Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Namaku Helian Yue


Bab 452 Namaku Helian Yue


Akan tetapi, udah menunggu beberapa saat tidak memunculkan siapa yang telah memusnahkan naga merah itu.


Sehingga sekelompok praktisi yang sedang mencari pengalaman, tiba-tiba kepalanya penuh tanda tanya yang besar.


“Eh apakah orang yang membunuh naga marah itu sudah mengumpat?” kata wanita itu dengan bingung. Setelah itu, dia mendekati kelompok lainnya yang sedang tergeletak untuk menyingkir dari pertempuran yang begitu membekas sangat besar luasnya.


“Aku hanya melihat ada batu kecil sekitar satu kepalan manusia melesat sangat cepat mengenai kepala naga merah itu,” ucap salah satu kelompok itu, yang sedang tergeletak lemas tak berdaya karena tenaga sudah habis setelah melawan naga merah.


“Hmm? Aku juga bingung bagaimana dia menyerang tanpa kelihatan sedikit pun?” Ada salah satu kelompok lagi yang berkata ingin tahu dewasanya ada berbagai darah yang melumuri.


Wanita itu juga menjawab sambil menggelengkan kepalanya. “Mari kita pikirkan nanti. kita harus menstabilkan tubuh ini dan kita beristirahat secukupnya agar bisa memulihkan tenaga lagi.”


Akhirnya kelompok itu yang sedang mencari pengalaman di hutan, tiba-tiba dari kejauhan sekitar 20 langkah kaki manusia melihat ada gerbong yang sangat megah yang melewati dengan sangat cepat seperti kendaraan mobil.


“Apa itu? Bagaimana ada kuda yang menarik gerbong sangat cepat? Bahkan aku melihat gerbong itu memiliki corak yang indah dan ada lambang Naga berwarna emas yang sangat keren?" Orang yang memiliki darah masih membasahi di wajah berkata ingin tahu.


“Lihat! Aku sepertinya ada orang yang mengendarai kuda itu di depan. Kita harus meminta bantuan seperti: minuman atau makanan agar kita memulihkan tenaga.” Wanita itu menunjuk ke pria pengendara kuda.


“Apakah kamu begitu sangat tak tahu malu? bukankah kita mempunyai obat yang bisa menahan lapar dan sejenisnya?” Salah satu kalau dari kelompok itu berkata dengan cemberut.


Akan tetapi wanita itu hanya tersenyum pahit kemudian menjawab seperti ini, “Kamu benar, tetapi kita adalah manusia walaupun sudah ada obat untuk menahan rasa lapar tetapi hati nurani kita ingin sekali mendapatkan air minum dan beberapa makanan untuk melegakan tenggorokan.”


“Ahh baiklah terserah kamu,” satu kelompok langsung menyerah dan membiarkan wanita itu untuk menemui dan menghadang gerobak itu.


Akhirnya dia melompat terbang Untuk menghadang gerobak yang sedang ditunggangi oleh Long Fai dan lainnya.


Pengendara kuda tiba-tiba menemukan ada wanita cantik yang sedang menghadang di depan jalan yang ingin dilalui kuda, tiba-tiba mengurutkan keningnya.


Otomatis langsung menghentikan kuda itu dan berkata kepada wanita yang sedang menghadang.


“Nona, Apa yang sedang kamu lakukan di situ Kenapa kamu menghalangi jalan?” kata pria pengendara kuda, yang memiliki nama Fu Xiao Lin.


Setelah melihat kuda itu berhenti seketika, akhirnya berkata dengan memohon. “Tolong Tuan, kelompok kami sedang mengalami cedera yang hebat. Kami ingin pergi pulang kembali akan tetapi tenaga kami tidak menginginkan untuk pulang kembali. Jika Tuan berkenang bisakah memberikan tumpangan agar kelompok kami bisa kembali dengan selamat?”


Wanita itu bernama Helian Yue dia adalah penduduk kerajaan Nalan yang berbatasan dengan kerajaan Duanren.


Mungkin jika Long Fai para murid-muridnya untuk pergi ke kerajaan Yan Agung, maka akan melewati kerajaan Duanren.


“Maaf kami tidak memiliki ijin atas masalah ini. Namun kami akan meminta ijin kepada Raja kami.” Fu Xiao Lin kemudian sosoknya naik ke atas dan membuka tirai intuk meminta ijin kepada Long Fai.


