Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Nostalgia


Bab 212 Nostalgia


Akhirnya setelah berapa lama mereka berdua saling berpelukan dengan canggung melepaskan.


“Kamu sungguh jahat membiarkan aku sendiri selama 6 harian huh...!” Wang Roulan berkata dengan cemberut tapi adalah kelembutan kepada Long Fai.


“Maaf karena telah menunggu lama..’’ Long Fai akhirnya menceritakan semua pengalaman yang dialami di dunia atas dari tersesat ke dunia lain. Bahkan dia memperkenalkan semua wanitanya yang dia temui.


Wang Roulan tentu saja mengerutkan keningnya, apa yang anda pikirkan akhirnya terjadi juga. Bagaimana seorang pemuda yang mesum tidak tahan dengan wanita?


Wang Roulan memandang siapa yang sedang memeluk tangan kanannya Long Fai. Setelah itu berkata. “Siapa kamu kenapa kamu memeluk tangan suami aku terus menerus..”


Xia Fei terkejut sekaligus gugup karena ketika baru pertama kali melihat wajah Ratu Wang Roulan yang menawan akhirnya dia melihat wajah yang sangat cantik melebihi dirinya walaupun dirinya memiliki garis keturunan ekor 9.


Xia Fei gugup kemudian dia menjawab seperti ini: “Hallo... Ratu permaisuri perkenalkan Aku adalah Xia Fei, selir dari Long Fai.”


Wang Roulan mengangguk terus-menerus, sekarang ini penampilan dirinya sudah sangat cantik akibat sumber daya yang diberikan oleh Long Fai dirinya dibandingkan sekarang dia sangat percaya diri bahkan dibandingkan dengan wanita di depan dirinya masih sangat cantik.


Dibandingkan dulu mungkin saja dia tidak berani menghadapi wanita ini karena pada waktu itu sangatlah jelek.


“Hmmm!” Wang Roulan hanya membuat dengusan dia memandang tubuh Xia Fei yang memiliki lekuk tubuh yang indah dan gunung sangat besar akhirnya dia berkata kepada Long Fai penuh kelicikan: “Kamu dasar mesum mungkin saja kamu suka memainkan gunung dia.. dan kamu sangat puas...”


“Kamu jangan berkata seperti itu walaupun gunung dia sangat besar tapi aku aku ingin pulang untuk memeluk kamu Lanlan..” Long Fai berkata sangat sedih. Karena sangat tidak rela, Xia Fei mengikutinya sampai sekarang. Jika dia mengikuti sampai sekarang bukankah sama saja akan sengsara di waktu malam ini?


Xia Fei mengintruksi dengan nada centil: “Bukankah kamu yang menyebabkan gunung ini menjadi besar kamu sangat menyukai dan memainkan gunung ini.. huh.. kamu sangat pembohong..”


“Kamu tutup mulutmu ... aku sangat lelah biarkan aku pergi sebentar untuk memulihkan tenaga..!” Long Fai berkata sangat cemberut ada juga jejak kesalahan tertentu dalam raut wajah.


“Hahaha baiklah baiklah baiklah suamiku yang tersayang aku akan bersama Ratu Wang Roulan untuk menanyakan sesuatu..” Xia Fei tersenyum sambil memegang pipinya yang sangat seksi itu.


“Baiklah.. kamu harus akrab dengan lan lan Aku pergi dulu..” Long Fai lega akhirnya dia berjalan cepat ke kamar untuk membenamkan tubuhnya ke kasur yang sangat empuk.


Di samping Tun Ri dia juga pergi ke tempat kediamannya. namun ketika dia ingin pergi ke tempat gubuk tidurnya dia melihat ada pemuda yang berpakaian putih yang sedang memukul-mukul leher sendiri karena merasa kesakitan.


Melihat pemuda itu seperti melihat kenalan lama yang sudah tidak berjumpa. penampilan pemuda itu sangat persis ketika dimasa muda itu. Akhirnya karena sangat ingin tahu dirinya berjalan mendekati pemuda yang berpakaian putih.


Di sisi Lin Fan dia baru bangun dari pingsannya langsung berdiri dengan ningnung sambil memukul-mukul lehernya karena merasakan rasa sakit di leher itu.


