
Bab 515 Iblis (5)
“Apakah aku sekarang sudah diterima menjadi muridmu?” Margaret berkata dengan ada menggoda akibat terpengaruh iblis.
Gluk!
Long Fai langsung menelan ludah karena setelah terkontaminasi cincin iblis itu tiba-tiba penampilannya Margaret sedikit berubah seperti ada hal yang membuat hatinya menjadi terpikat oleh kecantikan dewasa Margaret.
“Karena kamu sudah menyelesaikan apa yang aku tugaskan, sekarang kamu sudah bisa menjadi muridku seutuhnya. Sekarang kamu boleh pergi.” Long Fai mengangguk dengan serius.
“Ahh! Terimakasih, Akhirnya aku bisa menjadi seutuhnya murid Tuan!" Margaret tanpa sebab langsung memeluk dan kedua gunung kembangnya sungguh menjepit pergelangan tangan Long Fai.
Long Fai seketika bergidik dan ingin menghindari sentuhan nakal itu. Bahkan, seketika Margaret persadar bahwa dirinya melakukan hal aneh tanpa kemauan sendiri alias agak hawa nafsu yang keluar dari tubuhnya seseorang ingin menerkam Long Fai lebih dalam.
"Ahhh tidak, apa yang sedang aku pikirkan Kenapa aku menjadi seperti ini!” Margaret langsung mundur lima langkah tetapi untuk melihat tubuh Long Fai sangat tidak tahan karena hawa yang sangat menggoda dari tubuh maskulin Long Fai.
“Baik kamu boleh pergi, ingat ingat jangan terlalu dekat denganku Kamu adalah murid Aku adalah Tuan.” Long Fai mendengung sambil berpesan.
“Baik, murid ini akan mematuhi," ucap Margaret langsung terbang kembali untuk pergi ke akademi konstantinoburn.
Ketika market sedang terbang, tiba-tiba dia menyadari bahwa ada sesuatu yang berubah dalam tubuhnya. yang pertama kukunya yang bersih berwarna putih transparan sekarang menjadi hitam tetapi tidak menghalangi kecantikan tangan yang begitu lembut.
Yang pupil matanya berubah menjadi merah sangat menakutkan walaupun wajahnya tidak berubah dalam hal kecantikan alih-alih menjadi jahat tetapi sangat menggoda.
Yang ketiga, ada dua taring kecil yang sangat imut terlihat jelas setelah menggunakan cermin perunggu. Taring itu tidak mengerikan tetapi sungguh sangat menawan bahkan saat ini dengan perubahan Margaret dia suhu saat khawatir jika ketahuan oleh orang tuanya.
Akan tetapi, setelah beberapa saat tiba-tiba pupil matanya berubah menjadi hitam dan tarinya juga menghilang seperti kejadiannya hanyalah ilusi.
“Hmmm penampilanku sudah berubah menjadi seperti biasa tetapi kukuk cantikku berubah menjadi hitam,” kata Margaret sambil mengeluh setelah beberapa saat kemudian dia akhirnya sudah tiba di tempat akademi di mana dia mengajar.
Setelah sudah menuju ke ruang tertentu, akhirnya dia duduk dengan legal. Margaret melirik ke cincin yang tidak bisa dilepas sepertinya dirinya menjadi jahat karena pikiran yang keluar dari cincin diberikan oleh Long Fai.
Margaret langsung melepas cincin itu dengan paksa. Akan tetapi sepertinya cincin yang sedang digunakan, seperti sedang menyatu bersama tubuhnya.
“Tidak! Cincin ini sepertinya sudah menyatu dengan tubuhku, aku hanya takut jika kedua orang tahu mengetahui dari sisi burukku nangka akan sangat berbahaya,” kata Margaret sambil menggelengkan tidak berdaya.
Jeng!
Jeng!
Pada saat itu terdengar suara alunan musik dari gereja yang dibangun di tengah-tengah akademi. Wilayah kadipaten Hill, adalah memiliki mayoritas penganut gereja santanic. hamster 100% penduduk Kadipaten Hill memiliki agama Greja santanic.
Pada saat ini ketika Margaret mendengarkan alunan musik gereja, seketika merasakan kebencian ingin sekali bergegas untuk memasuki aula gereja dan membisukan para orang yang sedang bernyanyi itu.
”Sial! Kenapa aku menjadi seperti ini.” Margaret seketika menjadi sangat gelisah dengan suara yang begitu tidak nyaman dalam pikirannya ingin sekali Dia pergi menghindar untuk menghilangkan rasa yang tidak enak ini.
Ketikan Dia sedang gelisah, tiba-tiba ada salah satu guru yang menghampiri Margaret.
