
Bab 425 Fang Louzhi Mati
Long Fai kemudian mengambil serpihan pedang yang patah menjadi dua langsung dilempar ke samping seperti barang yang tidak berguna saja.
“Kamu ingin menyerang aku lagi? Apakah kamu tidak menyadari bahwa kamu semut? Bahkan dibandingkan jariku semut tidaklah ada apa-apanya dalam hal bentuk dan besar.” Long Fai menganggukan kepalanya. Kemudian, langsung bangun dari tidurnya dan menepuk pantat.
"Puk!"
"Puk!"
"Puk!"
“Jangan meremehkan aku, aku sudah hidup lama bahkan pengalaman hidupku sudah bermacam-macam dilalui untuk masalah pedang atau senjata aku masih mempunyai lusinan. Selama masih ada berbagai jenis senjata di tanganku, aku akan terus menyerang.” Kemudian Fang Molin kedua tangannya melambai dan tiba-tiba ada sabit kecil dari kedua tangannya langsung digunakan untuk menyerang Long Fai.
"Sring!"
"Seni Sabit Kagura!"
Fang Molin melompat sambil berputar-putar lusinan kali langsung kedua sapi itu diarahkan ke tubuh Long Fai.
Long Fai hanya menghindar sebanyak 3 kali setelah itu langsung meraih tangan kiri Fang Molin, dan tangan kanannya meninju dada Fang Molin sehingga armor besinya langsung retak.
"Bam!"
"Engah!"
Fang Molin meludahkan darah dari mulutnya akhirnya terpental lagi sangat jauh.
Long Fai juga mengejar Fang Molin untuk menyerang selanjutnya.
"Swosh!"
"Tsk!"
Fang Molin tersenyum pahit dia sudah menggunakan kekuatan yang sangat dahsyat bahkan dunia di sampingnya sudah bergetar ingin runtuh hanya entah kenapa planet yang sedang dipijak tidak bisa runtuh seseolah ada kekuatan yang tidak mengizinkan.
Fang Molin bahkan menggunakan jurus sabit Kagura, sebenarnya bisa membunuh satu kali kepada monster yang sangat kuat. Akan tetapi, untuk melawan Long Fai menggunakan Sabit Kagura itu tidak ada gunanya bahkan dirinya merasakan kewalahan.
Padahal dia sendiri melihat Long Fai dari awal pertempuran tidak menggunakan senjata.
Bagaimana mungkin? Bagaimana dia melakukannya? Apakah hanya menggunakan fisik saja memiliki kekuatan yang sangat dahsyat seperti itu? Fang Molin sepertinya tidak ada jeda untuk memikirkan bagaimana mengalahkan Long Fai. Dalam hatinya ada yang berbisik lebih baik menyerah dan memeluk paha Long Fai, di sisi lain juga ada dorongan untuk menutup mata selamanya.
“Tidak, dalam sejarah manusia tidak ada yang kuat aku yakin bisa mengalahkannya," ucap Fang Molin sambil menggelengkan kepalanya dan tatapan itu sangat bermartabat.
Fang Molin meloncat terbang ke atas di langit untuk membuat formasi raksasa penghancuran dan diarahkan Long Fai.
Long Fai pada saat itu yang sedang mengejar Fang Molin, melihat bahwa dia melompat ke atas langsung membuat formasi yang sangat besar untuk diarahkan kepada dirinya.
Long Fai hanya tersenyum Langsung Melompat ke atas untuk melihat bagaimana dia menyerang.
Setelah satu batang dupa telah berlalu, formasi yang telah dibuat Fang Molin sudah berwarna biru sangat cerah dan berputar-putar layaknya gangsing.
"Hiya!"
Fang Molin berteriak sangat keras langsung formasi raksasa itu, tiba-tiba meludahkan energi jahat berwarna biru langsung menyerang ke arah Long Fai.
"Sring!"
Tiba-tiba ketika energi biru itu sedang melesat untuk menghantam Long Fai, tipe-tipe ada formasi berwarna emas langsung menyerap tembakan yang dikirim Fang Molin.
"Uhgh! Formasi macam Apa itu kenapa aku baru melihatnya?” Fang Molin melihat energi serangan dirinya telah dilahap habis oleh formasi emas yang dikeluarkan Long Fai, seketika wajahnya menjadi sangat serius.
beberapa nafas telah berlalu ketika energi biru dilahap habis tiba-tiba di atas formasi emas itu mengeluarkan lusinan formasi emas yang berukuran kecil langsung meludahkan tembakan kepada dirinya.
