
Bab 112 Santo Pelindung
Dua jam kemudian, Xia Fei akhirnya terjatuh dalam pelukan Long Fai, bahkan dia untuk menggerakan seluruh tubuh dia tidak bisa.
Long Fai mengambil air dari dunia Artefak untuk meminumkan ke Xia Fei.
"Gluk..!"
"Gluk..!"
"Gluk..!"
Xia Fei matanya bercahaya, dia menatap ke Long Fai akhirnya tersadar setelah meminum air yang telah di berikan Long Fai. Dia juga ingat, bahwa dirinya telah di perkosa Long Fai sampai berkeringat deras dan tidak bisa berkutik apa-apa.
"Bajingan kamu Long Fai...!" Xia Fei yang masih tanpa busana dan masih tidur di atas Long Fai, dia memukul dada Long Fai, tanpa busana.
"Kamu sangat keterlaluan, kamu sungguh jahat ini sangat menyakitkan...!" Xia Fei melototi ke arah Long Fai, dia sangat galak.
"Kamu menyalahkan aku, awalnya aku sudah menahannya, bahkan aku ingin sekali menghindari agar kamu tidak merayu aku. Tapi apakah kamu tahu, aku juga pria normal yang tidak naif. Dan sekarang karena sudah terjadi apa yang harus di sesali." Long Fai tak berdaya.
"Kamu bajingan..!" Xia Fei masih memukuli. Namun tangan Long Fai meraih dan memeluk tubuh Xia Fei dan berkata: "Tenang, aku bertanggung jawab. Sekarang kamu di perbolehkan memanggil aku suami."
"Kamu humpp!" Xia Fei memerah, dia juga menyukai penampilan Long Fai. Namun akibat ulah sendiri dia tergelincir ke jurang dasar dan anda tidak bisa kembali lagi.
"Ok baiklah menyingkirlah, aku akan pergi mencari udara segar di tempat hutan yang bahaya." Kata Long Fai. Dia menyingkirkan pelan-pelan dan Xia Fei dia taruh di sampingnya.
Long Fai bangun dari tidurnya, dia sudah memakai baju hitamnya dan hendak pergi. Namun Xia Fei berteriak: "Kamu tunggu aku juga ingin ikut...ahh sakit.."
Xia Fei ingin pergi tapi dia merasakan sakit di itunya sehingga berhenti.
Long Fai cemberut. Dia mendekati Xia Fei dan mencubit hidungya sangat keras lalu, berkata. "Kamu jadilah wanita yang patuh dan jangan menyebalkan. Jika kamu pergi dengan aku, maka akan ada beban."
"Awww sial hidung aku..!" Xia Fei sekarang sudah tidak centil seperti pada waktu itu. Dan Long Fai juga menyukai yang sekarang.
"Baiklah aku pergi.." Kata Long Fai, dia tiba-tiba menghilang dari pandangan Xia Fei.
"Aaaa suami aku ingin ikut..!" Xia Fei berteriak. Namun Long Fai mengabaikanya dan menghilang begitu saja. Jika anda masih meladeni maka anda akan gila menghadapi wanita rubah ini.
Dua menit kepergian Long Fai, Ho Tu kebetulan masuk dan dia melihat Xia Fei sedang menutupi tubuhnya menggunakan selimut.
Ho Tu berkerut. Tapi Xia Fei cepat-cepat berkata. "Ho Tu, kamu adalah teman aku sejak masih kecil hehhe bolehkah aku meminjam satu pakaian kamu sekali ini saja?"
"Baju? Ada apa dengan pakaian kamu?" Ho Tu semakin curiga dengan tingkah laku Xia Fei.
"Ini...." Xia Fei bingung namun mengingat kejadian tadi dia memerah dan menggertakan gigi, berteriak dalam hati. 'Bajingan Long Fai'
Xia Fei mencoba menahan kekesalan. Dia berkata: "Tidak apa-apa, aku hanya gerah dan baju aku penuh keringat."
"Ohhh seperti itu, baiklah," Ho Tu sedikit percaya, dia memanggil pelayan untuk memberikan satu set baju kepada Xia Fei.
Setelah sudah memakai, Xia Fei pergi ke tempat mandi untuk mencuci wajah. Dan pada saat itu, akhirnya Ho Tu sadar bahwa ada sesuatu yang salah. Ho Tu melihat di seprei ada bercak darah yang bercampur caran lengket.