“Guru Margaret ayo kita pergi ke gereja untuk ikut menyanyikan lantunan Dewa agar dewasanta nik bisa memberkati kehidupan kita.” Guru itu berkata sambil semangat akan tetapi tiba-tiba dia langsung terkejut setelah mendengar kan penolakan dari Margaret.
”Maaf guru, sepertinya aku sedang tidak baik-baik saja aku hanya butuh istirahat pada. mungkin hari ini aku tidak pergi ke gereja terlebih dahulu sebelum tubuhku menjadi pulih kembali.” Margaret meminta maaf dengan tulus sambil menahan rasa tidak nyaman akibat suara nyanyian gereja.
"Ahhh hahaha! Tidak apa-apa guru Margaret, Jika kamu merasa tidak nyaman lebih baik beristirahatlah menunggu badanmu pulih kembali.” Setelah itu, dia langsung meninggalkan Margaret bersama guru lainnya.
Saat ini, Margaret langsung menyelinap pergi untuk mencari ketenangan tim hutan setempat yang letaknya jarak jauh dari akademi konstantinoburn.
Wushh!
Akhirnya Margaret langsung berlari secara diam-diam sampai tidak diketahui oleh berbagai murid yang sedang memasuki gereja sambil berbondong-bondong.
“Huff! Akhirnya,” ucap Margaret akhirnya menjadi lega setelah tidak mendengarkan suara nyanyian gereja yang sangat membuat menjadi tidak nyaman. Saat ini, tiba-tiba matanya tertuju ke arah kelinci putih yang besarnya dua kali lipat daripada ayam sedang memakan rumput.
Tiba-tiba mata Margaret berubah menjadi merah tanpa sadar ada hawa rasa lapar setelah melihat kelinci itu seperti sedang melihat makanan yang sangat lezat. Lidah Margaret menjilati bibirnya sungguh sangat seksi langsung tanpa berlama-lama dengan secepat kilat menerkam monster kelinci itu.
“Hahahaha kena kamu!" Margaret tertawa gembira tanpa berbasa-basi langsung menggigit sehingga kelinci itu langsung menjerit kesakitan. Akan tetapi dengan kerakusan Margaret hanya beberapa saat kelinci Itu sudah dimakan habis mentah-mentah oleh Margaret.
"Tidak, ini sungguh sangat lezat Aku ingin mencicipi kelinci kembali!” Margaret perseru sambil tidak sadar bahwa darahnya sudah menetes ke baju berwarna putih itu.
Tanpa pikir panjang dia melompat mencari monster yang lebih besar.
Sring!
Sudah beberapa menit akhirnya Margaret memburu monster beruang yang sangat besar tiga kali lipat dari gajah. Dia memakan sungguh sangat lahap sampai hanya membutuhkan kurang lebih dua jam monster beruang itu yang memiliki penampilan besar langsung habis tanpa tersisa sedikitpun paling hanya menyisakan bagian setengah monster beruang saja.
“Tidak! aku masih merasakan rasa lapar Bagaimana menghentikan rasa lapar ini!” Margaret berkata sambil mengunyah daging mentah dan dia mengabaikan darah yang menetes ke seluruh tubuh bagian dadanya.
Sampai pada suatu saat tiba-tiba ada murid dari konstantinoburn yang kebetulan telah berpetualang sebentar mencari pengalaman tiba-tiba menemukan ada sesuatu yang sangat aneh sehingga langsung berteriak murid itu.
"Hei siapa kamu!"
Teriakan secara tiba-tiba, akhirnya mengagetkan Margaret.
Margaret yang terkejut langsung berdiri sambil menolak ke arah sumber suara tiba-tiba matanya langsung menyusut tajam karena yang sedang dilihat adalah murid dari akademi konstantinoburn.
Murid wanita itu, langsung kaget karena melihat guru Margaret wajahnya dan mulutnya, penuh dengan darah. Bahkan pakaian di bagian depan juga sudah menjadi merah akibat darah yang menciprat ke mana-mana.
“Guru Margaret Apa yang sedang kamu lakukan?” Murid wanita itu waspada dan mundur beberapa langkah.
Margaret juga menyadari bahwa dirinya tidak bisa terkendali untuk memakan daging mentah dia ingin menjawab untuk meyakinkan kepada murid itu, “Murid, Apakah kamu melihat semuanya yang aku perbuat?”
Murid wanita menjawab, “Murid ini sepenuhnya tidak melihat Bagaimana guru Margaret melakukannya. tetapi menurut asumsiku guru memakan daging itu dengan mentah-mentah?”
Dia sungguh waspada karena ketika mulut Margaret membuka, sepertinya melihat ada dua taring yang sangat tajam sehingga langsung mengatakan lagi dengan terkejut, “Giru kamu sudah berubah menjadi iblis cepatlah bertobat kepada gereja santanik sebelum terlambat!”