“Brengsek!" Fang Molin langsung ngeri dan dia dengan cepat-cepat menghindari tembakan itu sangat konsentrasi.
"Swosh!"
"Bam!"
Ledakan demi ledakan menghiasi pertempuran itu. Bahkan jika ada orang yang melihat mungkin dikira cahaya itu yang berkedip-kedip adalah cahaya meteor jatuh.
Karena jumlah tembakan terlalu banyak, Fang Molin yang sudah sangat lihai menghindari akhirnya langsung terkena serangan itu karena ceroboh.
"Bam!"
Punggung Fang Molin dihantam energi emas seketika baju armor besinya langsung hancur lebur Hanya menyisakan baju biasa yang membalut tubuhnya. Bahkan, akibat taman sinar emas itu langsung menukik ke bawah dan terjatuh ke tanah sampai membuat cekungan meteor yang sangat besar.
"Bom!"
Long Fai akhirnya tersenyum dan mendekati Fang Molin lagi.
“Bagaimana apakah kamu sudah tahu? Seharusnya kamu menyadari jangan terlalu naif, lepaskan apa yang tidak bisa kamu gapai.” Long Fai Kemudian berjongkok untuk meraih tubuh Fang Molin dan menatap tubuh yang sangat bagus.
Sungguh kecantikan yang sangat bagus dan wajahnya juga sangat indah seperti Dewi Malam. Kulit yang sangat putih seperti susu apalagi penampilan yang masih berumuran enam belas sampai dua puluh tahun, membuat mata Long Fai sungguh di manjakan.
Kemudian Long Fai mengetuk dahi Fang Molin langsung menyerap semua darah dan pengalaman yang sudah ditempa bertahun-tahun lamanya.
"Ahhhh!" Fang Molin merasakan jiwanya terkoyak dan Ini baru pertama kali merasakan rasa sakit yang teramat luar biasa. Bahkan ada seperti perasaan aneh karena dirinya ingin memberontak tiba-tiba kekuatannya dikunci tidak bisa digunakan.
“Hahahah! Umur panjang mu akan berakhir di sini saja sekarang di masa depan tidak ada kamu, karena aku sudah di neraka. Haha!" Long Fai menggunakan gelar Dewa darah untuk menyerap vitalitas yang sudah terakumulasi ribuan tahun bahkan, Long Fai langsung menyusup pikiran Fang Molin agar bisa menjarah di mana asal usul Suku Fang tinggal.
Fang Louzhi yang sedang di kehampaan melihat Fang Molin sepertinya akan menemui ozon langsung menyerang.
“Bajingan lepaskan Fang Molin! Kamu tidak diizinkan untuk membunuhya! Jika kamu membunuh, aku yakin suku Fang akan murka kepada mu!"
Long Fai menatap ke arah Fang Molin dengan tenang kemudian mengangkat tangannya langsung menjentikkan jari sambil berkata: “Mari akhiri kehidupannya mu,"
"Tik!"
Satu jentikan, tiba-tiba Long Fai mengeluarkan hawa kematiannya. Aura kematian itu langsung pergi ke masa lalu tepat di mana Fang Louzhi baru melahirkan. Seketika setelah menekankan zaman di mana Fang Louzhi baru lahir tiba-tiba Aura kematian itu langsung menyusup ke tubuh bayi Fang Molin seketika langsung mati.
“Ahhh suami anak kita mati! Bagaimana! Tidak aku tidak ingin anakku mati! Ahhh Nak bangunlah!" Ibu Fang Louzhi tipe-tipe meraung sambil menangis karena tepat ketika baru lahir, Fang Louzhi sedang menangis akan tetapi, hanya beberapa saat kemudian tangisan itu langsung berhenti dan kedua mata Fang Louzhi langsung menutup.
Kini, Fang Louzhi yang di masa sekarang ketika sedang berhadapan dengan Long Fai, tiba-tiba berkata: “Kamu monster, kamu bukan manusia kam...” Tiba-tiba tubuh Fang Louzhi berubah menjadi debu yang bertebaran seperti adegan di mana Thanos menghilangkan separuh penduduk bumi.
Kemdian Long Fai melirik Fang Molin kemudian bertanya: “Lihat aku sungguh sangat mudah membunuh kalian.”