Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kemampuan Shi Qian


Bab 454 Kemampuan Shi Qian


Shi Qian Setelah diinstruksi dari Long Fai, dia langsung keluar dari gerobak itu sambil menatap ke arah Naga merah dengan 4 apa yang tajam dan menyala-nyala.


Sementara itu, Helian Yue sedikit tercengang setelah melihat Shi Qian mencoba menghadapi naga merah dewasa hanya seseorang diri.


Bahkan, teman Helian Yue yang sedang terbaring di tempat duduk yang sangat lembut dia tidak bisa menahan untuk tercengang juga karena melihat keberanian dari Shi Qian.


Memikirkan bahwa dia memiliki basis kultivasi yang sangat rendah, maka pertunjukan itu akan sia-sia. Bahkan, mereka yang sudah memiliki level kultivasi lebih tinggi daripada wanita itu, masih kewalahan.


Karena Helian Yue tidak tahan untuk melihat bagaimana Shi Qian melakukan naga merah itu sehingga langsung keluar dari gerobak.


“Apa yang akan kamu lakukan!” Rekan Helian Yue berkata lemas untuk mengingatkan agar tidak membantu Shi Qian.


“Aku hanya ingin tahu bagaimana adik itu akan melawan naga merah dewasa? Aku sungguh tidak tega jika terjadi sesuatu kepadanya. Maka sebagai antisipasi, aku akan keluar untuk menolong jika dia terjadi sesuatu.”


“Kamu tidak perlu ragu, murid ku tidak selemah yang kamu kira, lebih baik kamu lihat saja bagaimana murid Shi Qian akan melakukan naga merah itu.” Tiba-tiba Long Fai ikut mengatakan dan membela kepada Shi Qian bahwa apa yang kamu pikirkan tidak apa yang kamu kira.


Seketika Helian Yue langsung tidak bisa bergerak karena mendengar kepercayaan diri dari Long Fai. Sehingga Helian Yue menganggukan kepalanya dan berkata: “Baik, aku akan menonton bagaimana Shi Qian akan melawan Naga Merah itu.”


Setelah dia langsung menatap Shi Qian yang sedang tertuju pada naga Merah dewasa.


Naga merah dewasa memiliki lusinan kali lipat dari naga merah yang tadi dilawan.


Helian Yue melihat bahwa Shi Qian tiba-tiba kedua tangannya mengeluarkan gambar tato merah dan langsung menjalar keseluruh tubuh. Bahkan sampai kemata sehingga pupilnya seketika berwarna merah.


Shi Qian terbang ke atas dengan diselimuti Aura merah yang berputar-putar di sekelilingnya. Seketika, Aura marah itu berubah menjadi sinar berbentuk ular raksasa yang keluar sangat banyak dari tubuhnya dan langsung mengincar dan melilit tubuh Naga merah.


Naga merah itu, tidak bisa berkutik karena dililit oleh energi merah yang berbentuk ular raksasa. Kemudian mulut ular itu, langsung membuka mulutnya dan mengeluarkan sinar laser untuk menembakkan ke wajah naga merah.


"Roar!"


"Bom!"


Naga merah Dalam keadaan terdesak seketika langsung mengeluarkan aura dari tubuhnya seperti gelombang ultrasonik yang sangat dahsyat sehingga langsung menghancurkan ular merah itu seketika.


"Bom!"


"Roar!"


Lusinan ular merah langsung hancur seperti kaca terpecah dan menghilang di udara tipis. Akan tetapi, seketika di tubuh Shi Qian mengeluarkan cahaya kecil seperti kelereng dan Ketika cahaya itu keluar langsung berubah menjadi monster raksasa berbentuk kadal berkepala kambing.


Monster merah panggilan dari Shi Qian langsung berlari dan mencoba menyerang Naga merah itu.


"Roar!"


Monster berkepala kamu itu langsung melompat dan mencakar tubuh Naga.


Monster kepala kambing mencakar tubuh Naga merah. Akan tetapi, tubuh naga itu dilengkapi sisik yang sangat tajam sehingga hanya menggores sedikit saja.


Setelah itu, Shi Qian dari kejauhan langsung di punggungnya menumbuhkan sayap berwarna merah dan terbang, karena dia ingin mengeluarkan hewan mitos yang pernah dia lihat di hutan Naga Azhure.


“Godzilla keluarlah!”


Seketika cahaya kecil berubah menjadi besar langsung membentuk monster Godzilla dan menerkam Naga merah itu.


