
Bab 214 Apakah Ini Tubuh Aku..
“Kita akan menunggu sekitar kurang lebih dua puluh menit setidaknya air ini mendidih. Sembari menunggu air mendidih, aku ingin berkata tentang identitas kamu, dan aku ingin tahu bahwa kamu menemukan Suami sehingga kamu rela menjadi selir.” Wang Roulan berkata sambil menatap ke arah Xia Fei dengan pandangan melakonis.
“Hmm...” Xia Fei mencoba menarik nafas langsung menjelaskan kepada Wang Roulan. Dia menjelaskan dari awal dirinya bertemu Long Fai di sebuah gang keramaian, dan dia juga menceritakan pertama melihat Long Fai begitu cuek dan sangat menjauh seseolah menghindari dirinya sendiri.
Kemudian dia juga menceritakan dirinya bersikukuh untuk selalu menempel seperti Wang Roulan ketika dirinya memeluk tangan Long Fai terus menerus, karena menggoda terlalu berlebihan akhirnya dirinya memasuki lubang singa yang ganas dan mengakibatkan kesuciannya hilang.
Bahkan bukan hanya itu saja, Xia Fei menceritakan kepada Wang Roulan bahwa Xia Fei adalah Nyonya rumah Bodir sehingga dia yang melihat reaksi Wang Roulan yang sepertinya menendang ke arah Xia Fei begitu rumit, kemudian menjelaskan.
“Ratu Wang, apa yang kamu pikirkan tidak seburuk yang kamu kira. Aku melepaskan kesucian hanya bersama Long Fai dan tidak ada pria lain. Sudah dua ribu tahun lebih aku menjaga kesucian karena menurut aku pria sama saja, dan menurut aku hubungan intim sangat menjijikkan.”
“Tapi aku tidak mengira bahwa setelah bersama Long Fai, dan melepaskan keperawanan aku untuk di persembahkan dia, aku baru merasakan perasaan kenikmatan dan kasih sayang dari belaian kasih Long Fai.”
“Tubuh ini walaupun di sandang sebagainya wanita bodir, tapi tubuh aku hanya milik suami, dan tidak ada seseorang yang akan menikmati kecuali suami.”
Di sisi Wang Roulan melihat nada keyakinan Xia Fei dan dia juga melihat bahwa Xia Fei sedang memegang tangannya, dia langsung luluh. Bahkan jika dia berhianat, Long Fai tidak akan mentolerir.
“Baiklah aku percaya.” Wang Roulan mengangguk kepalanya.
Xia Fei berkata lagi: “Begitulah cerita aku yang sangat menggugah selera hati. Jika kamu, apakah ada pertemuan sepesial antara kamu dan Long Fai?”
“Uhukk..!” Wang Roulan terbatuk-batuk. Setelah itu, menjelaskan: “Sebenarnya aku dan Long Fai dulunya hanya sebatas murid dan guru. Tapi Long Fai sangat tak tahu malu,, dia mendobrak pintu untuk memaksa aku untuk di jadikan wanitanya, bahkan dia mencium aku di hadapan para murid.”
Wang Roulan sangat malu, ketika mengingat kejadian di waktu itu. Bahkan setelah mengingat ciuman pertama yang di lakukan Long Fai, dia tanpa sadar menjilat bibir sendiri. Tentu saja, Xia Fei yang melihat perubahan Wang Roulan sungguh paham dan tidak menyangka bahwa Wang Roulan begitu polos.
“Ratu, kamu sunggu sangat polos dan sifat kamu sungguh berbudi luhur.” Xia Fei terkekeh.
“Jangan di pikirkan, aku hanya ingin hidup damai dan santai seperti burung yang terbang kesana kemari, tapi aku tidak berdaya dan sekarang kamu tahu penampilan aku, aku di paksa menjadi permaisuri yang anggun.” Wang Roulan membalas sangat tidak berdaya.
“Woww Long Fai sangat marjinal kepadamu..!” Xia Fei tertawa menawan. Kemudian berkata lagi: “Selama kamu di tinggal Long Fai, apa yang kamu lakukan?”
“Aku hanya menyiram tanaman mencabut rumput melukis bermain Gukin bermain seruling dan hal lainnya seperti wanita cendekiawan.” Wang Roulan menjelaskan keseharian yang dia lakukan seperti bermain catur kaligrafi, melukis bermain sinar gitar, bahkan menyirami tanaman.
Xia Fei ingin tahu sehingga dia berkata: “Jadi kamu bisa bermain Gukin?”