Seketika murid wanita langsung melantunkan nyanyian suci dari gereja santanik untuk mengusir roh jahat dari Margaret.
Seketika Margaret merasa tidak nyaman langsung menutup kedua telinganya sambil berkata, "Hentikan, nyanyian ini sungguh sangat tidak nyaman bagiku, aku juga tidak tahu dengan perubahan tubuh ini aku tidak mau menjadi seperti ini!”
Engah!
"Guru... kamu bukanlah iblis cepat sadarlah!” Murid wanita langsung tidak membutuhkan beberapa lama menutup mata selama-lamanya karena dibunuh oleh Margaret alias wali kelas sendiri.
Margaret juga langsung menangis sambil membunuh murid tersebut dia juga berkata kepada diri sendiri, “Maafkan aku murid, aku sudah menjadi Iblis jahat aku terpaksa membunuh kamu agar berita tidak menyebar secara luas. Ketika aku memilih jalan ini aku sudah menyadari tak bisa kembali seperti dulu, dulu Aku adalah wanita yang sangat baik hati dan selalu menerima dengan lapang dada ketika ada perseteruan.”
“Tetapi, sekarang berbeda Aku adalah iblis yang suka membunuh untuk menghargai kamu karena dibunuh oleh guru sendiri, memakan seluruh tubuhmu.”
Seketika Margaret langsung memakan daging manusia murid sendiri dengan sangatlah tetapi matanya juga menangis karena dirinya sudah berubah menjadi iblis mau tidak mau harus menerimanya.
Setelah memakan muridnya sendiri sampai tak tersisa Margaret memutuskan untuk pergi untuk kembali ke rumah Long Fai agar bisa mencarikan sesuatu. Jika dia bisa merubah dirinya menjadi iblis bukankah dia juga bisa menghilangkan juga.
“Tidak aku masih lapar!” Setelah memangsa murid sendiri sampai habis Margaret masih merasakan kelaparan akhirnya kembali ke monster beruang yang tersisa tinggal kepalanya saja.
Dia masih merasakan kelaparan langsung menuju ke hutan terdalam untuk memburu monster yang lebih besar lebih.
Rasa lapar Ini adalah efek dari perubahan seutuhnya Margareth menjadi iblis.
Satu hari kemudian!
Pada saat ini, penampilan Margareth sungguh seperti orang gila tetapi di atas kepalanya juga sedang menumbuhkan tanduk walaupun belum terlalu panjang. Saat ini dia sedang bersembunyi di tengah-tengah gua sambil memakan setumpukan daging mentah yang telah diburu dengan lahap.
“Tidak aku masih lapar,” kata Margaret sambil menggaruk-garuk kepalanya yang merasa gatal akibat pertumbuhan tanduk yang sedang dijalani.
Bahkan hanya tidak sekali saja tangan kirinya menggaruk pantat karena sudah menumbuhkan ekor walaupun tidak terlalu panjang.
Di malam hari, baju yang digunakan oleh Margaret di punggungnya langsung dilubangi agar sayapnya yang sedang tumbuh, bisa keluar dengan lega.
Sayap iblis Margaret masih berupa kecil dan belum bisa digerakkan.
Kini Margaret setiap hari hanya lapar dan menangis setiap memakan akan memanjangkan ekor dan tanduk beserta sayap-sayapnya.
Ketika dia menangis Margaret hanya tidak ingin menjadi makhluk yang jelek seperti iblis atau monster. Dia ingin menjadi manusia seutuhnya tanpa ada ekor atau tanduk.
Tetapi, semakin berlalunya hari ekor itu semakin panjang bahkan dirinya bisa menggerakkan ekornya.
Setelah hari yang panjang, Margaret sudah sepenuhnya berubah menjadi iblis matanya merah tanduknya seperti tanduk kambing yang melengkung ke depan kemudian di punggungnya ada sayap gagak Hitam.
Di pantatnya juga ada ekor hitam yang sangat cantik sedang bergerak-gerak sungguh sangat keren.
Setelah melihat perubahan sempurna dari wujud iblis, Margaret akhirnya dia langsung tertawa sangat keras sambil menangis.
“Hahaha sekarang aku sudah menjadi iblis bukan manusia hahaha!” Margaret tertawa terbahak tetapi kedua tangannya juga memukul tanah karena di dalam hatinya sungguh tidak menerima bahwa dirinya sudah menjadi iblis bukan manusia yang cantik seperti dulu.
Tetapi, jika Long Fai melihatnya mungkin akan langsung mimisan karena bentuk iblis Margaret sungguh sangat menggoda.
