Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Tidak Boleh Gagal


Bab 399 Tidak Boleh Gagal


Setelah memasuki portal tersebut, Long Fai sudah tiba di tempat dimana suku Orc berada.


Benar saja, Long Fai melihat semua wilayah sudah hancur tidak ada yang tersisa bahkan rumah-rumah sudah hancur.


Kata-kata Orc benar, semua sukunya sudah punah hanya menyisakan mereka berlima dengan selamat.


Untuk memusnahkan suku Orc setidaknya penggarap itu memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.


“Wilayah ini sungguh mengenaskan, apakah hanya suku kalian yang hancur lebur seperti ini?” Long Fai bertanya kepada kelima Orc tersebut. Akan mustahil jika suku Orc lah yang di bantai tidak ada suku lain.


“Hanya suku Orc yang musnah oleh raja iblis, meskipun suku Orc sudah hilang, suku lain tidak jauh berbeda nasibnya penuh dengan rasa kelaparan,” Orc itu mengepalkan tangannya sangat erat-erat.


“Kamu tidak perlu khawatir dengan ku, semua yang terindah akan selamat.”


Kemudian, dari cincin nujum Long Fai berkedip merah langsung mengeluarkan ribuan Undead.


Setelah Undead muncul, Long Fai memerintahkan untuk membereskan semua yang berantakan dan dikembalikan untuk membangun sebuah istana miliknya.


Setelah itu, Long Fai meminta satu Orc untuk menditail batas wilayah kekuasaan Orc.


”Aku akan mengembalikan wilayah ini menjadi hidup lagi dan asri. Namun syarat wilayah ini menjadi milikku, meskipun begitu kalian bebas melakukan apa aja di sini.” Long Fai berkata ringan.


“Tidak masalah, yang terpenting bisa membalas dendam kepada Raja iblis agar saudara ku yang telah meninggal akan menjadi tenang di sana,” jawab salah satu Orc tersebut.


“Baik,” balas Long Fai kemudian mereka berlima langsung terbang untuk menunjukkan dimana batas wilayah Orc.


Dalam dua hari terakhir, semua Undead sangat antusias membangung menara dan di pasang beberapa bendera Naga Azhure.


Di kerajaan lain, wilayah Orc sudah menduga tidak ada kehidupan lagi. Akan tetapi dia tidak mengetahui bahwa wilayah yang hancur itu sedang ada pergerakan seperti: membuat menara bendera dan membersihkan rumah yang hancur, membangun kembali istana yang hilang.


Mungkin pendahulu pewaris nujum akan kaget karena Long Fai bisa memerintahkan Undead ketika siang hari, dan itu para mayat hidup tubuhnya tidak terbakar ketika terkena matahari.


Tidak membutuhkan satu Minggu, Istana yang megah sudah berdiri dengan kokoh.


“Hmmm sudah satu Minggu aku belum menemui Murong Ruyue, sial Ning Ming jika tidak ada kamu sudah lancar,” ucap Long Fai kemudian pergi kembali ke Toko Kelontong tersebut untuk menemui Murong Ruyue dan melancarkan aksi kedua ketika malam hari.


Begitu sudah tiba di Toko Kelontong, Long Fai menemukan bahwa ada Si Lan yang sedang duduk di meja makanan.


Sepertinya Si Lan tidak berpikir panjang dengan peraturan Long Fai, sehingga ketika Long Fai menemui Si Lan langsung berkata.


“Oh, Nona kamu memesan makan lagi, apakah kamu sudah tahu ketika kamu membeli akan naik harganya?” Long Fai berkata sambil tersenyum.


Si Lan kemudian melihat kedatangan Long Fai langsung berkata, “Aku mendengar dari wanita itu, bahwa dia adalah kekasih kamu?”


“Benar, dia adalah Murong Ruyue salah satu wanitaku,” jawab Long Fai.


“Salah satu? Berati masih ada yang lainya lagi selain dia?” Si Lan berkata penuh curiga, jika Murong Ruyue adalah salah satu, lalu yang lainya dimana lagi?


“Aku mempunyai enam wanita, yang ke lima tidak ada di sini.” Long Fai menjelaskan kepada Si Lan.


Akhirnya Si Lan mengangguk. Dia berpikir bahwa Murong Ruyue sangat beruntung memiliki kekasih yang sempurna dan misterius.


Si Lan melirik Murong Ruyue yang sedang duduk di tempat biasa Long Fai singgahi, ketika dia melihat tatapan Si Lan, sebagai wanita tentunya paham.


