Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Keberanian Wang Roulan


Bab 217 Keberanian Wang Roulan


Setelah selesai berkata, Long Fai tidak mendengarkan tanda-tanda Wang Roulan menjawab. Karena merasa curiga, akhirnya dia membuka matanya.


”Kamu... !” Long Fai kaget, karena yang sedang di peluk bukan Wang Roulan tapi, Xia Fei.


“Hehehe.. apakah kamu sangat merindukan Wang Raolan... tunggu sebentar, dia sedang menyiapkan minuman untuk kamu. Ayo kamu bangun sudah cukup kamu tidur setidaknya!” Titah Xia Fei sambil memandang Long Fai.


Namun Xia Fei melihat Long Fai melihat ke arah dirinya sepertinya tidak berkedip sehingga tanpa sadar ingin tahu. “Apa yang sedang kamu lakukan? Kenapa kamu menatap aku seperti itu..?”


“Apakah kamu Xia Fei?” Long Fai bingung bahkan wanita yang di depannya sungguh sangat cantik.


“Ada apa? Apakah wajah aku menjadi cantik.” Xia Fei membalas sambil tersenyum.


“Tidak mungkin, benar pasti wanita yang ada di depan aku ini adalah ilusi.” Long Fai langsung menutup mata namun, di dalam hatinya dia berteriak. ‘Sial kenapa iblis ini menjadi sangat cantik!’


Di samping itu, Xia Fei yang melihat Long Fai menutup mata, akhirnya tidak senang. Dia dengan jail langsung mencium bibir Long Fai sangat nyaman.


Mata Long Fai yang sedang terpejam, akhirnya berkedut terus-menerus. Bibir yang tertutup rapat, sepertinya sedang di eksekusi oleh bibir semanis madu milik Xia Fei untuk memasuki lebih dalam sehingga mencapai perasaan kepuasan.


‘Siall... tahan... Tintin sialan kamu jangan berdiri ahh tidak Tintin aku..’ Long Fai meraung di dalam hatinya bahkan dia tidak bisa menahan Tintin itu berdiri perkasa.


Tentu saja, Xia Fei yang sedang mencium Long Fai dia merasakan benda hangat yang perlahan-lahan berdiri dan mendesak perut sendiri yang sedang tidur di atas Long Fai sambil mencium.


Xia Fei sangat nakal, dia tangan iblisnya langsung ingin menjarah tubuh Long Fai dan ingin memainkan Tintin itu, menggunakan tangan. Namun tiba-tiba...


"Pak!"


"Bom!"


“Brengsek... mati saja kamu sana...!” Long Fai langsung bangun dan memukul Xia Fei sampai dinding atap itu, jebol.


Long Fai terengah-engah, dia mencoba menstabilkan suasana yang mendidih akibat kelakuan Xia Fei.


Ketika dia sedang menstabilkan suasana hati, Wang Roulan tiba-tiba muncul. Namun sontak langsung kaget, “Suami di mana Xia Fei bukankah dia datang ke sini kenapa tidak ada.


“Lihat di atas..!” Long Fai memberi tahu.


Seketika Wang Roulan melihat dari atas, ada tubuh Xia Fei yang tersangkut di ata. Sehingga dia gugup terbang langsung menolongnya.


“Kamu sungguh keterlaluan..!" Wang Roulan melototi terus-menerus kepada Long Fai.


“Dia sangat mesum, walau aku pria normal tapi dia sangat mencolok..!” Long Fai mengangkat bahu, kemudia langsung menjatuhkan tubuhnya lagi ke kasur dengan penuh kenyamanan.


"Bug!"


Setelah tertidur lagi, Long Fai memandang Wang Roulan sembari memerintahkan dia untuk meletakkan Xia Fei di tempat kursi yang panjang dan menunggu untuk siuman. Setelah itu, Long Fai memerintahkan Wang Roulan untuk tidur di sampingnya.


“Kamu.. Hummp!” Wang Roulan tersipu dan langsung menuruti bergegas ke kasur Long Fai dan tidur di sebelahnya.


“Ayo jangan terlalu menjauh mendekatlah..!” Long Fai meraih Wang Roulan dan memeluk sangat erat.


