Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Jangan Melihat Dari Sampul


Bab 39 Jangan Melihat Dari Sampul


Begitu suara Bai An mengema, semua murid dalam berseru. Bahkan ketika Long Yu mendengarkan apa kata Bai An dia mengira bahwa telingnya sakit, sama sekali tidak mempercayainya.


Di siai Long Fai, melihat bahwa Bai An sedang bersujud dia ahirnya mendapatkan geng. Dalam Hati, dia sangat bangga akhirnya, ada orang yang rela menjadi anjing penjilat.


"Kamu ingin menjadi adik laki-laki?" Kata Long Fai dia berkata lagi untuk memperjelas dan meyakinkan.


"Aku siap, aku akan menjadi adik laki-laki kamu, jika di masa depan ada yang berani menghina atau merendahkan kakak laki-laki, maka dia harus berhadapan dengan aku dulu." Bai An menjelaskan dengan serius, dia menatap ke wajah Long Fai.


"Oh iya kamu juga memerintah apa yang kamu ingin kan aku bersedia, bahkan untuk menjadi anjing, aku sangat bersedia jika anda yang mengatakan!" Bai an berkata lagi.


"Ok, aku percaya kepada kamu, sekarang karena kamu menjadi adik laki aku, maka kamu menyapu halaman ini dengan bersih." Dengan itu Long Fai menyerahkan sapu lidi ke arah Bai An.


"Baik Bos!" Dengan serius, Bai An mengambil sapu dan menyapu area ini dengan semangat.


Karena masalah ini dalam hukuman sudah di serahkan kepada Bai An, maka Long Fai hanya perlu duduk santai dengan nyaman. Dia berkumpul di sini karena ada guru sekte yang akan menemuinya.


Menurut rumor guru itu, bernama Wang Roulan, dengan umur mengijak 27 tahun setidaknya dia adalah guru paling mudan dan tercantik.


Maka dari itu, Long Fai menantikan seperti bentuk apa wajah menawanya dari guru Wang Roulan.


Untuk menungu guru datang dia membuat lukisan gambar burung Pehonix. Ketika Long Fai sedang mengambar, para murid yang di sekitarnya, ngeri.


Karena para murid, melihat bahwa ketika Long Fai sedang melukis, itu seperti ada ilusi, bahwa ada energi panas dari semesta berkumpul dan menyatu terhadap pena milik Long Fai.


"Ini bajingan..!"


Semua para murid berkeringat deras, dia meraskan rasa panas seperti di bakar hidup-hidup, di samping Long Fai dia hanya meraskan udara segar angin spoi-spoi yang begitu dia membuat sangat nyaman


"Ini selesai..!" Long Fai tersenyum lalu dia kasih gambar lukisan itu, kepada Bai An. Bai An saat ini, kaki lemas dan dia takut hingga ingin kencing, setelah merasakan aura yang sangat panas.


"Karena kamu begitu dermawan untuk menyapu, ini adalah lukisan kusus untuk kamu." Kata Long Fai dia langsung melemparkan gambar lukisan itu ke arah Bai An seperti sampah.


"Ini..!" Para murid, tercengang begitu sebaliknya wajah Long Yu, dia sama sekali tidak sedap di pandang, hanya melukis saja tapi memiliki aura yang sangat ganas.


Bai An setelah menerima lukisan itu, dia sebenarnya ingin membuka, tapi ketika hendak menginti gambar itu, dia merasakan aura agung sehinga fondasi kultivasinya hampir runtuh, dengan itu dia menutup rapat-rapat. Segera mungkin Bai An untuk mengadu ke ayahnya bahwa dirinya menerima harta karun yang tak ternilai harganya.


Long Fai bingung ketika melihat Bai An memegang lukisan itu sangat erat, dengan aneh Long Fai berkata seperti ini. "Itu hanya lukisan biasa, kenapa kamu seseolah megang lukisan itu seperti harta karun, jika kamu mau aku bisa melukis lagi."


Bai An ingin pingsan setelah mendengarkan kata-kata Long Fai, anda mengatakan bahwa lukisan ini jelek, dan anda ingin menawarkan lukisan lagi kepadanya yang lebih bagus.


Apakah anda bercanda?


