Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Ingin Selamanya Bersamamu


Bab 434 Ingin Selamanya Bersamamu


Benimaru seketika langsung tersadar Apa yang sedang dirinya lakukan setelah itu, dia tersadar langsung berdiri dan memberi hormat untuk izin keluar dari pandangan Long Fai.


Benimaru keluar dari istana wilayah Benimaru. Kemudian dia langsung mendekati ke arah Zhang Takimachi. Karena Zhang Takimachi adalah rekan pertama yang sangat akrab.


Bahkan kesehariannya di perbatasan antara kerajaan Naga Azhure dan kerajaan Shin, mereka berdua sering bercanda duduk sambil minum kopi dan teh secara bersama-sama.


Benimaru sebelum keluar, dia juga meminta agar ketiga Orc lainya agar bisa diberikan nama. Memberikan Nama tentu saja akan merubah transformasi dari suku Orc ke tingkat yang sempurna.


Long Fai tanpa diberitahu oleh Benimaru juga akan melakukan hal yang demikian karena agar bisa mempermudah untuk para warga memanggil nama satu sama lain.


Kamudian, setelah Long Fai melihat Benimaru sudah meninggalkan di hadapannya dia melirik ke arah Fang Molin. “Kamu mungkin sangat takjub dengan perubahan suku Orc. Bahkan Aku khawatir hanya aku yang bisa merubah transformasi suku Orc."


Long Fai tangan kirinya masih memegang pinggang Fang Molin. Kemudian Long Fai akan membuat masakan terlezat agar Fang Molin seutuhnya luluh di pahanya.


Karena Long Fai mengenal pepatah terkenal, untuk seutuhnya mendapatkan hati orang yang di cintai atau mertua, maka kamu harus menaklukan perut mereka menggunakan sebuah makanan yang lezat.


Jika kamu bisa menaklukkan perut mereka, maka kamu akan berjalan di tempat yang mulus.


Long Fai berdiri dan meninggalkan Fang Molin sehingga pada saat itu, Fang Molin berkata: “Mau kemana kamu!”


“Tunggu sebentar, aku akan memasak pantat Babi untuk mu, pantat Babi memiliki jumlah lemak yang sangat banyak akan sangat enak dan lembut jika kamu memakannya.” Long Fai meninggal Fang Molin berjarak 10 langkah.


Setelah itu, langsung memasuki penyimpanan Artefak. Di penyimpanan Artefak, semua barang yang di simpan tidak akan pernah membusuk. Bahkan ruang penyimpanan, semuanya hanya hamparan pasir emas yang sangat lauas tak terhingga.


Long Fai mengambil babi yang pernah di buru pada waktu itu. Kemudian memotong pantat Babi dan di potong-potong menanjadi beberapa bagian.


Long Fai setelah itu, langsung mengambil arang dan, “Bam!”


Tangan Long Fai memercikan api kecil sehingga arang itu, langsung menyala menjalar dan meluas.


Saat ini Long Fai mebuat sate Pantat babi menggunakan bumbu khas Padang.


Ketika bau yang sangat semerbak, dan asap yang mengepel memenuhi ruangan yang sedang di tinggali Long Fai dan Fang Molin.


Long Fai membuka baju agar terlihat keren ketika Fang Molin melihatnya.


“Engah!"


‘Apa kamu harus membuka baju agar terlihat keren! Bahkan jika kamu tidak membuka baju tidak masalah buka ?’ pekik Fang Molin didalam hatinya. Dia sepertinya ingin mimisan setelah melihat tubuh Long Fai.


Dia ingin menghindari untuk menatap terus tubuh Long Fai, akan tetapi dia merasa akan disyahkannya jika tidak melihat tubuh Long Fai.


‘Tidak-tidak! Ternyata Long Fai sungguh sangat keren tubuhnya sungguh maskulin! Lihat keringat yang mengalir sungguh rasanya aku ingin mendekat dan memegangnya! Ahhh bajingan apa yang sedang aku pikirkan! Tidak aku bukan seperti itu, aku menyukai keindahan wanita ahh tapi, tapi, tubuh Long Fai sungguh keren!”


"Puf!"


Fang Molin tidak tahan langsung mimisan dan menutupi menggunakan tangan.


Long Fai yang sedang dalam keadaan bahagia langsung berteriak: “Kamu kemarilah! Bantu aku!”


Fang Molin akhirnya tersadar. Kemudian, dia dengan langkah yang berat, mendekati Long Fai.


