Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Imortal Chen Bixuan Terlahir kembali


Bab 457 Imortal Chen Bixuan Terlahir kembali


Mereka berdua sudah yakin bahwa serangan api itu sungguh sangat kuat bahkan jika mengenainya langsung membakar ke target.


Kedua kelompok itu, adalah perampok hewan dan barang-barang yang menurutnya bagus dan memiliki jual tinggi.


Anehnya, kelompok itu hanya mengincar dari kerajaan lain, untuk penduduk sendiri kerajaan Yan Agung mereka semua tidak pernah melakukan perampokan.


Tidak banyak juga yang mengeluhkan bagaimana ada perampokan yang begitu pilih kasih, sehingga pengunjung dari kerajaan luar sungguh cemberut dan melaporkan kepada yang berwajib.


Sayangnya, keluh dan laporan itu tidak ada aefeknya dan tidak ada respon. Malahan para pengaman di kerajaan Yan berkata dengan alasan: jika kamu pergi ketempat ini, kamu harus menawakan barang yang tidak memiliki jual tinggi. Jika kamu masih bersikukuh, itu salah kamu, kami sudah mengingatkan.


Tentu saja alasan itu membuat para pengunjung menjadi geram.


Sekarang para perampok melihat ada kuda yang unik bisa terbang, sungguh gatal ingin merampas. Bahkan mereka semua sudah sepakat menggunakan ledakan atom yang bisa menewaskan kepada lawan yang ditargetkan.


Otomatis, Lo Qingyu yang mengetahui ada perampokan langsung berakata: “Tuan harap hati-hati, ada perampokan yang ingin menyita kuda milik Tuan!”


“Biarkan saja, jika dia berani aku akan memberikan persembahan kepala,” balas Fu Xiao Lin sambil membaca formula cara membuat anak.


Kebetulan dia baru menikah dan tepat ingin melakukan musim semi, tiba-tiba Fu Xiao Lin ditugaskan untuk pergi bersama Raja Xiandi untuk pergi ke kerajaan Yan Agung.


Karena kesempatan baik, maka Fu Xiao Lin sebelum kepergiannya mempelajari gaya-gaya dalam percintaan.


Sampai sekarang yang membaca berbagai gaya-gaya yang erotiss wajah Fu Xiao Lin sungguh memerah karena tidak tahan tongkat pedasnya dicelupkan ke madu yang memiliki rasa asin dari istrinya.


Saat ini, Li Qingyu melihat wajah yang ambigu dari Fu Xiao Lin, hanya bertanya-tanya. Sebenarnya apakah dia mendengarkan peringatan Li Qingyu?


Sementara itu, di kejauhan yang paling tersembunyi beberapa perampok lagi untuk menambahkan meriam kepada grobak yang sedang ditunggangi Long Fai.


“Mari kita mengeluarkan batu spiritual yang lebih banyak untuk mengeluarkan kekuatan Dahsyat. Kita abaikan saja jika akibat ledakan itu merusak wilayah Yan Agung ini!”


“Baik!”


Meriam itu bentuknya seperti bambu raksasa dan ada lubang yang untuk di taruh batu spiritual.


Kemudian mereka semua memasukkan batu spiritual itu ke tempat lubang benda meriam seperti bambu yang memiliki masa raksasa.


Setelah sekiranya batu spiritual sudah cukup, kelompok itu menyalakan api dan langsung disalurkan ke lubang yang sudah di berikan batu spiritual.



Mungkin visualisasinya seperti ini. 😊 Meriam yang digunakan para perampokan.


Setelah menyalakan api dan dimasukkan ke dalam lubang itu tiba-tiba meriam itu langsung bergetar dan seketika menyemburkan api yang sangat besar dan langsung menghantam ke arah grobak Long Fai.


Fu Xiao Lin seketika matanya langsung menipis ketika sedang membaca buku musim semi sedang diganggu.


Kemudian dia berdiri dan mengepalkan tangannya langsung meninju di udara. Seketika tinju itu langsung mengeluarkan udara yang sangat besar dan menerpa ke arah bola api yang memiliki massa raksasa.


"Woshhh!"


Burung burung yang berkicau dan menari-nari di udara seketika langsung tertepa angin yang keluar dari tinju Fu Xiao Lin.