"Tidak mungkin...!" Ho Tu paham, ini adalah cairan yang menandakan Xia Fei melepaskan keperawanan. Tapi dengan siapa dia? Firasat Ho Tu buruk dia menduga bahwa yang merusak Xia Fei adalah Long Fai.
Ho Tu menggertakan giginya: "Tunggu saja kamu Long Fai, aku tahu bahwa aku dan kamu hanyalah pernikahan di atas kertas, tapi aku sekarang berubah pikiran. Aku ingin kamu selamanya! Terlepas aku hanyalah di jadikan selir olehmu..."
......................
Long Fai saat ini terbang sangat cepat. Karena dia terbang tidak menggunakan kekuatan kultivasi, maka dari itu tida ada para kultivator yang menditeksinya.
"Artefak... Apakah di sini ada reruntuhan kuno...!" Long Fai hanya mengandalkan Artefak, karena dialah yang maha tahu.
Tiba-tiba, Artefak memberikan informasi. Ketika anda maju terus selama kurang dari satu jam maka anda akan menemukan reruntuhan kuno. Reruntuhan kuno itu terdapat kekuatan tersembunyi yang sedang mengincarnya karena ada harta tertinggi yaitu hewan santo pelindung.
"Santo pelindung?" Long Fai terus menerus mencerna informasi apa yang di berikan oleh Artefak Naga. Hewan santo pelindung, adalah dewa di masa lampau, dewa itu berbentuk hewan. Setiap dengusan nafas akan menghancurkan dunia yang ada di sekitarnya.
"Wah bukankah ini sangat mendominasi!" Long Fai berseru. Namun Artefak memberikan sinyal jijik dengan perilaku Long Fai.
"Baik-baik, Artefak Naga kamu adalah yang terbaik dan maha kuasa. Jika tidak ada kamu aku akan mati menyedihkan ok." Long Fai menangis, dia bersujud karena takut jiwanya di sambar petir.
Kebetulan Long Fai yang sedang bersujud sambil menangis, di temukan oleh sekelompok 4 orang dan salah satunya wanita.
"Lihat, apakah pemuda ini gila? Dia bersujud kepada pohon yang di depanya dan ini sungguh menggilakan..!" Kata salah satu pemuda yang menggunakan setelan baju bagus. Pemuda itu bernama Yin Pou.
"Kita harus menghindari manusia biasa seperti itu hanya membuat beban." Pemuda di samping Yin Puo juga berkata sambil nada menghina. Pemuda itu bernama Yi Lianfan.
"Kamu jangan berburuk sangka, mungkin pemuda itu tersesat. Ayo kita tanyakan." Akhirnya wanita itu berkata dia tidak akan menghina jika tidak tahu penyebanya. Wanita itu bernama Hu Mulan.
"Baiklah..!" Yi Lianfan menjawab cemberut.
Tapi, pada saat mereka belum berkata, salah satu rekannya yang bernama Bu Aotian yang arogan dia berkata dulu. "Dasar manusia rendahan, untunya kamu di temukan oleh aku, kamu apakah mencari kematian, di hutan berbahaya sendirian?"
"Ini...!" Long Fai kaget. Dia sungguh malu ketika orang menemukan dirinya dalam pose yang seperti pengemis.
"Apakah kamu tidak apa-apa." Kata Hu Mulan. Dia awalnya hanya berkata sopan saja. Namun setelah melihat wajah asli Long Fai, dia tersesat sejenak, dia baru melihat pemuda yang sangat tampan, bahkan mata Hu Mulan tidak bisa berpaling.
"Ini aku tidak apa-apa." Long Fai berpura-pura bodoh sambil mencari mangsa karung pasir.
"Oh baiklah, kenapa kamu di sini?" Tanya Hu Mulan.
"Aku tersesat, dan teman-teman aku sudah di makan monster buas." Kata Long Fai.
Bu Aotian mencibir lagi: "Pantas saja, mungkin alasan kamu hanya berbohong, tapi kamu sebenarnya di tinggal karena kamu beban dengan manusia tanpa jejak aura sedikit sama sekali, sehingga rekan kamu meninggalkan kamu. Cih di dunia ini tampan tidak lah penting, yang terpenting adalah kelapan tangan."
"Sudah cukup, kita harus membantu pemuda ini biar tidak terancam." Setelah itu, Hu Mulan berkata lagi ke arah Long Fai. "Kalo boleh tahu, nama kamu siapa?"
"Long Fai," Jawab Long Fai ringan.