Kamu cemburu dan merasa iri karena dia mempunyai pasangan keren, tampan, kuat, bahkan misterius sperti Long Fai. Begitupun sebaliknya jika kamu menjadi Murong Ruyue akan beruntung juga mendapatkan pria seperti Long Fai.


Murong Ruyue hanya tersenyum dan menganggukkan kepala, kemudian memerintahkan Ro Ru untuk menghidangkan tumis yang sudah di siapkan kepada Si Lan.


“Berikan masakan ini kepada pelanggan,” pinta Murong Ruyue kepada Ro Ru.


“Baik Nona,” balas Ro Ru kemudian, Ro Ru keluar dari persembunyiannya untuk menghidangkan kepada Si Lan.


Setelah Si Lan mendapati bahwa Ro Ru sedang membawakan makanan kepada dirinya untuk di hidangkan seketika langsung bangung dari duduknya.


“Jendral Ro Ru!” Si Lan berseru, walaupun dirinya berbeda kerajaan, tetapi tahu jendral Ro Ru dari kerajaan Naga Emas.


Ro Ru hanya mengangguk lembut dan menyediakan hidangan kepada Si Lan.


“Silahkan hidangannya, semoga nikmat,” ucap Ro Ru dengan senyum lembutnya.


“Jendral Ro Ru, kamu bekerja di sini hanya untuk menjadi pelayan?” Tatapan Si Lan sungguh sangat luar biasa.


Kemudian Ro Ru berhenti sebentar, langsung menjelaskan. “Ini adalah kesepakatan aku dengan Tuan Long, ketika kerajaan ku dalam keadaan bahaya, aku juga akan pergi dari sini.”


Si Lan hanya menggelengkan kepalanya, sekarang sungguh sangat iri. Ingin sekali datang ke tempat Toko ini untuk melamar pekerjaan.


Bahkan, Si Lan sudah tahu bahwa Ro Ru ketian menjadi pelayan toko, hatinya sungguh bahagia. Bagaimana mungkin seseorang dia tidak tahu kehebatan Long Fai!


“Baiklah jika tidak ada hal lai yang ingin kamu sampaikan, aku pergi terlebih dahulu,” kata Ro Ru kemudian langsung berjalan dengan seragam Maid yang sangat elegan sehingga Si Lan ingin mempunyai baju seperti Ro Ru karena baru pertama kali melihat desain baju yang sungguh unik.


Si Lan berkata kepada Long Fai, “Apakah kamu menjual desain baju yang seperti jendral Ro Ru sedang dikenakan?”


“Barang itu sangat terbatas hanya para pekerjaanku yang berhak memakai selain itu tidak ada,” ucap Long Fai sambil menganggukan kepalanya.


“Kenapa? Pakaian yang kamu buat sungguh sangat bagus mungkin saja jika kamu menjual akan banyak para wanita yang terpikat dengan bentuk baju yang kamu desain.” Si Lan bingung.


“Itu bisa dibicarakan kemudian hari sekarang aku berfokus menjual makanan dan berbagai alat senjata.” Long Fai membalas kepada Si Lan. Pakaian Maid hanya digunakan untuk bagian dari Naga Azhure. Selain itu tidak ada orang yang bisa menggunakan.


Kemudian Long Fai berjalan pelan untuk mendekati Murong Ruyue yang sedang di belakang sambil duduk dan memandang ke arah dirinya.


Long Fai mengganggukan kepalanya setelah sudah dekat di sisi Murong Ruyue langsung memeluk pinggang ramping.


“Sudah dua hari lebih aku tidak menemukanmu karena ada urusan yang sedang aku kerjakan, sekarang sepertinya kamu sudah sangat mahir untuk menjadi ahli koki.” Long Fai tersenyum sambil menghirup bau badan Murong Ruyue yang sangat menyegarkan.


“Hmmm ini hanya sedikit yang aku pahami, sepenuhnya belum handal seperti mu.” Murong Ruyue mengangguk.


Long Fai juga mengangguk dan berkata: “Baik masuk akal, besok mungkin sudah mahir.”


Sambil duduk berdampingan, cakar iblis Long Fai tanpa sadar, mendarat di paham mulus Murong Ruyue sehingga tiba-tiba dengan refleks, Murong Ruyue menampar tangan Long Fai yang sedang menjarah.


“Kamu mesum!” Murong Ruyue berteriak sambil menatap ke arah Long Fai dengan tersipu.


“Ini sakit, Kenapa kamu menampar?” Long Fai meringis pura-pura kesakitan. Pokoknya ketika malam hari untuk memanjakan Murong Ruyue tidak boleh gagal.