Li Qingyu sontak langsung terkejut dengan kekuatan tinju itu. Ternyata mereka memiliki kekuatan yang mendukung untuk melawan, pantas saja peringatan yang dirinya berikan kepada mereka tidak mempan.


“Hei kalian semuanya! cepat menikah dari sini kita berpindah tempat cepat!” Akhirnya mereka semuanya langsung meloncat sangat cepat untuk menghindari terpaan angin yang begitu Dahsyat.


"Swosh!"


Mereka semuanya langsung menghindari dan melompat ke tempat yang lebih tinggi lagi.


"Buarrr!"


Gelombang angin langsung merontokkan beberapa hutan sehingga menjadi porak poranda.


Long Fai yang sedang mengupil, seketika kaget dan langsung berkata: “Ada apa Fu Xiao Lin,”


“Ahh Tuan ada seseorang yang ingin menyerang menggunakan meriam api!” balas Fu Xiao Lin dengan serius.


“Oh jadi seperti itu,” ucap Long Fai sambil tersenyum tipis. Kemudian sosoknya hilang di udara tipis langsung tiba di dunia lantai 1 dan tanpa berpasrah-pasi langsung memotong bambu emas yang cukup besar dengan panjang dua setengah meter.


Setelah memotong dan melubangi di bagian sisi, Long Fai keluar dari dunia aktek langsung sudah di sampingnya Fu Xiao Lin.


“Hahaha ayo kita adu mekanik siapa meriam yang paling bagus suaranya!” Long Fai tertawa terbahak-bahak layaknya algojo.


Long Fai membaca menggunakan arah angin dengan menentukan Di mana posisi mereka semuanya. Setelah sudah menemukan, Long Fai langsung memunculkan api dari jarinya langsung dimasukkan ke lubang yang sudah disediakan batu spiritual.


"Bom!"


Ledakan yang begitu dahsyat, akibat Long Fai akhirnya Fu Xiao Lin dan lainnya langsung terpental sangat jauh di udara. Bahkan Long Fai sendiri terpental mundur sangat jauh.


Mereka semuanya dari kelompok perampok itu melihat Serangan yang begitu mengerikan seperti kiamat, sontak langsung terbang sangat jauh untuk menghindari serangan itu.


"Bom!"


Tiba-tiba, Gunung itu separuhnya hilang akibat diterjang oleh tembakan meriam bambu dari Long Fai.


"Mbeeee!" Kuda itu juga berputar tidak terkendali sambil mengeluarkan suara lolongannya.


Sementara itu, pelayan Ji Yao terhempas bersama ketiga murid.


Dan Ji Yao sendiri dia berputar-putar dan menukik sampai menabrak penjual buah sehingga langsung hancur.


"Bam!"


“Ahhh ada bintang jatuh!" Penjual buah lari menghindar. Akan tetapi, setelah asap itu menghilang dan memunculkan sosok Ji Yao yang sangat cantik seketika berseru lagi, “Woahh ini Dewi kecantikan!”


Bahkan di tempat Ji Yao terjatuh ada Pemuda tampan berpakan putih yang sedang melihat sosok cantik dari Ji Yao sehingga berseru.


Walaupun pemuda yang memiliki pakaian putih seperti manusia biasa tetapi kalian tidak boleh meremehkan. Pemuda itu bernama Chen Bixuan. Dia adalah mantan saint ilahi yang ingin menjadi dewa tetapi, meninggal setelah mengeluarkan titik penghabisan.


Dia tidak menyangka bahwa dirinya akan terlahir kembali ke masa masih memiliki umur enam belas.


Karena telah terlahir kembali, Chen Bixuan sudah hapal tempat dimana yang akan menjadi batu loncatan. Bahkan dia tahu tempat harta Karun yang tersembunyi hanya mengandalkan ingatan dan pengalaman di masa depan.


Akan tetapi sepertinya variabel sedikit berubah, dulu Chen Bixuan ketika disini, hanya melihat ada batu besar jatuh menimpa penjual buah. Akan tetapi, sekarang sedikit berbeda benda yang menimpa penjual buah, ternyata wanita cantik.


Apalagi Chen Bixuan dulu memiliki jumlah selir yang banyak, tentu saja melihat Ji Yao sedikit tertarik.