti asap merah, bahkan seluruh langit bergemuruh.


Setelah asap merah menyelimuti tubuh Dayan Xiobai Long Fai melihat bahwa dia berubah menjadi tinggi seperti Hulk bahkan badan dia berubah sangat kekar.


"Hiyaaaa!" Dayan Xiobai mengaum sehingga langit bergetar. Namun ketika Long Fai mendengar auman itu dia hanya menggelitik saja.


Dayan Xiobai mendekati Long Fai yang seperti raksasa bahkan bayanganya menutupi Long Fai.


Dayan Xiobai berkata: "Kamu telah memaksa aku untuk mengeluarkan kartu as nya. Maka kamu bergembira lah kamu akan mati di tangan aku ke sekian orang yang telah melihat kartu as aku yang terakhir!"


"Kamu membuat aku berisik!" Hanya empat kata yang di ucapkan Long Fai sehingga membuat marah Dayan Xiobai.


"Aku sangat tidak suka kepada orang ketika aku sedang berkata, namun memotongnya. Dan kamu salah satunya aku akan membunuh orang yang seperti itu.. Hiyaaa!" Dayan Xiobai meninju dengan kekuatan penuh, tapi tiba-tiba apa yang di takutkan akhirnya terjadi, tiba-tiba kepalanya di tangkap oleh Long Fai sangat mudah.


Tentu saja dia merasakan bahwa kekuatanya hilang seketika, bahkan penampilan garangnya berubah menyusut dratis menjadi manusia biasa.


"Tidak mungkin siapa sebenarnya kamu!" Setelah menjadi manusia biasa, Dayan Xiobai panik. Sekarang dia menatap ke arah Long Fai matanya penuh dengan horor.


"Sekarang siapa yang semut kamu apa aku." Long Fai menatap ke arah Dayan Xiobai sambil tersenyum. Kemudian tangan kanan Long Fai yang sedang memegang kepalan Dayan Xiobai, dia mengeluarkan seruling hitanya langsung memukul kepala Dayan Xiobai menggunakan tangan bagian kiri.


"Pak!"


"Pak!"


"Ahhh ini tidak mungkin!" Dayan Xiobai menjerit.


"Tidak ada yang tidak mungkin." Jawab Long Fai setelah itu memukul kepala Dayan Xiobai lagi.


"Pak!"


"Ahhhh!"


"Aku..!"


"Pak!"


Jeritan yang begitu melolong sangat menggema di area ini. Tentu saja Wang Roulan yang melihat pertarungan dari jauhan terpana.


Untuk menggambarkan Wang Roulan melihat siksaan Dayan Xiobai adalah seperti siksaan yang amat menyakitkan.


Setelah berapa menit, kepala Dayan Xiobai penuh darah yang berlumuran. Bahkan Long Fai yang melihatnya bentuk wajah Dayan Xiobai seperti kepala babi merasa jijik.


"Kamu bisa di sebut orang terkuat di dunia Tongtian tapi di hadapan aku kamu seperti karung pasir yang siap setiap saat di siksa." Kata Long Fai sambil memegang tangan kanan Dayan Xiobai.


"Long Fai lebih baik kita berdamai dan masalah ini kita lupakan!" Dayan Xiobai berkata. Dia sangat ketakutan entah kenapa basis kultivasinya hilang jika melawan Long Fai.


"Kamu ingin berdamai! Jika kamu ingin berdamai aku menerima. Tapi persyaratanya kamu harus menghidupkan Nalan Hu." Mata Long Fai dingin.


"Ini mustahil, orang yang mati tidak bisa di hidupkan lagi!" Dayan Xiobai tidak berdaya. Namun tiba-tiba tangan kiri Long Fai yang tadinya memegang seruling sudah di gantikan dengan batu bata."


Batu bata itu langsung di pukulkan kepada kepala Dayan Xiobai.


"Bang!"


Seketika kepala Dayan Xiobai hancur seperti semangka.


"Aku juga sama untuk berdamai dengan iblis seperti kamu, rasanya mustahil." Setelah meledakan kepala Dayan Xiobai, Long Fai berkata sambil memasang wajah dingin.


Setelah itu Long Fai membawa tubuh Dayan Xiobai tanpa kepala ke atas langit untuk di perlihatkan ke semua penduduk di sini.


Tapi sebelum itu, Long Fai mengeluarkan para penduduk di dalam penyimpanan Artefak. Setelah itu, Long Fai bingung dia hendak memberi pengumuman lewat udara, tapi suaranya sendiri mustahil untuk di dengar oleh penduduk Dayan di berbagai wilayah.


"Artefak apakah kamu ada cara?" Long Fai berkata dalam hati.


Setelah itu ada informasi dari Artefak Naga. Anda yang mempunyai gelar Dewa Menyanyi, anda bisa menggunkan suara dengan nada intonasi tinggi.


"Oh Jadi seperti itu!" Long Fai berseru kemudian dia mencoba menggunakan gelar dewa menyanyinya.


"Uhuk.. Uhukk. Uhukkk.!" Long Fai berdeham dia mencoba membuat aba-aba.


Setelah sudah siap dia berkata dengan nada keras.


"Perhatian bagi penduduk kerajaan Dayan aku Long Fai, menyatakan mulai hari ini Raja Dayan Xiobai telah binasa pergi ke dunia Yama."


"Bagi kalian berbahagilah dan bersyukurlah karena selamat dari petaka ini yang tidak di duga. Bagi yang meninggal aku juga ikut belasungkawa. Semoga, jika ada renkarnasi kalian yang tidak selamat aku harap di kehidupan lain kalian menjadi orang yang selamat."


"Untuk semua perajurit, yang melawan aku, aku akan menunjukkan taringku dan membalas. Tapi, kepada semua orang yang mengulurkan tangan kepada aku, maka aku akan memberikan berkah terimakasih kepada mereka yang mengulurkan tangan. Tapi jika kepada lawan aku, aku akan melakukan kepada mereka apa yang telah mereka lakukan pada aku. Di masa depan, aku berharap kita bisa terhubung dalam persahabatan suatu hari nanti. Dengan ini aku akan mengatakan ke seluruh penduduk Dayan yang selamat, hari ini aku akan menjadi Raja kalian mohon bantuanya, aku hanya meminta kesetianmu. Mungkin saja, kesetian kalian semua akan datang suatu hari nati untuk di panen bersama-sama."