“Hahhh sangat nyamanan, aku hanya ingin tidur bersama kamu.. lama tidak bertemu dengan mu.. sekarang kita kembali lagi seperti biasanya.” Ucap Long Fai sambil mengusap-usap dahi Wang Roulan sambil mencium bau tubuh Wang Roulan yang begitu semerbak.


”Hmmm kalau begitu, mati kita berpelukan sedikit lama.” Kata Wang Roulan dia sangat senang dalam hatinya. Akhirnya Long Fai kembali lagi dan sudah di pastikan dia akan merawat dirinya sedemikian rupa layaknya Ratu.


Kemudian Wang Roulan membalikkan tubuhnya untuk berhadapan langsung sama Long Fai begitu dekat. Setelah itu berkata: “Tunggu dulu kamu tidak di ijinkan untuk bergerak.


“Apa yang kamu lakukan?” Long Fai bingung, karena dia melihat Wang Roulan mengambil selimut lalu menutupi semua tubuh Long Fai hanya menyisakan kepalanya.


Setelah itu tiba-tiba, Wang Roulan kepalanya meluncur ke arah Tintin miliknya dan di mainkan menggunakan jarinya.


“Lanlan apa yang kamu inginkan lakukan!” Long Fai merasa nikmat. Namun, dia masih menjernihkan pikirannya.


“Sttt kamu diam...!” Wang Roulan mengintruksi langsung. Setelah Tintin itu sudah keras, tiba-tiba mulut Wang Roulan membuka langsung memakan Tintin itu layakanya memakan es krim.


"Lanlan apa yang ka~ka~ kamu lakukan..!” Long Fai merasa geli ketika lidah Wang Roulan sedang memainkan Tintinnya. Bukan hanya itu saja, perasaan hangat yang terkandung dalam mulut Wang Roulan, dan gigi yang bergesekan dengan Titin membuat tubuh Long Fai bergidik merinding sangat intsan..”


‘Tidak perpaduan mulut kecil yang sangat sesak, apa lagi himpitan mulut Wang Roulan yang begitu terarah, rasa kehangatan ini sepertinya aku memasuki Ke alam surga yang sangat tinggi..’ Teriak Long Fai dalam hatinya.


Namun dia curiga kapan Wang Roulan menjadi sangat berani? Bahkan dia langsung memakan Tintin tanpa latihan? Tiba-tiba, dia ada firasat buruk langsung menatap ke arah Xia Fei yang sedang tertidur pingsan. Tapi di bibir Xia Fei ada sedikit kelicikan yang terlihat jelas.


‘Bedebah kamu..!’ Long Fai menangis tanpa air mata sambil menatap ke arah Xia Fei. Dia tahu bahwa Xia Fei pura-pura pingsan. Bahkan dia cukup curiga bahwa Wang Roulan sudah di doktrin oleh Xia Fei tentang buku-buku bercinta sehingga Wang Roulan langsung mencoba.


Long Fai sangat kesal, karena Wang Roulan yang sangat polos dan baik hati, tiba-tiba di rusak pikirannya oleh Xia Fei.


Di samping itu, perasan Extasi pada Long Fai semakin intens sehingga dia berbisik kepada Wang Roulan: “Ahh Lanlan... hentikan aku ingin keluar...cepat hentikan.!”


Namun goncangan mulut Wang Roulan semakin cepat sehingga akhirnya Long Fai tidak tahan.


“Ahhh aku keluar!” Long Fai kejang-kejang sambil menutup matanya.


Akhirnya cairan suci yang di keluarkan oleh Long Fai memenuhi di dalam mulut Wang Roulan bahkan saat ini, Wang Roulan menelan sedikit demi sedikit.


Wang Roulan melepaskan Tintin dari mulutnya langsung memeluk Long Fai dan kembali seperti semula. Namun di bibir itu masih ada cairan susu yang membasahi.


Setelah berapa detik, akhirnya Long Fai berkata kepada Wang Roulan sambil mengelap-elap cairan kental yang ada di bibir Wang Roulan. “Lanlan kecil, siapa yang telah mengajarkan seperti itu kepada kamu.”


“Selir Xia Fei, dia sudah mengajarkan berbagi jenis adegan romantis.” Wang Roulan tersipu, seketika wajahnya di benamkan ke tubuh Long Fai.


“Baiklah.. ketika ini sudah berakhir aku akan memukuli wanita itu.”