"Roar!"


"Bom!"


Gayanya sekali semburan naga merah itu langsung mati dengan tubuh di atas hilang akibat terbakar oleh sinar ultranium milik Godzilla panggilan Shi Qian.


Untuk kemampuan Shi Qian, dia bisa merubah bentuk tubuhnya menjadi monster yang ditemukan. Bahkan dia juga bisa mensumon monster yang telah di lihat kerajaan Naga Azhure.


Setelah itu, Shi Qian terbang menggunakan sayapnya untuk mendekati Naga merah itu. Dia mengeluarkan pedang yang telah dibuat oleh ayahnya yang berwarna merah tengah-tengahnya untuk memotong Peniss Naga merah itu.


“Uhh kanpa Tuan ingin sekali mengambil Peniss Naga merah ini?” Shi Qian sambil memotong langsung wajahnya tersipu malu.


"Sring!"


Sekali tebas, tongkat pedas raksasa naga merah terpotong. Setelah terpotong, Shi Qian merubah bentuknya menjadi monster kingkong Scull dengan tangan empat.


Shi Qian berubah menjadi monster karena ingin mengambil tongkat pedas raksasa itu. Jika menggunakan tubuh aslinya akan tidak kuat atau merepotkan.


Shi Qian kemudian melompat mendekati gerobak Long Fai dan berkata: “Tuan Long bawahan ini telah memberikan apa yang kamu minta.”


“Baik terimakasih!” Long Fai dari dalam gerobak itu berkata dengan terimakasih.


Setelah itu, Long Fai keluar. Tetapi sebelum keluar, dia berkata kepada semua orang.


“Aku akan memasak tongkat pedas naga, bertujuan untuk memulihkan tenaga kalian yang telah kelelahan dalam pertempuran,” kata Long Fai.


Setelah itu keluar dari peserta lainnya yang mengikuti. Long Fai membiarkan rekan Helian Yue agar tetap di dalam saja karena masih terkulai lemas.


Long Fai seketika mengeluarkan peralatan memasak yang terbuat dari tanah liat berkualitas.


Kemudian, Long Fai memerintahkan Fu Xiao Lin untuk memotong beberapa ranting agar bisa digunakan untuk kayu bakar.


Setelah beberapa saat, Fu Xiao Lin telah mengumpulkan cukup banyak ranting pohon dijadikan kayu bakar. Long Fai menyalakan api dari kehampaan langsung menyambar ranting kering itu.


Hanya beberapa saat tongkat pedas itu dipotong-potong menjadi beberapa bagian sebesar tahu.


Long Fai menusuk-nusuk daging tongkat pedas itu seperti sate berukuran raksasa.


“Baik, setelah kita memakan hidangan ini kita harus sampai ke kerajaan Yan Agung.” Long Fai sambil membolak-balik daging itu, dia juga mengatakan hal lain seperti harus bergegas cepat di kerajaan Yan Agung.


Setelah satu batang dupa berlalu, hidangan itu sudah disiapkan. Kemudian Long Fai menyuruh ke semua orang untuk memakan daging tongkat pedas naga.


Untuk Helian Yue dan wanita lainnya sungguh tersipu untuk memakan tongkat pedas besar ini. Engah kenapa rasanya canggung.


Kemudian sambil makan, Long Fai berkata: “Oh iya apakah pertempuran ini menurut apa yang kamu ketahui banyak partisipasinya?”


“Hmm cukup banyak. Tetapi kebanyakan Kerajaan akan memilih tidak mengikuti pertempuran seperti itu. Karena jika bakat murid dalam suatu kerajaan dilihat Kerajaan lain yang memiliki peringkat tinggi, maka akan bahaya. Kamu misal mempunyai kekuatan yang kuat maka kerajaan peringkat atas akan menawarkan kepadamu. Pertama, kamu harus menyerah menjadi murid kerajaan baru, atau kamu menolak maka wilayah kerajaan mu hancur dan menjadi wilayah dia.”


“Ohh seperti itu, cukup menarik juga,” kata Long Fai sambil memegang dagu yang tidak memiliki jenggot.


“Hanya itu saja? Kenapa kamu seperti tidak takut sama sekali?”


~


~


Di bulan puasa ini, mungkin hanya akan update satu bab perhari. Bukanya Saya malas tetapi memang benar bulan puasa rasanya ingin rebahan mulu dan tiduran mulu! Sehabis bulan puasa, mungkin update akan seperti biasa.