
Bab 113 Xia Fei Shock
“Hei apakah kamu percaya? Dia bisa melemparkan aku dengan kekuatan yang sangat dahsyat?” Yun Che membalas langsung kepada Tun Ri yang sedang merangkul Lin Fan dengan nada Yin-Yang.
“Jadi seperti itu..” Tun Ri juga merasa luar biasa.
“Hmmm walaupun aku manusia biasa, tapi fisik aku entah kenapa masih sangat kuat..” Lin Fan mengangguk kepalanya.
“Hahaha tidak apa-apa, sekarang sudah ribuan tahun bagi kamu, akhirnya melihat aku lagi. Dan sekarang penampilan kita berdua sama persis seperti dulu.” Tun Ri tersenyum lebar.
“Ayo kita pergi dari sini, aku sudah tidak tahan lagi untuk mandi di sungai Naga biru..” Tun Ri mengajak kedua orang itu, sambil menatap mata yang berbinar binar.
Karena sungai Naga biru adalah sungai yang terdekat dari istana kerajaan Naga Azhure maka ini adalah pilihan tepat baginya untuk mandi. Walau di setiap kamar memiliki tempat mandi tersendiri, tapi kesejukan alam yang luar biasa Tun Ri dan lainnya lebih menyukai.
“Hayo... tunggu apa lagi....!” Yun Che tersenyum lebar. Dan ada ada satu lagi Sungai itu adalah sungai yang seutuhnya menjadi wilayah Naga Azhure, namun perbatasan dengan kerajaan Wudang.
Sehingga entah kenapa jika penduduk naga itu sendiri yang membersihkan badan akan ada efek kesegaran, tapi bagi penduduk Wudang seperti tidak memiliki efek tertentu.. sehingga dia hanya menyimpulkan ini adalah akibat peraturan Long Fai.
Akhirnya mereka bertiga langsung pergi meninggalkan tempat istana langsung bergegas ke arah sungai naga biru.
Di sisi lain, Xia Fei dan Wang Roulan langsung pergi berjalan-jalan di taman yang Long Fai dulu awal mula kelola dengan Nalan Hu. Saat ketika Xia Fei melihat pemandangan yang berada di depannya, akhirnya terkejut. Bahkan sontak langsung berjalan cepat ke arah tumbuhan-tumbuhan yang sedang gemercik tertepa angin yang sangat nyaman.
Awalnya, ketika dia baru memasuki ke dunia Long Fai, dia tidak menyadari. Yang dia rasakan bahwa udara di tempat kerajaan Naga Azhure, sungguh sejuk dan ada perasaan yang luar biasa sangat nyaman.
Namun sekarang akhirnya dia menyadarinya bahwa apa yang anda lihat sekarang adalah apa yang anda tidak bisa di terima oleh akal sehat.
Bagaimana mungkin, ada tumbuhan yang dia sudah mengetahui bahwa tumbuhan itu adalah kualitas surga, dan bambu emas itu yang hanya di dengar oleh legenda saja, sekarang anda melihat dengan mata telanjang sendiri.
Bukan hanya itu saja, batu-batuan yang berserakan di tanah adalah batu yang sangat berharga bahkan memiliki energi yang sangat murni, dan biasa di gunakan untuk membuat senjata.
Di sisi Wang Roulan, dia hanya tersenyum. Dia pernah di posisi seperti itu, bahkan sampai sekarang yang dirinya sudah di manjakan mata dan di manjakan oleh Long Fai sepertinya hanya ilusi saja.
Wang Roulan kemudian mendekati Xia Fei yang masih terpana. Kemudian berkata: “Aku memahami perasaan kamu sekarang, tapi setelah kamu menjadi wanita Long Fai, sedikit demi sedikit akan terbiasa.”
“Apakah ini adalah milik Naga Azhure?” Xia Fei masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Bahkan dia juga masih mengusap-usap mata seseolah ini adalah ilusi.
“Benar, ini semua adalah milik Long Fai. Coba kamu lihat dari pandangan luas... mungkinkah kamu akan terpana sampai pingsan.” Wang Roulan menjelaskan sambil merasakan lucu ketika dia melihat perilaku Xia Fei.