“Apa yang kamu ingin bantu? Bahkankah kamu ingin memberikan makanan kepadaku? Coba aku ingin melihat bagaimana kamu ingin memberi makanan lezat kepada ku,” ucap Fang Molin sambil tidak bisa menatap Long Fai sangat lama.


Hanya saja jika terlalu lama untuk menatapnya, sudah dipastikan akan pingsan.


“Tidak, aku kebetulan sudah ada beberapa daging yang sudah matang aku hanya ingin kamu mencicipi.” Long Fai tersenyum lembut. Kemudian tangan kanannya mengambil beberapa tusuk pantat babi dan diserahkan kepada Fang Molin.


Fang Molin hendak ingin menerimanya. Akan tetapi, tiba-tiba Long Fai berkata: “Biarkan aku yang menyuap kan makanan ini kepadamu kamu hanya membuka mulut saja.”


"Tsk!" Fang Molin tiba-tiba hatinya berdebar-debar sambil memejamkan matanya, langsung membuka mulut kecil itu untuk menerima beberapa suap potong sate pantat babi.


Ketika sate pantat babi langsung memasuki mulut Fang Molin, seketika ada lemak yang meleleh langsung melumuri seluruh ruangan mulutnya.


Fang Molin mengunyah dengan sangat lembut. Karena tidak ada daging yang sangat keras, melainkan berisikan lemak.


"Hmmm ini enak? Bagaimana kamu menyajikan ini? Walaupun aku cara memakan makanan seperti ini karena aku dari dulu pada dasarnya menyerap energi dan bisa mempertahankan rasa lapar sampai ratusan tahun, aku bisa melihat bagaimana bentuk dan rasa makanan itu sendiri walau hanya melihat saja.”


“Sekarang aku melihat masakanmu sungguh sangat menggugah selera terlebih lagi, ketika daging potongan kecil memasuki ke mulutku sungguh sangat lezat.” Fang Molin menganggukan kepalanya terus-menerus sambil menjelaskan bagaimana cita rasa ini, kepada Long Fai.


“Karena aku Long Fai yang sangat Fierce,” ucap Long Fai sambil memandang wajah cantik dan rupawan dari penampilan Fang Molin.


Di tatap penuh kasih sayang, Fang Molin tiba-tiba merasa tidak nyaman dan hatinya berdebar-debar. Sehingga, wajahnya langsung menoleh untuk membuang muka.


“Kenapa kamu malu? Aku tahu kamu sudah memiliki rasa cinta kepadaku. Ini wajar 'kan? Kamu menyukai lawan jenis sepertiku. Lebih baik kamu lupakan sifat di masa lalu, dan membuka lembaran baru, bahwa kamu sekarang seseorang wanita. Dan ini adalah suami mu yang sedang tepat di hadapanmu,” ucap Long Fai pandangannya tidak pernah luput dari wajah Fang Molin yang terus-menerus menghindarinya.


Long Fai langsung meraih Fang Molin dan menatap wajahnya sungguh sangat dekat.


“Tatap wajah aku, maka kamu akan tidak seperti itu.” Long Fai berkata tegas.


“Aku...” Fang Molin sungguh bingung dan terbata-bata. Bahkan dia sekarang entah Kenapa melupakan tujuan awalnya yaitu menikam Long Fai dari belakang.


“Kamu harus yakin bahwa kamu bisa.” Long Fai terus menerus menatap wajah Fang Molin yang sangat cantik sambil bibirnya terus-menerus menerus mendekati Fang Molin berinat mencium lagi.


“Aku-,” Fang Molin masih terbata-bata Dia tidak bisa mengatakan yang masuk akal untuk menolak ciuman Long Fai. Bahkan dia juga sedikit ketagihan tentang berciuman ketika mengingat kembali pada saat adegan musim semi di waktu itu.


Akhirnya perlawanan itu sia-sia di bawah tekanan absolut Long Fai. Sehingga, pada akhirnya kedua mata itu terpejam langsung menerima ciuman itu dengan sangat senang.


"Cup!"


Akhirnya kedua makhluk itu saling berciuman dengan sangat bahagia. Long Fai memeluk dengan penuh kasih. Akan tetapi Fang Molin langsung melilit tubuh Long Fai sangat erat seperti sedang meminta yang lebih.


‘Ahhh sungguh nikmat aku ingin selamanya bersama Long Fai dan memanjakan aku!’ Fang Molin berkata dalam hatinya dan kedua tangannya memeluk Long Fai sangat erat.