
Bab 384 Kehebatan Ro Ru
Kamu tahu, kecepatan cahaya adalah kecepatan yang mutlak dan tidak tahu bagaimana manusia bisa bisa mengikuti kecepatan cahaya tersebut.
Di jepang ada super proyek Mega besar, dengan membangun kereta api berkecepatan cahaya. Meskipun begitu, setelah proyek selesai, kecepatan kereta api tidak sepenuhnya memiliki kecepatan cahaya, melainkan hampir mendekati kecepatan cahaya.
Coba kamu bayangkan jika kamu menaiki kereta api berkecepatan cahaya, ketika kamu mau mengupas kulit pisang tiba-tiba sudah tiba di tempat tujuan, sungguh hebat bukan.
Namun, di dunia kultivator kecepatan cahaya bukanlah mustahil karena saat ini, Ning Ming menggunakan jurus api yang berbeda dengan warna api putih langsung melesat sangat cepat seperti kecepatan cahaya langsung menghantam tubuh Ro Ru.
"Bam!"
Ro Ru terhantam cahaya api putih tersebut. Sebenarnya Ro Ru haha melihat kilatan putih dan tidak membutuhkan dua nafas, tubuhnya meledak dan terhempas hampir terbang kelangit.
Di langit Ro Ru yang sedang terhempas tidak terkendali tiba-tiba sudah keluar dari pelanet Naga tersebut. Dia karena begitu kuat hempasannya tanpa sadar menabrak batu luar angkasa.
Ro Ru yang menabrak batu angkasa, langsung meraih dan melemparkan batu tersebut ke bawah sehingga batunya langsung menukik seperti meteor.
"Swosh!"
"Hiya!"
Hanya membutuhkan satu batang dupa, batu angkasa tersebut melesat sangat tajam dan menghantam tubuh Ning Ming.
"Bam!"
Gelombang angin ribut tersebut langsung tajam menyebar ke seluruh area sehingga luas hutan yang gundul akhirnya bertambah lagi.
Batu yang berukuran sangat besar seperti Gunung Krakatau, menimpa Ning Ming.
Dari kejauhan, Sai Lin dan Lin Wuha setelah sudah siuman akhirnya terkejut dan sekaligus panik karena temannya dalam keadaan khawatir ditimpa batu yang begitu sangat besar.
Namun, Long Fai yang sedang berada di samping mereka berdua hanya menasehati kamu tidak perlu khawatir akan keselamatan teman sendiri percayalah kepada apa yang dikatakan Tuan ini.
Akhirnya, mereka berdua tidak lagi memiliki kepanikan yang terpampang di wajah keduanya, akan tetapi di hatinya masih khawatir jika terjadi sesuatu dengan Ning Ming.
Benar saja, hanya beberapa nafas saja batu yang sangat besar itu tiba-tiba hancur dan menjadi retakan seperti ada jaring laba-laba yang menyebar ke seluruh permukaan batu raksasa tersebut.
Setelah ratakan itu sudah menjalar sangat luas, tiba-tiba ada ledakan yang sangat dahsyat.
"Bam!"
Puing-puing batu tersebut meloncat dan terbang ke sana ke mari tak terkendali akibat pukulan dari Ning Ming.
Bahkan Sai Lin dan Lin Wuha cukup terpana dengan kehebatan Ning Ming yang begitu sangat mempesona. dibandingkan dengan dirinya mungkin masih ada kesenjangan yang sangat jauh.
Namun, dengan kekuatannya sekarang dimiliki sepertinya sudah yakin tidak ada yang bisa mengusik dirinya terutama dari pihak Sekte Teratai Salju.
Lin Wuha dan Sai Lin mereka memuji kehebatan Ning Ming, sementara itu Long Bing memuji kehebatan Ro Ru, karena teman sendiri yang begitu dari kecil sampai sekarang selalu bersama, tiba-tiba menemukan bahwa temannya menjadi begitu menakutkan Bahkan dia sendiri akan khawatir dengan kekuatan sendiri bisakah melawan Ro Ru.
“Long Fai, bagaimana bisa temanku menjadi sangat kuat apa yang kamu lakukan dengannya?” Long Bing sungguh sangat ingin tahu bagaimana Long Fai melakukannya.