‘Ahh ternyata ini adalah gerobak kereta kerajaan? Pantas saja gerobak itu sungguh sangat mewah. Apakah mereka semua berasal dari kerajaan peringkat atas?’ guman Helian Yue dia berpikir seperti itu, karena menurut penilaian dirinya kelompok yang sangat indah itu tidak mencerminkan dari kerajaan peringkat rendah.


Kemudian setelah beberapa saat Fu Xiao Lin keluar dari tirai tersebut langsung berkata kepada Helian Yue. “Gadis, kalian bisa menumpang gerobak ini. Berterimakasih lah kepada Raja, karena dia sangat baik.”


“Ahhh terimakasih!” Pada awalnya Helian Yue tidak berharap dirinya bisa menumpang satu gerobak dengan sang raja. Akan tetapi, pikiran itu salah besar karena dia telah mendengar dari Fu Xiao Lin bahwa kamu bisa diizinkan untuk menumpang ke kerajaan Nalan beserta teman-temannya.


Sehingga telah diberikan izin untuk menumpang gerobak dengan sang raja, akhirnya Helian Yue sungguh sangat gembira kemudian dia berkata kepada Fu Xiao Lin.


“Tuan terimakasih atas bantuannya, anu tunggu sebentar. Tiga kelompok lainnya sedang terbaring di tanah.” Helian Yue sungguh sangat gugup kemudian meninggalkan gerobak itu untuk menghampiri ketiga rekannya.


Setelah beberapa saat, Fu Xiao Lin sungguh sangat terpukau melihat wanita itu menggendong ketiga orang sekaligus dengan semangat.


“Hmm wanita itu sungguh sangat energik dan semangat.” Fu Xiao Lin mengelus jenggot yang sedikit memutih.


“Maaf merepotkan,” ucap Helian Yue kemudian memasukan rekan satu persatu.


“Tidak maslah, kami menunggu kamu selesai. Begitu sudah selesai akan melanjutkan lagi perjalanannya,” balas Fu Xiao Lin sambil menganggukkan kepalanya.


“Hmmm baik!" jawab Helian Yue.


Setelah sudah memasukkan ketiga rekannya, dia baru sadar ketika sudah selesai melihat ada orang yang sedang memandang ke arah diri sambil tersenyum dan mengangguk. Apalagi, ada satu penampilan wanita yang sangat cantik dan sangat menawan bahkan dirinya sebagai wanita tidak bisa menghindari tatapan itu karena melihat sosok yang sangat cantik. Sosok itu, yang tidak lain adalah Ji Yao.


Bahkan setelah itu, ketika dirinya menyadari bahwa tatapan ini adalah tanda sopan langsung mengalihkan ke samping. Akan tetapi, seketika dia melihat pemuda yang sangat tampan sedang menatap keadilannya dengan senyum yang sangat lembut.


‘Ahh sial aku gerogi!” Helian Yue bahkan tidak tahu harus tertawa atau menangis.


“Hmmm rekanmu aku lihat sedang mengalami cedera maka kamu bagus menumpang di gerobak ini agar bisa memulihkan beberapa tenaga rekanmu itu.” Long Fai tidak akan memberikan obat mujarab untuk diberikan kepada orang yang jelas-jelas bukan dari bagiannya. Anggap saja, tumpangan dirinya adalah lebih dari cukup.


“Hahah terimakasih Tuan, jika berkenan nama ku adalah Helian Yue berasal dari perbatasan kerajaan Nalan dan Duanren. Tetapi, aku asli dari penduduk Nalan,” ucap Helian Yue sambil tergagap karena begitu saat grogi melihat ketampanan dari Long Fai. Bahkan jika Helian Yue mengetahu Jungkook BTS, dibandingkan Long Fai kalah jauh.


“Tidak apa-apa, tidak perlu sungkan kalian berserah istirahat untuk memulihkan tenaga. Kami berasal dari kerajaan Naga Azhure, dan wanita di sampingku adalah, istriku. Dan yang lainnya adalah murid dan bawahanku."


“Naga Azhure?" Helian Yue pernah mendengar kerajaan itu yang baru didirikan belum lama ini yang pada dulunya adalah wilayah Dayan.


Kalian tahu, Kerajaan Dayan memiliki peringkat Tujuh, dan berlaku kepada kerajaan Naga Azhure. Akan tetapi kalian harus melihat bahwa Helian Yue menilai kerajaan yang masih baru tidak semudah yang di pikirkan.