“Ini aku mempunyai sedikit keterampilan.” Wang Roulan mengangguk lembut.
“Baiklah Jika seperti itu aku ingin melihat bagaimana kamu memainkannya.” Ucap Xia Fei berharap.
“Baiklah aku akan sedikit menunjukkan keterampilan aku kepada kamu.” Balas Wang Roulan kemudian dia mengambil gukin dari penyimpanannya.
Gukin itu berwarna hitam pekat dan sangat cerah. setelah mengambil gukin, akhirnya dia membuat persiapan dengan berpose duduk menawan langsung menjentikkan senar gukinnya.
"Bam!"
Seketika ketika senar gukin itu dimainkan langsung Tao yang menggebu-gebu energinya merasuki ke tubuh Xia Fei.
“Energi ini sungguh murni...!” Xia Fei berseru, bahkan melihat bahwa Wang Roulan sekelilingnya dikelilingi oleh cahaya emas yang sangat menawan.
Di atas langit ada dua naga emas yang sedang menari-nari sangat indah seperti jalan surga itu sedang menyinari sosok Wang Roulan yang sedang memainkan Gukin itu.
Seseolah suara musik itu ada bercampuran dengan suara agung yang masuk ke dalam pikiran Xia Fei sendiri.
JALAN SURGA MEMBERKATI PERMAISURI XIANDI! JALAN SURGA MENGUCAPKAN UMUR PANJANG KEPADA PERMAISURI XIANDI! JALAN SURGA BERSAMA PERMAISURI XIANDI!
"Bam!"
Setelah mendengarkan lantunan musik yang di lakukan oleh Wang Raulan, akhirnya Xia Fei teknik tubuh sembilan rubah mencapai tingkat yang kesempurnaan tinggi.
Sembilan ekor itu adalah tingkat terakhir dalam pencapaian garis keturunan Rubah ekor sembilan. Ketika ekor itu sudah sempurna maka orang yang memiliki garis keturunan itu, akan setara dengan dewa.
“Ini aku apakah sudah mencapai tingkat yang kesempurnaan!” Xia Fei sekali lagi terperangah sambil memandang Wang Roulan yang sedang memainkan senar Gukin.
Bukan hanya itu saja, apa yang tidak dia bisa terima adalah, tiba-tiba semua tumbuhan yang sedang mendengarkan lantunan sinar Gukin mengirim suara lewat pikiran ke arah dirinya.
"Selamat selir kiandi mencapai kesempurnaan agung!"
“Tidak mungkin... hanya mendengarkan suara gukin aku sudah mencapai tingkat yang sempurna..!” Xia Fei tidak mempercayainya, tapi dia juga merasakan energi yang meluap-luap keluar dari tubuhnya seseolah ingin melukai orang.
Bahkan dia sepertinya bisa mengalahkan musuh setingkat Ye Fan.
Dia mencoba memejamkan matanya dia seperti melihat sekumpulan energi yang mengamuk-ngamuk berada di dalam dirinya bahkan dia bisa menumbuhkan ekor sembilan ketika berubah wujudnya.
Wang Roulan membuka matanya langsung terkejut karena dia melihat Xia Fei sudah berubah bentuk menjadi wanita yang sangat menawan.
“Kamu...!” Wang Roulan sungguh tidak bisa berkata apa-apa.
“Ada apa?” Xia Fei juga tidak tahu apa yang di katakan oleh Wang Raulan.
“Kamu apakah itu kamu...!” Wang Roulan masih tidak mempercayainya, bahkan dia mengusap matanya berapa kali untuk memastikan.
Namun pemandangan yang ada di depannya membuat dirinya terkagum-kagum.
“Ada apa dengan wajah aku?” Xia Fei bingung sehingga dia mengeluarkan cermin perunggu kuno dari penyimpanannya.
Setelah melihat, bahkan dirinya sangat terpana, kulit yang sangat putih, mata yang sangat indah dan mematikan bibir yang sangat merah seperti di olesi madu yang sangat manis, bahkan wajah ini di bandingkan dokter bedah plastik Korea akan kalah.
Seseolah lekuk tubuh yang sempurna, dan wajah yang sempurna, adalah pahatan maha karya dewa itu sendiri yang tidak bisa di ganggu gugat.
Xia Fei yang masih terkejut, setelah melihat wajah sendiri langsung ingin terjatuh tersungkur karena melihat wajah sendiri. “Apakah ini.. ini.. tubuh aku..!”
...----------------...