Kemudian, Margaret teringat bahwa dirinya adalah murid dari Long Fai. Dia juga yang mengakibatkan dirinya berubah menjadi iblis sepenuhnya.
“Tidak, aku harus berlindung kepada guru dialah yang merubah menjadi aku seperti ini dia harus bertanggung jawab!” Margaret Langsung Melompat untuk pergi ke tempat di mana Long Fai sedang tinggal.
Margareth melakukan perjalanan pergi ke rumah Long Fai, di malam hari agar tidak ketahuan oleh seluruh penduduk di wilayah Kadipaten Hill.
Hanya dua hari penampilan Margaret sudah berubah total.
Tiba-tiba di dalam rumah Long Fai yang kebetulan dia sedang menceritakan dongeng si kancil melawan buaya kepada Shopana, tiba-tiba mendengarkan suara ketukan pintu sehingga langsung mengerutkan keningnya.
Long Fai mengerutkan keningnya mungkin saja ada pihak penyihir dari gereja untuk membalasnya dendam lagi akan tetapi, buka pintu betapa terkejutnya mereka berdua.
Sekarang Long Fai dan Shopana melihat Margaret yang sudah memakai baju compang-camping dan pada bolong.
Tetapi bentuk penampilannya juga berubah dia memiliki tanduk hitam sayap seperti gagak yang besar dan ada ekor yang bergerak-gerak di pantatnya.
Margaret langsung tak terkendali memeluk tubuh Long Fai.
“Guru! Aku berubah menjadi iblis bahkan aku sudah memakan daging monster mentah lusinan kali. Aku memakan daging manusia murid sendiri, sehingga aku sangat terpukul dengan perubahan yang telah aku lakukan. Tetapi aku tidak akan menyerah selama guru menerima penampilanku yang sekarang aku akan menuruti dan tidak akan menyesal jika menjadi iblis.”
Kemudian setelah menenangkan penampilan Margaret begitu menyedihkan akhirnya Long Fai sudah mengetahui cerita yang dia katakan tadi.
Untuk saat ini, Margareth masih kelaparan dan ingin sekali memakan daging mentah. Bahkan, jika dibiarkan terus-menerus akan sangat dikhawatirkan Margaret bisa menjadi pemusnah monster di wilayah benua Arcadia.
Long Fai juga tidak berdaya karena telah mengambil cincin yang salah, akan tetapi ada terbesit pikiran untuk memberikan darah dirinya. Siapa tahu dengan cara dirinya bisa menahan rasa lapar yang dilakukan oleh Margaret.
Margaret yang masih memeluk tubuhnya sangat tidak nyaman akhirnya berkata seperti ini, “Margaret, coba kamu gigit leher aku mungkin saja akan mengobati rasa lapar mu selama beberapa hari.”
Seketika Margaret langsung tertegun tetapi begitu melihat penampilan tubuh Long Fai yang begitu sangat seksi tanpa sadar langsung menggigit leher.
‘Ahhh darah Guru sungguh sangat enak sekali aku ingin meminum darah guru setiap hari! Ahhh perasaan apa ini kenapa tubuhku menjadi panas! Ahhh tidak aku..”
Margaret memeluk tubuh Long Fai sangat erat karena sedang bergairah akibat meminum darah Long Fai. Dengan kehendak Long Fai, darah itu tidak berbahaya bagi Margaret. Jika saja Long Fai tidak menghendaki, akan sangat membahayakan jika darah itu diminum langsung mengakibatkan meledak tubuh Margaret, karena kekuatan darah yang terkandung dari milik Long Fai sungguh dahsyat.
‘Ahhh tidak perasan nikmat apa ini.. ahhh tidak aku keluar!’
Splash!
Akhirnya Margaret melewati masa kritis dengan menggesek-gesekkan alat vitalnya di paha kanan Long Fai, sehingga paha Long Fai basah penuh dengan cairan kental seperti selai berwarna putih.
Setelah itu, Margaret sudah tidak merasakan lapar lagi sehingga langsung terkejut.
“Guru, untuk sementara rasa lapar aku sudah menghilang!” Margaret berkata dengan menawan sambil masih di pangkuan Long Fai.
Kini Long Fai yang melihat perubahan Margaret yang sangat menawan seperti iblis penghancur bagi kaum pria tiba-tiba hatinya berdetak kencang melihat kulit halus seperti susu dari Margaret, ingin sekali mencium bibir merah itu yang terdapat taring lucu.
“Uhuk! Uhuk! Kamu pergilah untuk mengganti baju yang lebih layak, aku sudah menyiapkan satu set baju untuk digunakan oleh kamu,” kata Long Fai dengan terbatuk kering.