Long Fai memandang wajah cantik Long Bing hanya berkata secara terus terang. “Itu sederhana, akibat peningkatan kekuatan dari temanmu, berasal dari satu butir nasi yang aku lekatkan ditanduk temanmu.”
“Apakah begitu?” Tiba-tiba Long Bing sedikit kewalahan dengan pernyataan Long Fai baru saja, bagai mana mungkin hanya satu butir nasi menyebabkan efek yang sangat kontras? Sungguh tidak terima seharusnya dia yang memiliki kekuatan yang menakutkan, jika Long Bing tahu akan jadi seperti ini, dia tidak akan mengatakan bahwa Long Fai sedang berada di dunianya.
Sayangnya penyesalan selalu datang terlambat, kamu haru menerima semua ini dan kamu juga tidak bisa melakukan untuk merubahnya.
Jika kamu menyerang Ro Ru saya khawatir kamu akan menjadi musuh abadi dan pertamanan kamu akan rusak karena hal sepele.
Long Fai hanya melirik secara sekilas langsung menginstruksi Ro Ru agar menyelesaikan pertempuran secepatnya karena hari semakin gelap.
“Ro Ru, cepat selesaikan pertempuran tersebut hari semakin gelap! Waktunya beristirahat!” pinta Long Fai dalam berteriak.
Ro Ru menoleh dari kejauhan, entah kenapa dia merasa walaupun suara Long Fai sungguh tidak ada tenaga hanya nada sedikit tinggi, namun suara itu bisa merasuk kedalam jiwanya sehingga tidak sebarpa kamu jauh dari jangkauan Long Fai, maka kamu akan mendengarkan suara tersebut di antara langit dan bumi.
Karena mendapatkan intruksi untuk mengakhiri pertempuran tersebut, Ro Ru melihat Ning Ming yang sedang mengamuk langsung melesat tidak memberikam ruang nafas dan mencoba menyerang sekali saja.
"Sikat!"
Sosok Ro Ru sudah dihadapan Ning Ming sehingga, Ning Ming yang sedang berteriak seketika langsung kaget.
"Tidak baik!"
Ning Ming kaget sekaligus panik karena dia melihat tangan kanan Ro Ru yang sedang memakai sarung tangan tiba-tiba menggunakan tinju untuk memukul wajahnya.
"Bang!"
kecepatan tinju tersebut sungguh sangat cepat sepertinya gerakan yang dilakukan Ro Ru, Ning Ming tidak melihat secara sekilas sehingga kepalanya langsung terkena tinju tersebut setelah kepala terkena tinju, tangan kiri Ro Ru meninju leher bagian belakang dari Ning Ming sehingga hanya sekali serang langsung ke bawah dan pingsan.
"Swosh!"
"Bam!"
Kamu melihat bahwa Ning Ming tergeletak tidak berdaya karena sudah pingsan, dan sekarang otomatis dari tiga pertarungan tersebut, Ro Ru masih menang berturut-turut.
Kini Song Chufeng juga meraih tubuh Ning Ming dan membawakan ke tempat yang teduh. Setelah sudah selesai, Long Fai berkata. “Dari pertarungan tiga kali berturut-turut, hanya Ro Ru yang memenangkannya. tu membuktikan bahwa dia memiliki kekuatan yang sangat kuat dan ditambah lagi pengalaman yang bertarung sudah diasah ratusan tahun.”
“Kalian semua pertiga jangan khawatir, jika kamu melatih keterampilan tersebut sampai lulusan kali sudah dipastikan kehebatan kalian semua akan seperti Ro Ru.”
“Baik Tuan!" Mereka berdua menjawab secara serempak.
Untuk sekarang, mereka masih kalah tapi dengan dipupuk lusinan kali, maka keterampilannya mungkin saja akan sebanding dengan kehebatan Ro Ru.
Setelah itu, Ro Ru mendekati ke arah Long Bing Yang sepertinya memiliki raut wajah tidak sedap dipandang. Bahkan dirinya tidak tahu kenapa teman sendiri memiliki suasana yang begitu suram.
Ro Ru hanya menebak mungkin saja dia sungguh iri karena dirinya memilih kekuatan yang sangat kuat beda dari yang dulu. Meskipun begitu, Ro Ru tidak akan begitu sombong untuk melupakan teman lamanya, bagaimanapun Long Bing adalah teman masa kecil.