“Hmmm baik..” Xia Fei mengangguk lalu dia terbang dengan sangat tinggi. Lalu menggunakan indra spiritualnya untuk menyelidiki are yang bisa di jangkau dengan indra.
Dia melihat bahwa anak sungai memancarkan aura Tao yang sangat kuat, bahkan dia sedikit menyadari bahwa udara yang dia setiap mengandung jejak pencerahan, hutan-hutan memiliki energi yang sangat murni, hewan-hewan yang menakutkan sebenarnya sedang hibernasi terlelap sangat nyaman.
“Ini apakah wilayah yang di perintahkan oleh suami..?” Xia Fei menggelengkan kepalanya terus menerus. Bahkan dia sangat pucat sekaligus sangat senang karena memiliki pria yang sangat kuat dan sangat kaya.
Dari bawah, Wang Roulan langsung terbang menghampiri Xia Fei. “Biasakan dirimu, seseolah apa yang kamu lihat adalah benda biasa. Itu adalah kata-kata Long Fai yang di ajarkan kepada semua penduduk di Naga Kuno Azhure.”
“Hmmm.. baiklah.. baiklah.. !” Xia Fei mencoba menahan nafas untuk menenangkan pikiran yang bergejolak ini.
“Ayo kita duduk sambil meminum teh.. di gunguk sana dan menikmati kolam ikan yang asri.” Wang Roulan mengajak sambil tersenyum.
“Baik.. ayo..!” Akhirnya Xia Fei terbang dan mengikuti Wang Roulan untuk menuju ke gubug yang di sampingnya ada kolam ikan yang sangat indah.
Di kolam itu memiliki bunga teratai yang berbagai jenis warnanya bahkan ada yang berkelap-kelip ada juga yang warna merah membara seperti api dan ada juga yang berwarna hitam yang sangat pekat.
Setelah sudah sampai Wang Roulan membuat instruksi kepada Xia Fei. “Kamu tunggu sebentar aku akan memasak air dan memetik pohon teh untuk kita minum bersama-sama.”
“Baiklah..!” Xia Fei setuju sambil melihat ke samping kiri dan ke kanan karena dia masih tidak percaya apa yang dia lihat. jika ada Satu helai barang yang dibawa ke alam atas tentu saja akan membuat kehebohan.
Namun, di kerajaan naga barang-barang yang menurut dirinya sangat berharga bagi penduduk negara ini adalah barang-barang biasa.
Sementara itu, Wang Roulan mengambil ketel terbuat dari emas yang berkualitas sangat tinggi kemudian dia berjalan sedikit jauh sekitar 10 meter untuk mengambil air yang mengalir deras dan sangat jernih. Kemudian setelah mengambil air, dia mengumpulkan ranting-ranting yang sekiranya sudah kering untuk dijadikan kayu bakar.
Air sudah siap tinggal membakar ranting itu untuk merebus airnya karena dirinya hanya memiliki kekuatan tubuh asal es, dia tidak bisa memunculkan api. Namun dia tidak terlalu berkecil hati karena hanya melambaikan tangannya tiba-tiba ada monster buruk kecil yang diselimuti api langsung hangap menyalakan ranting-ranting itu.
Xia Fei sama sekali tidak percaya ranting itu adalah ranting berkualitas tinggi, tapi di sini hanya dijadikan kayu bakar. Bahkan air itu mengandung energi yang sangat murni hanya dijadikan air minum biasa.
‘Ini sungguh gila sangat gila aku baru pernah melihat ini.’ Xia Fei masih terperangah.
Setelah merebus air Wang Roulan tinggal mencari teh pencerahan yang tumbuh liar di sekitarnya. dia hanya memetik berapa lembar teh pencerahan sekitar 10 lembar langsung dibilas dengan air setelah itu dia masukkan ke dalam air yang sedang direbus.
“Pff sekarang kita duduk sambil menunggunya.” Wang Roulan berkata sambil tersenyum dia bahkan mengabaikan keterkejutan dari Xia Fei.
...----------------...