Bahkan ketika Bai An memegang hanya satu lukisan ini, dia merasakan kekuatan dari lukisan ini yang sangat gelisah dan begitu panik, jika anda menerima satu lukisan lagi dari Long Fai, mungkin dia tak akan tahan sehinga kultivasinya merosot.


"Bos.. Tidak perlu satu saja ini, sudah cukup." Kata Bai An dia sangat gugup, dan buru-buru dia masukan lukisan itu ke dalam cincin penyimpanan.


Menurutnya ada ribuan cara untuk memanjat menjadi peri, dan salah satunya menjilat. Anda menjilat untuk menjadi peri.


Lumayan bagus.


"Ini Long Fai, kenapa ketika kamu melukis, mengeluarkan aura yang sangat ganas, ketika aku melihat aura itu, ranah kultivasi ingin hancur." Ada Nalan Hu, yang berjalan mendekat ke arah Long Fai, dia berkata seperti itu, hanya ingin tahu jenis teknik yang di gunakan oleh Long Fai, dia merasa bahwa Long Fai semakin kedepan bertambah tidak jelas dan misterius.


Nalah Hu, sudah mengamati bahwa jurus-jurus yang Long Fai praktikan itu, dia tidak mengetahui, dan itu sangat misterius. Ini membuat jiwa ke ingintahuan Nalan Hu meledak.


"Oh aura? Aura ganas apa? Aku hanya merasakan angin hangat yang spoi-spoi?" Kata Long Fai.


Long Fai juga curiga, apakah ini adalah efek pasif yang di timbulkan oleh melukis sendiri?


"Kamu, tidak merasakan?" Nalan Hu mengerutkan keningnya.


"Aku tidak merasakan, ini benar? Long Fai berpikir keras, kenapa dirinya tidak merasakan aura ganas, tapi setelah beberapa saat, dia mengetahuinya alasanya. Dia ingat, dia ingat bahwa dirinya sedang memakai jubah putih sarjana, dengan ada efek menghilangkan aura jahat dan lainya.


Ahirnya Long Fai menyadari.


Pada saat itu...


"Diam guru Wang Roulan datang!"


Ada salah satu murid dalam yang berteriak sehinga, murid lainya juga menoleh ke arah tempat dimana Wang Roulan datang.


Di dalam tempat tertentu ada wanita yang sangat angun sedang terbang mengunakan pedang, untuk mendatangi para murid dalam.


Dengan penampilan seperti pendekar, dan gaun putih yang sangat bersih, walau seluruh tubuh mengunakan gaun, tapi para murid yang melihatnya sudah memastikan bahwa guru Wang, memiki penampilan dan lekuk tubuh yang sangat bagus.


Setelah guru Wang tiba, para murid saling menyapa hormat, bahkan Long Fai, juga menyapa dengan hormat.


Namun, dia melihat bahwa dari awal guru Wang tanpa ekpresi dan sikapnya dingin seperti menjauh kepada murid-murid sehinga murid pria mengangap bahwa guru Wang, adalah peri, dan murid itu hanyalah katak. Katak dan peri tidak bisa bersatu hanya sebatas mengagumi.


Tapi Long Fai melihat perilaku Wang Roulan sangat tidak menyukainya, apakah anda pura-pura di paksa, dan jual mahal kepada lawan jenis.


Wanita seperti itu, baginya tidak cocok untuk pasangan hidup, jika wanita dengan sifat seperti guru Wang, mungkin pasangan itu sendiri akan tertekan sampai mati.


Dia juga merasakan ada rasa sejuk dalam aura yang terpancar dari guru Wang.


Tapi apa yang menurut di pikiran Long Fai adalah salah besar, alasan guru Wang bersikap acuh, adalah dia memiliki tubuh es abadi, sehinga bakat pasifnya akan menyebar, jika pasif ini tidak terkontrol, maka para murid di sekitar akan beku. Dan tentunya guru Wang tidak akan mau terjadi seperti itu.


Dia juga wanita, wanita adalah sentimetal dan kesepian, selama 28 tahun dia belum menemukan sosok yang tahan dengan aura pasif yang di pancarkan.


Dia memutuskan bahwa entah pria tua, atau pemuda di bawah umur jika memiliki pertahanan absolute tentang aura yang di pancarkan dirinya, dia memutuskan untuk dia jadikan pasangan hidup.