“Ini sungguh sakit siapa yang memukul leher aku, kekuatan ini sungguh sangat dahsyat bahkan tubuh aku yang memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat masih kalah..” Lin Fan menggerutu terus-menerus Bahkan dia juga melihat Yun Che yang sedang memukul-mukul leher sendiri karena merasa kesakitan.


Sontak Yun Che kaget kemudian dia menoleh ke kiri langsung melihat pemuda berperan putih yang sedang memukul-mukul hair sendiri. Yun Che juga tidak tahu siapa yang memukul dirinya secara diam-diam sehingga dia hanya membalas empat kata singkat: “Entahlah aku tidak mengetahui..”


Namun, dia sudah menduga bahwa yang memukul dirinya salah satu penduduk dari sini agar tidak ada pertikaian lagi, terus-menerus.


Namun, Lin Fan ketika dia sedang memegang lehernya karena kesakitan dia melihat pemuda berkulit sedikit hitam dan memiliki Aura yang sangat luar biasa. Mata dirinya langsung menetap cerah ke arah pemuda itu dengan Aura yang sangat luar biasa dia sangat akrab dengan pemuda itu sehingga dia saling menatap terus-menerus tanpa berkedip.


Lin Fan melihat Tun Ri, begitu juga sebaliknya dia seperti menemui teman yang sudah hilang dan kembali lagi.


Tun Ri sangat gugup sehingga dia mendekati pemuda itu dan berkata seperti ini: “Hallo siapakah gerangan kamu.”


Lin Fan tersenyum dan menggelengkan kepalanya kemudian dia membalas seperti ini: “Iblis hitam kamu seperti dulu masih tetap jelek..”


Tun Ri langsung terpana di tempat kemudian dia menggelengkan kepalanya sambil tidak percaya: “Kamu Apakah kamu Lin Batian...!”


“Benar... iblis jelek aku adalah Lin Batian...” Lin Fan memandang ke arah Tun Ri dengan perasaan nostalgia karena bertemu teman masa kecilnya akhirnya dia melupakan rasa sakit yang akibatkan dipukul oleh Wang Raulan


“Hahahah...!” Tun Ri tawa bahagia ketika dia langsung memeluk temannya pas di masa muda.


Di samping itu Yun Che yang melihat acara reuni antara kedua teman itu hanya menggadaikan kepalanya masuk akal juga pemuda yang berpakaian putih itu memiliki fisik yang sangat kuat dan dia seperti mendengar bahwa pemuda berpakaian putih itu adalah seorang raja.


“Ini sepertinya kita ditakdirkan untuk melihat, tapi kenapa kamu sekarang berubah menjadi pemuda yang sangat kecil?” Tun Ri bingung.


“Ceritanya sangat panjang.” Akhirnya Lin Fan menceritakan semua dari awal dia terkena sinar cahaya ketika menolong dan dia juga menceritakan semuanya bahwa prosesnya tersedot entah kemana Hanya menyisakan kulit yang sangat keras dan kembali seperti pemuda masa lalu.”


“Ohhh Ye Fan bastard sudah meninggal?” Tun Ri akhirnya sangat lega tapi masuk akal juga dengan serangan Long Fai, musuh itu tidak bisa berkutik.


“Benar, sepertinya dia meninggal karena terserang sinar cahaya yang berwarna putih yang memiliki kekuatan yang sangat menakutkan. Ngomong-ngomong siapakah yang menyerang menggunakan sinar cahaya itu? Bahkan aku yang menghalau sangat ketakutan mengakibatkan basis kultivasi aku hilang?”


“Hmmmm dia adalah Long Fai, Raja Xiandi.” Tun Ri membalas dengan ringan.


“Hei,, bisakah kamu membawakan aku untuk pergi menemui raja Xiandi?” Lin Fan sangat tidak sabar ingin bertemu pemuda yang dikadang-kadang kan adalah pemimpin negara Naga Azhure.


“Untuk sekarang dia sedang beristirahat penuh. Mungkin lain kali aku akan membawakan kamu untuk menemuinya.” Tun Ri merangkul bahu Lin Fan. Bahkan dia merasakan bawah Lin Fan saat ini hanyalah manusia biasa.


“Hei kamu sekarang menjadi manusia biasa?”